HomepageBlogBerapa Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate 2026?
5 min read

Berapa Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate 2026?

Tayang 11 Januari 2023 Diperbarui: 9 Maret 2026
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Berapa Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate 2026?
Berapa Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate 2026? (Photo by Tran Mau Tri Tam on Unsplash) 

Gaji UI/UX Designer fresh graduate 2026 yang cukup tinggi membuat UI/UX Designer menjadi salah satu profesi yang populer diincar fresh graduate saat ini. Selain gaji yang menggiurkan, profesi ini juga populer karena memiliki jenjang karier menjanjikan. Menariknya lagi, untuk pemula dan fresh graduate dari latar belakang jurusan apapun bisa berkarier menjadi UI/UX Designer asalkan mau belajar untuk menguasai hard-skills, soft-skills, dan menyusun portofolio yang mendukung. 

Berdasarkan hasil riset, gaji UI/UX Designer umumnya setiap tahun selalu mengalami peningkatan hingga 10% (Sumber: Dice). Tak hanya itu, CNN MONEY juga memperkirakan permintaan industri akan profesi UX Designer juga tumbuh sebesar 13% dari 2017-2027. Alasan utama dari tingginya kebutuhan dan gaji UI/UX Designer adalah karena perusahaan perlu mempertahankan keunggulan kompetitif di bidang teknologi.

Lantas, berapa perkiraan gaji UI/UX Designer untuk fresh graduate? Dan faktor apa saja yang bisa mempengaruhi gaji yang diperoleh oleh fresh graduate? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

BACA JUGA: Panduan Belajar UI/UX dari Nol

Apa Saja Yang Mempengaruhi Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate?

Apa Saja Yang Mempengaruhi Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate?
Faktor yang Mempengaruhi Gaji Fresh Graduate (Photo by UX Indonesia on Unsplash)  

Ada banyak faktor yang mempengaruhi jumlah pendapatan fresh graduate, seperti:

  1. Upah Minimum Provinsi

Besaran gaji fresh graduate umumnya mengikuti standar Upah Minimum Provinsi (UMP) di daerah tempat perusahaan berada. Kalau kamu melamar di kota besar seperti Jakarta, biasanya gajinya lebih tinggi dibandingkan kota lain.

  1. Bidang Usaha Perusahaan

Industri juga memengaruhi besaran gaji. Perusahaan teknologi, startup, atau e-commerce biasanya berani memberi kompensasi lebih tinggi dibandingkan industri konvensional.

  1. Skala Perusahaan

Perusahaan besar atau multinasional punya standar gaji yang lebih jelas dan biasanya lebih tinggi. Sementara itu, perusahaan kecil atau bisnis tahap awal mungkin memberi gaji lebih rendah, tapi bisa menawarkan pengalaman yang lebih variatif.

  1. Kebijakan atau Standar Gaji Perusahaan

Setiap perusahaan punya struktur dan kebijakan gaji sendiri. Ada yang sudah punya range jelas untuk posisi junior, ada juga yang menyesuaikan dengan kemampuan kandidat.

  1. Pengalaman dan Keterampilan yang Dimiliki

Meskipun masih fresh graduate, pengalaman magang, freelance, atau project pribadi bisa meningkatkan nilai jualmu. Keterampilan tambahan seperti motion design atau basic coding juga bisa jadi nilai plus.

  1. Latar Belakang Pendidikan

Asal universitas, jurusan, hingga portofolio akademis juga bisa memengaruhi gaji awal. Kandidat dari jurusan desain atau teknologi biasanya lebih mudah menegosiasikan gaji sesuai standar industri.

  1. Skill Negosiasi Saat Interview

Negosiasi adalah kunci. Fresh graduate yang bisa mengomunikasikan nilai dirinya dengan baik saat interview berpeluang mendapatkan gaji lebih tinggi dibandingkan yang hanya menerima tawaran awal.

BACA JUGA: Beda UI UX Designer: Tugas dan Skill Kunci

Berapa Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate 2026 Berdasarkan Role-nya?

Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate Berdasarkan Role-nya
Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate Berdasarkan Role-nya  (Photo by Amélie Mourichon on Unsplash)

Ada beberapa jenis role UI/UX yang bisa kamu pilih dengan kisaran gaji yang menarik, berikut penjelasan lengkapnya:

  1. UI Designer

Profesi UI designer bertanggung jawab untuk mendesain interface untuk perangkat lunak komputer, smartphone, dan lain sebagainya. Tugas UI designer diantaranya adalah:

  • Riset tampilan menarik pada produk yang dibangun
  • Mengatur tipografi, palet warna, hingga interactive design
  • Membuat desain visual untuk kerangka yang sudah dibuat UX designer 
  • Menerapkan brand guidelines di seluruh elemen desain
  • Berkolaborasi dengan frontend developer, UX writer, dan UX designer 

Untuk bisa menjadi UI designer, kamu harus menguasai hard-skills:

  • Interactive design principles
  • Branding, typography, dan color theory
  • Wireframing dan prototyping 
  • Style guides
  • Visual communication 

Selain hard-skills, kamu juga harus menguasai soft-skills pendukung seperti kreativitas, problem solving, collaboration, dan empathy. Untuk bisa jadi UI designer kamu juga harus menguasai beberapa tools yang bisa membantu pekerjaan UI designer, diantaranya:

  • Wireframe = balsamiq, Axure RP
  • Mockup = Figma, Adobe Xd, Sketch
  • Micro-interaction = Lottefiles, Adobe After Effects
  • Prototype = InVisionApp, SwiftUI

Mengutip Glassdoor, rata-rata gaji UI designer fresh graduate adalah 6-7jt/bulan (Diakses Maret 2026).

  1. UX Designer

Profesi UX designer bertanggung jawab untuk mendesain pengalaman pengguna dalam menggunakan perangkat lunak, komputer, smartphone, dll. Tugas UX designer diantaranya adalah:

  • Riset pengguna dan analisis kompetitor
  • Membuat user stories, persona, dan storyboards
  • Membuat prototypes dan wireframes
  • Usability testing

Untuk bisa menjadi UX designer, kamu harus menguasai hard-skills seperti prototyping, wireframing, user research, usability testing, mockups. Selain hard-skills, kamu juga harus menguasai soft-skills pendukung seperti decision mapping, collaboration, empathy, dan creativity. Skill ini nantinya digunakan agar kamu bisa menciptakan UX design sesuai prinsip ini:

  • Sesuai kebutuhan dan perspektif users
  • Konsisten 
  • Mudah digunakan users
  • Menerapkan hirarki informasi dan visual
  • User control 

Untuk bisa jadi UX designer kamu juga harus menguasai beberapa tools yang bisa membantu pekerjaan UX designer, diantaranya:

  • Wireframe = balsamiq, Axure RP, UXPin
  • Design = Figma, Adobe Illustrator, Sketch
  • Prototype = Adobe XD, InVisionApp, Marvel

Mengutip Glassdoor, rata-rata gaji UX designer fresh graduate adalah 5-12jt/bulan (Diakses Maret 2026).

  1. UX Researcher

Profesi UX researcher bertanggung jawab untuk melakukan riset target pasar dan mengetahui keinginan mereka untuk memberikan insight yang realistis pada keseluruhan proses design. Tugas UX researcher diantaranya adalah:

  • Riset pengguna secara primer dan sekunder
  • Evaluasi penelitian kualitatif dan kuantitatif
  • Riset pasar dan etnografi
  • Mengimplementasikan strategi dan metodologi riset pengguna
  • Melakukan studi terkait kegunaan desain dengan user yang menggunakan produk

Untuk bisa menjadi UX researcher, kamu harus menguasai hard-skills:

  • Pemikiran desain yang nyata dan sesuai kebutuhan pengguna
  • Kemampuan riset pasar, pengguna, dan kompetitor
  • Mampu melakukan analisis dan evaluasi hasil riset dan penelitian

Selain hard-skills, kamu juga harus menguasai soft-skills pendukung seperti empati, problem solving, collaboration, dan keterampilan komunikasi. Untuk bisa jadi UX researcher kamu juga harus menguasai beberapa tools yang bisa membantu pekerjaan UX researcher, diantaranya SmartLook, Loyalytics, Aurelius, Lookback.io, Use Hans, dan Bugsee. Mengutip Glassdoor, rata-rata gaji UX researcher fresh graduate adalah 6-14 jt/bulan (Diakses Maret 2026).

