
Data driven decision making telah menjadi pendekatan utama dalam pengambilan keputusan. Sejak dulu, manusia kerap menggunakan intuisi untuk menentukan benar atau salah berdasarkan kepentingan dan pengaruh faktor-faktor tertentu. Meskipun intuisi dapat berguna dalam beberapa situasi, mendasarkan keputusan hanya pada firasat berisiko menimbulkan kesalahan. Hanya data yang mampu memberikan verifikasi, pemahaman yang mendalam, serta pengukuran yang objektif terhadap suatu hal.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh PwC, perusahaan yang menerapkan data driven decision making tiga kali lebih mungkin mengalami peningkatan signifikan dalam mengambil keputusan. Pendekatan ini tidak hanya membantu organisasi dalam menetapkan strategi yang lebih akurat, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam operasional bisnis.
Ingin memahami lebih dalam tentang data driven decision making dan cara kerjanya dalam dunia profesional? Simak terus artikel ini!
BACA JUGA: Kumpulan Proyek Belajar Data Science Bagi Pemula

Pengertian Data Driven Decision Making
Data driven decision making adalah proses menggunakan data, fakta, dan metrik untuk membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih strategis. Keputusan ini didasarkan pada tujuan, sasaran, serta inisiatif perusahaan. Setiap perusahaan perlu menyadari bahwa data memiliki nilai penting dan bisa menjadi acuan utama dalam menentukan langkah ke depan. Sebagai bagian dari budaya kerja, data driven decision making harus mendorong cara berpikir yang kritis dan rasa ingin tahu. Oleh karena itu, setiap individu perlu membiasakan diri mengandalkan data sebelum mengambil keputusan serta melatih keterampilan ini dalam praktik sehari-hari.
Dalam penerapannya, pengambilan keputusan berbasis data bersifat self-service, yang berarti setiap orang di perusahaan harus bisa mengakses data dengan mudah, tentunya dengan tetap memperhatikan tata kelola dan keamanan yang ada. Untuk mendukung hal ini, perusahaan perlu menyediakan pelatihan dan pengembangan keterampilan data bagi karyawannya.
Dengan membangun kemampuan data driven decision making, pengambilan keputusan berbasis data dapat diterapkan di berbagai level pekerjaan. Hal ini akan mendorong pola pikir yang lebih kritis dan analitis, sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan yang lebih tepat dan berdasarkan wawasan yang akurat.
BACA JUGA: Data Science adalah Ilmu Kompleks? Simak Penjelasannya!
Manfaat Data Driven Decision Making
Ada banyak manfaat dari penerapan data driven decision making, diantaranya:
Pengambilan Keputusan dengan Lebih Percaya Diri
Mengumpulkan dan menganalisis data dapat membantu kamu mengambil keputusan bisnis dengan lebih mudah, seperti menentukan peluncuran produk, menyesuaikan strategi pemasaran, atau memulai proyek baru. Dengan data, setiap keputusan bisa dibandingkan dan diukur dampaknya secara objektif, sehingga mengurangi unsur subjektivitas dan meningkatkan rasa percaya diri dalam mengambil langkah strategis.
Namun, keputusan yang baik tidak hanya bergantung pada data, tetapi juga pada cara kamu menganalisis dan menginterpretasikannya. Sehebat apa pun data yang dimiliki, jika tidak diolah dengan baik, hasilnya bisa kurang optimal. Oleh karena itu, penting untuk memastikan proses pengumpulan dan analisis data dilakukan dengan cermat agar keputusan yang diambil benar-benar mendukung kemajuan bisnis.
Mendorong Sifat Proaktif
Seiring waktu, semakin kamu terbiasa menggunakan data dalam pengambilan keputusan, respons yang diberikan akan menjadi lebih terstruktur dan strategis. Alih-alih hanya bereaksi terhadap data yang muncul, kamu mulai mengembangkan pola pikir analitis yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih proaktif.
Misalnya, dengan memahami tren pasar lebih awal, kamu bisa mengantisipasi kebutuhan pelanggan dan mengambil langkah sebelum pesaing melakukannya. Selain itu, kamu juga dapat mengenali potensi risiko lebih cepat, sehingga perusahaan bisa segera mengambil tindakan pencegahan sebelum masalah berkembang menjadi ancaman serius. Dengan pendekatan ini, keputusan bisnis menjadi lebih terarah dan berdampak positif dalam jangka panjang.
Perusahaan Bisa Menghemat Biaya Operasional
Selain itu, data juga berperan dalam meningkatkan efektivitas strategi bisnis. Dengan akses terhadap informasi yang akurat dan real-time, perusahaan dapat mengoptimalkan alokasi sumber daya, mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan, serta menyesuaikan strategi pemasaran agar lebih tepat sasaran.
Keunggulan lainnya adalah kemampuan untuk memprediksi tren dan pola perilaku pelanggan. Dengan analisis data yang mendalam, perusahaan dapat mengantisipasi kebutuhan pasar lebih awal, menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta meningkatkan daya saing di industri. Inilah mengapa semakin banyak perusahaan yang berinvestasi dalam big data initiatives untuk memperkuat proses data driven decision making mereka.
BACA JUGA: 11 Data Visualization Tools yang Wajib Kamu Kuasai
Cara Kerja Data Driven Decision Making
Ketahui Tujuan yang Harus Dikerjakan
Sebagai profesional di bidang data, kamu harus terus memperdalam pengetahuan tentang perusahaan. Lakukan brainstorming dan analisis terhadap masalah serta situasi industri di tengah persaingan pasar. Pemahaman dasar yang kuat akan membantumu menarik kesimpulan dengan lebih akurat.
