HomepageBlogApa Itu Data Entry? Tugas, Skill, Hingga Bocoran Gaji 
5 min read

Apa Itu Data Entry? Tugas, Skill, Hingga Bocoran Gaji 

Tayang 30 Desember 2023 Diperbarui: 23 Januari 2026
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Apa Itu Data Entry?
Apa Itu Data Entry? (Photo by Windows on Unsplash)

Berbicara mengenai profesi yang pekerjaannya berkaitan dengan data, kini ada banyak pilihan karier data yang bisa kamu jadikan pilihan. Salah satu pilihan karier di bidang data yang tergolong beginner friendly dan skill-nya bisa dipelajari oleh siapa saja adalah profesi data entry. Meski sering terdengar, masih banyak orang yang belum benar-benar memahami apa itu data entry dan bagaimana perannya dalam operasional bisnis. Tak jarang pula profesi ini disamakan dengan admin, padahal keduanya memiliki fokus pekerjaan yang berbeda.

Fakta menariknya, profesi data entry disebut-sebut sebagai profesi yang cocok untuk dilakukan oleh siapa saja mulai dari lulusan SMA, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga, karena selain skill-nya mudah dipelajari, ada banyak peluang freelance untuk data entry dari perusahaan lokal di Indonesia hingga perusahaan luar yang tidak memberikan syarat latar belakang pendidikan atau umur tertentu, dengan kata lain profesi ini fokus pada penguasaan skill. Tertarik berkarier jadi data entry? Simak artikel ini sampai akhir!

Apa Itu Data Entry?

BACA ARTIKEL: Data Entry Adalah: Definisi dan Penjelasan Lengkap

Apa Itu Data Entry?

Definisi Data Entry
Apa Itu Data Entry? (Photo by Windows on Unsplash)

Data entry adalah profesi yang bertanggung jawab untuk input dan memperbarui data ke dalam layanan elektronik atau basis data. Tugasnya melibatkan pengambilan data dari berbagai sumber untuk dimasukkan ke dalam format yang sesuai dengan penggunaan atau penyimpanan perusahaan. 

Contoh mudahnya, misalnya kamu bekerja sebagai data entry freelance di perusahaan skincare bernama Digital Glow, setiap harinya perusahaan menerima kiriman barang berupa produk yang harus segera direkap datanya:

  • Nama produk = Digital Glow Serum, Digital Glow Night Cream, Digital Glow Day Cream, dan lain sebagainya
  • Jenis produk = Serum wajah, krim malam, krim pagi, dan lain sebagainya
  • Tanggal produksi = 22 Desember 2023, 24 Desember 2023, 26 Desember 2023, dan lain sebagainya
  • Tanggal expired = 22 Desember 2025, 24 Desember 2025, 26 Desember 2025, dan lain sebagainya

Kamu sebagai data entry freelance di perusahaan Digital Glow akan bertugas untuk input data-data tersebut ke database perusahaan Digital Glow. 

BACA ARTIKEL: Mengenal Profesi Data Entry Clerk

Apa Saja Tugas Data Entry? 

Apa Saja Tugas Data Entry? 
Apa Saja Tugas Data Entry?  (Photo by Windows on Unsplash)

Tak hanya input data perusahaan saja, berikut beberapa tugas dan tanggung jawab data entry: 

  1. Memasukkan Data

Tugas utama seorang data entry adalah memasukkan data ke dalam database atau sistem komputer perusahaan. Biasanya, data yang akan kamu input bisa berbagai macam bentuk mulai dari:

  • Teks
  • Angka

Hingga informasi lainnya yang relevan dengan pekerjaan atau bisnis yang bersangkutan. 

  1. Koreksi dan Verifikasi Data

Data entry juga bertanggung jawab untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan yang ada pada data yang akan dimasukkan. Data entry harus bisa memastikan data yang dimasukkan sudah diverifikasi dengan benar sesuai dengan pedoman yang sudah diberikan perusahaan.

  1. Menjaga Kerahasiaan Data

Biasanya, setiap perusahaan akan memiliki kebijakan privasi dan keamanan yang berbeda-beda. Maka dari itu, jika menjadi data entry freelance, kamu harus bisa menjaga kerahasiaan data sesuai dengan kebijakan privasi dan keamanan yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan. 

  1. Mengatur Data

Data entry juga bertanggung jawab untuk mengatur data yang sudah dimasukkan ke dalam sistem komputer atau database perusahaan. Biasanya, data entry akan mengatur data dengan cara:

  • Mengkategorikan data
  • Mengindeks data
  • Mengelompokkan data
  1. Kolaborasi dengan Tim

Meskipun pekerjaan data entry sebenarnya bisa dilakukan secara mandiri, tetapi seringkali data entry juga perlu bekerjasama dengan tim lain. Biasanya, data entry akan berkolaborasi dengan tim lain untuk memastikan data yang sudah dimasukkan sesuai.

