
Data telah menjadi salah satu aset penting yang dibutuhkan di berbagai sektor bisnis. Umumnya, data digunakan untuk berbagai keperluan, salah satunya adalah mencari insight untuk memperoleh informasi yang real-time dan dapat dijadikan pegangan dalam pengembangan bisnis maupun pengambilan keputusan. Seiring meningkatnya peran data di era digital, profesi di bidang data engineering juga semakin banyak diminati. Karena itu, penting untuk memahami siapa saja yang wajib mengikuti training data engineering, agar individu dapat mengembangkan skill yang dibutuhkan untuk membangun serta mengelola sistem dan infrastruktur data secara optimal.
Secara definisi, data engineering adalah serangkaian tugas untuk mengubah data mentah agar bisa digunakan oleh data analyst dan data scientist dalam suatu perusahaan (Sumber: Precisely). Selain membuat data bisa diakses, data engineering juga merupakan serangkaian tugas untuk membuat analisis data mentah untuk memberikan model prediktif dan menunjukkan tren jangka pendek dan jangka panjang. Tanpa mengaplikasikan data engineering, bisnis akan kesulitan untuk mengolah big data yang tersedia.
Tentu saja, manfaat tersebut hanya dapat dirasakan secara maksimal apabila kamu mengikuti training data engineering yang tepat dan dilakukan secara optimal. Untuk mengetahui pembahasan lengkapnya, simak selengkapnya dalam artikel ini.
BACA JUGA: 7 Cara Memilih Vendor Corporate Training yang Tepat untuk HR Manager
Mengapa Training Data Engineering Semakin Penting?

Berikut beberapa alasan training data engineering semakin penting:
- Data Menjadi Fondasi Utama di Dunia Digital
Hampir semua aktivitas digital saat ini menghasilkan data, mulai dari penggunaan aplikasi, transaksi online, hingga interaksi di media sosial. Data ini kemudian menjadi bahan utama untuk analisis dan pengambilan keputusan. Bagi individu yang ingin masuk ke dunia data, memahami cara data dikumpulkan, dibersihkan, dan diolah menjadi sangat penting.
Training data engineering membantu membangun fondasi tersebut, sehingga kamu tidak hanya menjadi pengguna data, tetapi juga memahami proses di balik terbentuknya data yang siap dianalisis.
- Peluang Karier di Bidang Data yang Semakin Luas
Profesi di bidang data seperti data engineer, data analyst, hingga data scientist semakin banyak dibutuhkan di berbagai industri. Namun, untuk bisa masuk ke bidang ini, dibutuhkan pemahaman teknis yang kuat. Melalui training data engineering, kamu bisa mempelajari skill yang relevan dengan kebutuhan industri seperti SQL, ETL process, data warehousing, hingga cloud data platform.
- Peran Data Engineer Semakin Dibutuhkan di Banyak Industri
Hampir semua industri kini bergantung pada data, mulai dari fintech, e-commerce, kesehatan, hingga pendidikan. Setiap industri membutuhkan sistem data yang stabil dan efisien untuk mendukung operasional mereka. Hal ini membuat peran data engineer menjadi semakin krusial. Dengan mengikuti training data engineering, kamu bisa memahami bagaimana membangun sistem data yang scalable dan dapat digunakan di berbagai kebutuhan industri yang berbeda.
- Kebutuhan Skill Teknis yang Tidak Bisa Didapat Secara Instan
Data engineering bukan hanya tentang teori, tetapi juga praktik teknis yang cukup kompleks. Mulai dari pengelolaan database, pembuatan pipeline data, hingga integrasi berbagai sistem. Training menjadi penting karena memberikan pembelajaran yang terstruktur dan praktis, sehingga kamu dapat memahami alur kerja nyata di industri. Tanpa pelatihan yang tepat, proses belajar data engineering bisa terasa jauh lebih sulit dan tidak terarah.
- Kebutuhan Skill Teknis yang Tidak Bisa Didapat Secara Instan
Data engineering bukan hanya tentang teori, tetapi juga praktik teknis yang cukup kompleks. Mulai dari pengelolaan database, pembuatan pipeline data, hingga integrasi berbagai sistem. Training menjadi penting karena memberikan pembelajaran yang terstruktur dan praktis, sehingga kamu dapat memahami alur kerja nyata di industri.
- Meningkatkan Daya Saing di Dunia Kerja Digital
Di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, memiliki skill data engineering dapat menjadi pembeda yang signifikan. Kandidat yang memahami pengolahan data end-to-end biasanya lebih dipertimbangkan karena mampu melihat data tidak hanya dari sisi analisis, tetapi juga dari sisi sistem. Dengan mengikuti training data engineering, kamu dapat meningkatkan value di pasar kerja.