  1. UX Writer

Profesi UX writer bertanggung jawab untuk membuat copy untuk sebuah aplikasi, situs web, dan produk digital lainnya. Tugas UX writer diantaranya adalah:

  • Riset pengguna, pasar, dan kompetitor
  • Menulis microcopy yang menarik 
  • Mengembangkan mockup dan copy 
  • Melakukan usability test 

Untuk bisa menjadi UX writer, kamu harus menguasai hard-skills:

  • Pengetahuan yang solid mengenai tata bahasa dan ejaan
  • Kemampuan menulis copy ringkas dan user friendly
  • Kemampuan empati untuk memahami sudut pandang pengguna saat membuat copy

Selain hard-skills, kamu juga harus menguasai soft-skills pendukung seperti kreatifitas, problem solving dan empathy. Untuk bisa jadi UX writer kamu juga harus menguasai beberapa tools yang bisa membantu pekerjaan UX writer, diantaranya Google Trends, Miro, Hemingway Editor, dan Sketch. Mengutip Glassdoor, rata-rata gaji UX writer fresh graduate adalah 5-8jt/bulan (Diakses Maret 2026).

  1. UX Engineer

Profesi UX engineer bertanggung jawab untuk merealisasikan desain berupa grafis atau gambar menjadi kode serta interaksi. Tugas UX engineer diantaranya adalah:

  • Merancang area pekerjaan UI/UX seperti user research, prototyping, dll
  • Mengidentifikasi kebutuhan UI/UX berdasarkan kebutuhan pengguna dan market
  • Prototyping design low-fidelity ke desain high-fidelity 
  • Merealisasikan desain grafis menjadi kode dan interaksi
  • Melakukan usability test

Untuk bisa menjadi UX engineer, kamu harus menguasai hard-skills seperti HTML, CSS, Java Script, testing, debugging, dan UI design principles. Selain hard-skills, kamu juga harus menguasai soft-skills pendukung seperti empati, kolaborasi, dan fleksibilitas. Mengutip Glassdoor, rata-rata gaji UX engineer fresh graduate adalah 10-15 jt/bulan (Diakses Maret 2026).

  1. Product Designer

Profesi product designer bertanggung jawab untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah produk yang sesuai dengan kebutuhan user serta membangun strategi bisnis produk. Tugas product designer diantaranya adalah:

  • Melakukan riset dan penelitian
  • Merencanakan fitur dalam aplikasi
  • Membuat design thinking 
  • Membuat prototype

Untuk bisa menjadi product designer, kamu harus menguasai hard-skill seperti design, riset dan penelitian, dan prototyping. Selain hard-skills, kamu juga harus menguasai soft-skills pendukung seperti kreatifitas, collaboration, dan empathy. Mengutip Glassdoor, rata-rata gaji productdesigner fresh graduate adalah 4-8 jt/bulan.

BACA JUGA: Cara Membalas Email Interview

Berapa Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate Berdasarkan Level Jabatan?

Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate Berdasarkan Level Jabatan
Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate Berdasarkan Level Jabatan (Photo by Tran Mau Tri Tam on Unsplash)

Sebagai fresh graduate yang belum memiliki banyak pengalaman mungkin akan mengalami kesulitan mencari kerja karena rata-rata lowongan menginginkan kandidat yang sudah memiliki pengalaman tertentu. Tapi, jangan khawatir karena masih ada beberapa pilihan role untuk kamu yang belum memiliki pengalaman profesional. Setidaknya ada tiga posisi pekerjaan UI/UX Designer untuk fresh graduate, diantaranya: 

  1. UI/UX Intern

Untuk kamu yang masih mahasiswa bisa memulai karier di bidang UI/UX dengan posisi UI/UX intern. Umumnya, untuk bisa magang di posisi UI/UX kamu harus memiliki pengetahuan dasar mengenai: 

  • Industri dan prinsip desain
  • Menguasai berbagai tools desain seperti Adobe XD, Figma, dan Sketch
  • Kemampuan riset

Biasanya, saat magang kamu akan dilatih skill riset pengguna, wireframing, hingga dasar-dasar information architecture. Peran ini akan sangat cocok untuk jadi awalan karier karena nantinya kamu akan bekerja langsung dengan para UI/UX Designer yang sudah memiliki banyak pengalaman, kamu juga akan mendapatkan feedback selama bekerja langsung dari para ahli. 

