Tips dan Contoh Portofolio Content Writer

digitalskola

digitalskola

12 Agustus 2023

Ada beberapa pilihan profesi yang bisa kamu tekuni jika kamu memiliki ketertarikan di dunia kepenulisan. Terlebih lagi, di era digital kamu bisa memilih profesi di bidang digital writing seperti copywriter, SEO content writer, UX writer, hingga technical writer. Tentunya, jika kamu ingin berkarier di salah satu profesi tersebut kamu harus menguasai skill dan memiliki portofolio. Contohnya, jika kamu tertarik berkarier di bidang content writing, maka kamu harus mencari contoh portofolio content writer untuk jadi referensi kamu saat membuat portofolio milikmu sendiri.  

Masih banyak yang belum menyadari manfaat dari membuat portofolio jika ingin berkarier sebagai content writer, padahal hal tersebut sangat penting untuk membantu menunjang karier ke depannya. Bahkan, jika kamu coba lihat beberapa lowongan pekerjaan content writer, hampir semua lowongan pekerjaan mensyaratkan untuk melampirkan CV dan juga contoh portofolio content writer yang kamu miliki. Berikut beberapa manfaat lain dari memiliki portofolio content writer:

  1. Menunjukkan profesionalitas terutama saat melamar kerja ke perusahaan
  2. Menunjukkan skill dan berbagai project yang pernah dikerjakan
  3. Membuka potensi untuk mendapatkan klien terutama jika kamu tertarik berkarier sebagai freelance content writer
  4. Menjadi nilai tambah dibanding kandidat lain
  5. Sarana membangun personal branding 
  6. Sarana untuk mengeksplorasi kreativitas

Jika kamu saat ini masih merasa kesulitan membuat portofolio content writer, simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui tips dan contoh portofolio content writer

Tips Portofolio Content Writer

Tips dan Contoh Portofolio Content Writer
          Tips Portofolio Content Writer (Photo by dole777 on Unsplash)

Portofolio sangat krusial saat melamar pekerjaan, oleh karena itu kamu harus pastikan portofolio content writer yang kamu buat mencantumkan beberapa informasi ini:

Informasi Pribadi

Hal pertama yang wajib ada dalam portofolio content writer adalah informasi pribadi atau informasi personal yang berisi biografi singkat mengenai diri kamu dan kehidupan profesional kamu di bidang content writing. Di bagian informasi pribadi setidaknya kamu harus mencantumkan beberapa hal ini: 

  • Nama lengkap dan nama panggilan
  • Latar belakang pendidikan seperti universitas atau pelatihan yang pernah kamu ikuti
  • Sertifikasi yang relevan dengan bidang content writing
  • Penjelasan singkat mengenai ketertarikan kamu di bidang content writing 
  • Prestasi yang relevan dengan bidang content writing 

Skills

Hal kedua yang wajib ada dalam portofolio content writer adalah skills yang kamu miliki yang tentunya relevan dengan bidang content writing. Ada beberapa contoh skills yang biasanya dibutuhkan untuk jadi content writer, diantaranya:

  • Riset dan menulis kreatif
  • Strategi konten
  • Search engine optimization 
  • Social media savvy
  • Online research
  • Editing and proofreading 

BACA ARTIKEL: Belajar Content Writing: Roadmap Untuk Pemula

Tools

Hal ketiga yang wajib ada dalam contoh portofolio content writer adalah tools yang kamu kuasai untuk menunjang karier sebagai content writer, diantaranya:

  • Menulis konten = Google Docs, Microsoft Word, LARK
  • Menyunting konten = KBBI Daring, Typoonline, Rima Kata
  • Mempublish konten = Meta Business Suite, Buffer, Sprout Social, Tweriod
  • Mencari ide konten = BuzzSumo, Answer the Public, Question DB, Google Trends 

Project

Selanjutnya yang paling penting adalah menampilkan project atau karya terbaik yang pernah kamu buat di bidang content writing. Jika kamu memulai dari nol dan belum punya project di bidang content writing, kamu bisa membuat dummy project seperti:

  • Menulis artikel di blog, medium, dan lain sebagainya
  • Jadi kontributor di berbagai media online seperti IDN Times, Fastwork, Mojok.co, UC News, dan lain sebagainya
  • Membuat konten di media sosial seperti Twitter, Instagram, Linkedin, dan lain sebagainya

