HomepageBlog10 Rekomendasi Tools Machine Learning Terbaik
5 min read

10 Rekomendasi Tools Machine Learning Terbaik

Tayang 26 November 2021 Diperbarui: 26 November 2021
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Rekomendasi Tool Machine Learning Terbaik
Rekomendasi Tool Machine Learning Terbaik (Photo by Sai Kiran Anagani on Unsplash)     

Machine learning adalah bentuk artificial intelligence yang melakukan otomatisasi terhadap data analysis. Hal ini memungkinkan komputer untuk belajar melalui pengalaman dalam pengelolaan data tanpa pemrograman eksplisit. Di pasar big data yang tumbuh dan berkembang secepat ini, ada berbagai rekomendasi tool machine learning terbaik yang tersedia. Jika kamu berhasil memilih tool paling tepat, maka machine learning bisa dioptimalkan untuk membantu proses pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien.

Tool machine learning adalah aplikasi algoritmik dari artificial intelligence yang memberikan kemampuan belajar kepada sistem dan melakukan pengolahan data tanpa campur tangan dominan dari manusia. Suatu algoritma akan digunakan untuk mengambil data untuk dimasukkan ke dalam model hingga kemampuannya meningkat seiring perkembangan yang terjadi. Inilah yang disebut dengan machine learning karena model mengalami proses belajar dan memperoleh lebih banyak umpan data dari waktu ke waktu. 

Berbagai tool machine learning yang tersedia nyatanya punya berbagai peran sesuai fungsinya masing-masing, seperti:

  • Membangun recommendation engines
  • Memprediksi search pattern dan filter spam
  • Mendeteksi security threats

Masing-masing tool machine learning juga mendukung kinerja empat jenis algoritma machine learning, yaitu:

  • Supervised
  • Unsupervised
  • Semi-supervised
  • Reinforced

Jika kamu saat ini tertarik untuk explore machine learning, simak artikel ini sampai akhir untuk tau rekomendasi tool machine learning

BACA JUGA: Bocoran Prospek Kerja Sains Data Terkini

Mengapa Penting Memilih Tool Machine Learning yang Tepat?

Mengapa Penting Memilih Tool Machine Learning yang Tepat?
Tool Machine Learning (Photo by Thirdman on Pexels)  

Berikut beberapa alasan pentingnya memilih tool machine learning yang tepat:

  1. Efisiensi Waktu dan Sumber Daya

Tool machine learning yang sesuai dapat mempercepat setiap tahap development, mulai dari pengolahan data, pelatihan model, hingga evaluasi hasil. Selain itu, interface dari tool machine learning yang intuitif, dokumentasi yang lengkap, serta dukungan fitur otomatisasi juga akan membantu menghemat waktumu sekaligus mengurangi risiko kesalahan teknis.

  1. Peningkatan Akurasi Model

Akurasi model sangat dipengaruhi oleh algoritma dan fitur yang disediakan oleh tool machine learning. Dengan memilih tool yang relevan, kamu dapat memanfaatkan metode pemodelan yang tepat, mengoptimalkan parameter, dan menggunakan teknik evaluasi yang sesuai untuk mendapatkan hasil terbaik.

  1. Skalabilitas Project

Kebutuhan project dapat berkembang seiring waktu. Tool machine learning yang tepat memudahkan proses skalabilitas, baik melalui dukungan komputasi paralel, integrasi dengan layanan cloud, maupun pengelolaan data dalam jumlah besar tanpa mengorbankan performa.

  1. Kemudahan Kolaborasi Tim

Dalam proses development project yang melibatkan banyak anggota tim, kolaborasi menjadi kunci. Tool machine learning yang mendukung integrasi version control, berbagi model, serta pengaturan hak akses akan membantu menjaga konsistensi dan memperlancar koordinasi.

  1. Peningkatan Return on Investment

Tool machine learning yang efektif tak hanya membantu menghemat biaya operasional, tetapi juga mempercepat pencapaian hasil yang dapat diimplementasikan. Dampaknya, nilai bisnis atau manfaat penelitian yang dihasilkan akan meningkat secara signifikan.

  1. Mendukung Pengembangan Skill

Tool machine learning yang tepat tidak hanya mempermudah pekerjaan, tetapi juga memberikan peluang belajar untukmu yang lebih baik. Dengan fitur yang lengkap, dokumentasi mendalam, serta komunitas aktif, kamu dapat mengasah skill analisis, pemrograman, dan pemodelan secara berkelanjutan.

