Panduan Membuat Portofolio Copywriter Untuk Pemula

digitalskola

digitalskola

11 Mei 2024

Untuk bisa menembus karier impian, saat ini tidak cukup bermodalkan CV saja, tapi kamu juga dituntut untuk memiliki portofolio. Khususnya untuk profesi yang berkaitan dengan bidang digital writing seperti copywriter, portofolio jadi komponen penting dalam proses rekrutmen. Mengutip CareerBuilder, portofolio bahkan dianggap lebih penting dari resume oleh 58% recruiter karena bisa lebih menunjukkan kemampuan seorang kandidat. Oleh karena itu, jika kamu tertarik untuk berkarier sebagai copywriter, sudah saatnya untuk mulai membuat portofolio copywriter.  

Namun, permasalahannya untuk orang-orang yang belum memiliki pengalaman sama sekali seperti fresh graduate atau yang baru switch career, pasti akan mempertanyakan “Bagaimana cara membuat portofolio copywriter jika belum memiliki pengalaman?”. Jika kamu saat ini memiliki pertanyaan yang sama, ternyata kamu tidak sendirian. Karena faktanya masih banyak orang-orang yang merasa bingung membuat portofolio copywriter karena belum punya pengalaman kerja. Bahkan, jika kamu cek di forum online seperti Quora juga kamu akan menemukan banyak diskusi terkait ini:

Lantas, bagaimana cara membuat portofolio copywriter untuk pemula yang belum memiliki pengalaman? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

Hal yang Harus Ada di Portofolio Copywriter 

Hal yang Harus Ada di Portofolio Copywriter 
          Portofolio Copywriter (Photo by Daria Shevtsova on Unsplash)

Sebelum mengetahui panduan membuat portofolio copywriter untuk pemula, penting untuk kamu tahu terlebih dahulu poin-poin apa saja yang harus ada di portofolio copywriter. Informasi ini nantinya akan membantu kamu lebih mudah saat menyusun portofolio. Berikut penjelasan lengkapnya:

Informasi Diri Secara Ringkas

Informasi Diri Secara Ringkas
 Source: Portofolio Melliana Safitri Alumni Digital Skola

Pertama, di portofolio copywriter harus mencakup informasi penting mengenai diri kamu khususnya dalam konteks profesional. Berikut beberapa informasi yang harus disertakan:

  • Nama lengkap
  • Pernyataan singkat mengenai diri kamu, apa yang dilakukan, ketertarikan, dan apa yang ditawarkan sebagai profesional
  • Riwayat pendidikan terakhir
  • Pengalaman kerja yang relevan

BACA JUGA: 8 Contoh Copywriting yang Banyak Digunakan Bisnis

Skills yang Dikuasai

Skills yang Dikuasai
  Source: Portofolio Melliana Safitri Alumni Digital Skola

Selanjutnya, kamu juga harus memasukkan informasi mengenai skills yang dikuasai di bidang copywriting. Memberikan informasi terkait skills yang kamu kuasai akan memberikan gambaran kepada recruiter atau calon klien mengenai kemampuan kamu dalam bidang copywriting, ini juga bisa membantu mereka memahami apa yang bisa kamu kontribusikan pada project atau posisi yang sedang ditawarkan. 

Showcase Hasil Project

Showcase Hasil Project
 Source: Portofolio Melliana Safitri Alumni Digital Skola

Selanjutnya yang paling utama adalah kamu harus menyertakan hasil project yang pernah kamu buat sebelumnya. Jika kamu sudah memiliki banyak pengalaman atau project yang pernah dikerjakan, maka kamu bisa mengkurasi dan hanya memasukkan project terbaik saja. Namun, jika kamu belum ada project yang pernah dikerjakan, simak artikel ini sampai akhir karena akan ada panduannya.

Informasi Kontak

Informasi Kontak
          Source: Portofolio Melliana Safitri Alumni Digital Skola

Terakhir, jika kamu sudah memiliki pengalaman handle project, maka kamu bisa memasukkan testimoni dari client atau atasan kamu sebelumnya. Namun, jika belum punya pengalaman, kamu bisa menuliskan call to action untuk mengajak kolaborasi dan memberikan informasi kontak yang bisa dihubungi.

