HomepageBlogContent Writing Vs Copywriting: Apa Bedanya?
5 min read

Content Writing Vs Copywriting: Apa Bedanya?

Tayang 3 Agustus 2022 Diperbarui: 3 Agustus 2022
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Content Writing VS Copywriting
Content Writing VS Copywriting (Photo by Trent Erwin on Unsplash)

Di era digital saat ini, kemampuan menulis menjadi salah satu keahlian penting yang sangat dibutuhkan. Menulis tidak hanya berperan sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi kunci utama dalam membantu perusahaan mengoptimalkan strategi digital marketing. Dalam dunia bisnis, terdapat berbagai jenis tulisan yang umum digunakan untuk mendukung pemasaran digital, seperti content writing dan copywriting. Meski keduanya sama-sama berkaitan dengan penulisan, content writing vs copywriting sejatinya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Namun, sebelum membahas mengenai perbedaan, kamu perlu tahu dulu bahwa content writing dan copywriting memiliki satu kesamaan, yaitu sama-sama berperan penting bagi kesuksesan suatu bisnis. Tidak hanya sekadar kata-kata yang dirangkai untuk memperkenalkan bisnis pada khalayak, copywriting secara jangka panjang menjadi proyeksi nilai-nilai yang dipegang erat oleh bisnis. Penggunaan copywriting juga dapat menciptakan dampak yang bertahan lama pada audience, dan akhirnya bisa mendorong audience untuk terlibat dalam tindakan yang kita inginkan (Sumber: Godot Media).

Sementara itu, content writing juga tidak kalah penting untuk bisnis, content writing adalah cara paling efektif untuk menargetkan SEO (Search Engine Optimization) untuk menghasilkan prospek, dan menciptakan identitas merek (Sumber: Digital Agency Network). Bahkan, implementasi content writing yang menarik, fokus, dan relevan kepada audience dijamin bisa membantu bisnis mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan (Sumber: IIM SKILLS). 

Lalu, apa perbedaan content writing vs copywriting? Simak terus artikel ini!

BACA JUGA: Panduan Cara Belajar SEO Untuk Pemula

Apa Saja Perbedaan Definisi Content Writing Vs Copywriting?

Content Writing VS Copywriting: Definisi
Content Writing Vs Copywriting (Photo by Acadium)       

Perbedaan paling jelas dari content writing Vs copywriting adalah definisinya. Content writing adalah tulisan yang dibuat dengan tujuan memberikan edukasi atau hiburan kepada audience. Sedangkan, copywriting adalah penulisan yang fokus pada pemasaran atau persuasi yang biasanya berisi ajakan kepada audience untuk melakukan tindakan tertentu.

Content Writing Definition
Definisi Content Writing (Photo by Meghan Monaghan) 

Content writing adalah penulisan yang bertujuan untuk memasarkan brand agar menjangkau target audience, membangun minat, kepercayaan, dan loyalitas, yang memiliki tujuan akhir berupa brand awareness, penjualan, hingga konversi. Contoh dari content writing diantaranya artikel, postingan sosial media, newsletter, dll. Jika dilakukan dengan benar, content writing memiliki kekuatan untuk mengubah pembaca menjadi target pasar dan target pasar menjadi pelanggan. Jadi, tidak bisa disangkal bahwa sangat penting bagi perusahaan untuk konsisten menciptakan konten yang menarik dan bermanfaat (Sumber: Hubspot Blog).

Copywriting Definition
Definisi Copywriting (Photo by Meghan Monaghan) 

Sedangkan copywriting adalah suatu konten atau tulisan yang berisikan informasi mengenai produk atau jasa dari suatu perusahaan yang digunakan untuk memperkenalkan dan mempromosikan kepada masyarakat luas. Copywriting bersifat persuasif atau mempengaruhi pembaca. Hal utama dari copywriting adalah membujuk orang untuk mengambil tindakan baik itu membeli sesuatu, memasukan alat email, menyumbang uang, mengklik tombol, dan lain sebagainya (Sumber: the balance small business).

BACA JUGA: Copywriting: Pengertian dan Tips Efektif

Perbedaan Tujuan Content Writing Vs Copywriting?

Content Writing VS Copywriting: Tujuan
Tujuan Content Writing VS Copywriting (Photo by AVO Agency)

Perbedaan selanjutnya dari content writing vs copywriting adalah tujuan dari pesan yang ingin disampaikan. Content writing biasanya difokuskan untuk memberikan nilai lebih kepada pembaca dengan cara mengedukasi, menginformasikan, atau bahkan menghibur mereka. Tulisan jenis ini sering ditemukan dalam bentuk artikel blog, panduan, atau konten edukatif yang bertujuan membangun hubungan jangka panjang dengan audiens melalui penyampaian informasi yang bermanfaat dan relevan. 