Umumnya, rata-rata gaji UI/UX Designer fresh graduate posisi UI/UX intern adalah 1-6 juta/bulan (Sumber: Glassdoor dan Glints) (Diakses Maret 2026).

  1. Junior UI/UX Designer

Jika sudah lulus kuliah atau fresh graduate, kamu bisa memulai karier di bidang UI/UX dengan posisi junior UI/UX designer. Karena kamu bekerja sebagai pegawai full time, maka kesempatan untuk mengasah skill juga lebih tinggi. Kamu akan diberi kesempatan untuk menemukan spesialisasi dan mengembangkan keterampilan di bidang UI/UX.

Fakta menariknya, kebanyakan perusahaan menerima fresh graduate yang pernah mengikuti bootcamp UI/UX dan memiliki portofolio yang mendukung (Sumber: InDesignSkills). Umumnya, untuk jadi junior UI/UX designer kamu harus memiliki skill: 

  • Research = Merencanakan dan melakukan riset kebutuhan dan motivasi pengguna
  • Writing = Menulis dan mendokumentasikan case study
  • Reporting = Membuat dan melaporkan laporan usability testing
  • Wireframing & prototyping = Membuat low-fidelity mockup dan prototype
  • Visual communication = Pemahaman mengenai layout, color, typography, icons, image, dan design theory

Umumnya, rata-rata gaji UI/UX Designer fresh graduate posisi junior UI/UX designer adalah 5-7 juta/bulan (Sumber: Glassdoor) (Diakses Maret 2026).

  1. Junior UX 

Ada banyak peran untuk bisa membangun pengalaman pengguna yang baik, salah satunya adalah peran UX researcher dan UX writer. Banyak perusahaan yang membuka posisi junior untuk dua peran ini:

  • UX researcher = Bertanggung jawab untuk mendapatkan insight mengenai perilaku, kebutuhan, serta masalah pengguna
  • UX writer = Bertanggung jawab membuat copy untuk sebuah aplikasi, situs web, dan produk digital lainnya

Rata-rata gaji fresh graduate posisi junior UX researcher adalah 7-16 juta/bulan (Sumber: Glassdoor) dan posisi junior UX writer adalah 5-8 juta/bulan (Sumber: Glassdoor). (Diakses Maret 2026).

BACA JUGA: Apa Arti Magang, Tujuan, Hingga Jenisnya

Bagaimana Cara Negosiasi Gaji untuk UI/UX Designer Fresh Graduate?

Tips Negosiasi Gaji
Tips Negosiasi Gaji untuk UI/UX Designer Fresh Graduate (Photo by Vitaly Gariev on Unsplash)

Agar kamu dapat gaji terbaik, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba:

  1. Lakukan Riset Sebelum Interview

Cari tahu kisaran gaji UI/UX Designer fresh graduate di kota atau perusahaan targetmu. Sumbernya bisa dari job portal, komunitas desain, atau teman yang sudah bekerja di bidang tersebut. Dengan data ini, kamu punya dasar yang kuat untuk bernegosiasi.

  1. Siapkan Portofolio Terbaik

Portofolio adalah senjata utama seorang desainer. Semakin kuat dan relevan karyamu, semakin besar peluangmu untuk menegosiasikan gaji lebih tinggi meski masih fresh graduate.

  1. Fokus pada Value yang Bisa Kamu Berikan

Jangan hanya bicara soal kebutuhan pribadi misalnya: agar cukup buat hidup, tapi tunjukkan hal yang bisa kamu kontribusikan untuk perusahaan. Misalnya: kemampuan research, prototyping cepat, atau pengalaman freelance/magang.

  1. Tahu Batas Bawah & Atas Gaji

Tentukan angka minimum yang masih kamu terima dan angka ideal yang ingin kamu capai. Dengan begitu, kamu tidak bingung saat HRD menanyakan ekspektasi gaji.