BACA JUGA: 7 Ruang Lingkup Data Science

Tool Machine Learning Seperti Apa yang Cocok untuk Kamu?

Tool Machine Learning Seperti Apa yang Cocok untuk Kamu?
Tool Machine Learning (Photo by Pixabay on pexels)

Setiap orang memiliki kebutuhan, latar belakang, dan tujuan yang berbeda, sehingga tool machine learning yang ideal bagi orang lain belum tentu optimal untuk kamu. Oleh karena itu, penting untuk memahami beberapa aspek utama sebelum menentukan pilihan, mulai dari tingkat keahlian, kebutuhan proyek, hingga ekosistem pendukung yang ditawarkan oleh tool tersebut:

  1. Tingkat Keahlian yang Dimiliki

Jika kamu baru memulai, tool machine learning dengan antarmuka yang sederhana dan dokumentasi lengkap akan membantu mempercepat proses belajar. Sebaliknya, bagi kamu yang sudah berpengalaman, fleksibilitas, dukungan untuk scripting, serta kemampuan integrasi dengan bahasa pemrograman tertentu bisa menjadi prioritas utama.

  1. Jenis Project yang Dikerjakan

Project berbasis analisis data sederhana akan memiliki kebutuhan berbeda dengan project yang melibatkan deep learning atau pemrosesan data dalam skala besar. Memahami karakteristik project akan memudahkanmu dalam memilih tool machine learning yang mampu menangani beban kerja dan kompleksitas yang dibutuhkan.

  1. Ketersediaan Ekosistem dan Komunitas

Tool machine learning yang memiliki komunitas aktif biasanya lebih mudah dipelajari karena tersedia banyak tutorial, forum diskusi, dan sumber daya tambahan. Selain itu, dukungan resmi seperti pembaruan rutin dan kompatibilitas dengan teknologi terbaru akan memengaruhi keberlangsungan penggunaan tool dalam jangka panjang.

  1. Dukungan Infrastruktur dan Integrasi

Pastikan tool tersebut dapat berjalan dengan baik pada perangkat atau infrastruktur yang kamu miliki. Jika kamu bekerja dalam lingkungan berbasis cloud, pastikan tool dapat terintegrasi dengan layanan cloud pilihanmu. Selain itu, kemampuan integrasi dengan library atau framework lain juga bisa menjadi pertimbangan tambahan.

  1. Biaya dan Lisensi Penggunaan

Setiap tool machine learning memiliki model yang berbeda, mulai dari open-source gratis, lisensi berbayar, hingga sistem berlangganan. Menyesuaikan pilihan dengan anggaran akan membantu menghindari kendala di tengah proses development. Selain itu, memahami jenis lisensi juga penting, terutama jika project yang dikerjakan bersifat komersial atau akan didistribusikan secara luas.

BACA JUGA: Fantastis! Ini Gaji Data Scientist Fresh Graduate

10 Rekomendasi Tool Machine Learning Terbaik 

10 Rekomendasi Tool Machine Learning Terbaik 
Rekomendasi Tool Machine Learning Terbaik (Photo by charlesdeluvio on Unsplash

Ada banyak rekomendasi tool machine learning terbaik yang bisa kamu gunakan. Berikut rangkuman rekomendasi tool machine learning terbaik yang banyak digunakan perusahaan: 

  1. scikit-learn
scikit-learn
             scikit-learn (Photo by Wikipedia)

scikit-learn adalah salah satu Python machine learning library yang bersifat open source. Tool ini dibangun di atas SciPy (Scientific Python), Numpy, dan matplotlib. scikit-learn sudah ada sejak 2007 dan diinisiasi oleh David Cournapeau sebagai implementasi proyek bagi Google Summer of Code. Hingga hari ini, scikit-learn dikelola oleh 1.092 volunteer yang berkontribusi secara langsung bagi perusahaan. Library ini memiliki banyak fitur yang seperti:

  • Kesederhanaan sistem operasi
  • Pembawaan kode kualitatif
  • Opsi kolaborasi
  • Performa
  • Kemampuan dokumentasi ekstensif

Fitur-fitur ini yang menjadikan scikit-learn sebagai tool populer di kalangan profesional. Sebagai tool penunjang aktivitas data, scikit-learn juga menyediakan algoritma yang mumpuni bagi supervised dan unsupervised learning

  1. TensorFlow
TensorFlow
 TensorFlow (Photo by Icon-Icons)

TensorFlow merupakan kumpulan open source deep learning software libraries dari Google. Dengan menggunakan tool ini, kamu akan mampu membuat model machine learning yang akurat dan kaya akan fitur bermanfaat. Tool ini mampu menyederhanakan proses building dan deploying neural networks yang bersifat kompleks. TensorFlow menghadirkan API untuk Python dan C/C++ yang memungkinkan terjadinya eksplorasi dalam penelitian. 

