HomepageBlog7 Rekomendasi Kursus Data Analyst Terbaik di Indonesia
5 min read

7 Rekomendasi Kursus Data Analyst Terbaik di Indonesia

Tayang 30 September 2023 Diperbarui: 30 September 2023
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Kursus data analyst terbaik di Indonesia kini semakin banyak dicari, seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap talenta yang mampu mengolah dan menganalisis data. Apalagi, di era digital saat ini, hampir semua aktivitas manusia menghasilkan data, mulai dari like dan comment di media sosial hingga histori belanja di e-commerce. Semua data tersebut tersimpan dalam sistem besar yang disebut big data, dan hanya data analyst yang terlatih yang mampu mengekstrak insight berharga dari sana.

Maka dari itu, kini perusahaan membutuhkan sosok yang bisa mengelola data berjumlah sangat banyak untuk jadi keputusan bisnis. Tak heran, kini pelatihan terkait data seperti kursus data analyst juga jadi incaran banyak orang. Sebenarnya, di dunia data ada banyak profesi yang terlibat, diantaranya adalah:

  • Data scientist : Bertanggung jawab untuk mengekstrak data untuk pengembangan bisnis dan operasional
  • Data analyst : Bertanggung jawab untuk menerjemahkan data menjadi laporan
  • Data engineer : Bertanggung jawab untuk kebutuhan analisis dan operasional

Jika kamu saat ini tertarik untuk berkarier jadi data analyst, maka simak artikel ini untuk tau profesi data analyst mulai dari definisi hingga rekomendasi kursus data analyst terbaik di Indonesia!

BACA JUGA: Cara Belajar Data Analyst yang Efektif dan Efisien

Kenapa Data Analytics Sekarang Dibutuhkan?

Kursus Data Analyst: Apa Itu Data Analyst?
Kebutuhan Data Analyst (Photo by Jason Goodman on Unsplash)

Di era digital saat ini, perusahaan dibanjiri oleh data mulai dari data transaksi, perilaku konsumen, performa iklan, hingga operasional internal. Namun, data mentah tanpa analisis hanyalah angka yang tidak bermakna. Di sinilah peran data analytics menjadi sangat krusial. Data analytics dibutuhkan karena:

  • Membantu perusahaan membuat keputusan berbasis data, bukan asumsi
  • Meningkatkan efisiensi operasional dengan mengidentifikasi proses yang tidak efektif
  • Memberikan pemahaman lebih dalam tentang perilaku dan kebutuhan konsumen
  • Memungkinkan prediksi tren pasar, sehingga perusahaan bisa selangkah lebih maju dibanding kompetitor
  • Menjadi dasar untuk inovasi produk dan strategi bisnis jangka panjang

Tanpa kemampuan untuk menganalisis data secara tepat, perusahaan akan kesulitan bersaing di tengah transformasi digital dan perubahan perilaku konsumen yang cepat.

BACA JUGA: Digital Skola Buka Program Beasiswa Data Analyst untuk 100 Orang

Bagaimana Jenjang Karier Data Analyst?

Bagaimana Jenjang Karier Data Analyst?
Jenjang Karier Data Analyst (Photo by Jason Goodman on Unsplash)

Biasanya memang setiap perusahaan memiliki jenjang karier atau nama role yang berbeda, tapi berikut informasi terkait jenjang karier data analyst yang umum ada di industri:

  • Entry Level Data Analyst = Posisi paling awal untuk orang yang baru mulai berkarier jadi data analyst 
  • Junior Data Analyst = Setelah memiliki pengalaman sekitar satu tahun di bidang data analyst, maka kamu bisa masuk ke jenjang berikutnya yang lebih kompleks yaitu junior data analyst 
  • Mid-level Data Analyst = Setelah memiliki pengalaman di bidang data analyst sekitar 3 tahun kamu akan masuk ke posisi mid-level 
  • Senior Data Analyst = Setelah memiliki pengalaman dan skill yang mumpuni serta jam terbang yang tinggi kamu akan masuk ke jabatan senior yang bertanggung jawab menjembatani antara pihak manajemen perusahaan dan tim data analyst 

Rata-rata gaji data analyst berdasarkan Glassdoor adalah 8-20 juta bergantung pada level, jenis perusahaan, dan lain sebagainya. 

BACA JUGA: Data Analyst Profesi Menjanjikan Masa Depan

Apa Saja Kualifikasi Menjadi Data Analyst?