Di sisi lain, copywriting memiliki tujuan yang lebih langsung dan spesifik, yaitu untuk memengaruhi dan mempersuasi pembaca agar melakukan tindakan tertentu seperti membeli produk, mendaftar layanan, atau mengikuti ajakan lainnya. Copywriting dirancang dengan bahasa yang persuasif, memanfaatkan teknik psikologi pemasaran untuk menarik perhatian, membangkitkan minat, dan mengarahkan audiens menuju keputusan yang diinginkan oleh bisnis. Biasanya, copywriting digunakan dalam iklan, landing page, email marketing, dan materi promosi lainnya.

BACA JUGA: Apa Itu SEO? Panduan Dasar untuk Pemula

Perbedaan Aktivitas Content Writing Vs Copywriting

Perbedaan Aktivitas Content Writing Vs Copywriting
Aktivitas Content Writing VS Copywriting (Photo by AVO Agency)

Meskipun keduanya sama-sama menulis, tujuan mereka berbeda sehingga aktivitas yang dilakukan juga tidak sama. Content writer dalam membuat content writing biasanya fokus pada:

  • Riset topik untuk memastikan konten yang dibuat relevan dan informatif
  • Riset keyword dan menerapkan teknik SEO agar tulisan mudah ditemukan oleh mesin pencari dan bisa menjangkau audiens yang lebih luas

Sedangkan copywriter saat menulis lebih banyak melakukan observasi terhadap produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan seperti mengamati keunggulan, kelemahan, serta karakteristik target pasar secara detail. Aktivitas ini bertujuan untuk menyusun tulisan yang tepat dan persuasif sehingga dapat menarik perhatian audiens dan mendorong mereka melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk atau menggunakan jasa. 

BACA JUGA: 20+ Contoh Copywriting yang Banyak Digunakan Bisnis

Perbedaan Media Content Writing Vs Copywriting

Perbedaan Media Content Writing Vs Copywriting
       Media Content Writing Vs Copywriting (Photo by Vlada Karpovich on pexels)

Media yang digunakan saat mempublikasikan content writing dan copywriting pun berbeda. Biasanya content writing dipublikasikan dalam media web atau blog. Contohnya, content writer di Gojek menulis berbagai artikel di blog Gojek:

Contoh Media Content Writer Gojek
           Contoh Media Content Writer Gojek (Source: Blog Gojek)

Sedangkan, copywriting dipublikasikan di poster, web banner, billboard, social media ads, social media campaign, dan lain sebagainya. Contohnya, copywriter di Gojek menulis iklan billboard Gojek:

Contoh Media Copywriter Gojek
Contoh Media Copywriter Gojek (Source: Facebook Gojek Indonesia

BACA JUGA: Roadmap Belajar Copywriting Untuk Pemula

Perbedaan Hasil Tulisan Content Writing Vs Copywriting

Perbedaan Hasil Tulisan Content Writing Vs Copywriting
Hasil Tulisan Content Writing Vs Copywriting (Photo by Vlada Karpovich on pexels)

Hasil tulisan content writing dan copywriting juga berbeda, berikut hasil tulisan content writing:

Artikel Blog Female Daily
Artikel Blog Female Daily (Source: Female Daily) 
Newsletter SEOFOMO
Newsletter SEOFOMO (Source: SEOFOMO)

Lalu, berikut contoh hasil tulisan copywriting:

Konten Media Sosial Wardah
Konten Media Sosial Wardah (Source: Instagram wardahbeauty)
Tagline Indomie
Tagline Indomie (Source: Gatra) 

BACA JUGA: 15 Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik

Perbedaan Tool Content Writing Vs Copywriting

Perbedaan Tool Content Writing Vs Copywriting
 Tool Content Writing Vs Copywriting (Photo by Anete Lūsiņa on Unsplash)

Karena tujuan dan media yang digunakan berbeda, tools yang digunakan saat menyusun content writing dan copywriting pun berbeda. Biasanya, content writer menggunakan bantuan berbagai tools, diantaranya:

Ubersuggest

Digunakan untuk mencari keyword, mendapatkan suggested keyword, melihat kompetitor, mendapatkan ide konten baru, melihat statistik domain, hingga mendapatkan data backlink.

KBBI Daring

Tidak semua content writer bisa mengingat semua kata baku sesuai kaidah ejaan bahasa Indonesia. Oleh karena itu, KBBI Daring bisa membantu content writer untuk mencari kata baku dan maknanya.

Answer Socrates

Tools ini berisikan kumpulan dari ratusan pertanyaan dengan berbagai topik yang sering dicari pengguna Google. Singkatnya, website ini bisa membantumu untuk mencari ide-ide konten berdasarkan topik yang sedang trending di dunia.

