
Pada era saat ini, data merupakan basis untuk segala jenis bisnis. Oleh sebab itu, penyimpanan data yang terstruktur menjadi sangat penting, terutama dengan model komputasi yang telah beralih ke cloud sehingga pemanfaatan data di dunia bisnis jadi semakin prevalen. Lalu, apa itu SQL? SQL atau Structured Query Language adalah bahasa pemrograman standar yang digunakan untuk mengelola, mengakses, dan memanipulasi data di dalam database. SQL adalah salah satu skill dasar yang kini sangat dibutuhkan untuk bisa berkarier sebagai praktisi data.
Keberadaan SQL sebagai bahasa pemrograman untuk mengakses data sangat membantu para praktisi seperti data analyst, data scientist, dan data engineer dalam mengolah data secara digital. Tak hanya itu, SQL juga memberikan kemudahan bagi programmer dalam membangun aplikasi yang membutuhkan database server untuk menampung berbagai jenis data, seperti data pengguna, foto, password, dan email. Dalam hal ini, SQL berperan sebagai sistem manajemen database yang mengelola seluruh data di dalam aplikasi tersebut.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, SQL kini menjadi salah satu kemampuan dasar yang sangat dibutuhkan praktisi data. Jika kamu tertarik mempelajari lebih jauh mengenai apa itu SQL, mulai dari definisi, jenis, hingga fungsinya dalam dunia kerja, simak artikel ini sampai akhir!
BACA JUGA: 10 Karakteristik Big Data dan Manfaatnya

Kenapa SQL Harus Dipelajari?

Sebelum kamu mulai belajar lebih dalam tentang definisi, perintah, hingga fungsi-fungsi SQL, ada baiknya kamu pahami dulu alasan kenapa SQL menjadi skill yang wajib dikuasai, terutama jika kamu tertarik berkarier di bidang data atau pengembangan aplikasi. Dengan begitu, kamu bisa lebih termotivasi dan memahami konteks pentingnya bahasa ini dalam dunia kerja. Berikut beberapa alasan kenapa SQL perlu kamu pelajari:
- Dasar Utama dalam Pengelolaan Data
SQL adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses dan mengelola data di dalam database. Hampir semua sistem database modern menggunakan SQL, sehingga menguasainya berarti kamu bisa memahami cara kerja data di berbagai platform dan tools yang digunakan di dunia industri.
- Skill Wajib bagi Praktisi Data
Bagi data analyst, data engineer, maupun data scientist, SQL merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki. Dengan SQL, kamu bisa melakukan proses ekstraksi, transformasi, dan analisis data dari berbagai sumber secara efisien, hal yang menjadi inti dari pekerjaan seorang praktisi data.
- Dibutuhkan Oleh Programmer dan Developer
Tidak hanya praktisi data, programmer juga memerlukan SQL untuk mengelola data pengguna di aplikasi yang mereka buat. Hampir setiap aplikasi modern memiliki database, dan SQL berfungsi sebagai jembatan antara aplikasi dengan database tersebut.
- Bersifat Universal dan Fleksibel
SQL digunakan di berbagai sistem manajemen database seperti MySQL, PostgreSQL, hingga Oracle. Artinya, skill yang kamu pelajari tidak terbatas pada satu platform saja.
- Membuka Banyak Peluang Karir
Menguasai SQL membuka pintu ke banyak profesi di bidang teknologi dan data. Karena hampir semua industri kini bergantung pada data, kemampuan mengolah data dengan SQL menjadi nilai tambah besar di dunia kerja.
BACA JUGA: 4 Repositori Github yang Wajib Dikunjungi Data Science Enthusiast
Apa Itu SQL?