  1. Latihan Cara Menyampaikan Ekspektasi

Gunakan bahasa yang sopan dan profesional, misalnya:”Berdasarkan riset saya, rata-rata gaji untuk posisi UI/UX Designer fresh graduate di Jakarta sekitar Rp6–8 juta. Dengan pengalaman magang dan project yang saya miliki, saya berharap bisa berada di kisaran tersebut.

  1. Tetap Fleksibel

Kalau tawaran gaji di bawah ekspektasi, coba tanyakan benefit lain seperti tunjangan kesehatan, fleksibilitas kerja, training, atau peluang naik gaji setelah masa probation.

  1. Percaya Diri dan Tenang

Negosiasi gaji bukan hal yang tabu. Dengan persiapan yang matang dan sikap percaya diri, kamu bisa mendapatkan penawaran yang sesuai dengan value-mu.

BACA JUGA: Baru Lulus? Ini Tips Nego Gaji Fresh Graduate

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan (Photo by Pixabay on Pexels)      

Gaji UI/UX Designer fresh graduate 2026 terbilang cukup menjanjikan dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Meski belum ada standar pasti, besaran gaji sangat dipengaruhi oleh faktor seperti UMP, skala perusahaan, bidang industri, pengalaman, hingga keterampilan yang dimiliki. Menariknya, profesi ini terbuka untuk siapa saja, bahkan bagi fresh graduate dari jurusan non-desain sekalipun, asalkan mau belajar hard skills, soft skills, dan membangun portofolio yang kuat.

Selain gaji yang kompetitif, profesi UI/UX Designer juga menawarkan jenjang karier yang jelas, mulai dari intern, junior, hingga senior dengan peluang kenaikan penghasilan yang signifikan. Agar bisa mendapatkan gaji sesuai ekspektasi, penting bagi fresh graduate untuk melakukan riset, menyiapkan portofolio terbaik, serta percaya diri dalam bernegosiasi. Dengan kombinasi keterampilan, pengalaman, dan strategi yang tepat, peluang untuk sukses sebagai UI/UX Designer di masa depan akan semakin terbuka lebar.

Rekomendasi Pelatihan UI/UX Designer Fresh Graduate

Rekomendasi Pelatihan UI/UX Designer Fresh Graduate

Kalau kamu fresh graduate yang ingin mulai berkarier sebagai UI/UX Designer, belajar langsung dari ahlinya dengan biaya terjangkau tentu jadi pilihan tepat. Lewat Digital Learning dari Digital Skola, kamu bisa upgrade skill hanya dengan Rp149.000. Dengan biaya yang ramah kantong fresh graduate, kamu sudah bisa mendapatkan:

  • Akses ke 300+ video learning termasuk materi UI/UX Design
  • Mini portofolio, studi kasus, dan kuis untuk menguji pemahamanmu
  • Sertifikat sebagai bukti pembelajaran
  • Unlimited access Skolatalk untuk memperluas wawasan
  • 120 menit sesi self & career development 
  • 2 worksheet self development untuk menunjang pengembangan diri
  • Diskon Rp50.000 untuk semua produk bootcamp

Di kelas Digital Learning Digital Skola kamu juga menemukan banyak pilihan video learning khusus UI/UX yang terstruktur dari dasar hingga praktik nyata. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Full Stack UI/UX Design
  • UI/UX Design – Fundamentals & Product Management
  • UI/UX Design – Design Thinking: Empathize
  • UI/UX Design – Design Thinking: Define, Ideation, and Creative Thinking
  • UI/UX Design – User Flow and Wireframe
  • UI/UX Design – UI Fundamentals
  • UI/UX Design – User Experience, Designing for Multiple Platforms & Usability Test

Investasi kecil ini bisa jadi langkah besar buat kamu yang baru lulus dan ingin cepat masuk ke industri digital.

FAQ 

  1. Kota mana yang menawarkan gaji UI/UX Designer fresh graduate paling tinggi?

Biasanya Jakarta menawarkan gaji lebih tinggi dibanding kota lain karena UMP dan kebutuhan tenaga kerja digital lebih besar.

  1. Apakah harus lulusan desain untuk jadi UI/UX Designer?

Tidak harus. Fresh graduate dari jurusan apa pun bisa jadi UI/UX Designer asal mau belajar dan punya portofolio.