Apa Saja Kualifikasi Menjadi Data Analyst?
Kualifikasi Data Analyst (Photo by Jason Goodman on Unsplash)

Untuk jadi data analyst, ada beberapa kualifikasi tertentu yang ditetapkan perusahaan, diantaranya:

Jurusan 

Kini hampir di semua perusahaan tidak mewajibkan data analyst yang memiliki background IT atau lulusan dari jurusan kuliah yang linear. Bahkan, di berbagai lowongan kerja juga banyak yang tidak mencantumkan jurusan tertentu sebagai kualifikasinya. Jadi yang penting adalah kamu menguasai skill-nya. 

Sertifikasi 

Biasanya ada juga perusahaan yang mensyaratkan pelamar untuk memiliki sertifikasi penunjang yang bisa membuktikan kepada perusahaan bahwa skill yang kamu miliki memang sudah qualified. Kamu bisa mendapatkan sertifikasi dengan mengikuti pelatihan seperti bootcamp atau mengikuti sertifikasi yang diadakan oleh berbagai lembaga terkait data. 

CV dan Portfolio  

Untuk melamar jadi data analyst kamu juga harus menyiapkan CV dan portfolio. Kamu bisa menggunakan CV ATS yang dibuat di platform seperti:

  • Kinobi
  • Canva
  • Resume Genius
  • Jobscan
  • Wozber

Untuk portfolio,kamu bisa membuat berbagai proyek terkait data analyst seperti: 

  • Exploratory data analysis
  • Predictive analytics
  • Probability and statistics
  • Data importing and cleaning projects
  • Data manipulation projects
  • Data visualization projects

Hard-skills 

Kualifikasi selanjutnya yang paling penting adalah hard-skills diantaranya:

  • Tableau = Tools data analytics membuat grafik dengan visual dan dashboard yang menarik serta interaktif tanpa harus memiliki skill coding 
  • Microsoft Excel = Tools data analytics untuk mengolah data hingga membuat grafik atau bagan 
  • SQL = Tools data analytics untuk manipulasi big data dan menggabungkan berbagai kumpulan data 
  • R = Tools data analytics untuk mengelola big data dan untuk machine learning 
  • Tableau = Tools data analytics membuat grafik dengan visual dan dashboard yang menarik serta interaktif tanpa harus memiliki skill coding 
  • Python = Bahasa pemrograman untuk menemukan library 
  • Power BI = Tools data analytics untuk visualisasi data
  • Google Data Studio = Tools data analytics untuk visualisasi data

Soft-skills 

Untuk soft-skills setidaknya kamu harus menguasai:

  • Kemampuan analisis = Data analyst wajib memiliki kualifikasi kemampuan analisis yang baik dan juga kreatif agar bisa mengolah data secara efisien
  • Kemampuan pengetahuan bisnis = Data analyst wajib memiliki pengetahuan akan bisnis untuk menjadi dasar untuk kemajuan bisnis di perusahaan tempat bekerja

BACA JUGA: 15 Ide Pekerjaan Part Time Untuk Mahasiswa

Apa Saja Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Data Analyst?

Apa Saja Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Data Analyst?
Skill Data Analyst (Photo by Jason Goodman on Unsplash)

Selain kualifikasi di atas, untuk jadi data analyst kamu harus menguasai skill berikut ini:

  • Kemampuan dalam bidang matematika dan statistika
  • Kemampuan dalam bidang visualisasi data
  • Pemahaman terkait database seperti Oracle, SAP, dan lain sebagainya
  • Kemampuan menggunakan tools Excel, Tableau, dan lain sebagainya
  • Memahami kerangka kerja ETL 
  • Menguasai riset, analisis, dan visualisasi data
  • Pemahaman terkait machine learning dan artificial intelligence 
  • Keterampilan berkomunikasi 
  • Keterampilan presentasi

BACA JUGA: Cara Membalas Email Interview

Rekomendasi Kursus Data Analyst Terbaik di Indonesia

Rekomendasi Kursus Data Analyst Terbaik di Indonesia
       Rekomendasi Kursus Data Analyst Terbaik di Indonesia (Photo by Vitaly Gariev on Unsplash)

Ada beberapa rekomendasi kursus data analyst terbaik di Indonesia, berikut diantaranya:

  1. Fast Track Data Analytics Scholarship Digital Skola

Rekomendasi kursus data analyst terbaik di Indonesia yang pertama adalah dari Digital Skola. Program Fast Track Data Analytics Scholarship merupakan bentuk komitmen Digital Skola dalam mendukung pengembangan talenta digital di bidang data. Melalui program ini, peserta terpilih bisa mengikuti pelatihan data analytics secara 100% gratis, dengan total subsidi pendidikan mencapai ratusan juta rupiah.