Sebelum mulai mengumpulkan data, tentukan dulu pertanyaan utama yang perlu dijawab agar tujuan perusahaan tercapai. Dengan merumuskan pertanyaan yang tepat, kamu bisa menemukan strategi terbaik untuk mengumpulkan data secara efisien tanpa membuang sumber daya.
Identifikasi Sumber Daya
Kumpulkan semua sumber yang bisa digunakan untuk ekstraksi data, seperti database, formulir feedback online, dan media sosial. Meskipun terlihat sederhana, menemukan pola atau variabel umum dalam data bisa menjadi tantangan yang cukup kompleks.
Selain itu, penting untuk menentukan bagaimana data akan digunakan, baik untuk kebutuhan saat ini maupun masa depan. Oleh karena itu, susun strategi penyajian data yang mudah diakses dan efektif sesuai dengan berbagai skenario yang dibutuhkan.
Data Cleaning dan Organizing
Data cleaning adalah proses menyiapkan data mentah sebelum dianalisis, termasuk menghapus, memperbaiki, atau menyempurnakan data yang tidak relevan, salah, atau tidak lengkap. Mulailah dengan menyusun tabel untuk mengorganisir data yang sudah dikumpulkan. Selain itu, buat data dictionary, yaitu daftar variabel dalam dataset beserta penjelasannya sesuai dengan konteks proyek. Data dictionary ini juga mencakup jenis data dan faktor-faktor pemrosesan yang diperlukan untuk memastikan keakuratan analisis.
Lakukan Analisis Statistik
Setelah data cleaning berhasil berjalan secara menyeluruh, mulailah analisis informasi menggunakan model statistik. Kamu akan membangun model untuk proses data testing kemudian menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi sebelumnya. Berbagai model testing yang berbeda dapat membantu menentukan metode paling cocok dengan kumpulan data tersebut.
Dalam tahapan ini, kamu perlu memutuskan bentuk penyajian informasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada. Terdapat tiga cara berbeda untuk menunjukkan temuan kamu, yaitu:
- Informasi deskriptif hanya menggunakan fakta
- Informasi inferensial yang mencakup fakta serta interpretasi dari proyek tersebut
- Informasi prediktif sebagai kesimpulan berdasarkan fakta dan saran untuk ditindaklanjuti
Ambil Kesimpulan
Langkah terakhir adalah penarikan kesimpulan dari proses data driven decision making. Telaah kembali informasi yang berhasil diperoleh dari sekumpulan statistik. Terlepas dari situasi untuk menemukan hal-hal baru, mulailah dengan pertanyaan yang diajukan kepada diri sendiri. Banyak perusahaan yang membuat berbagai macam asumsi mengenai produk atau pasar mereka. Perlu pembuktian asumsi sebagai landasan untuk mengerjakan tugas-tugas pengambilan keputusan lainnya.
Keputusan berdasarkan data yang luar biasa cenderung menghasilkan lebih banyak pertanyaan yang sifatnya membangun bagi kinerja perusahaan. Kesimpulan yang diambil dari analisis akan membantu perusahaan membuat keputusan tepat dan mendorong strategi untuk bergerak maju. Komunikasikan kesimpulan yang telah diperoleh menggunakan seni dan model penyampaian paling efektif, terutama terhadap para pemangku kebijakan.
BACA JUGA: 4 Perbedaan Data Warehousing vs Data Lake yang Penting Kamu Pahami
Kesimpulan
Data driven decision making adalah pendekatan yang memungkinkan perusahaan mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat, bukan hanya intuisi semata. Dengan menerapkan strategi ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kepercayaan diri dalam menentukan langkah bisnis. Beberapa poin utama dari penerapan data driven decision making meliputi:
- Pentingnya Data dalam Keputusan Bisnis = Data membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih objektif dan strategis
- Manfaat = Meningkatkan akurasi keputusan, mendorong pola pikir analitis, mengoptimalkan biaya operasional, dan membantu prediksi tren pasar.
- Proses Penerapan = Dimulai dengan menetapkan tujuan, mengidentifikasi sumber daya data, melakukan data cleaning, menganalisis data menggunakan model statistik, hingga menarik kesimpulan.
- Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik = Kesimpulan yang dihasilkan dari analisis data membantu perusahaan mengurangi risiko, memahami pasar dengan lebih baik, dan mengembangkan strategi bisnis yang lebih efektif.
BACA JUGA: Data Quality: Pengertian dan Pentingnya Bagi Perusahaan
Yuk, Belajar Data Driven Decision Making bersama Expert!
Itulah penjelasan mengenai pengertian, manfaat, serta cara kerja dari data driven decision making. Pastikan aktivitas perusahaan ini dapat dimaksimalkan dengan baik demi menunjang kemajuan perusahaan, terutama dalam aspek pengembangan produk disertai data. Pelajari dan lakukan setiap tahapan hingga perusahaan terbiasa untuk berkembang melalui keputusan-keputusan dan dampak hebat melalui penerapan wawasan berbasis data.
Ingin belajar lebih lanjut mengenai tips dan trik mengenai data driven decision making? Belajar sekarang di Bootcamp Data Science Digital Skola dan dapatkan wawasan data untuk mempersiapkan kamu sebagai seorang data scientist andal. Cari tahu info lengkapnya dengan klik button di bawah ini!