Cara Memilih Bootcamp Data Engineer Terbaik

digitalskola

digitalskola

30 April 2022

Bootcamp data engineer terbaik
Bootcamp data engineer terbaik (Foto: Freepik)

Bootcamp data engineer adalah sebuah program intensif dan mendalam yang didesain agar kamu bisa mempersiapkan diri langsung terjun ke bidang data engineering saat berkarier. Dengan banyaknya pilihan bootcamp data engineer saat ini, sebenarnya kamu bisa pilih program manapun yang dirasa pas buatmu. Akan tetapi, tentu saja ada beberapa poin yang patut kamu pertimbangkan dalam memilih bootcamp data engineer terbaik.

Jika demikian, apa yang perlu kamu pertimbangkan dalam memilih bootcamp data engineer terbaik? Untuk membantumu menjawab pertanyaan tersebut, Digital Skola sudah siapkan sederet tips dan cara memilih bootcamp terbaik buat kamu calon data engineer andal. Selamat membaca!

Baca juga: Data Engineer Bootcamp, Jalan Pintar Jadi Data Engineer Pro

Tentukan Goal Kariermu

Hal pertama yang perlu kamu lakukan saat memilih bootcamp data engineer ternyata bukan mencari info atau membandingkan berbagai program bootcamp. Justru yang sebaiknya kamu lakukan terlebih dahulu adalah menentukan dan menjabarkan apa saja goal-mu berkaitan dengan karier sebagai data engineer.

Kamu bisa mulai dengan menanyakan beberapa pertanyaan berikut ini, seperti:

  • Dalam waktu 5 tahun, kamu ingin berada di posisi apa?
  • Apakah kamu ingin memulai karier sebagai digital engineer di posisi entry-level atau malah upper-level?
  • Apa pekerjaanmu sekarang? Apakah kamu sudah bergelut di bidang data engineering dan ingin mendapatkan promosi? Atau apakah kamu baru mau akan memulai kariermu?
  • Apa skill yang dibutuhkan untuk memenuhi goal kariermu?

Pertimbangkan poin-poin di atas dan pilihlah bootcamp data engineer yang selaras dengan goal-mu. Dengan demikian kamu bisa mempersempit pencarianmu. Apalagi data engineering adalah bidang luas yang juga mencakup database, data warehousing, machine learning, dan masih banyak lagi.

Dan di bidang ini, kamu juga akan menemukan banyak pilihan profesi. Contohnya data architect, ETL engineer, atau solutions architect. Plus ada peluang besar untuk menduduki posisi manajerial mengingat bahwa data engineering tidak selalu merupakan peran untuk posisi entry-level.

Cari Tahu Persyaratan dan Kualifikasi Pekerjaan

Jika kamu telah memastikan karier yang ingin kamu tuju, langkah selanjutnya adalah mencari tahu mengenai kualifikasi dan persyaratan untuk profesi tersebut. Dalam tahap ini kamu akan menemukan daftar skill teknis maupun skill kerja yang kamu butuhkan untuk mengejar goal kariermu. Dari situ, kamu akan bisa makin mempersempit pilihanmu dengan memilih beberapa bootcamp data engineer yang kurikulumnya fokus untuk mengasah skill-skill tersebut.

Dari segi teknis, skill yang dibutuhkan data engineer mencakup Python, SQL, cloud platform skill, big data, Extract, Transform, Load (ETL), Spark, hingga Java. Sedangkan soft skill yang dibutuhkan dari seorang data engineer termasuk penguasaan di berbagai bidang (multidisiplin), problem solving, mampu bekerja dalam tim dan berkolaborasi, serta punya semangat tinggi untuk terus belajar.

Nilai Skill-mu Saat Ini

Setelah itu, coba ukur dan nilai level skill yang kamu punya saat ini. Dengan begitu, kamu tahu gap yang harus kamu isi agar kamu bisa memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja untuk profesi yang kamu inginkan.

Sering kali, program bootcamp data engineer didesain untuk peserta yang sudah menguasai skill basic sehingga kurikulumnya lebih fokus pada skill tingkat menengah dan lanjut. Akan tetapi, buat kamu yang masih minim skill atau bahkan tidak punya basic sama sekali di bidang data engineering, kamu tak perlu khawatir. Sebab, ada juga bootcamp data engineer terbaik yang membuka pintu untuk semua orang dari berbagai background, kok!