Program ini dirancang menggunakan kurikulum berbasis industri, difasilitasi oleh tutor-tutor berpengalaman, serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang karier. Dengan metode pembelajaran berbasis praktik dan studi kasus, kamu akan membangun portofolio serta pengalaman nyata dalam mengelola data mulai dari alur kerja, kualifikasi, hingga tools yang digunakan sehari-hari oleh seorang data analyst, seperti Excel, SQL, dan Python, dari level dasar hingga lanjutan. Setelah menyelesaikan program ini, kamu akan menguasai berbagai skill penting, antara lain:

  • Data cleaning (pembersihan data mentah)
  • Analisis dan interpretasi data
  • Visualisasi data menggunakan Google Data Studio dan Tableau

Program ini hanya tersedia untuk 100 peserta terpilih melalui proses seleksi yang ketat. Digital Skola mencari talenta dengan motivasi tinggi yang benar-benar serius ingin berkarier di dunia data analytics. Beasiswa ini cocok untuk:

  • Mahasiswa yang tertarik di bidang data
  • Freelancer yang ingin mengembangkan skill baru
  • Trainer atau mentor freelance
  • Supervisor yang ingin naik level
  • Business owner yang ingin memahami data bisnisnya

Banyak alumni dari program ini yang berhasil meniti karier sebagai data analyst di berbagai perusahaan. 

  1. Data Science Center – DSC UI

Universitas Indonesia, melalui Pusat Data Sains (Data Science Center – DSC UI), menyediakan berbagai pelatihan terbuka yang relevan dengan bidang data analytics. Salah satu program unggulannya adalah Data Science Training Series, yang ditujukan untuk peserta dari latar belakang non-programmer hingga profesional dengan pengalaman teknis. Program ini menawarkan pembelajaran seputar:

  • Pengantar Data Science dan Machine Learning
  • Analisis Data untuk Pemula
  • Statistik Dasar menggunakan Python atau R
  • Studi kasus bisnis dan eksplorasi data

DSC UI juga bekerja sama dengan industri dan institusi pemerintah dalam menyelenggarakan pelatihan berbasis kebutuhan dunia kerja. Sertifikat pelatihan resmi diberikan setelah penyelesaian program.

  1. Binus Center dan Binus Online Learning

Binus melalui Binus Center dan Binus Online Learning menyediakan program pelatihan bersertifikat bagi mereka yang ingin mendalami analisis data. Program seperti Data Analytics Track tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari pelatihan mandiri (self-paced) hingga blended learning. Materi yang diajarkan biasanya mencakup:

  • Pengolahan data menggunakan Excel dan SQL
  • Analisis data dengan Python dan Pandas
  • Visualisasi data menggunakan Tableau
  • Dashboard dan storytelling data

Kelebihan dari program ini adalah fleksibilitas pembelajaran serta kombinasi teori dan praktik yang didesain untuk menyesuaikan kebutuhan profesional saat ini. Program ini terbuka bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

  1. Center for Digital Society (CfDS) – Universitas Gadjah Mada

UGM memiliki sejumlah program pelatihan dan pengembangan digital yang dijalankan melalui Center for Digital Society (CfDS) dan unit-unit pelatihan lain. Fokus pelatihannya tidak hanya pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pemanfaatan data dalam konteks kebijakan publik, komunikasi, dan sosial. Topik yang pernah diangkat antara lain:

  • Data Analytics for Social Impact
  • Visualisasi Data untuk Kebijakan Publik
  • Open Data dan Data Journalism
  • Data Literacy untuk Digital Citizenship

Program pelatihan UGM sering berbentuk workshop singkat dan terbuka untuk mahasiswa dari berbagai jurusan serta masyarakat umum. Beberapa kelas juga didukung oleh mitra lembaga internasional dan perusahaan teknologi.

  1. Institut Teknologi Bandung

ITB melalui School of Business and Management (SBM ITB) dan unit pelatihan profesionalnya secara rutin membuka pelatihan jangka pendek yang fokus pada penerapan data dalam pengambilan keputusan bisnis. Program ini umumnya ditujukan untuk profesional, manajer, hingga pelaku usaha yang ingin memahami cara membaca dan memanfaatkan data secara strategis. Materi pelatihannya meliputi:

  • Business Intelligence dan Decision Support
  • Data Mining dan Predictive Analytics
  • Statistik terapan untuk pengambilan keputusan
  • Penggunaan Python dan tools dashboard interaktif

Beberapa program diselenggarakan secara reguler dalam bentuk executive short courses yang bersertifikat, dan dapat diikuti baik secara individu maupun dalam bentuk pelatihan korporat.