  1. Melakukan Transkrip Data

Tugas dari data entry yang lainnya adalah melakukan transkrip data yaitu proses memindahkan data dalam bentuk audio, video, hingga gambar ke format tertulis atau teks secara lengkap tanpa mengubah baik itu menambahkan atau mengurangi informasi yang ada di dalamnya. 

  1. Menyiapkan Laporan dari Data

Biasanya, data entry juga akan diminta oleh departemen yang ada di perusahaan untuk menyiapkan laporan yang relevan sesuai dengan kebutuhan departemen terkait. Untuk menyiapkan laporan ini, data entry bisa membuat visualisasi dari data-data yang sudah dimasukkan sebelumnya. 

  1. Menguji Sistem Database

Biasanya, jika kamu berkarier jadi data entry full time di suatu perusahaan, maka perusahaan akan melakukan pembaruan perangkat lunak untuk bekerja. Di sini, sebagai data entry kamu akan berperan untuk menguji sistem database. 

BACA JUGA: Remote Working Indonesia: 18 Situs Terbaik

Apa Saja Skill yang Diperlukan Data Entry? 

Apa Saja Skill yang Diperlukan Data Entry?
Apa Saja Skill yang Diperlukan Data Entry? (Photo by Windows on Unsplash)

Fun fact, profesi data entry termasuk profesi yang skill-nya mudah dipelajari oleh pemula. Berikut beberapa skill yang harus kamu kuasai:

  1. Mengoperasikan Komputer

Skill utama yang harus dimiliki data entry adalah mengoperasikan komputer dengan baik. Karena tak bisa dipungkiri pekerjaan data entry akan banyak berkaitan dengan komputer. 

  1. Mengetik Cepat

Skill penting yang harus dimiliki data entry adalah mengetik cepat dan cermat karena setiap harinya data entry akan bertugas untuk memasukkan data dalam jumlah yang sangat banyak dan dalam waktu yang singkat. 

  1. Attention to Detail

Skill penting lainnya adalah attention to detail karena data yang dimasukkan data entry ke sistem komputer atau database perusahaan nantinya akan digunakan perusahaan untuk mengambil tindakan selanjutnya. Bayangkan jika kamu salah memasukkan data, maka bisa jadi kamu akan menimbulkan kerugian bagi perusahaan. 

  1. Microsoft Word atau Google Docs

Data entry harus bisa menggunakan software pengolah kata seperti Microsoft Word atau Google Docs untuk membantu kamu memasukkan data berupa teks. 

  1. Microsoft Excel atau Google Sheets

Tidak cukup bisa rumus basic Microsoft Excel saja, untuk bisa jadi freelance data entry yang dicari industri itu kamu harus menguasai Microsoft Excel hingga level advanced.

  1. Sistem Internal Perusahaan

Biasanya, setiap perusahaan akan memiliki sistem internal yang berbeda-beda, oleh karena itu penting untuk kamu sebelum melamar pekerjaan data entry memperhatikan job description termasuk software yang akan digunakan di masing-masing. 

BACA JUGA: Apa Itu Public Speaking: Manfaat, Jenis, dan Tips Menguasainya

Apa Saja Jenis Pekerjaan Data Entry?

Apa Saja Jenis Pekerjaan Data Entry?
Apa Saja Jenis Pekerjaan Data Entry? (Photo by Windows on Unsplash)

Mengutip Indeed, ada dua jenis pekerjaan data entry, yaitu:

  1. Data Entry Remote

Jenis pertama adalah data entry yang bekerja secara remote atau kerja dari mana saja. Ada banyak kelebihan jika kamu memilih jenis pekerjaan ini:

  • Bisa bekerja dari mana saja
  • Jam kerja fleksibel
  • Gaji dibayar setiap project selesai
  • Bisa punya banyak penghasilan karena bisa sekaligus kerja atau ambil client lain
  1. Data Entry In-house

Selanjutnya adalah data entry in-house yaitu mereka yang bekerja secara full time di sebuah perusahaan. Ada beberapa kelebihan dari jenis pekerjaan ini, seperti:

  • Punya satu penghasilan yang jelas
  • Kesempatan dapat berbagai tunjangan
  • Kesempatan dapat bonus 
  • Bekerja secara tim

BACA JUGA: 10 Contoh Deskripsi Diri di CV yang Menarik Perhatian HRD

Apa Saja Jenis Role Data Entry? 