Setelah kamu tahu kenapa SQL menjadi skill yang penting untuk dipelajari, sekarang kamu bisa lebih mudah memahami apa itu SQL sebenarnya. Konsep SQL sendiri sudah ada selama berpuluh-puluh tahun dan terus berkembang hingga saat ini. Awalnya, SQL dikembangkan oleh peneliti IBM pada tahun 1970-an sebagai bahasa yang digunakan untuk mengelola data di sistem berbasis relasional. Seiring waktu, bahasa ini berevolusi mengikuti kebutuhan industri hingga akhirnya ditetapkan sebagai standar resmi oleh American National Standard Institute (ANSI) pada tahun 1986.
SQL, atau Structured Query Language, adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengakses, mengubah, dan memanipulasi data dalam database relasional. Melalui SQL, kamu bisa melakukan berbagai operasi penting seperti menambahkan data baru, membaca data tertentu, memperbarui data lama, hingga menghapus data yang sudah tidak diperlukan. Menariknya, SQL bukanlah tools untuk menyimpan data, melainkan bahasa yang menghubungkan aplikasi dengan Database Management System (DBMS).
Selain itu, SQL juga bersifat universal dan lintas platform. Bahasa ini digunakan di berbagai sistem manajemen database populer seperti:
- MySQL
- PostgreSQL
- Oracle Database
- Microsoft SQL Server
Bahkan, layanan cloud computing besar seperti Amazon Web Services (AWS) dan Microsoft Azure memiliki implementasi SQL mereka sendiri. Karena sifatnya yang fleksibel dan banyak digunakan, kemampuan memahami SQL bisa menjadi modal besar buat kamu yang ingin bekerja di bidang teknologi dan data. Jadi, secara sederhana, SQL adalah bahasa yang memungkinkan kamu “berbicara” dengan database untuk mengambil, mengelola, dan memanipulasi data dengan cara yang terstruktur dan efisien.
BACA JUGA: Materi Lengkap Data Science Kursus Untuk Pemula
Apa Saja Jenis Command dalam SQL?

Di dalam SQL, terdapat beragam command alias perintah yang dapat kamu gunakan untuk mengeksekusi suatu tindakan. Dalam artikel ini, kita hanya akan meng-cover command bersifat dasar yang sudah dirangkum secara khusus dari C# Corner buatmu seperti:
- Data Definition Language (DDL)
Command DDL digunakan untuk membuat dan mengubah database beserta objek database dalam sistem manajemen dataset. Contohnya untuk membuat database baru, menghapus data, maupun mengubah database. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:
- CREATE = Command yang digunakan untuk membuat database dan objek database seperti tabel, indeks, prosedur tersimpan, dan lain sebagainya. Contoh syntax: CREATE TABLE Karyawan (Id ABC, Nama VARCHAR(50), Alamat VARCHAR (100));
- ALTER = Command yang digunakan kalau kamu ingin mengubah struktur objek database yang sudah ada serta pengaturan di dalam database. Contoh syntax: ALTER TABLE Karyawan ADD Gaji ABC;
- TRUNCATE = Command yang digunakan untuk menghapus seluruh data dari tabel. Dengan begitu, tabel dikosongkan. Contoh syntax: TRUNCATE TABLE Karyawan;
- DROP = Command yang digunakan untuk menghapus database serta objek database. Contoh syntax: DROP TABLE Karyawan;
- SHOW = Command yang digunakan kalau kamu mau menampilkan sebuah tabel yang telah dibuat
- RENAME = Command untuk mengubah nama tabel maupun kolom yang sudah ada. Contoh syntax: RENAME TABLE Karyawan TO Data Karyawan;
- Data Manipulation Language (DML)
Kemudian ada DML, yang digunakan untuk memanipulasi data di dalam sistem manajemen database relasional. command-command di sini dipergunakan untuk menambah, menghapus, dan meng-update data di dalam sistem database:
- INSERT INTO = Command yang kamu gunakan untuk menambah data ke dalam tabel database. Contoh syntax: INSERT INTO Karyawan (Id, Nama, Alamat, Gaji) VALUES (1, ‘Budi Pambudi’, ‘Jakarta’, 5000000);
- UPDATE = Command yang digunakan untuk meng-update data di dalam tabel database. Kamu bisa menambahkan sebuah kondisi atau syarat menggunakan klausa WHERE untuk meng-update baris tertentu. Contoh syntax: UPDATE Karyawan SET Alamat = ‘Jakarta’, Gaji = 5000000 WHERE Id = 4;
- DELETE = Command yang digunakan apabila kamu perlu menghapus data dari tabel database. Kamu pun bisa gunakan WHERE sebagai kondisi untuk menghapus baris tertentu yang memenuhi kondisi tersebut. Contoh syntax: DELETE FROM Karyawan WHERE Id = 4;
- Data Control Language (DCL)
Sementara itu, command–command DCL digunakan apabila kamu perlu memberikan maupun menarik hak akses database serta objek database. Artinya, command dalam DCL dipergunakan untuk mengendalikan akses pengguna ke dalam data. command DCL yang paling sering digunakan adalah command untuk memberikan akses dan menarik akses:
- GRANT = Command yang digunakan apabila kamu perlu memberikan hak akses kepada pengguna. Contoh syntax: GRANT INSERT, DELETE ON Karyawan TO user;
- REVOKE = Command yang digunakan untuk menarik hak akses dari pengguna. Artinya, command ini membatalkan hak akses pengguna tersebut dari objek database. Contoh syntax: REVOKE ALL ON Karyawan FROM user;
- Data Query Language (DQL)
Command DQL dipergunakan untuk menarik data, atau memilih data dari tabel, temp tabel, variabel tabel, dan sebagainya. Dalam DQL, hanya ada 1 command, yaitu SELECT. Contoh syntax: SELECT * FROM Karyawan;
- Transaction Control Language (TCL)
Setelah itu ada pula command TCL yang digunakan untuk menangani transaksi di dalam database, yang memastikan integritas data di dalam lingkungan multi-pengguna:
- COMMIT = Command yang digunakan untuk menerapkan (apply) atau menyimpan perubahan di dalam database.
- ROLLBACK = Command yang digunakan untuk membatalkan perubahan (undo).
- SAVEPOINT = Command yang digunakan apabila kamu butuh menyimpan sebuah transaksi untuk sementara, sehingga transaksi bisa kembali (roll back) ke titik tersebut saat dibutuhkan. Di sini, kamu hanya perlu mengetikkan COMMIT atau ROLLBACK atau SAVEPOINT sesuai kebutuhanmu.
BACA JUGA: Tips Memilih Kelas Data Science Untuk Pemula dan Non IT
Apa Saja Fungsi SQL?