Selain itu, perusahaan dari seluruh dunia mampu memperoleh tool yang canggih untuk mengerjakan big data masing-masing kemudian memprosesnya di cloud environment dengan biaya terjangkau.  TensorFlow library terbukti mampu mengintegrasikan elemen self-learning secara signifikan bagi berbagai aplikasi. Hal ini dikhususkan pada rancangan aplikasi yang mampu memecahkan masalah dengan kompleksitas tinggi, seperti:

  • Speech recognition
  • Computer vision
  • Natural language processing.
  1. Microsoft Azure Machine Learning Studio
Microsoft Azure Machine Learning Studio
Azure Machine Learning (Photo by Towards Data Science)

Tool machine learning yang satu ini memungkinkan pihak developer yang belum mempunyai pengalaman di bidang machine learning untuk menggunakan fungsi drag-and-drop. Platform ini memberikan peluang untuk membangun solusi secara langsung melalui cloud dan membuat aplikasi business intelligence. Microsoft juga menawarkan Cortana Intelligence, tool penunjang yang memungkinkan pengolahan big data dan analytics menjadi informasi yang bermanfaat. 

Secara keseluruhan, Azure dapat digunakan oleh tim dan organisasi besar untuk memecahkan persoalan machine learning melalui cloud. Tidak heran kalau tool ini cenderung disukai oleh perusahaan-perusahaan besar di skala lokal maupun internasional.

  1. IBM Watson
IBM Watson
IBM Watson (Photo by Zee Vector)

Jika kamu mencari platform yang fungsional dengan sejumlah tool bantuan untuk melakukan riset bagi perusahaan, maka IBM Watson adalah jawabannya. Watson merupakan serangkaian open source API suite. User dapat menerima akses menuju sample codes, starter toolkit, dan membuat cognitive search engines serta virtual agents

Tool ini cocok bagi kamu yang ingin membuat software mereka sendiri di cloud. Harganya cenderung lebih terjangkau sehingga lebih direkomendasikan bagi bisnis dalam lingkup kecil dan menengah. Selain itu, IBM Watson mempunyai platform pembuatan chatbot yang dapat digunakan oleh pemula dalam machine learning untuk pelatihan bot lebih cepat.

  1. Anaconda
Anaconda
Anaconda (Photo by Search Vector Logo)

Tool machine learning ini tergolong open source dan mampu bekerja menangani data analytics menggunakan Python serta R. Anaconda tetap dapat beroperasi meskipun dijalankan bersama tool atau platform yang lain. Hal ini memungkinkan penggunaan lebih dari 1.500 paket Python dan R, manage libraries, serta berbagai model environments, seperti:

  • Dask
  • Numpy
  • Pandas

Anaconda juga memiliki kemampuan visualisasi hebat dan mampu disatukan menjadi suatu instalasi untuk pembuatan laporan dan modeling.

  1. Keras
Keras
        Keras (Photo by keras.io)

Keras merupakan Python deep learning library yang mampu menjalankan eksperimen machine learning secara cepat. Library ini dapat dijalankan di GPU dan CPU untuk mendukung jaringan berulang, konvolusi, dan kombinasinya. Keras juga mampu mendukung fast prototyping melalui interface yang mudah dipahami. Kecepatan modeling merupakan kekuatan dari library yang satu ini. Fakta menariknya, Keras jika dikombinasikan dengan TensorFlow akan menghasilkan kemungkinkan implementasi neural networks yang sangat cepat.

  1. PyTorch
PyTorch
    PyTorch (Photo by icon-icons)

Library ini pertama kali dirilis pada 2016. Sebagai open source machine learning framework, PyTorch mendukung kerja deep neural networks dan mampu mempercepat GPU. Tool ini dikembangkan oleh oleh tim Facebook bersama para engineer dari Twitter, Sales Force, NRIA, ENS, ParisTech, NVIDIA, Digital Reasoning, dan INRIA. 