Panduan Membuat Portofolio Copywriter Untuk Pemula

Panduan Membuat Portofolio Copywriter Untuk Pemula
Panduan Portofolio Copywriter (Photo by Parker Byrd on Unsplash)

Jika kamu saat ini tidak memiliki pengalaman kerja tapi ingin membuat portofolio copywriter, maka kamu bisa ikuti beberapa strategi ini:

Runut dari Kualifikasi Job 

Runut dari Kualifikasi Job 
     Source: Upwork

Sebelum kamu mulai, yang harus kamu lakukan dulu adalah memfokuskan tujuan. Jika kamu ingin menjadi copywriter, maka kamu bisa cari di job platform dan identifikasi skills yang dibutuhkan. Dari situ, kamu bisa mulai membuat list keahlian yang harus kamu provide dalam portofolio copywriter. Umumnya, skills yang dibutuhkan untuk jadi copywriter di industri adalah:

  • Creative writing
  • Content strategy
  • Ads copy
  • Marketing
  • Social media management 
  • SEO
  • Online riset
  • Creativity

Cek Portofolio Orang Lain

Cek Portofolio Orang Lain
     Source: Andrew Elsass

Langkah kedua, jangan bikin dari 0! Karena kamu akan overwhelmed dan tidak tau harus mulai dari mana. Kamu bisa cek referensi portfolio dari para profesional di bidang karier yang sama. Ini beberapa list website yang bisa kamu cek:

Ikut Challenge atau Lomba

Ikut Challenge atau Lomba
  Source: KOMINFO

Berikutnya, kamu bisa join challenge yang umumnya dibuat oleh komunitas, perusahaan maupun pemerintahan. Kamu bisa aktif mencari informasi ini di komunitas atau internet, untuk challenge di bidang penulisan. Nantinya, project yang kamu buat tersebut bisa jadi bahan portofolio copywriter. Apalagi, jika kamu memenangkan lombanya, maka sertifikat kemenangan tersebut juga bisa dimasukan ke portofolio.

Membuat Project Menggunakan Fake Brief

Selanjutnya, jika kamu merasa mencari client, challenge, atau membuat study case masih terasa sulit. Kamu bisa coba mulai buat project copywriting menggunakan fake brief generator atau AI tools. Tools ini akan bantu kamu memberikan brief yang biasa diberikan oleh klien. Contohnya, kamu bisa pakai tools ChatGPT seperti ini:

Membuat Project Menggunakan Fake Brief

Contoh Portofolio Copywriter 

Contoh Portofolio Copywriter 
      Contoh Portofolio Copywriter (Photo by Ryan Riggins on Unsplash)

Berikut beberapa contoh portofolio copywriter yang bisa kamu jadikan referensi:

Contoh Portofolio Copywriter Andrew Elsass 

Contoh Portofolio Copywriter Andrew Elsass 
     Source: Andrew Elsass

Untuk kamu yang tertarik berkarier jadi copywriter. Di portfolio-nya Andrew Elsass mencantumkan beberapa hasil tulisannya seperti:

  • Copywriting untuk ads di media sosial dan website
  • Copywriting untuk billboard 
  • Direct mail 
  • Email marketing 

Oleh karena itu, untuk kamu yang ingin portfolionya variatif berisi berbagai project, kamu bisa cek langsung portofolio Andrew Elsass.

Contoh Portofolio Copywriter Alumni Digital Skola

Jika kamu tertarik untuk melihat berbagai referensi portofolio copywriter buatan alumni kelas Digital Skola, kamu bisa cek di sini:

Contoh Portofolio Copywriter Alumni Digital Skola

BACA JUGA: Roadmap Belajar Copywriting Untuk Pemula

Buat Portofolio Copywriting Dengan 3 Real Clients

Untuk kamu yang pingin punya project dari real clients, kamu bisa ikut kelas Mini Bootcamp Copywriting + Projects with Real Clients dari Digital Skola. Kamu akan belajar fundamental dan teknik copywriting dari basic sekaligus membuat 5 real projects dari 3 real clients. Berikut project yang akan kamu kerjakan:

  • Menganalisis dan merumuskan brand voice 
  • Membuat copywriting hardsell & softsell 
  • Menganalisis contoh copywriting dari brand dan melakukan improvement dengan pendekatan formula serta teknik copywriting
  • Mengimplementasikan formula copywriting dalam membuat caption, single dan carousel post, serta video Reels yang menarik 
  • Merumuskan USP serta copywriting untuk landing page 

Sebagai gambaran, ini salah satu contoh hasil project alumni kelas copywriting DIgital Skola:

Buat Portofolio Copywriting Dengan 3 Real Clients

Karena kolaborasi langsung dengan brand, pastinya portfolio kamu bakal lebih spesifik dan sesuai dengan standar industri. Penasaran ingin tau info lengkap mengenai kelasnya> Klik button di bawah ini!

Artikel Rekomendasi