Sedangkan tools yang biasa digunakan oleh copywriter adalah:

Google Keyword Planner

Digunakan untuk riset keyword yang bisa membantu copywriter menemukan keyword yang tepat untuk meningkatkan efektivitas iklan. 

Rima Kata

Tools ini biasa digunakan untuk mencari jenis-jenis rima. Walaupun rima biasa digunakan untuk puisi dan pantun, tapi rima juga bisa kamu gunakan untuk membantu copywriting terlihat lebih menarik, lebih mudah diingat, dan lebih persuasif. 

Hashtastic

Menggunakan hashtag di media sosial tidak bisa sembarangan. Kamu bisa menggunakan tools ini untuk membantu kamu menemukan hashtag yang paling populer dan relevan sesuai dengan konten kamu yang buat.

BACA JUGA: 6 Cara Mulai Karier Freelance Writing Untuk Pemula

Bagaimana Prospek Karier Content Writing Vs Copywriting?

Bagaimana Prospek Karier Content Writing Vs Copywriting?
      Prospek Karier Content Writing Vs Copywriting (Photo by Vlada Karpovich on pexels)

Content writer dan copywriter sama-sama memiliki prospek karier yang menjanjikan. Apalagi, di industri digital saat ini semua perusahaan sudah mulai mengoptimalkan strategi digital marketing, dengan kata lain content writer dan copywriter merupakan profesi yang pasti dibutuhkan semua perusahaan. Rata-rata gaji content writer adalah 6-13 juta/bulan (Sumber: Glassdoor). 

Rata-rata gaji content writer

Sedangkan rata-rata gaji copywriter adalah 5-18 juta/bulan (Sumber: Glassdoor). 

Rata-rata gaji copywriter

BACA JUGA: Tips Agar Kamu Tidak Digantikan Copywriter AI 

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan (Photo by Los Muertos Crew on pexels)

Content writing dan copywriting sama-sama memiliki peran penting dalam dunia digital marketing, namun keduanya memiliki fokus dan tujuan yang berbeda. Content writing lebih menitikberatkan pada pembuatan konten yang edukatif dan informatif dengan dukungan riset topik dan SEO agar konten mudah ditemukan dan mampu membangun hubungan jangka panjang dengan audiens. Sementara, copywriting fokus pada penyusunan pesan persuasif yang dirancang untuk mendorong audiens melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk atau mengikuti ajakan promosi, dengan pendekatan observasi mendalam terhadap produk dan target pasar.

Perbedaan tersebut juga tercermin pada media, tools, serta aktivitas yang dilakukan oleh content writer dan copywriter. Content writer biasanya menulis untuk blog, artikel, dan newsletter dengan bantuan tools riset keyword dan bahasa, sedangkan copywriter lebih banyak berfokus pada pembuatan iklan, slogan, dan konten promosi dengan dukungan tools yang membantu membuat tulisan lebih menarik dan persuasif. Baik content writer maupun copywriter memiliki prospek karier yang cerah di era digital, dengan peran yang saling melengkapi dalam strategi pemasaran perusahaan.

BACA JUGA: Future Pacing dalam Copywriting: Kunci Konten Persuasif

Yuk, Belajar Copywriting Bareng Mentor Expert!

Yuk, Belajar Copywriting Bareng Mentor Expert!
  Belajar Copywriting di Digital Skola (Photo by Christina Morillo on Pexels)  

Tertarik mendalami dunia copywriting lebih jauh? Kamu bisa meningkatkan kemampuan copywriting secara intensif dengan mengikuti kelas Strategic Copywriting for Digital Platforms and AI Automation dari Digital Skola. Di kelas ini, kamu akan belajar langsung dari para praktisi berpengalaman, dengan kurikulum yang dirancang khusus sesuai kebutuhan industri saat ini. 

Yang paling menarik, ada sesi khusus mengenai Practice AI Prompt Engineering for Copywriting yang akan memperkaya keterampilanmu dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses copywriting, meliputi:

  • Memahami tentang konsep dan kegunaan prompt engineering
  • Memahami tentang kelebihan dan kekurangan dalam penulisan prompt
  • Memahami struktur prompt engineering
  • Tips penulisan prompt engineering untuk copywriting
  • Memahami penggunaan ChatGPT untuk copywriting
  • Demo dan praktik membuat prompt engineering menggunakan ChatGPT untuk menulis copywriting

FAQ 

1. Mana yang lebih penting, content writing atau copywriting?

Keduanya penting dan saling melengkapi dalam strategi pemasaran digital.

2. Bisakah seorang penulis melakukan content writing dan copywriting sekaligus?

Bisa, asalkan memahami perbedaan tujuan dan teknik penulisan masing-masing.