Baca juga: Data Engineer: Gaji di Perusahaan Dunia dan Indonesia

Pertimbangkan Lokasi dan Struktur Pembelajarannya

Setelah kamu selesai melakukan ketiga langkah di atas, pada dasarnya kamu sudah bisa mulai “berburu” program bootcamp data engineer yang pas buatmu. Ketika memilih bootcamp data engineer, pertimbangkan pula struktur pembelajaran serta lokasinya, apalagi jika kondisinya tidak memungkinkanmu untuk keluar kota demi mengikuti bootcamp.

Pada umumnya, ada 3 pilihan bootcamp berdasarkan lokasi dan struktur pembelajaran:

Bootcamp tatap muka (offline)

Biasanya, bootcamp dilakukan lewat pertemuan tatap muka. Kalau kamu lebih menyukai format seperti ini, kamu bisa pilih bootcamp data engineer yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggalmu saat ini.

Format ini juga punya beberapa keuntungan. Salah satunya adalah peluang untuk membangun network secara langsung yang lebih mudah, hingga kesempatan lebih besar melatih skill kolaborasi dan teamwork.

Bootcamp online

Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, format yang satu ini berarti program bootcamp akan dilakukan sepenuhnya secara online. Dengan begitu, kalau kondisinya tidak memungkinkanmu untuk meninggalkan pekerjaan dan pindah ke luar kota, tentunya bootcamp online adalah pilihan yang tepat.

Ditambah lagi, kemajuan teknologi saat ini membuat pertemuan online sama berkualitasnya dengan pertemuan tatap muka. Jadi, kamu tetap memiliki kesempatan untuk membangun network hingga melatih berbagai soft skill meskipun kamu ikut bootcamp data engineer online.

Bootcamp hybrid

Sedangkan format yang satu ini menggabungkan format offline dan online sehingga kamu bisa menikmati keuntungan dari masing-masing format seoptimal mungkin. Opsi ini bisa jadi pilihan yang pas kalau kamu memilih bootcamp data engineer yang lokasinya dekat, tapi kamu punya jadwal yang sibuk sehingga pertemuan tatap muka setiap hari mustahil dilakukan.

Cari Tahu Kurikulum dan Topik dalam Materinya

Meskipun nama bootcamp-nya adalah bootcamp data engineer, sering kali beda program punya spesialisasi yang berbeda, baik itu dalam topik maupun pengembangan skill-nya. Akan tetapi, secara umum bootcamp data engineer apapun punya topik berikut di dalam materinya:

  • Basic programming
  • Linux dan administrasi sistem
  • SQL
  • Java
  • Hadoop
  • Git dan Github
  • Function
  • Python
  • API
  • Data orchestration tool
  • Spark
  • MapReduce
  • Data warehouse dan data modelling
  • Spark
  • Object-Oriented Programming

Apakah semuanya akan disampaikan sebagai teori? Tentu saja tidak, karena ada beberapa topik yang disampaikan dalam format project sehingga kamu bisa langsung praktik dan mengasah skill teknismu.

Baca juga: Big Data Bootcamp: Apa Manfaat untuk Karier?

Pertimbangkan Biaya

Tak perlu dipungkiri lagi kalau faktor biaya atau harga bootcamp juga merupakan salah satu hal penting yang perlu kamu pertimbangkan dengan matang. Ditambah lagi, biaya bootcamp juga tidak bisa dibilang murah.

Meskipun budget-mu terbatas sekalipun, selalu prioritaskan faktor-faktor yang sudah dijelaskan sebelumnya dalam memilih bootcamp data engineer yang tepat dan terbaik buat kamu. Kemudian, pilih opsi yang sesuai dengan budget dan kemampuanmu.

Di samping itu, kamu juga bisa pertimbangkan bootcamp data engineer yang menawarkan program cicilan untuk meringankan tanggunganmu. Apalagi, ada juga kok bootcamp data engineer terbaik yang menawarkan pilihan pembayaran cicilan dengan bunga 0% dan cicilan 12 kali pembayaran.

Salah satunya adalah Digital Skola, yang punya program bootcamp Data Engineer. Di sini, kamu bisa belajar soal data engineering secara lengkap mulai dari nol sampai advance dalam waktu 3 bulan.

Kurikulumnya dirancang secara khusus agar sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja yang sesungguhnya. Jadi, kamu akan siap menjadi data engineering andal siap kerja setelah menyelesaikan bootcamp ini.

Penasaran ingin tahu info tentang materi, jadwal, dan biaya Bootcamp Data Engineer? Klik tombol di bawah ini untuk informasi lengkapnya, ya!

Artikel Rekomendasi