Ternyata Ini 3 Cara Kerja SEO!

digitalskola

digitalskola

2 Juni 2023

SEO (Search Engine Optimization) adalah serangkaian teknik yang dirancang untuk membantu meningkatkan peringkat website di halaman mesin pencarian secara organik (Sumber: Moz). Tentunya, semua orang yang memiliki website atau blog pasti memiliki keinginan yang sama yaitu masuk halaman 1 Google agar bisa membantu traffic situs yang dimiliki. Namun, untuk bisa merealisasikan keinginan tersebut, kamu harus tahu cara kerja SEO agar website atau blog bisa mendapatkan posisi terbaik dan teratas di halaman mesin pencarian seperti Google. 

Tak bisa dipungkiri, saat ini sudah banyak marketing channel lain yang bisa dimaksimalkan untuk melakukan promosi mulai dari Twitter, TikTok, Instagram, bahkan YouTube. Namun, meskipun begitu cara kerja SEO tetap menjadi strategi yang sangat diutamakan oleh bisnis karena bisa membawa berbagai manfaat seperti:

  1. Mempermudah audiens menemukan situs web 
  2. Meningkatkan brand awareness
  3. Investasi jangka panjang untuk bisnis
  4. Membantu meningkatkan nilai konversi dan penjualan

Dalam penerapannya ada tiga jenis cara kerja SEO yang bisa dioptimalkan yaitu:

Jenis-jenis SEO
  1. SEO on-page = Teknik optimasi dalam website dengan cara mengoptimalkan konten dan hal teknis pada halaman website
  2. SEO off-page = Teknik optimasi di luar website dengan cara mengoptimalkan domain authority atau nilai yang diberikan pada website 
  3. Technical SEO = Teknik optimalisasi struktur website 

Tentunya, ada beberapa macam kerja SEO yang dilakukan Google yang perlu kamu ketahui agar pengoptimalan SEO lebih maksimal. Simak lengkapnya di artikel ini!

Cara Kerja SEO

Cara Kerja SEO
Cara Kerja SEO (Photo by Solen Feyissa on Unsplash)

Google menggunakan perhitungan yang mendalam saat menempatkan sebuah situs di halaman pertama, ada berbagai algoritma dan teknik yang digunakan untuk menyeleksi ribuan situs. Dalam menyeleksi ini, Google menggunakan cara kerja SEO berikut ini:

Crawling

Cara Kerja SEO: Crawling
Cara Kerja SEO (Photo by GeeksforGeeks)

Pertama adalah crawling yaitu proses Google mengambil data pada halaman website milik kamu mulai dari data:

  • Artikel blog post
  • Homepage
  • Label
  • Halaman statis

Pada tahapan ini Google akan bekerja dari halaman ke halaman lainnya untuk memeriksa setiap link yang ada menggunakan software crawling seperti:

  • Spider
  • Google Bot
  • Crawler.

Untuk mengembangkan dan memelihara indeks mesin pencari, proses web crawling ini bertujuan untuk menyelidiki internet secara menyeluruh agar mesin pencari bisa menjaga hasil pencariannya tetap relevan dengan pertanyaan yang diajukan oleh pengguna di mesin pencari. Mengutip GeeksforGeeks, ada beberapa faktor yang menentukan halaman yang akan di-crawl oleh mesin pencari, berikut diantaranya:

  • Kualitas Konten = Konten yang berkualitas dan relevan memiliki kemungkinan lebih besar untuk di-crawl dan diindeks.
  • Tautan Eksternal = Jumlah dan kualitas tautan eksternal yang menuju ke halaman tersebut dapat mempengaruhi keputusan untuk melakukan crawling
  • Tingkat Perubahan = Halaman-halaman yang sering diperbarui atau berubah cenderung mendapatkan prioritas dalam proses crawling
  • Pengaturan Robots.txt = Instruksi dalam file robots.txt dapat mengarahkan mesin pencari untuk menghindari atau memprioritaskan halaman-halaman tertentu
  • Struktur Situs = Struktur situs web, termasuk kedalaman halaman dan penggunaan sitemap, mempengaruhi kemudahan akses dan pentingnya halaman-halaman tersebut
  • Otoritas Situs = Otoritas atau reputasi situs secara keseluruhan juga dapat mempengaruhi kecepatan dan frekuensi crawling
  • Response Server = Ketersediaan dan kecepatan respons server saat crawler mencoba mengakses halaman juga berperan dalam keputusan crawling
  • Penggunaan Kata Kunci = Relevansi kata kunci terhadap pencarian pengguna dapat mempengaruhi keputusan crawling untuk meningkatkan hasil pencarian
  • Perubahan Algoritma = Perubahan dalam algoritma mesin pencari dapat mempengaruhi prioritas dan frekuensi crawling halaman-halaman tertentu

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, mesin pencari dapat memutuskan halaman mana yang akan diprioritaskan untuk di-crawl dan diindeks. 

BACA JUGA: 4 Tips Belajar SEO untuk Pemula, Bikin Cepat Jago!

