HomepageBlog10 Cara Belajar Cyber Security Otodidak
5 min read

10 Cara Belajar Cyber Security Otodidak

Tayang 8 November 2022 Diperbarui: 8 November 2022
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Cara Belajar Cyber Security Otodidak
Cara Belajar Cyber Security Otodidak (Photo by cottonbro studio on Pexels)

Melihat angka cyber attack yang terus meningkat saat ini, rasanya tak heran jika cyber security saat ini menjadi bidang yang menarik banyak peminat. Dengan mempertimbangkan angka permintaan terhadap para expert dan praktisi di bidang cyber security, belajar secara formal di bangku kuliah sudah tak lagi jadi satu-satunya opsi yang tersedia. Selain belajar cyber security di bangku kuliah, kamu sebenarnya juga bisa belajar cyber security otodidak alias belajar sendiri asalkan tau cara belajar cyber security otodidak yang terstruktur, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini..

Namun, belajar cyber security secara otodidak tentu tidak bisa dilakukan sembarangan. Tanpa roadmap yang jelas, banyak pemula justru kebingungan harus mulai dari mana dan skill apa yang perlu dipelajari lebih dulu. Jika kamu ingin tahu langkah-langkah praktis cara belajar cyber security secara otodidak, simak terus artikel ini sampai selesai!

BACA JUGA: Career Path Cyber Security, Wajib Tahu!

Mengapa Cyber Security Jadi Bidang yang Menarik Untuk Dipelajari?

Mengapa Cyber Security Jadi Bidang yang Menarik Untuk Dipelajari?
Mengapa Cyber Security Jadi Bidang yang Menarik Untuk Dipelajari? (Photo by Armin Rimoldi from Pexels

Berikut beberapa alasan mengapa cyber security jadi bidang yang menarik untuk dipelajari, terutama bagi kamu yang ingin mulai belajar secara mandiri:

  1. Meningkatnya Ancaman dan Serangan Siber

Setiap tahun, serangan siber terus mengalami peningkatan, baik dari segi jumlah maupun kompleksitas. Ancaman seperti phishing, malware, dan kebocoran data membuat peran cyber security menjadi sangat krusial dalam menjaga keamanan sistem dan informasi.

  1. Permintaan Tenaga Ahli yang Terus Meningkat

Banyak perusahaan dan organisasi kini menyadari pentingnya keamanan digital. Akibatnya, kebutuhan akan tenaga ahli cyber security terus bertambah, membuka peluang besar bagi siapa pun yang memiliki skill yang relevan, termasuk kamu yang belajar cyber security otodidak.

  1. Peluang Karier yang Luas dan Menjanjikan

Bidang cyber security menawarkan berbagai jalur karier dengan prospek yang menjanjikan. Mulai dari security analyst hingga penetration tester, profesi di bidang ini dikenal memiliki daya saing tinggi dan fleksibilitas kerja yang menarik.

  1. Tersedianya Banyak Sumber Belajar untuk Pemula

Cyber security bisa dipelajari secara mandiri berkat banyaknya sumber belajar yang tersedia. Dengan roadmap yang tepat, belajar cyber security otodidak dapat dilakukan secara bertahap dan terstruktur tanpa harus melalui jalur pendidikan formal.

  1. Gaji dan Nilai Skill yang Relatif Tinggi

Profesi di bidang cyber security dikenal memiliki nilai skill yang tinggi di pasar kerja. Tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan data dan sistem membuat keahlian ini dihargai dengan kompensasi yang kompetitif. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kamu yang ingin berinvestasi waktu untuk belajar cyber security otodidak dengan tujuan pengembangan karier jangka panjang.

BACA JUGA: 12 Contoh Cyber Security yang Wajib Diwaspadai

Bisakah Belajar Cyber Security Secara Otodidak Tanpa Background IT?

Jawabannya, bisa. Belajar cyber security secara otodidak tanpa background IT sangat memungkinkan, karena beberapa alasan berikut ini:

  1. Cyber Security Berbasis Skill, Bukan Gelar Pendidikan

Cyber security lebih menekankan pada kemampuan teknis dan problem solving dibandingkan latar belakang pendidikan formal. Selama kamu mampu memahami konsep, tools, dan cara kerja sistem, kamu tetap bisa berkembang di bidang ini meskipun tidak berasal dari jurusan IT.