Apa Saja Jenis Role Data Entry?
Apa Saja Jenis Role Data Entry? (Photo by Samuel Sianipar on Unsplash)

Jika kamu coba explore di berbagai job platform, kamu akan menemukan beberapa role terkait data entry yang lebih spesifik sesuai dengan jobdesk-nya, berikut beberapa diantaranya:

  1. Data Entry Clerk

Data entry clerk bertanggung jawab melakukan input data numerik maupun alfabetik ke dalam sistem, database, atau spreadsheet perusahaan. Data yang diinput bisa berasal dari berbagai sumber, seperti formulir, laporan, hingga dokumen internal. Profesi ini menuntut ketelitian tinggi karena kesalahan kecil pada data dapat berdampak pada proses bisnis selanjutnya.

  1. Data Entry Keyer

Data entry keyer memiliki fokus utama pada penyalinan data dari bentuk hardcopy ke dalam sistem komputer. Tugasnya mencakup mengetik ulang dokumen fisik, melakukan pemindaian (scan) dokumen, serta memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan sumber aslinya. Kecepatan mengetik dan akurasi menjadi skill penting dalam role ini.

  1. Transcriptionist

Transcriptionist bertugas mentranskrip rekaman audio maupun video ke dalam bentuk dokumen tertulis. Rekaman yang ditranskrip dapat berupa wawancara, rapat, podcast, hingga materi pelatihan. Selain kemampuan mengetik cepat, profesi ini juga membutuhkan kemampuan mendengar dengan baik serta pemahaman bahasa yang kuat agar hasil transkrip tetap akurat.

  1. Proofreader

Proofreader berperan melakukan pemeriksaan ulang terhadap dokumen yang telah dibuat atau diinput. Fokus utamanya adalah memastikan tidak ada kesalahan tata bahasa, ejaan, maupun tanda baca. Dalam beberapa kasus, proofreader juga memastikan konsistensi format dan penulisan agar dokumen terlihat lebih profesional dan mudah dipahami.

  1. Word Processor atau Typist

Word processor atau typist bertugas membantu pembuatan berbagai dokumen tertulis, mulai dari laporan, surat, hingga korespondensi bisnis lainnya. Selain mengetik, role ini juga sering mencakup pengaturan format dokumen sesuai standar perusahaan. Oleh karena itu, penguasaan aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word menjadi skill utama yang dibutuhkan.

BACA JUGA: 15 Contoh Materi Public Speaking untuk Pemula hingga Profesional

Berapa Gaji Data Entry?

Berapa Gaji Data Entry?
Berapa Gaji Data Entry? (Photo by Mufid Majnun on Unsplash)

Di Indonesia rata-rata gaji data entry full time kisaran 4-17jt/bulan (Source: Glassdoor). Mengutip Glassdoor 14 Januari 2026, berikut bocoran gaji data entry full time di beberapa perusahaan Indonesia:

  • Grab = 4,6-6 jt/bulan
  • The Global Fund = 4,5-5jt/bulan
  • Traveloka = 6-7jt/bulan
  • Bank Indonesia = 8-9jt/bulan
  • Kalbe Nutritionals = 4-5jt/bulan

Lalu, mengutip Indeed, ZipRecruiter, dan Upwork, berikut kisaran gaji data entry freelance:

  • Data Entry Clerk = Mulai dari Rp. 281rb/project
  • Data Entry Keyer = Mulai dari Rp. 294rb/project
  • Transcriptionist = Mulai dari Rp. 232rb/project
  • Proofreader =  Mulai dari Rp. 248rb/project
  • Word Processor/Typist = Mulai dari Rp. 201rb/project

BACA JUGA: 10 Contoh Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris untuk Berbagai Situasi

Di Mana Rekomendasi Mencari Lowongan Data Entry?

Peluang Kerja dan Situs Lowongan Data Entry Adalah
Di Mana Rekomendasi Mencari Lowongan Data Entry? (Photo by Jenny Ueberberg on Unsplash)

Berikut beberapa rekomendasi situs lowongan kerja untuk mencari lowongan data entry:

  1. Linkedln = Lowongan data entry berdasarkan lokasi, range gaji, hingga sistem kerja.
  2. Jobstreet = Lowongan data entry dari perusahaan-perusahaan besar Indonesia mulai dari BUMN hingga perusahaan multinasional
  3. Upwork = Lowongan freelance data entry dari client luar dan dalam negeri
  4. Jooble = Lowongan kerja data entry berdasarkan kota yang ada di Indonesia
  5. Fiverr = Lowongan freelance data entry dari client luar dan dalam negeri

BACA JUGA: 6 Cara Menjadi Moderator Presentasi Agar Audiens Tetap Antusias

Bagaimana Cara Berkarier Jadi Data Entry?

