
Cara menjadi freelance writer adalah langkah penting yang harus kamu pahami jika ingin menekuni profesi ini secara serius. Pasalnya, freelance writer kini jadi salah satu pilihan pekerjaan sampingan bahkan jadi pekerjaan utama yang menjanjikan. Mengutip situs freelancer terkenal yaitu Sribu, rata-rata bayaran yang ditawarkan klien untuk satu projek tulisan adalah 50 ribu sampai 500 ribu rupiah. Tentunya bayaran ini tergantung pada tingkat kesulitan pekerjaan dan skill yang kamu miliki.
Selain bayaran yang menggiurkan, menjadi freelance writer juga diminati banyak orang karena bisa dikerjakan dari mana saja, tanpa harus pergi ke kantor. Fakta menariknya, freelance writer memang sangat berpeluang untuk remote working, hal ini tak terlepas dari fleksibilitas pekerjaannya, seorang freelance writer harus melewati proses kerja seperti ini:
- Menerima brief dari klien
- Mengerjakan tugas sesuai arahan klien
- Mendapatkan review dan feedback
- Melakukan revisi jika ada yang perlu direvisi
- Penyerahan pekerjaan atau approval
- Proses pembayaran kerja
Jika kamu saat ini tertarik menjadi freelance writing dan sedang mencari tips dan trik cara menjadi freelance writing, maka simak artikel ini untuk tahu info lengkapnya!
BACA JUGA: Digital Writing Camp Indonesia Pertama by Digital Skola
Apa Saja Tugas Freelance Writer?
Tugas seorang freelance writer sebenarnya cukup beragam, tergantung pada jenis proyek dan kebutuhan klien. Berikut beberapa tugas utama yang biasanya dikerjakan oleh freelance writer:
Menulis Konten Sesuai Brief
Freelance writer harus mampu memahami dan menerjemahkan brief dari klien menjadi tulisan yang menarik dan sesuai target audiens. Mulai dari gaya bahasa, panjang tulisan, sampai tujuan penulisan (misalnya untuk SEO, branding, atau edukasi) semuanya harus diperhatikan.
Melakukan Riset Topik
Sebelum menulis, biasanya freelance writer perlu riset terlebih dulu agar tulisannya akurat dan berbobot. Riset ini bisa berupa membaca artikel terkait, melihat tren di media sosial, sampai mempelajari data dari laporan resmi.
Mengedit dan Merevisi Tulisan
Tidak hanya menulis, freelance writer juga harus bisa mengedit tulisannya sendiri agar lebih rapi, jelas, dan bebas typo. Kadang, klien juga akan memberikan revisi, jadi writer perlu fleksibel dalam memperbaiki tulisan sesuai masukan.
Mengoptimasi Tulisan Untuk SEO
Banyak klien meminta tulisan yang SEO-friendly agar artikelnya bisa muncul di Google. Ini artinya, freelance writer perlu tahu cara menyusun struktur artikel, pakai heading yang tepat, dan menempatkan keyword tanpa terlihat dipaksakan.
Mengatur Deadline dan Komunikasi dengan Klien
Sebagai freelancer, kamu bekerja mandiri. Artinya, kamu sendiri yang bertanggung jawab mengatur waktu dan menyelesaikan tugas sebelum deadline. Selain itu, kamu juga harus bisa menjaga komunikasi yang baik dengan klien terutama saat ada revisi atau perubahan brief.
BACA JUGA: 7 Cara Membuat Content Calendar Sosial Media dan Strateginya
Kenapa Kamu Harus Menjadi Freelance Writer?
Menjadi freelance writer tak hanya tentang bekerja dari mana saja atau menentukan jam kerja sendiri profesi ini juga menawarkan peluang besar dan masa depan yang menjanjikan. Bureau of Labor Statistics memprediksi permintaan remote worker di bidang penulisan akan terus meningkat hingga 4% sampai tahun 2031. Artinya, prospek menjadi freelance writer ke depan sangat terbuka lebar. Selain itu, qda banyak alasan kuat yang membuat profesi ini layak untuk kamu pertimbangkan:
- Waktu kerja bisa ditentukan sendiri
- Berpeluang mendapatkan proyek dari multi company
- Work life balance
- Bebas menentukan besaran fee
- Lebih banyak waktu untuk melakukan hal lain
- Terhindar dari politik kantor
- Bisa memilih jenis proyek sesuai minat atau keahlian
- Potensi penghasilan tanpa batas
- Bisa belajar banyak dari berbagai industri
Biasanya banyak yang mengira jadi freelance writer itu hanya sebatas untuk side hustle atau penghasilan tambahan saja. Padahal faktanya, tidak sedikit orang yang pekerjaan utamanya adalah freelance writing. Jika kamu bergabung di komunitas penulis seperti The Write Life Group, Writers Write Group, Writer Hangout, dan masih banyak lagi, pasti kamu akan menemukan banyak orang yang menjadikan freelance writing sebagai profesi utamanya.