- Membantu Transisi Karier ke Bidang Data
Banyak orang saat ini berasal dari latar belakang non-IT namun ingin beralih ke bidang data. Training data engineering dapat menjadi jembatan yang membantu proses transisi tersebut. Dengan kurikulum yang terstruktur, kamu dapat belajar dari dasar hingga praktik, sehingga lebih mudah memahami konsep-konsep penting seperti data pipeline, database management, dan cloud system tanpa harus langsung terjun sendiri ke lingkungan kerja.
BACA JUGA: Review Digital Skola: Switch Career dari Logistik ke Data Analyst
Siapa Saja yang Wajib Mengikuti Training Data Engineering?

Berikut beberapa kelompok yang wajib mengikuti training data engineering:
- Fresh Graduate yang Ingin Masuk ke Dunia Data
Bagi fresh graduate, terutama dari jurusan teknologi informasi, matematika, statistika, atau bidang terkait, training data engineering dapat menjadi pintu masuk yang kuat ke industri data. Melalui training, mereka dapat memahami dasar pengolahan data seperti ETL (Extract, Transform, Load), database, hingga data pipeline. Skill ini sangat dibutuhkan karena perusahaan cenderung mencari kandidat yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki gambaran praktik kerja di dunia nyata.
- Data Analyst yang Ingin Upgrade Skill
Data analyst biasanya berfokus pada pengolahan dan visualisasi data. Namun, untuk bisa bekerja lebih efisien dan menangani data dalam skala besar, pemahaman data engineering menjadi sangat penting. Dengan mengikuti training data engineering, data analyst dapat belajar cara data diproses dari sumber awal, sehingga tidak hanya bergantung pada data yang sudah siap pakai. Hal ini membantu meningkatkan kualitas analisis sekaligus memperluas peran di dalam tim data.
- Software Engineer yang Ingin Memperluas Karier
Software engineer sering kali sudah memiliki dasar pemrograman yang kuat, sehingga lebih mudah untuk masuk ke bidang data engineering. Training data engineering dapat membantu memahami sistem data bekerja di level infrastruktur, termasuk data pipeline, data warehouse, dan integrasi sistem. Dengan skill tambahan ini, peluang karier mereka menjadi lebih luas, tidak hanya di pengembangan aplikasi, tetapi juga di arsitektur data.
- Profesional Non-Teknis yang Ingin Masuk ke Dunia Data
Tidak semua orang yang bekerja dengan data berasal dari latar belakang teknis. Banyak juga profesional dari bidang bisnis, marketing, atau operasional yang mulai tertarik masuk ke dunia data. Training data engineering membantu memahami konsep dasar hingga menengah tanpa harus langsung terjun ke sistem yang kompleks.
- Data Warehouse Engineer
Data warehouse engineer adalah SDM yang bertanggung jawab untuk membangun arsitektur data warehouse, administrasi database, hingga proses extract, transform, dan load (ETL) untuk mengekstraksi data dari berbagai sumber database. Saat mengikuti data engineering training, setidaknya seorang data warehouse engineer perlu mendapatkan pelatihan mengenai SQL, database management systems, dan cloud database.
- Big Data Specialist
Big data specialist adalah SDM yang bertanggung jawab dalam pengelolaan data berskala besar, termasuk memastikan kualitas data, keamanan aset data, serta kesiapan data untuk dianalisis dan ditampilkan. Saat mengikuti data engineering training, setidaknya big data specialist perlu mendapatkan pelatihan mengenai bahasa pemrograman, data warehousing, statistik dan quantitative aptitude, serta computational framework.
- BI Engineer
BI Engineer adalah SDM yang bertanggung jawab mengubah data menjadi insight bisnis yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Saat mengikuti data engineering training, setidaknya seorang BI Engineer perlu mendapatkan pelatihan mengenai data mining, data visualization termasuk tools-nya seperti Tableau, Google Data Studio, Power BI, dan lainnya, dan bahasa pemrograman.
- Siapa Pun yang Ingin Membangun Karier di Bidang Data dan Teknologi
Pada akhirnya, training data engineering tidak hanya terbatas pada satu profesi tertentu. Siapa pun yang memiliki minat untuk masuk ke dunia data dan teknologi dapat mengambil manfaat dari pembelajaran ini. Dengan memahami cara kerja data dari hulu ke hilir, individu dapat memiliki nilai tambah yang signifikan di pasar kerja yang semakin kompetitif dan berbasis data.
BACA JUGA: Baru Lulus Kuliah Langsung Berkarier di Bidang Data Berkat Digital Skola
Bagaimana Cara Memilih Training Data Engineering yang Tepat?

