Belajar Content Writing: Roadmap Untuk Pemula

digitalskola

digitalskola

5 Maret 2023

belajar content writing
Belajar Content Writing (Photo by Cathryn Lavery on Unsplash)

Content writing adalah proses membuat atau memproduksi sebuah konten yang banyak digunakan untuk keperluan pemasaran suatu produk. Umumnya, penulisan konten ini mencakup artikel di blog, skrip video, e-book, deskripsi kategori produk, landing page, penulisan copy untuk social media dan konten lainnya. Banyak bisnis yang menggunakan konten marketing untuk aktivitas promosinya karena dinilai efektif untuk menjangkau target audiens. Tak heran, kini banyak orang yang mulai tertarik untuk belajar content writing. 

Content writing sangat penting untuk bisnis karena merupakan fondasi dari strategi pemasaran konten yang efektif. Jika perusahaan bisa membuat content writing yang relevan dengan audiens, berkualitas, dan menarik, maka akan bisa membantu bisnis untuk meningkatkan visibilitas online mereka dan mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Oleh karena itu, content writing bukan hanya menciptakan teks saja, tetapi juga menciptakan pengalaman yang berharga bagi audiens yang bisa membantu bisnis mencapai tujuan pemasaran dan pertumbuhan mereka.

Kamu tertarik menjadi content writer? Dan ingin belajar content writing? Yuk, simak roadmap belajarnya di artikel ini!

BACA JUGA: Kupas Tuntas Content Writing Job Description

Apa itu Content Writing?

Apa itu Content Writing?
  Belajar Content Writing (Photo by Super Snapper on Unsplash)

Sebelum mengetahui roadmap belajar content writing, tentu kamu harus paham dulu definisi dari content writing. Menurut Semrush content writing adalah proses pembuatan/penulisan konten untuk tujuan pemasaran online. Dengan konten, bisnis dapat menarik prospek dan membina hubungan positif dengan audiens mereka, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk melakukan transaksi atau penjualan.

Semrush mengungkapkan sebanyak 87% marketer menggunakan konten untuk memandu konsumen potensial melalui berbagai tahapan buyer journey. Setiap marketer memiliki format konten yang berbeda setiap tahapnya. Misalnya, di tahapan membangun brand awareness mereka menggunakan konten di seluruh social media termasuk Instagram feed, stories, dst.

Konten di social media akan mengarahkan mereka ke website penjualan online. Sebab itu, marketer harus menggunakan deskripsi produk yang menarik perhatian minat pelanggan hingga akhirnya mereka melakukan pembelian. Orang yang bertanggung jawab atas konten-konten yang dibuat ini disebut content writer.

Apa itu Content Writer?

Apa itu Content Writer?

Selanjutnya, kamu juga harus paham mengenai profesi content writer yaitu sebuah role profesional yang bertanggung jawab untuk menulis konten berupa artikel yang menarik dan informatif. Content writer bertugas untuk memproduksi konten berupa tulisan sebaik mungkin yang akan di-posting ke blog, website, dan lainnya. Artikel ini nantinya bertujuan membantu perusahaan/bisnis untuk membangun brand awareness dan menunjukkan produk mereka ke publik. 

Tahukah kamu sebuah data membuktikan bahwa perusahaan yang memiliki blog bisa menghasilkan 67% lebih banyak dibandingkan perusahaan yang tidak mempunyai blog. Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan perusahaan untuk role content writer akan semakin tinggi setiap tahunnya, mengingat perannya yang penting dalam awareness perusahaan. 

Belajar Content Writing: Roadmap

Belajar Content Writing: Roadmap
     Belajar Content Writing (Photo by Kaitlyn Baker on Unsplash)

Jika kamu tertarik mulai karier jadi content writer, kamu bisa mengikuti roadmap belajar content writing untuk pemula ini: 

Pahami Dasar Content Writing

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebagai pemula adalah pahami dulu konsep dasar content writing. Kamu bisa mulai dari memahami jenis-jenis content writing yang umum digunakan, seperti:

Penulisan Konten SEO

Penulisan Konten SEO
               Belajar Content Writing (Photo by Female Daily)

Jenis penulisan ini mengharuskan konten yang dibuat harus ditulis sesuai dengan keyword yang sudah diatur dalam strategi SEO yang dibuat ramah terhadap elemen-elemen SEO lainnya. Hal ini dapat kamu lakukan agar artikel dapat muncul di halaman pertama mesin pencarian sehingga website berpotensi untuk lebih banyak audiens buka.

Media Sosial

Media Sosial
                Belajar Content Writing (Photo by Good Day Coffee)

Penulisan konten yang terakhir adalah konten social media. Penulisan konten-konten social media ini harus dibuat semenarik mungkin, up-to-date, dan interaktif untuk  meningkatkan keterlibatan atau engagement di media sosial milik brand kamu. 