Informasi Kontak

Terakhir tak kalah penting yaitu mencantumkan informasi kontak dan call-to-action agar orang yang membaca portofolio kamu tertarik untuk menghubungi. Kamu bisa mencantumkan:

  • E-mail dengan nama dan domain yang profesional
  • Nomor telepon atau WhatsApp yang bisa dihubungi
  • Nama akun Linkedin

Contoh Portofolio Content Writer

Contoh Portofolio Content Writer
Contoh Portofolio Content Writer (Photo by Alexander Shatov on Unsplash)

Ada beberapa contoh portofolio content writer yang bisa kamu jadikan referensi, diantaranya:

Contoh Portofolio Content Writer Katy Beskow 

Contoh Portofolio Content Writer Katy Beskow 

Selanjutnya untuk kamu yang tertarik menjadi content writer dengan niche food atau kuliner, misalnya kamu ingin berkarier jadi content writer di perusahaan Food and Beverage, atau menjadi food blogger. Di portfolio-nya, Katy Beskow mencantumkan beberapa hasil tulisannya seperti:

  • Resep masakan dan minuman
  • Buku terkait kuliner 
  • Buku resep
  • Artikel edukasi seputar hidup minimalis
  • Artikel edukasi mengenai vegan food

Oleh karena itu, untuk kamu yang ingin portfolionya variatif berisi tulisan-tulisan terkait kuliner, kamu bisa cek langsung portofolio Katy Beskow.

Contoh Portofolio Content Writer Alice Lemée

Contoh Portofolio Content Writer Alice Lemée

Jika kamu tertarik ingin menjadi freelance writer, kamu bisa jadikan portofolio Alice Lemée sebagai referensi. Ada beberapa poin di portofolionya yang bisa kamu contoh:

  • Informasi diri = Terdiri dari foto diri, perkenalan diri yang terdiri dari nama lengkap, profeis, bidang yang ditekuni, skill yang dikuasai dan informasi mengenai pendidikan atau sertifikasi yang dimiliki
  • Detail terkait services = Daftar jasa yang kamu sediakan atau jenis project yang bisa kamu kerjakan, harga untuk masing-masing jasa yang kamu sediakan, gambaran singkat terkait proses pengerjaan project
  • Showcase hasil project  = Contoh hasil kerja atau project yang pernah dikerjakan. Jika belum punya pengalaman, kamu bisa menunjukkan dummy project, project organisasi, project dari hasil bootcamp, dan lain sebagainya
  • Testimoni = Feedback positif dari client atau testimoni dari atasan dan daftar nama-nama perusahaan yang pernah bekerjasama dengan kamu
  • Call To Action = Ajakan untuk calon client atau recruiter agar bekerja sama dengan kamu

Di portofolio Alice Lemée juga kamu bisa mendapatkan referensi berbagai tulisan yang bisa dimasukan ke portoflio seperti:

  • Longform content = Case studied, artikel blog, newsletters 
  • Website copy = Landing pages, about us pages
  • Short form content = Welcome emails, ghostwriting

Kamu bisa cek portofolionya di sini. 

BACA JUGA: Content Writer Adalah: Definisi Hingga Prospek Karier

Contoh Portofolio Content Writer Colleen Fisher Tully

Contoh Portofolio Content Writer Colleen Fisher Tully

Untuk kamu yang ingin berkarier menjadi freelance content writer dengan berbagai niche, kamu bisa jadikan portofolio Collen Fisher Tully sebagai referensi. Ada beberapa kategori niche content writing yang dibuat oleh Colleen Fisher Tully, diantaranya:

  • Health article 
  • Finance article
  • Lifestyle article 
  • Tech article
  • Cannabis and Psychedelics article
  • Food and beverage article

Kamu bisa cek portofolionya di sini.

Contoh Portofolio Content Writer Pamela Rosen

Contoh Portofolio Content Writer Pamela Rosen

Portofolio Pamela Rosen bisa dijadikan referensi untuk kamu yang ingin berkarier menjadi content writer untuk kebutuhan B2B atau B2C. Di portfolionya ada beberapa jenis kategori tulisan, diantaranya:

  • Case studies atau datasheets
  • Short form
  • Ghostwriting
  • Blog posts
  • eBooks

Kamu bisa cek portofolionya di sini.