PyTorch secara khusus dibangun di atas framework Torch dengan ide pengembangan demi pengalaman modeling yang lebih cepat dan fleksibel. Alur kerjanya mirip dengan Numpy, scientific computing library berbasis Python. Penggunaan PyTorch biasanya juga didorong oleh kebutuhan untuk membangun modeling secara dinamis. Tool machine learning yang satu ini memang punya kemampuan tinggi untuk memodifikasi dan men-debug model secara lebih kilat.

  1. Caffe2
Caffe2
  Caffe2 (Photo by caffe2.ai)

Caffe2 merupakan tool machine learning yang dibangun untuk menghasilkan proses pengolahan data secara mendalam, efisien, dan fleksibel. Hal ini diutamakan pada model kompleks dan dukungan terhadap mobile deployment. User memiliki beberapa opsi untuk mengatur computation menggunakan library yang dapat dijalankan melalui desktop, cloud, atau data center

Caffe2 mempunyai API Python dan C++ yang bekerja secara bergantian. Kondisi tersebut memungkinkan pembuatan prototype yang mudah dioptimalkan. Tool ini juga mempunyai code infrastructure yang jelas dan mudah diperluas untuk menghasilkan metode riset yang baru. Model deploying dapat berjalan lebih cepat ketika terintegrasi dengan:

  • Visual Studio
  • Xcode
  • IDE Android Studio
  1. Amazon Web Service
Amazon Web Service
      Amazon Web Service (Photo by Wikimedia Commons)

AWS adalah platform yang menyediakan layanan machine learning dan artificial intelligence. Layanan AI yang tersedia meliputi berbagai fitur penting untuk bekerja dengan:

  • Computer vision
  • Language recognition 
  • Speech generation
  • Build recommender system
  • Prediction models

Menggunakan tool machine learning ini, kamu dapat menjalankan pembuatan, pelatihan, dan penerapan machine learning berdasarkan skala tertentu. Selain itu, kamu juga bisa membuat custom models yang mendukung open source machine learning platform lainnya. Selain itu, menggunakan AWS kamu bisa menyediakan fungsionalitas baru terhadap solusi bisnis yang ada. 

  1. Jupyter Notebook
Jupyter Notebook
         Jupyter Notebook (Photo by PNGkey)

Tool machine learning ini merupakan command shell untuk interactive computing. Tool machine learning ini tidak hanya dapat digunakan dengan Python, tetapi juga programming language lainnya, seperti:

  • R
  • Julia
  • Haskell
  • Ruby

Tool machine learning ini juga dapat menunjang adanya data analysis, statistical modeling, dan machine learning. Selain itu, Jupyter Notebook dapat membantu kamu dalam menciptakan representasi proyek yang lebih interaktif. Hal ini memungkinkan terjadinya pembuatan analytic reports yang lebih sistematis dan rapi. Tujuannya untuk menyimpan dan membagikan code, visualization, serta comments.

BACA JUGA: Mulai Diincar Sektor Pemerintahan, Ini Bocoran Data Science Gaji!

Bagaimana Cara Menggunakan Tool Machine Learning Secara Efektif?

Bagaimana Cara Menggunakan Tool Machine Learning Secara Efektif?
Cara Memaksimalkan Penggunaan Tool Machine Learning (Photo by Markus Winkler on Unsplash)

Keberhasilan saat menggunakan tool machine learning sangat bergantung pada cara menggunakannya secara optimal. Berikut beberapa tips yang dapat membantu memaksimalkan penggunaan tool machine learning:

  1. Pelajari Dokumentasi Resmi dan Sumber Daya Tambahan
Pelajari Dokumentasi Resmi dan Sumber Daya Tambahan

Setiap tool biasanya menyediakan dokumentasi resmi yang lengkap, mulai dari fitur hingga contoh penerapan. Langkah praktis yang bisa kamu lakukan:

  • Kunjungi situs resmi tool tersebut.
  • Baca bagian Getting Started dan tutorial dasar.
  • Cari sumber belajar tambahan seperti kursus online, blog, dan forum diskusi untuk memperdalam pemahaman.