Fungsi SQL ada banyak, namun secara umum SQL fungsinya sebagai bahasa pengelolaan database yang digunakan untuk mengelola suatu database yang digunakan oleh aplikasi agar bisa mudah diakses atau dilakukan query sesuai kebutuhan. Namun, selain itu ada juga beberapa fungsi lain dari SQL, diantaranya:
- Eksekusi Query
Fungsi dari SQL yang paling banyak dimanfaatkan adalah untuk eksekusi query yaitu perintah untuk mengakses data yang ada pada sistem database dengan format tertentu. Tujuan dari fungsi ini adalah memberikan perintah secara langsung kepada sebuah sistem sehingga bisa mengelola data. Contohnya adalah fungsi trigger,. grant, alter, dan lain sebagainya.
- Akses dan Manipulasi Database
Fungsi SQL selanjutnya adalah digunakan untuk mengakses dan memanipulasi database. Caranya adalah dengan menuliskan berbagai perintah sesuai query yang sudah ditetapkan, misalnya kamu membuat, menambahkan, update, hingga menghapus basis data atau tabel yang tidak kamu butuhkan di sistem.
- Hak Akses User
Fungsi SQL selanjutnya ialah SQL bisa mengatur serta mengelola kebutuhan akses yang ada di database seperti tabel, pandangan, atau prosedur. Hal ini berfungsi untuk menjaga keamanan dan kerahasian data.
BACA JUGA: Cara Belajar Data Science dari Nol Untuk Pemula
Apa Saja Profesi yang Membutuhkan SQL?

