UX Writer: Definisi, Hasil Tulisan, Hingga Prospek Karier

digitalskola

digitalskola

11 November 2023

Mungkin kamu selama ini sudah tidak asing dengan profesi copywriter, content writer, hingga technical writer. Tapi, apakah kamu pernah mendengar profesi UX writer? Profesi ini termasuk profesi di bidang digital writer yang kini makin populer seiring dengan berkembangnya industri digital. Sebenarnya tugas utama UX writer adalah membuat UX writing berupa microcopy untuk website, aplikasi, software dan berbagai bentuk produk lainnya untuk membantu pengguna agar lebih mudah saat menggunakan produk-produk digital tersebut. 

Berbeda dengan copywriter dan SEO content writer yang lebih sering kolaborasi dengan tim pemasaran, lalu technical writer yang lebih banyak kolaborasi dengan tim developer dan legal, UX writer lebih sering kolaborasi bareng tim UX researcher, UI designer, UX designer, dan developer.  Kolaborasi ini bertujuan agar UX writer bisa menulis UX writing yang konsisten dengan brand voice produk digital yang sedang dikembangkan perusahaan. Selain itu UX writer juga memiliki beberapa goals, seperti:

  • Tulisan yang dibuat harus bisa memudahkan pengguna saat menggunakan website, aplikasi, atau produk digital lainnya
  • Tulisan yang informatif dan mudah dipahami oleh pengguna
  • Tulisan yang sesuai dengan ciri khas produk digital yang ditawarkan

Untuk kamu yang baru mendengar profesi UX writer atau sedang tertarik dengan profesi ini. Maka kamu wajib simak artikel ini sampai akhir untuk tau profesi UX writer secara lengkap!

BACA JUGA: 8 Contoh Copywriting yang Banyak Digunakan Bisnis

UX Writer: Tanggung Jawab dan Hasil Tulisan UX Writer

UX Writer: Tanggung Jawab dan Hasil Tulisan UX Writer
UX Writer (Photo by John Schnobrich on Unsplash)

UX writer memiliki beberapa tanggung jawab seperti:

Melakukan Riset

Riset merupakan tanggung jawab utama dari seorang UX writer untuk membantu proses pengembangan produk. Tanpa riset yang mumpuni, UX writer akan kesulitan membuat tulisan yang relevan dengan pelanggan. Bahkan, bagi UX writer riset merupakan tahapan pertama yang harus dijalankan sebelum menulis, kira-kira seperti ini tahapannya:

  • Memahami alur pengerjaan
  • Riset kebutuhan pengguna
  • Riset tujuan bisnis yang ingin dicapai
  • Riset tujuan aplikasi yang ingin dicapai

Dengan hasil riset ini nantinya UX writer akan bisa berempati dan menulis copy yang benar-benar membantu pengguna dan menjadi solusi bagi pengguna. 

Berkolaborasi dengan Tim 

Seorang penulis UX tentunya tidak sendirian. Profesi ini akan banyak berkolaborasi dengan UX researcher, UI designer, UX designer, dan developer. Maka dari itu, seorang penulis UX juga dituntut untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar ide-ide yang dimiliki bisa mudah dipahami oleh semua team bahkan orang yang tidak memiliki pengetahuan teknis mengenai produk yang sedang dikembangkan. 

Menulis

Seperti penjelasan sebelumnya, penulis UX adalah sosok yang bertugas menulis UX untuk produk-produk digital. Namun, perlu diketahui berbeda dengan profesi writer lainnya, penulis UX dituntut untuk bisa menulis copy yang informatif tapi tidak over informatif, alias harus menggunakan kata yang minim tapi bisa dipahami oleh pengguna. Tanpa disadari, kamu pasti sering menemukan hasil dari tulisan seorang penulis UX, seperti: 

Push Notification 

Pernah mendapatkan notifikasi dari aplikasi yang kamu dimiliki di smartphone? Nah, itu adalah contoh dari hasil tulisan penulis UX yaitu push notification. Berbeda dengan notifikasi pesan yang biasanya dikirimkan oleh temanmu, push notification dikirim oleh aplikasi agar kamu tertarik dengan produk yang mereka tawarkan. Contohnya, di smartphone kamu ada aplikasi streaming film, lalu aplikasi tersebut memberi notifikasi yang berisi ajakan untuk menonton film yang sedang populer. 

Error Notification 

Pernah gak kamu saat membuka halaman tertentu di internet lalu muncul pesan error atau sejenisnya? Pesan tersebut merupakan contoh penulis UX yang dibuat oleh penulis UX. Tujuan dari tulisan ini adalah memberitahu pengguna bahwa website tersebut sedang mengalami kendala atau maintenance. 

Chatbot 

Saat kamu berkomunikasi dengan customer service dari suatu brand, mungkin kamu akan bertemu dengan chatbot. Nah, tulisan yang otomatis muncul alias chatbot merupakan hasil penulis UX yang dibuat oleh penulis UX untuk menjadi digital assistant produk digital tersebut. 