Cara Kerja SEO: Indexing

Cara Kerja SEO: Indexing
Figure: Indexing – Author: Seobility – License: CC BY-SA 4.0

Selanjutnya adalah indexing, yaitu proses pembuatan indeks dari halaman website yang sudah berhasil melewati proses crawling oleh Google Bot dan disimpan ke sebuah tempat penyimpanan data yaitu database mesin pencari. Dalam teknik SEO kita diwajibkan untuk riset keyword, nah salah satu fungsinya adalah agar saat proses indexing halaman artikel kamu bisa tersimpan mulai dari: 

  • Title tag
  • Deskripsi
  • Komponen isi lainnya di dalam database mesin pencari

Bisa dikatakan, indexing adalah ketika mesin pencari menyimpan hal yang mereka temukan dan menandainya. Sebagai gambaran, kamu bisa coba bayangkan sedang ada di perpustakaan yang memiliki satu kotak besar berisi berbagai buku. Buku-buku ini nantinya akan diorganisir, ditandai, dan ditempatkan ke dalam bagian-bagian yang relevan sesuai genre-nya, seperti:

  • Biografi
  • Fantasi
  • Crime

Misalnya, kamu tertarik untuk mencari informasi tentang biografi tertentu, maka kamu akan pergi ke Google dan memasukkan kueri pencarian ‘Biografi Tokoh A’. Lalu, mesin pencari akan mencari halaman-halaman yang cocok dengan istilah pencarian tersebut di database-nya dan menampilkannya di hasil pencarian. Pada penerapannya, Google akan mengindeks situs berdasarkan beberapa faktor, seperti:

  • Judul Halaman = Judul halaman web biasanya ditampilkan di tab browser dan dalam hasil pencarian. Pastikan judul halaman menjelaskan topik utama atau tujuan halaman secara ringkas dan akurat
  • Heading = Heading adalah bagian penting dari halaman web. Ini harus berisi kata kunci penting dan relevan
  • Meta Description = Jangan membuatnya terlalu pendek atau terlalu panjang dan tambahkan alasan mengapa orang harus mengunjungi situs kamu di dalamnya
  • Keyword = Keyword harus sesuai dengan pencarian pengguna di Google
  • Gambar = Gambar dapat meningkatkan daya tarik visual dan pemahaman halaman web. Gambar yang digunakan harus memiliki alt text
  • Struktur Situs = Pastikan navigasi situs kamu mudah dipahami oleh pengguna
  • Mobile Friendly = Pastikan website kamu juga mudah diakses di handphone  dan memiliki desain yang responsif
  • Loading Speed = Faktor-faktor yang mempengaruhi loading speed termasuk waktu response server, ukuran gambar, cache, dll

BACA JUGA: Tips Search Engine Optimization: Piramida SEO

Cara Kerja SEO: Serving Search Result

Cara Kerja SEO: Serving Search Result

Langkah terakhir adalah mengambil hasil yang paling relevan dari keyword dan menampilkannya di halaman mesin pencari. Di halaman mesin pencari akan terindeks halaman-halaman yang sesuai dengan keyword dan yang paling relevan. Tentunya, setiap mesin pencari akan menggunakan algoritma yang berbeda untuk memproses pencarian dan halaman situs yang relevan. Maka dari itu, kamu harus selalu melakukan update secara berkala agar bisa tetap berada di peringkat pertama mesin pencarian. 

Mengutip Google Search Central, jika Search Console memberikan tanda bahwa website kamu berhasil terindeks namun kamu tidak menemukan website tersebut di halaman mesin pencari itu diakibatkan beberapa faktor seperti:

  • Konten di halaman tidak relevan dengan kueri pengguna
  • Kualitas konten rendah
  • Aturan meta robots mencegah layanan

Perlu diingat, algoritma search engine terus berubah. Contohnya, Google akan terus melakukan pembaruan dan penyesuaian terhadap algoritma mereka untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian dan memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna. Perubahan tersebut bisa mencakup:

  • Peningkatan dalam cara mesin pencari mengevaluasi dan me-ranking konten
  • Pengenalan faktor-faktor baru yang mempengaruhi peringkat
  • Penyesuaian terhadap perilaku pengguna

Oleh karena itu, sebagai pemilik situs website atau SEO Specialist, penting untuk terus terinformasi terkait perkembangan terbaru dalam algoritma mesin pencari dan strategi SEO.

Rekomendasi Pelatihan SEO Untuk Pemula dari Nol

Rekomendasi Pelatihan SEO Untuk Pemula dari Nol
Rekomendasi Pelatihan SEO (Photo by Solen Feyissa on Unsplash)

Setelah mengetahui cara bekerja SEO, kini saatnya kamu mempelajari cara optimasi SEO secara keseluruhan. Kamu bisa belajar bareng mentor expert dengan kurikulum sesuai kebutuhan industri selama 10 sesi intensif. Kamu juga akan mendapatkan fasilitas:

  1. Pembuatan 5 project individu untuk portofolio
  2. 2 template SEO Audit & Analysis + SEO Reporting dari praktisi
  3. Google Certification
  4. Job connector
  5. Fasilitas web dengan hosting untuk praktik dan latihan
  6. Sertifikat keahlian dari Digital Skola
  7. Professional branding
  8. SEO expert mentoring

Berikut outline materi yang akan kamu pelajari:

  • SEO Introduction
  • Keyword Introduction
  • Audiens & Competitors
  • Landing Page
  • Build a Website
  • SEO in Modern Business
  • SEO Audit & Analysis
  • SEO Strategy & Management
  • Reporting

Tertarik untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kelas SEO pemula ini? Klik button di bawah!

Artikel Rekomendasi