  1. Fundamental Bisa Dipelajari dari Nol

Konsep dasar seperti jaringan komputer, sistem operasi, dan cara kerja internet dapat dipelajari secara bertahap. Banyak materi belajar cyber security otodidak yang memang dirancang untuk pemula tanpa pengalaman teknis sebelumnya.

  1. Banyak Contoh Praktisi Non-IT yang Berhasil

Tidak sedikit praktisi cyber security yang memulai kariernya dari latar belakang non-IT. Dengan belajar mandiri, praktik rutin, dan membangun portofolio, mereka mampu bersaing di industri yang sama dengan lulusan IT.

  1. Sumber Belajar Otodidak Sangat Melimpah

Tersedianya dokumentasi, lab praktik, forum komunitas, dan kursus online membuat proses belajar cyber security secara mandiri semakin mudah diakses oleh siapa pun.

  1. Konsistensi Lebih Penting daripada Background

Faktor penentu keberhasilan belajar cyber security otodidak bukanlah background IT, melainkan konsistensi dan kemauan untuk terus belajar. Tanpa itu, bahkan lulusan IT pun bisa kesulitan berkembang.

BACA JUGA: Langkah Awal Belajar Cyber Security yang Efektif

Bagaimana Cara Belajar Cyber Security Otodidak?

Bagaimana Cara Belajar Cyber Security Otodidak?
Bagaimana Cara Belajar Cyber Security Otodidak? (Photo by Dai KE on Unsplash)

Memang benar bahwa belajar cyber security sendiri bisa jadi hal yang menantang. Meski demikian, kamu tak perlu khawatir karena ada beberapa pendekatan dan cara yang dapat kamu ikuti agar kamu bisa belajar dan mendapatkan hasil yang optimal. Kalau begitu, apa saja ya tips yang bisa kamu lakukan saat belajar cyber security sendiri secara otodidak? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

  1. Buat Roadmap Belajar yang Jelas

Belajar cyber security otodidak akan terasa berat jika tidak memiliki arah yang jelas. Oleh karena itu, penting untuk membuat roadmap belajar yang berisi urutan materi dari dasar hingga lanjutan. Dengan roadmap, kamu jadi tahu apa yang harus dipelajari terlebih dahulu dan apa yang bisa dipelajari setelahnya, sehingga proses belajar menjadi lebih terstruktur.

  1. Mulai dari Basic

Mulailah mempelajari hal-hal basic terlebih dahulu sebelum kamu mempelajari topik-topik yang lebih kompleks dalam ranah cyber security. Di samping hard skill, ada juga soft skill tertentu yang perlu kamu bangun untuk berkarier di bidang cyber security, seperti:

  • Skill Software = Pelajari environment berbasis cloud dan beragam jenis sistem operasi (OS) dan cara menggunakan software package seperti antivirus dan office suite
  • Data = Ketahui jenis-jenis data, cara data diklasifikasikan, dan kapan bantuan pakar forensik dibutuhkan dalam cyber security
  • Jaringan = Pelajari cara kerja firewall dan sistem deteksi intrusi dan virtual private network (VPN) beserta cara kerjanya 
  • Ethical Hacking = Dasar-dasar ethical hacking dan cara menggunakan berbagai tool terkait 
  1. Pelajari Dasar Sistem Operasi Linux

Dalam dunia cyber security, Linux menjadi sistem operasi yang sangat penting untuk dipahami. Banyak tools keamanan dan penetration testing dijalankan di lingkungan Linux karena sifatnya yang fleksibel dan open source. Fokuskan pembelajaran pada perintah dasar seperti:

  • Manajemen file
  • Permission
  • User management
  • Cara mengelola proses dan service

Selain itu, pahami struktur direktori Linux agar kamu terbiasa menavigasi sistem saat melakukan praktik keamanan atau analisis sistem.

  1. Kuasai Dasar Networking Secara Mendalam

Networking merupakan fondasi utama dalam cyber security karena hampir semua serangan terjadi melalui jaringan. Tanpa pemahaman networking yang baik, akan sulit bagi kamu untuk menganalisis ancaman atau memahami cara kerja serangan siber. Beberapa konsep penting yang perlu dipahami antara lain:

  • TCP/IP
  • DNS
  • HTTP dan HTTPS
  • port

Dengan menguasai dasar networking, kamu akan lebih mudah memahami mekanisme firewall, intrusion detection system, dan teknik serangan berbasis jaringan.