Agar waktu dan biaya yang dikeluarkan memberikan hasil yang maksimal. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih training data engineering:
- Cek Kurikulum yang Ditawarkan
Training yang baik biasanya mencakup materi fundamental hingga praktik, seperti SQL, data pipeline, ETL (Extract, Transform, Load), database management, hingga pengenalan cloud platform. Pastikan juga kurikulumnya mengikuti kebutuhan industri saat ini, semakin relevan materi yang diajarkan, semakin besar peluang kamu untuk langsung mengaplikasikannya di dunia kerja.
- Pastikan Ada Praktik atau Hands-On Project
Data engineering bukan bidang yang bisa dikuasai hanya dengan teori. Kamu perlu banyak latihan langsung agar terbiasa dengan workflow yang sebenarnya. Pilih training yang menyediakan hands-on project atau studi kasus nyata, misalnya membangun data pipeline, mengolah dataset, atau simulasi sistem data di perusahaan. Ini akan sangat membantu kamu memahami bagaimana konsep data engineering diterapkan secara real di industri.
- Perhatikan Tools dan Teknologi yang Diajarkan
Training yang bagus biasanya tidak hanya mengajarkan konsep, tetapi juga tools yang umum digunakan di industri. Beberapa di antaranya seperti SQL Server, PostgreSQL, Python, Apache Spark, Hadoop, serta cloud platform seperti AWS, Google BigQuery, atau Snowflake. Semakin lengkap tools yang kamu pelajari, semakin siap kamu menghadapi kebutuhan kerja yang sebenarnya.
- Cek Kredibilitas dan Pengalaman Penyedia Training
Sebelum mendaftar, pastikan kamu mengecek reputasi penyedia training tersebut. Lihat apakah mereka memiliki pengalaman di bidang data, mentor yang kompeten, serta testimoni dari alumni. Training yang kredibel biasanya juga memiliki koneksi dengan industri atau menyediakan insight yang up to date dengan kebutuhan perusahaan saat ini.
- Pertimbangkan Dukungan Karier Setelah Training
Beberapa training training tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga membantu peserta dalam persiapan karier seperti CV review, interview preparation, hingga penyaluran kerja. Hal ini bisa menjadi nilai tambah besar, terutama jika kamu memang serius ingin berkarier di bidang data engineering setelah menyelesaikan training.
BACA JUGA: Review Digital Skola: Dari Teknik ke Data Analyst, Kisah Adit Switch Career Bersama Digital Skola

Kesimpulan
Training data engineering menjadi langkah penting bagi siapa pun yang ingin membangun karier di dunia data maupun meningkatkan kemampuan teknis di era digital. Dengan semakin besarnya peran data dalam berbagai industri, pemahaman tentang bagaimana data dikumpulkan, diolah, hingga dimanfaatkan menjadi skill yang sangat dibutuhkan. Tidak hanya fresh graduate, tetapi juga data analyst, software engineer, hingga profesional non-teknis dapat memperoleh manfaat besar dari mengikuti training ini.
Melalui training yang tepat, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri seperti SQL, data pipeline, hingga cloud platform. Oleh karena itu, memilih training yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan karier menjadi langkah penting agar proses belajar lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan profesional.
Yuk, Ikut Training Data Sekarang!
Kalau kamu sudah sampai di tahap ini, berarti kamu sudah memahami betapa pentingnya skill data engineering dalam dunia kerja saat ini. Sekarang saatnya mengambil langkah nyata untuk mulai membangun karier di bidang data dengan mengikuti training yang tepat dan terarah. Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah Bootcamp Data Science with Certification + Real Internship dari Digital Skola.
Training ini dirancang untuk membekalimu dengan skill data yang relevan sekaligus mempersiapkan sertifikasi dan pengalaman kerja nyata. Tidak hanya fokus pada teori, tapi juga menekankan praktik langsung yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan data talent, termasuk data engineer, training ini bisa menjadi langkah awal yang strategis untuk membangun karier di bidang data.
FAQ
1. Apakah training data engineering cocok untuk pemula?
Ya, training data engineering cocok untuk pemula karena biasanya dimulai dari dasar sebelum masuk ke materi yang lebih kompleks.
2. Apakah harus bisa coding untuk belajar data engineering?
Tidak harus mahir coding di awal, tetapi kamu akan belajar dasar pemrograman seperti SQL dan Python selama training berlangsung.
3. Apakah data engineering hanya untuk orang IT saja?
Tidak, data engineering juga bisa dipelajari oleh non-IT seperti bisnis atau marketing selama memiliki minat dan kemauan belajar logika data dan tools teknis.