Data dari World Bank juga menunjukkan bahwa 47% pekerja di dunia adalah freelance. Alasannya bermacam-macam, namun dari hasil survei kebanyakan orang lebih nyaman bekerja freelance karena bisa menghindari politik kantor, bisa bebas travelling, bahkan bisa lebih work life balance dibandingkan bekerja full time di satu kantor tertentu. Di Indonesia adalah salah satu contoh freelance writing sukses yaitu Mustakim yang selama enam tahun menjadi freelance writing berhasil membeli 2 motor, rumah, laptop, dan tabungan lain dari hasil menulis online.
BACA JUGA: 8 Tips Menulis Caption yang Bikin Audiens Berhenti Scroll
Berapa Gaji Freelance Writer?
Gaji freelance writer bisa sangat bervariasi, tergantung dari pengalaman, jenis tulisan, klien, dan lokasi kerja. Karena sifat pekerjaan ini fleksibel dan sistem bayarnya biasanya per proyek atau per artikel, maka tidak ada patokan angka yang benar-benar fix. Berdasarkan data dari berbagai sumber, berikut kisaran gaji freelance writer:
- Penulis pemula biasanya dibayar mulai dari Rp50.000 – Rp100.000 per artikel (500–1000 kata)
- Penulis menengah dengan pengalaman 1–3 tahun bisa mendapat Rp150.000 – Rp300.000 per artikel
- Penulis senior atau spesialis (misalnya SEO writer, copywriter) bisa mematok harga Rp500.000 hingga jutaan rupiah per artikel, tergantung kompleksitas dan niche
Mengutip dari Sribu, klien di Indonesia umumnya menawarkan harga Rp50.000 – Rp500.000 per proyek tulisan, tergantung jenis konten dan deadline (Data 14 Juli 2025).
BACA JUGA: WFH Adalah: Strategi Sukses Untuk Pemula
Apa Jenis Freelance Writing yang Cocok Untuk Semua Jurusan?
Menariknya, freelance writing adalah bidang yang sangat luas, kamu bisa menjalani satu bidang secara khusus atau menjadi generalis yang menangani berbagai jenis pekerjaan digital seperti:
- Copywriter = Fokus pada pembuatan teks untuk keperluan pemasaran. Contoh tulisannya adalah tagline, konten media sosial, dll
- UX Writer = Fokus pada pembuatan teks untuk keperluan microcopy yang berhubungan dengan pengalaman user saat menggunakan aplikasi atau web. Contoh tulisannya adalah error message, button message, dll.
- SEO Content Writer = Fokus pada pembuatan teks untuk keperluan konten artikel berdasarkan kaidah SEO. Contoh tulisannya adalah SEO friendly article
- Technical Writer = Fokus pada pembuatan teks untuk keperluan penjelasan produk teknis agar mudah dipahami oleh pengguna. Contoh tulisannya adalah SEO manual book, terms and condition, dll
BACA JUGA: 6 Contoh Technical Writing Beserta Penjelasan Lengkap
Cara Menjadi Freelance Writer
Perlu kamu ketahui, kini banyak perusahaan besar, startup, hingga agensi yang membutuhkan freelance writer. Namun, jika kamu saat ini baru terjun ke dunia freelance writing, tentu ada beberapa step yang harus kamu lalui sampai akhirnya bisa dipekerjakan oleh perusahaan atau client, berikut cara mulai karier jadi freelance writer:
Pelajari Skill Freelance Writer
Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mulai karier jadi freelance writer adalah pelajari skill. Biasanya, untuk jadi freelance writer pemula setidaknya kamu harus memiliki skill basic penulisan seperti:
- Menulis = Tak hanya merangkai kata, kamu juga harus mengetahui berbagai teknis penulisan dan berbagai gaya bahasa penulisan
- Riset = Mencari tahu informasi mengenai topik yang akan ditulis
- Kreatif = Berpikir kreatif dalam mencari ide hingga merangkai kata,
- Self editing = Membaca ulang hasil tulisan agar tidak ada typo atau kesalahan dalam tata bahasa dan diksi
Menariknya, ada beberapa jenis pekerjaan di bidang penulisan digital dan masing-masing pekerjaan membutuhkan skill yang berbeda-beda, diantaranya:
- Technical writer = Skill yang diperlukan adalah technical skills, documentation, research, technical writing
- UX writer = Skill yang diperlukan adalah riset pengguna, user experience, riset, dan kemampuan menulis dalam bentuk copy pendek
- SEO content writer = Skill yang diperlukan adalah memahami kaidah menulis SEO friendly, keyword research, dan search intent
- Copywriter = Skill yang diperlukan adalah content strategy, creative writing, social media management, dan riset
Kamu bisa mengasah skill melalui berbagai cara, diantaranya:
- Mengikuti kursus offline atau online yang memberikan materi sesuai dengan kebutuhan industri.