Contoh: Untuk scikit-learn, dokumentasinya bisa diakses di scikit-learn.org.

  1. Gunakan Data Berkualitas

Kualitas data sangat memengaruhi performa model machine learning. Pastikan data yang digunakan:

  • Bersih dari kesalahan dan duplikasi
  • Lengkap (tidak banyak missing value)
  • Relevan dengan masalah yang ingin diselesaikan
  • Lakukan proses pembersihan data (data cleaning) dan transformasi data sesuai kebutuhan.

Contoh langkah sederhana dengan Python:

import pandas as pd

data = pd.read_csv(‘data.csv’)

data = data.drop_duplicates()

data.fillna(data.mean(), inplace=True)

  1. Manfaatkan Fitur Otomatisasi

Banyak tool machine learning modern menyediakan fitur otomatisasi seperti hyperparameter tuning, model selection, atau pipeline data. Mengoptimalkan fitur ini dapat menghemat waktu sekaligus meningkatkan konsistensi hasil.

  1. Lakukan Eksperimen dan Evaluasi Secara Berkala

Jangan hanya mengandalkan satu model atau satu konfigurasi. Lakukan eksperimen dengan berbagai algoritma dan parameter, lalu evaluasi kinerjanya menggunakan metrik yang tepat. Pendekatan iteratif akan menghasilkan model yang lebih baik.

  1. Ikuti Perkembangan dan Pembaruan Tool

Teknologi machine learning berkembang sangat cepat. Memperbarui pengetahuan tentang versi terbaru, fitur tambahan, atau integrasi baru akan memastikan penggunaan tool tetap relevan dan kompetitif.

BACA JUGA: Prospek Karier Terkini Data Science Indonesia

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan (Photo by Armin Rimoldi on Pexels)     

Dengan pertumbuhan big data yang begitu cepat, keberadaan tool machine learning yang tepat menjadi kunci untuk mengubah data mentah menjadi insight bernilai. Pemilihan tool yang pas dengan tingkat keahlian, jenis proyek, ekosistem pendukung, infrastruktur, dan anggaran akan mempengaruhi kecepatan kerja, akurasi model, dan kualitas kolaborasi tim, oleh karena itu saat memilih tool machine learning juga perlu disesuaikan dengan kebutuhanmu. Tool yang tepat tidak hanya mempermudah proses, tetapi juga membuka peluang untuk terus mengasah skill di bidang ini.

Dari scikit-learn, TensorFlow, hingga platform cloud seperti Azure dan AWS, semuanya memiliki keunggulan dan fokus yang berbeda. Oleh karena itu, potensi masing-masing tool akan lebih optimal jika digunakan dengan strategi yang tepat, seperti memanfaatkan dokumentasi resmi, menjaga kualitas data, mengoptimalkan fitur otomatisasi, serta melakukan evaluasi berkala. 

BACA JUGA: 10 Contoh Artificial Intelligence Di Kehidupan Sehari-hari

Yuk, Belajar dan Praktik Menggunakan Tool Machine Learning Terbaik!

Daftar tool machine learning terbaik di atas dapat menjadi referensi bagi kamu yang ingin explore machine learning atau big data. Hingga saat ini, berbagai model tools dan software terus dikembangkan dengan fitur-fitur terbaik untuk memudahkan pekerjaan manusia. Dengan begitu, kebutuhan data berskala besar dapat tercapai melalui kinerja machine learning yang semakin cerdas dan optimal dari waktu ke waktu.

Ingin mendalami dunia machine learning dan mempraktekkannya melalui project secara langsung? Belajar sekarang di Bootcamp Data Science dari Digital Skola. Di kelas ini, kamu akan dapat akses hands on tools data science & big data yang banyak digunakan industri saat ini!

FAQ 

1. Apa tool machine learning terbaik untuk pemula?

scikit-learn dan Anaconda sering direkomendasikan untuk pemula karena mudah digunakan, dokumentasinya lengkap, dan mendukung berbagai algoritma dasar.

2. Apakah semua tool machine learning gratis digunakan?

Tidak. Ada tool yang gratis dan open source seperti scikit-learn atau PyTorch, tetapi ada juga yang berbayar seperti Azure Machine Learning Studio.

3. Apakah bisa menggunakan beberapa tool machine learning sekaligus?

Bisa. Banyak developer mengombinasikan beberapa tool untuk memanfaatkan keunggulan masing-masing.