  1. Digital Talent Scholarship – Komdigi

Digital Talent Scholarship (DTS) adalah inisiatif skala nasional yang menyediakan beasiswa pelatihan digital tanpa biaya bagi masyarakat umum, mahasiswa, dan profesional. Program ini mencakup beberapa jalur pelatihan:

  • Fresh Graduate Academy (FGA): Pelatihan untuk lulusan baru (SMK/D3/S1) dengan fokus pada Data Analytics, Machine Learning, dan IT Support. Tiap tahun Kominfo membuka ribuan kuota gratis untuk peserta FGA yang berminat pada Data Analytics
  • Professional Academy (PROA): Ditujukan bagi profesional yang ingin upskill atau reskill, menyediakan pelatihan Data Analyst dan Data Engineer bekerja sama dengan mitra
  • Talent Scouting Academy (TSA): Jhusus mahasiswa aktif, klasifikasi sebagai bagian dari program MBKM. Pelatihan ini relevan dengan pengembangan data  selama kuliah

Pelatihan DTS berlangsung intensif selama 2–3 bulan, diselenggarakan secara daring atau luring, dan umumnya berbasis proyek serta mentoring. Peserta juga mendapatkan sertifikat resmi dari Kominfo dan mitra penyelenggara (misalnya sertifikasi vendor seperti Google, Cisco).

  1. BLK Digital & Pelatihan BLK Komunitas

BLK Digital dan BLK Komunitas yang berada di bawah Kementerian Tenaga Kerja menyediakan pelatihan teknis, termasuk pengolahan data dasar menggunakan Excel, visualisasi dashboard, serta pengenalan SQL dan data storytelling. Di beberapa kota, BLK Digital mengadakan pelatihan offline dan gratis secara berkala. BLK cocok untuk:

  • Pemula yang ingin eksplor dunia data secara praktis
  • Angkatan kerja muda yang mencari sertifikat kompetensi awal
  • Mereka dengan keterbatasan biaya namun ingin tingkatkan skill dasar data

BACA JUGA: Salah Jurusan Kuliah? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan (Photo by Nataliya Vaitkevich on Pexels

Melihat tingginya kebutuhan akan talenta data di industri, mengikuti kursus data analyst menjadi langkah strategis bagi siapa saja yang ingin berkarier di bidang ini. Baik melalui program beasiswa dari Digital Skola, pelatihan dari kampus ternama seperti UI, ITB, dan UGM, hingga program pemerintah seperti Digital Talent Scholarship dari Kominfo masing-masing menawarkan pendekatan berbeda yang bisa disesuaikan dengan latar belakang dan tujuan kamu.

Jika kamu menginginkan pelatihan intensif berbasis proyek dengan pendampingan karier yang konkret, bootcamp seperti Digital Skola bisa menjadi pilihan terbaik. Yang terpenting adalah memilih program yang tidak hanya mengajarkan teori, tapi juga mempersiapkan kamu menghadapi tantangan nyata di industri data. Dengan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat, profesi data analyst diprediksi akan tetap relevan dalam jangka panjang. Maka dari itu, bekali dirimu dengan keterampilan teknis, sertifikasi, dan pengalaman yang mumpuni agar mampu bersaing dan tumbuh dalam karier di bidang data.

BACA JUGA: Roadmap Sukses Dapat Remote Work Indonesia

Kursus Data Analyst Digital Skola

Kursus Data Analyst Digital Skola
Rekomendasi Kursus Data Analyst (Photo by Yan Krukau on Pexels)    

Jika tertarik untuk memulai karier sebagai data analyst, kamu bisa belajar bersama di Fast Track Data Analytics Scholarship dari Digital Skola yang cocok untuk pemula bahkan untuk orang yang tidak memiliki latar belakang IT. Berikut materi yang nantinya akan kamu pelajari:

  • Introduction to Data Analysis & Tutor Experience Sharing
  • Introduction to Excel & Basic Function
  • Analysis with Excel
  • Advanced Analysis
  • SQL
  • Basic & Advanced Programming
  • Basic & Advanced DataFrame
  • Data Visualization With Google Data Studio
  • Data Visualization With Python
  • Data Visualization With Tableau

Selain materi yang komprehensif, di kelas ini juga kamu akan dapat fasilitas pendukung karier yang lengkap seperti: 

  • 3 Mini projects for portfolio
  • 1 portfolio end to end from final project
  • AI Lecturer “Deka”
  • Unlimited career consultation
  • Professional branding tutorial
  • Tutor experiences sharing session
  • Tutor consultation outside of class

FAQ 

1. Apakah harus dari jurusan IT untuk jadi data analyst?

Tidak. Saat ini banyak perusahaan membuka posisi data analyst tanpa mensyaratkan latar belakang pendidikan IT.

2. Berapa lama durasi kursus data analyst?

Durasi kursus bervariasi, mulai dari 1–3 bulan untuk program intensif (bootcamp).

3.  Apakah ada kursus data analyst gratis?

Ya. Digital Skola menyediakan beasiswa Fast Track Data Analytics 100% gratis untuk peserta terpilih.