Bagaimana Cara Berkarier Jadi Data Entry?
      Bagaimana Cara Berkarier Jadi Data Entry? (Photo by Ed Hardie on Unsplash

Jika kamu saat ini ingin berkarier jadi data entry, berikut beberapa langkah yang bisa kamu ikuti: 

  1. Menguasai Skill

Sebelum apply lowongan data entry, kamu bisa coba explore berbagai job platform dan lihat satu-satu job description dan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Dari situ, kamu bisa fokus menguasai skill yang sesuai dengan kebutuhan industri. Untuk yang ingin belajar data entry dari nol, bisa coba belajar dari berbagai sumber internet seperti:

  1. Buat Portofolio yang Menarik

Berikut beberapa rekomendasi project yang bisa kamu jadikan portofolio:

  • Project input data numerik dan alfabetik
  • Project menyalin data dari bentuk hardcopy 
  • Project scan dokumen
  • Project transkrip rekaman format audio maupun video menjadi bentuk dokumen
  • Project proofread atau review tata bahasa atau tanda baca di dokumen
  • Project membuat laporan hingga korespondensi
  1. Bangun Professional Branding

Kamu bisa mulai bangun optimasi profil Linkedln seperti ini:

Setelah itu, kamu bisa mulai post project yang pernah kamu buat dan mulai menambah networking dengan orang-orang yang berkarier di bidang data entry. 

BACA JUGA: 15 Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan (Photo by Vlada Karpovich on pexels)

Data entry merupakan salah satu profesi di bidang data yang tergolong beginner friendly dan memiliki peluang karier yang cukup luas. Profesi ini tidak hanya terbatas pada pekerjaan input data, tetapi juga mencakup proses verifikasi, pengelolaan, hingga penyusunan laporan berbasis data. Dengan beragam jenis pekerjaan dan role seperti data entry clerk, transcriptionist, hingga proofreader, data entry dapat disesuaikan dengan minat, kemampuan, dan sistem kerja yang diinginkan, baik secara remote maupun in-house.

Bagi siapa saja yang ingin memulai karier di bidang data, profesi data entry bisa menjadi langkah awal yang menjanjikan. Selama memiliki kemauan untuk belajar, menguasai skill dasar seperti pengoperasian komputer, mengetik cepat, dan attention to detail, peluang untuk berkarier sebagai data entry terbuka lebar. Ditambah dengan banyaknya platform lowongan kerja dan kesempatan freelance, profesi ini dapat menjadi pilihan karier fleksibel sekaligus sumber penghasilan yang potensial, baik sebagai pekerjaan utama maupun sampingan.

BACA JUGA: User Generated Content: Arti, Fungsi, dan Dampaknya untuk Brand

Yuk, Mulai Karier Jadi Data Entry!

Yuk, Mulai Karier Jadi Data Entry!

Jika kamu tertarik untuk berkarier jadi data entry, kamu bisa mulai pelajari skill dari nol bareng Digital Skola. Di kelas Data Entry Specialist kamu akan belajar dan praktik langsung dengan para tutor expert berbagai skill pengelolaan data menggunakan Microsoft Excel mulai dari fungsi basic (IF, grafik, & chart) hingga advanced (VLOOKUP, HLOOKUP, Text Based Functions sampai visualisasi data).

Nantinya kamu juga akan menghasilkan project dan portofolio untuk memperkuat profilmu sebagai seorang calon Data Entry Specialist profesional. Kamu juga akan dapat fasilitas lengkap seperti:

  • 2 project untuk portofolio
  • Bimbingan langsung dari tutor dalam penyelesaian project
  • Review project dan portofolio secara 1-on-1 dari tutor.
  • Study case project menggunakan dataset nyata (Bukan dummy).
  • Show case & hands on formula dan best practice dalam data entry
  • Sesi sharing dan konsultasi dengan HR tanpa batasan waktu
  • Bimbingan pembentukan professional branding sebagai data entry specialist
  • Sertifikat dari Digital Skola untuk setiap peserta

FAQ 

1. Apakah data entry cocok untuk pemula?

Ya, data entry cocok untuk pemula karena skill dasarnya mudah dipelajari dan tidak selalu membutuhkan latar belakang pendidikan tertentu.

2. Apakah data entry bisa dikerjakan secara remote?

Bisa. Banyak lowongan data entry yang menawarkan sistem kerja remote atau freelance dengan jam kerja fleksibel.

3. Apakah lulusan SMA bisa bekerja sebagai data entry?

Bisa. Lulusan SMA dapat bekerja sebagai data entry selama memiliki kemampuan mengetik, mengoperasikan komputer, dan teliti dalam mengolah data.