Pelajari Teknik Penulisan Content Writing yang Baik

Selanjutnya, kamu juga harus meningkatkan keterampilan menulis dengan mempelajari teknik penulisan yang baik seperti:

  • Pemilihan kata yang tepat
  • Mengubah ide menjadi tulisan yang baik
  • Menulis dengan struktur yang efektif 

Pahami SEO dan Optimasi Konten

Pahami SEO dan Optimasi Konten
                              Belajar Content Writing (Photo by Intellipaat)

Lalu, kamu juga harus pelajari dasar-dasar optimasi SEO dan cara mengoptimalkan konten yang kamu buat agar ada di peringkat atas dalam hasil pencarian. Kamu bisa mulai belajar mengenai SEO seperti:

  • Riset keyword
  • Meta deskripsi
  • Penulisan artikel yang ramah SEO

BACA JUGA: 6 Contoh Technical Writing Beserta Penjelasan Lengkap

Praktik dan Latihan

Selanjutnya yang paling penting dalam roadmap content writing adalah praktik langsung menulis berbagai jenis konten seperti:

  • Latihan menulis artikel blog
  • Latihan menulis konten media sosial

Prakteklah menyesuaikan gaya tulisan yang sesuai dengan target audience.

Minta Feedback 

Setelah belajar skill hingga praktik menulis content writing, kamu bisa minta feedback dari rekan sejawat atau profesional content writer yang bisa memberi kritik secara objektif untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.

Bergabung dengan Komunitas 

Selanjutnya, kamu juga harus mencoba bergabung dengan komunitas content writer untuk berbagi pengalaman, insight dan feedback yang membangun. Selain memperluas networking, kamu juga akan dapat kesempatan untuk mengembangkan keterampilan. Kamu bisa coba bergabung di komunitas:

Bangun Portofolio

Jika kamu merasa sudah memiliki skill dan pernah praktik membuat content writing, maka tahapan selanjutnya adalah membuat portofolio. Kamu bisa cari tahu panduan membuat portfolio content writer secara lengkap di artikel ini

Terus Belajar dan Berkembang

Dunia content writing terus berkembang, jadi pastikan kamu terus belajar dan mengikuti perkembangan terbaru dalam industri. Kamu bisa menggunakan beberapa cara seperti:

  • Ikut kursus
  • Ikut seminar atau webinar
  • Baca buku
  • Ikuti blog yang relevan

Dengan mengikuti roadmap ini, kamu bisa mengembangkan keterampilan content writing yang bisa mendukung impian kamu menjadi content writer yang sukses.

Tips Sukses Belajar Content Writing

Tips Sukses Belajar Content Writing
         Belajar Content Writing (Photo by Tyler Franta on Unsplash)

Agar roadmap belajar content writing lebih efektif, kamu bisa ikuti beberapa tips sukses belajar content writing ini:

Baca dan Amati Konten Berkualitas

Mulailah dengan membaca berbagai jenis konten yang berkualitas mulai dari artikel blog, media sosial, dan lain sebagainya. Kamu bisa amati aspek-aspek ini:

  • Struktur penulisan
  • Gaya penulisan
  • Cara konten tersebut menyampaikan informasi kepada audiens

Identifikasi Tujuan dan Audiens

Sebelum latihan menulis, pastikan kamu sudah menentukan tujuan dari konten yang akan dibuat dan audiens yang jadi target. Kamu harus memahami:

  • Kebutuhan audiens
  • Minat audiens
  • Masalah yang dihadapi audiens

Agar bisa menyajikan konten yang relevan dan bermanfaat bagi mereka. 

Kembangkan Gaya Penulisan

Kamu juga harus eksplorasi gaya penulisan sendiri yang unik dan sesuai dengan brand image yang kamu tulis. Kamu bisa latih menulis dengan berbagai gaya penulisan seperti:

  • Gaya penulisan formal
  • Gaya penulisan santai
  • Gaya penulisan humoris

Tentunya, kamu juga harus bisa menyesuaikan gaya penulisan dengan tujuan dan audiens konten yang dibuat.

Gunakan Bahasa yang Jelas dan Menarik

Saat praktik menulis, hindari penggunaan bahasa yang rumit atau jargon yang sulit dipahami oleh audiens. Kamu bisa gunakan bahasa yang sederhana, jelas, dan menarik untuk menyampaikan pesan secara efektif.

Tambahkan Nilai dan Informasi yang Bermanfaat

Pastikan tulisan yang kamu buat memberikan nilai tambah dan informasi yang bermanfaat bagi audiens. Berikan solusi untuk masalah yang dihadapi oleh audiens dan sampaikan informasi yang menarik serta relevan bagi mereka. 

Dengan menerapkan tips-tips ini secara konsisten, maka kamu bisa meningkatkan keterampilan content writing secara signifikan.

Belajar Content Writing Bersama Mentor Expert 

Belajar Content Writing Bersama Mentor Expert 
      Belajar Content Writing (Photo by Parker Byrd on Unsplash)

Sekarang kamu sudah tahu definisi dari content writing, content writer, roadmap belajar, hingga tips belajar content writing. Jika kamu tertarik berkarier sebagai content writer, kamu bisa belajar dari manapun, karena topik content writing bisa dengan mudah ditemukan di internet. Namun, jika kamu ingin belajar content writing lebih terstruktur dan dipandu oleh orang yang sudah berpengalaman di bidangnya, maka kamu bisa ikut di kelas Content Writing di Digital Skola. 

Di kelas ini, kamu akan belajar proses kreatif dalam penulisan konten, struktur artikel yang baik, serta tips-tips lainnya agar kamu bisa menjadi penulis konten professional. Kamu juga akan berlatih membuat content writing dan mendapat feedback review tutor, mendapat bimbingan pembuatan portofolio serta tips bagaimana mendapatkan pemasukan dari menulis konten.

Cari tahu informasi kelasnya di bawah ini!

Artikel Rekomendasi