Contoh Portofolio Content Writer Muriel Vega

Contoh Portofolio Content Writer Muriel Vega

Portfolio Muriel Vega bisa jadi referensi untuk kamu yang ingin memiliki portofolio yang simple namun tetap menarik. Selain itu, ada banyak hasil tulisan Muriel Vega dengan berbagai niche yang bisa kamu jadikan referensi, diantaranya: 

  • Tech and workplace
  • People and arts
  • Travel
  • Food
  • Essays
  • Press
  • Magazine
  • Newsletter

Kamu bisa cek portofolionya di sini.

Contoh Portofolio Content Writer Aulia Aristawaty

Contoh Portofolio Content Writer Aulia Aristawaty

Selanjutnya referensi portfolio milik Aulia Aristawaty yang dibuat menggunakan CakeResume. Untuk kamu yang saat ini masih fresh graduate dan tertarik untuk berkarier jadi content writer, portfolio milik Aulia ini bisa jadi referensi.  Di portofolio ini, kamu bisa mencontek struktur portofolionya yang terdiri dari:

  • Ringkasan diri 
  • Project yang pernah dikerjakan
  • Sertifikat yang berkaitan dengan penulisan

Kamu bisa cek portofolionya di sini.

Contoh Portofolio Content Writer Tasha Anindita 

Contoh Portofolio Content Writer Tasha Anindita 

Selanjutnya referensi portfolio milik Tasha Anindita yang dikurasi menggunakan Milkshake. Di portofolio milik Tasha, ada beragam project yang pernah dikerjakan seperti:

  • Bite-sized content
  • Article

Kamu bisa cek portofolionya di sini.

Contoh Portofolio Content Writer Mirqotul Aliyah 

Contoh Portofolio Content Writer Mirqotul Aliyah 

Selanjutnya referensi portfolio milik alumni kelas SEO Content Writing Digital Skola yaitu Mirqotul Aliyah. Berikut outline dari portfolio milik Mirqotul:

  • Informasi diri
  • Ringkasan diri
  • Statistik blog dari hasil tulisan Mirqotul Aliyah
  • Beragam yang sudah pernah dibuat 
  • Pengalaman kerja
  • Penawaran, alur kerja, hingga syarat dan ketentuan kerjasama
  • Kontak pribadi

Kamu bisa cek portofolionya di sini. Jika kamu tertarik untuk melihat berbagai referensi portofolio content writing buatan alumni kelas Digital Skola, kamu bisa cek di sini:

Portofolio alumni Digital Skola

BACA JUGA: Apa Peran Content Writer Untuk Content Marketing?

Praktik Buat Portofolio Content Writer 

Praktik Buat Portofolio Content Writer 
Praktik Buat Portofolio Content Writer (Photo by Brett Jordan on Unsplash)

Jika kamu saat ini masih merasa kesulitan untuk membuat portofolio content writer, maka kamu bisa ikut kelas Mini Bootcamp SEO Content Writing dari Digital Skola. Di kelas ini kamu akan belajar strategi dan teknik penulisan artikel dengan pendekatan SEO. Pelajari teknik keyword research, struktur artikel SEO, konsep EEAT hingga tools yang penting digunakan dalam proses penulisan artikel SEO friendly. Berikut outline materi yang akan kamu pelajari: 

  • Pengenalan SEO Content Writing
  • Fundamental SEO Content Writing
  • Penambahan Value pada Konten SEO
  • Tipe-tipe Konten SEO dan Cara Penulisannya
  • Artikel SEO-Friendly
  • Dashboard WordPress
  • Professional Portfolio Building
  • Final Project Presentation

Di sesi materi Professional Portfolio Building, kamu akan lebih dalam mempelajari cara membuat portfolio content writing. Berikut detail-nya: 

  • Mengetahui pentingnya portofolio bagi SEO Content Writer
  • Memahami cara membuat portofolio bagi pemula
  • Memahami cara untuk melakukan kurasi karya untuk portofolio
  • Mengetahui referensi situs web membuat portofolio yang mudah & praktis
  • Mengetahui tips mempublikasikan karya bagi pemula
  • Best practice portfolio SEO Content Writer yang menarik
  • Tips berkarir sebagai SEO Content Writer secara full time dan freelance bagi pemula
  • Praktik membuat portofolio sebagai SEO Content Writer

Cari tahu info lengkapnya dengan klik button di bawah ini!

Artikel Rekomendasi