  1. Pelajari Bahasa Pemrograman Dasar

Meskipun tidak harus menjadi programmer handal, memahami dasar pemrograman akan sangat membantu dalam belajar cyber security. Bahasa pemrograman sering digunakan untuk membaca script, melakukan automasi, hingga memahami cara kerja exploit dan vulnerability. Python menjadi salah satu bahasa yang paling direkomendasikan karena mudah dipelajari dan banyak digunakan dalam dunia keamanan. 

  1. Manfaatkan Sumber Belajar Online

Salah satu keuntungan belajar cyber security secara otodidak adalah melimpahnya sumber belajar yang tersedia secara online. Kamu bisa belajar melalui artikel, dokumentasi resmi, video tutorial, forum diskusi, hingga kursus online dari berbagai platform. Namun, penting untuk selektif dalam memilih sumber belajar. Pastikan materi yang kamu gunakan relevan, kredibel, dan sesuai dengan roadmap belajar.

  1. Perbanyak Praktik dan Simulasi

Cyber security bukan hanya tentang memahami teori, tetapi juga tentang kemampuan praktik. Tanpa praktik yang cukup, pengetahuan yang kamu miliki akan sulit diterapkan di dunia nyata. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk melakukan simulasi dan lab praktik. Dengan sering berlatih, kamu akan terbiasa menghadapi berbagai skenario keamanan.

  1. Pelajari Tools Cyber Security yang Umum Digunakan

Dalam proses belajar cyber security otodidak, kamu juga perlu mengenal berbagai tools yang sering digunakan oleh praktisi. Tools ini membantu dalam proses scanning, monitoring, analisis, hingga pengujian keamanan sistem. Tidak perlu langsung menguasai semua tools sekaligus. Mulailah dari memahami fungsi dasar dan cara penggunaan tools yang paling umum, lalu perdalam sesuai dengan fokus bidang cyber security yang kamu pilih.

  1. Bangun Portofolio dan Ikut Komunitas

Portofolio menjadi bukti nyata dari hasil belajar cyber security secara otodidak. Dokumentasikan proyek kecil, hasil lab praktik, atau eksperimen keamanan yang telah kamu lakukan agar perkembangan skill kamu terlihat jelas. Selain itu, bergabung dengan komunitas cyber security dapat membantumu belajar dari pengalaman orang lain, mendapatkan insight baru, serta memperluas jaringan profesional.

  1. Evaluasi dan Tingkatkan Skill Secara Berkala

Belajar cyber security adalah proses berkelanjutan. Ancaman dan teknologi terus berkembang, sehingga skill yang kamu miliki perlu selalu diperbarui. Lakukan evaluasi secara berkala terhadap kemampuan yang telah kamu pelajari. Identifikasi area yang masih lemah, perbarui roadmap belajar, dan tingkatkan skill sesuai dengan kebutuhan industri agar kamu tetap relevan dan kompetitif di bidang cyber security.

Bagaimana Tips Sukses Belajar Cyber Security Otodidak?

Bagaimana Tips Sukses Belajar Cyber Security Otodidak?
Bagaimana Tips Sukses Belajar Cyber Security Otodidak? (Photo by Bench Accounting on Unsplash)     

Berikut beberapa tips yang bisa membantumu sukses belajar cyber security secara otodidak:

  1. Tetapkan Tujuan Belajar yang Realistis

Salah satu kesalahan umum saat belajar cyber security otodidak adalah memasang target yang terlalu tinggi dalam waktu singkat. Tetapkan tujuan belajar yang realistis dan terukur, misalnya memahami dasar networking dalam satu bulan atau menyelesaikan satu lab praktik dalam seminggu. Dengan tujuan yang jelas, proses belajar akan terasa lebih terarah dan tidak mudah membuat frustrasi.

  1. Konsisten Lebih Penting daripada Belajar Lama

Belajar selama berjam-jam dalam satu hari belum tentu lebih efektif dibandingkan belajar secara rutin setiap hari. Konsistensi adalah kunci utama dalam belajar cyber security. Luangkan waktu secara teratur meskipun hanya 1–2 jam per hari agar pemahaman dan skill terus berkembang secara bertahap.