- Belajar menggunakan materi di YouTube seperti: The Freelance Writing’s Guide, Matthew Morgan, Mike Nardi, Ashlyn Writes.
- Belajar menggunakan materi di Blog seperti: Smart Blogger, The Write Life, Dream of Travel Writing, Copyblogger.
- Belajar menggunakan materi di Buku seperti: Writing That Works, The Boron Letters, The Adweek Copywriting Handbook.
- Belajar menggunakan materi di Podcast seperti: The Copywriter Club, Write-minded, The Writer Files, Beautiful Writers Podcast.
Mulai Menulis
Mempelajari teorinya saja tidak cukup jika kamu ingin terjun berkarier di bidang freelance writing, oleh karena itu setelah memahami teorinya, kamu harus mulai latihan menulis. Kini ada banyak platform yang bisa kamu jadikan wadah untuk mengasah kemampuan menulismu. Berikut rekomendasi platform menulis yang cocok untuk pemula:
- Blogspot
- WordPress
- Medium
- Wix
- Contently
Perlu diingat, seiring dengan latihan menulis, kamu juga harus konsisten membaca, mulai dari membaca blog penulis lain dengan berbagai topik, membaca buku fiksi atau nonfiksi, hingga baca berita di internet. Dari membaca ini kamu juga akan mendapatkan banyak kosakata baru untuk ditulis sehingga tulisan kamu akan lebih bervariasi dan nantinya kamu akan terbiasa jika harus mengerjakan berbagai project freelance writing dengan topik yang bermacam-macam.
Bangun Portofolio
Setelah kamu membuat cukup banyak tulisan di blog, kamu bisa mengkurasi tulisan-tulisan tersebut dan pilih beberapa tulisan terbaik yang kamu buat untuk jadi modal portofolio. Biasanya, portfolio freelance writing itu berisi:
- Identitas diri mulai dari nama, kontak yang bisa dihubungi, hingga media sosial yang relevan
- Informasi karier jika kamu sebelumnya pernah bekerja full time writer sebagai freelance writer
- Tulisan favorit yang pernah kamu buat atau yang paling sukses beserta penjelasannya
- Penjelasan mengenai proses kreatif saat kamu menulis dengan format study case
- Penjelasan mengenai spesialisasi, skill, dan tools yang kamu kuasai
Jika saat ini kamu belum punya sama sekali hasil kerja dengan klien tertentu, kamu bisa mulai menulis di salah satu platform portofolio untuk mengasah kemampuan menulis dan mengumpulkan portofolio tulisan. Berikut rekomendasi platform untuk kamu membuat portofolio:
Dan berikut contoh portofolio writer terkenal yang bisa kamu jadikan referensi:
Bangun Professional Branding
Professional branding merupakan kesan atau persepsi diri yang diciptakan untuk ranah profesional. Misalnya, kamu sering menulis mengenai isu lingkungan, jika hal tersebut dilakukan secara konsisten, maka pembaca atau klien akan memberikan kesan kepada kamu sebagai penulis yang concern dengan isu lingkungan. Membangun professional branding sangat penting agar bisa dikenali oleh klien dan dipercaya oleh mereka. Berikut cara untuk membangun professional branding:
- Tetapkan citra yang ingin dikenali
- Cari tau keunikan diri
- Asah keterampilan
- Tunjukkan citra diri
- Gunakan sosial media sebagai platform untuk menunjukan citra diri
Apply di Situs Freelance
Setelah kamu merasa siap memiliki modal sebagai freelance writer, kamu bisa mulai mencari situs freelancer untuk menawarkan jasa kepada para client atau perusahaan. Biasanya, jika masih pemula di bidang freelance writing cukup sulit untuk kamu mendapatkan tawaran duluan dari client, maka dari itu kamu bisa mencari sendiri dulu client di berbagai situs freelancer terpercaya seperti:
Selain di platform freelance, kamu juga bisa mencari peluang freelance writing di berbagai job platform terkenal seperti Glints, Jobstreet, Linkedin, dan lain sebagainya.