Karena SQL adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam manajemen data dan database, tentu pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan skill ini juga yang berkaitan dengan bidang data. Beberapa di antaranya adalah:
- Data Scientist
Data scientist adalah profesi yang bertanggung jawab untuk:
- Membuat database
- Mengolah data
- Menyajikan insight
- Memberi rekomendasi dari hasil temuan di data
Dilihat dari tanggung jawabnya yang berkaitan dengan pengolahan data di database, maka data scientist jadi salah satu profesi yang sangat membutuhkan skill SQL untuk pembersihan data, menerapkan machine learning, dan lain sebagainya.
- Data Engineer
Fokus kerja seorang data engineer adalah pada pengoptimalan dan penyaringan data, maka dari itu seorang data engineer membutuhkan teknologi database yaitu SQL yang digunakan untuk memodelkan data yang ditentukan oleh hubungan, misalnya data pembelian barang. Selain itu, skill SQL juga dibutuhkan data engineer untuk:
- Mengakses data
- Mengambil data
- Menjalankan query
- Menghapus data di database
- Database Administrator
Database administrator bertanggung jawab untuk mengendalikan basis data perusahaan yang hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu. Maka dari itu, seorang database administrator harus mampu membuat struktur database sebagai kebutuhan bisnis menggunakan SQL secara tepat agar bisa mengelola akses basis data sebaik mungkin.
- Big Data Architect
Sama dengan database administrator, big data architect juga bertanggung jawab untuk membuat produk untuk mengelola data dalam jumlah yang sangat besar. Dalam pekerjaan sehari-harinya big data architect akan banyak bersinggungan dengan database. Oleh karena itu, salah satu skill wajib big data architect adalah SQL.
BACA JUGA: Prospek Karier Terkini Data Science Indonesia
Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, bisa disimpulkan bahwa SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa pemrograman standar yang digunakan untuk mengelola dan memanipulasi data dalam database relasional. SQL memiliki peran penting dalam dunia teknologi karena menjadi fondasi utama bagi berbagai profesi yang berkaitan dengan data maupun pengembangan aplikasi. Dengan memahami konsep, jenis command, dan fungsi SQL, kamu dapat lebih mudah mengakses serta mengelola data secara efisien di berbagai platform database maupun layanan cloud.
Selain itu, menguasai SQL juga bisa menjadi modal karier yang sangat berharga di era digital seperti sekarang. Hampir semua industri bergantung pada data untuk mengambil keputusan, sehingga kemampuan mengolah data menggunakan SQL akan membuatmu lebih unggul dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Jadi, kalau kamu tertarik berkarier di bidang teknologi, analisis data, atau pengembangan aplikasi, mempelajari SQL adalah langkah awal yang tidak boleh kamu lewatkan.
BACA JUGA: 9 Sumber Belajar Data Engineering dari Internet
Yuk, Belajar SQL dari Nol Bareng Ahlinya!

Oleh karena itu, jika kamu sudah mantap ingin berkarier di bidang data sebagai data scientist, data engineer, atau data analyst, kamu perlu segera persiapkan dirimu sekarang juga. Salah satunya dengan mulai belajar SQL di kelas Video learning SQL for Beginner with MySQL Database dari Digital Skola. Melalui kelas ini, kamu yang bukan berasal dari latar belakang IT pun akan mampu menguasai skill terkait SQL karena materi disusun secara terstruktur dan fokus pada demo serta praktik.
Kamu juga akan belajar dari tutor berpengalaman lebih dari 5 tahun di bidangnya serta mendapatkan bimbingan HR untuk membantumu lebih siap terjun ke dunia kerja. Selain itu, kamu juga akan dapat fasilitas:
- Sertifikat keahlian
- Unlimited Career Consultation
- Akses video selamanya
- Kuis dan tes untuk mengukur penguasaan materi
- Pembuatan project untuk portofolio
FAQ
1. Apakah SQL termasuk bahasa pemrograman?
Ya, SQL tergolong bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database.
2. Apakah SQL masih relevan di era sekarang?
Sangat relevan. SQL masih menjadi standar utama dalam manajemen data dan digunakan di berbagai sistem database serta layanan cloud computing.
3. Siapa saja yang perlu belajar SQL?
SQL penting dipelajari oleh data analyst, data engineer, data scientist, programmer, hingga database administrator yang bekerja dengan pengolahan data.