Action Button 

Selanjutnya contohpenulis UX yang biasa ditemukan sehari-hari adalah action button di suatu aplikasi. Contohnya di aplikasi Gojek ada banyak fitur-fitur di interface seperti button atau fitur menu lainnya. Tulisan di action button tersebut merupakan hasil tulisan UX

Instruksi Aplikasi atau Website 

Saat kamu menggunakan aplikasi tertentu, biasanya kamu akan menemukan panduan atau guides yang bisa jadi instruksi atau panduan kamu dalam menggunakan aplikasi tersebut. Nah, instruksi tersebut merupakan hasil tulisan UX yang bertujuan untuk membantu pengguna agar bisa menggunakan produk digital dengan baik. 

UX Writer: Skill UX Writer

UX Writer: Skill UX Writer
UX Writer (Photo by John Schnobrich on Unsplash)

Karena tanggung jawabnya yang sangat krusial untuk perusahaan maka untuk bisa jadi penulis UX juga kamu perlu menguasai berbagai skill, diantaranya:

Kemampuan Menulis

Tentu skill yang paling utama adalah menulis karena penulis UX sehari-harinya akan menulis. Maka dari itu, kamu harus bisa memahami tata bahasa dan menulis untuk konteks UX karena prinsip menulis penulis UX berbeda dengan profesi penulis lain seperti copywriter atau content writer. Kamu harus bisa menulis dengan kata-kata yang jelas, konsisten, ringkas, dan bermanfaat bagi pengguna.

Kemampuan Riset

Karena salah satu tanggung jawab penulis UX adalah riset pengguna dan produk, maka kamu juga harus memiliki kemampuan riset. Mengutip Coursera, riset yang dimaksud adalah:

  • User testing
  • A/B testing
  • Card sorting
  • Metode riset UX

BACA JUGA: Digital Writing Camp Indonesia Pertama by Digital Skola

Framework UX Writing

Umumnya UX writer harus bisa menggunakan framework penulis UX seperti:

  • Problem = Masalah yang dihadapi pengguna
  • Approach = Pendekatan untuk pengguna
  • Solution = Solusi untuk pengguna

Dengan framework ini nantinya UX writer akan bisa menulis dengan user journey dan user persona yang sesuai. 

User Experience 

User experience dalam aspek paling penting dalam pengembangan produk digital seperti aplikasi, website, dan produk digital lainnya. Seorang penulis UX harus bisa memahami user experience alias perasaan dari pengguna saat menggunakan produk digital. Perasaan ini bisa terlihat dari kenyamanan pengguna saat memakai produk digital dengan lebih mudah dan menyenangkan. 

UX Writing: Tools UX Writer

Untuk memudahkan pekerjaan, seorang UX writer juga harus bisa menguasai berbagai tools UX writing seperti: 

  • Google Trends = Mencari tahu kata yang sedang banyak digunakan oleh target pengguna
  • Miro = Membuat perencanaan dan prototype
  • Hemingway Editor = Memastikan pengguna bisa memahami teks yang ada di produk
  • Sketch = Memastikan tampilan teks dalam interface agar mudah dibaca pengguna
  • KBBI Daring = Mencari padanan kata yang tepat
  • Whimsical = Membuat flowchart 
  • Frontitude = Mengelola teks UX dan berkolaborasi dengan designer  
  • User Interview = Membuat survei pengguna

Prospek Karier UX Writer

Jika kamu cek di berbagai job platform, kamu pasti akan menemukan banyak lowongan UX writer dari berbagai perusahaan termasuk perusahaan besar hingga perusahaan internasional. Selain itu, rata-rata gaji UX writer juga tergolong besar. Mengutip Glassdoor, berikut kisaran gaji UX writer:

  • 0-1 tahun pengalaman = 5-12 juta/bulan
  • 1-3 tahun pengalaman = 6 – 20 juta/bulan
  • 4-6 tahun pengalaman = 10-23 juta/bulan

Mulai Jadi UX Writer dari Nol

Mulai Jadi UX Writer dari Nol
UX Writer (Photo by LinkedIn Sales Solutions on Unsplash)

Kalau kamu tertarik untuk berkarier di bidang ini, kamu bisa mulai dengan belajar dari 0 bareng mentor expert di kelas Writing Camp Digital Skola. Di kelas ini kamu akan diajarkan mengenai:

  • Mengenal UX writing
  • Framework UX Writing
  • Tugas, tanggung jawab dan skillset
  • Prinsip dasar dan komponen UI dalam UX Writing
  • UX writer tools & skenario
  • Workflow UX writer
  • Career preparation

Gak hanya itu, kamu juga akan belajar mengenai SEO content writing, copywriting, dan tech writing, dibantu membuat portofolio sebagai digital writer dan akan ada assesment untuk melihat kecocokan antara potensi dan spesialisasi karier kamu di dunia digital writing. Klik button di bawah ini untuk info lengkapnya!

Artikel Rekomendasi