Perluas Networking
Terakhir tak kalah penting, cara menjadi freelance writing adalah memperluas networking. Dengan memperluas networking antara sesama penulis, kamu bisa mendapatkan banyak info mengenai job hingga info lain terkait dunia penulisan. Kamu bisa memperluas networking dengan mengikuti komunitas seperti:
BACA JUGA: Tips dan Contoh Portofolio Content Writer
Kesimpulan
Menjadi freelance writer adalah pilihan karier yang semakin diminati karena menawarkan fleksibilitas, potensi penghasilan yang menjanjikan, dan peluang kerja yang luas di berbagai sektor. Tidak hanya cocok sebagai pekerjaan sampingan, profesi ini juga bisa menjadi sumber penghasilan utama jika ditekuni dengan serius. Dengan sistem kerja yang bisa dilakukan dari mana saja dan waktu yang fleksibel, freelance writer cocok untuk kamu yang ingin punya work-life balance tanpa terikat rutinitas kantor.
Tugas seorang freelance writer ternyata lebih dari sekadar menulis. Seorang freelance writer harus mampu melakukan riset, memahami brief klien, menyesuaikan gaya penulisan dengan tujuan konten, hingga mengoptimalkan artikel agar ramah SEO. Selain itu, writer juga perlu punya kemampuan komunikasi yang baik dan bisa mengatur waktu secara mandiri. Jenis-jenis pekerjaan di bidang ini pun beragam, mulai dari copywriting, SEO writing, UX writing, hingga technical writing yang semuanya bisa dijalani oleh lulusan berbagai jurusan.
Buat kamu yang tertarik menekuni dunia freelance writer, kuncinya adalah terus belajar, banyak latihan, dan membangun portofolio yang solid. Pelajari skill dasar menulis, mulai menulis di blog pribadi, bangun branding diri, lalu promosikan jasamu di platform freelance terpercaya. Jangan lupa juga untuk bergabung di komunitas penulis agar bisa memperluas relasi dan peluang kerja. Dengan konsistensi dan strategi yang tepat, bukan tidak mungkin kamu bisa menjadikan freelance writer sebagai karier profesional jangka panjang.
BACA JUGA: Tips Terbaik Mengoptimalkan AI Copywriting
Rekomendasi Kursus Untuk Jadi Freelance Writing
Kabar baiknya, jika kamu saat ini tertarik untuk menjadi freelance writing, kamu bisa memulai langkah dengan mengikuti Digital Writing Camp Pertama di Indonesia yang diadakan oleh Digital Skola. Di kelas ini, kamu akan dapat bimbingan langsung dari 6 mentor expert mengenai profesi writing dengan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri selama 8 sesi, kamu juga akan dapat fasilitas:
- Portfolio coaching
- Review project and portfolio 1-on-1
- Digital Writer Career Assessment
- Digital Writer Expert Mentoring Session
- Professional branding
- Komunitas Digital Skola on Discord
Dengan modul yang terstruktur sesuai permintaan industri, dukungan penuh dari mentor, dan ekosistem komunitas yang solid, Digital Writing Camp akan menjadi langkah terbaik untuk mengakselerasi kariermu sebagai freelance writer!
FAQ
1. Apa tools yang sering digunakan oleh freelance writer?
Beberapa tools umum antara lain: Google Docs, Grammarly, Hemingway Editor, Surfer SEO, dan Trello .
2. Bisa nggak jadi freelance writer tanpa pengalaman kerja?
Kamu bisa mulai dengan membangun portofolio sendiri lewat blog pribadi atau platform seperti Medium.
3. Apakah freelance writer bisa kerja sambil kuliah?
Bisa. Justru banyak mahasiswa yang memanfaatkan freelance writing sebagai sumber penghasilan tambahan.