  1. Fokus pada Satu Topik dalam Satu Waktu

Cyber security memiliki cakupan yang sangat luas. Jika mempelajari terlalu banyak topik sekaligus, kamu berisiko merasa kewalahan dan kehilangan fokus. Oleh karena itu, pelajari satu topik hingga benar-benar dipahami sebelum berpindah ke topik berikutnya agar pembelajaran lebih efektif.

  1. Jangan Takut Melakukan Kesalahan Saat Praktik

Kesalahan adalah bagian dari proses belajar cyber security. Saat melakukan praktik atau simulasi, wajar jika kamu menemui error atau gagal memahami suatu konsep. Alih-alih menyerah, gunakan kesalahan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan kemampuan problem solving.

  1. Biasakan Mencari Solusi Secara Mandiri

Dalam dunia cyber security, kemampuan mencari solusi secara mandiri sangat penting. Biasakan untuk membaca dokumentasi, mencari referensi, dan memahami error yang muncul sebelum bertanya ke orang lain. Kebiasaan ini akan membentuk pola pikir yang dibutuhkan oleh seorang praktisi cyber security.

  1. Ikuti Perkembangan dan Update Dunia Cyber Security

Ancaman siber terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Agar tetap relevan, biasakan untuk mengikuti perkembangan terbaru di dunia cyber security, baik dari artikel, forum, maupun diskusi komunitas. Dengan begitu, wawasanmu akan terus bertambah dan tidak tertinggal oleh tren.

BACA JUGA: Cara Belajar Cyber Security untuk Pemula

Kesimpulan

Belajar cyber security otodidak merupakan pilihan yang sangat memungkinkan, bahkan tanpa background IT, selama dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Dengan memahami alasan mengapa cyber security menjadi bidang yang menjanjikan, menyusun roadmap belajar yang jelas, memulai dari basic, hingga rutin melakukan praktik dan evaluasi, proses belajar dapat berjalan lebih terarah dan efektif. Kunci utamanya terletak pada pemahaman fundamental, konsistensi, serta kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan ancaman dan teknologi terbaru.

Pada akhirnya, keberhasilan belajar cyber security secara otodidak tidak ditentukan oleh latar belakang pendidikan, melainkan oleh strategi belajar dan komitmen jangka panjang. Dengan menerapkan cara dan tips yang telah dibahas, kamu dapat membangun skill, portofolio, dan mindset yang dibutuhkan untuk berkembang di bidang cyber security. Jika dilakukan secara konsisten, belajar cyber security otodidak bukan hanya membuka peluang karier yang luas, tetapi juga membekali kamu dengan kemampuan yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini.

Yuk, Siapkan Karier Sebagai Cyber Security!

Belajar cyber security secara otodidak memang penuh tantangan, terutama di tahap awal saat kamu masih membangun fondasi teknis dan pola pikir yang tepat. Jika kamu merasa butuh bekal dasar terlebih dahulu agar proses belajar mandiri jadi lebih terarah, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengikuti Mini Bootcamp QA Engineer dari Digital Skola. Dalam 14 sesi intensif, kamu akan belajar langsung dari tutor expert untuk menguasai skill fundamental seperti programming, testing management, web dan API automation, load testing, hingga mobile app testing. 

Kemampuan QA atau Quality Assurance ini bisa jadi basic skill yang relevan dengan dunia cyber security karena melatih ketelitian, pemahaman alur sistem, serta kemampuan menemukan celah dan potensi risiko sejak dini. Dengan fondasi QA yang kuat, kamu akan lebih siap melangkah ke tahap belajar cyber security yang lebih teknis dan kompleks, baik secara otodidak maupun melalui jalur pengembangan skill lanjutan.

FAQ 

1. Apakah belajar cyber security harus punya background IT?

Belajar cyber security tidak harus memiliki background IT. Fundamental seperti networking, sistem operasi, dan keamanan dapat dipelajari dari nol secara bertahap.

3. Apa skill dasar yang wajib dipelajari sebelum cyber security?

Skill dasar cyber security meliputi networking, sistem operasi Linux, dasar pemrograman, dan pemahaman keamanan sistem.