HomepageBlogApa Itu BSU? Pengertian, Syarat, Cara Cek, dan Cara Mendapatkannya
5 min read

Apa Itu BSU? Pengertian, Syarat, Cara Cek, dan Cara Mendapatkannya

Tayang 27 September 2026 •Diperbarui: 27 September 2026
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Apa Itu BSU

Rangkuman

  • BSU adalah Bantuan Subsidi Upah yang diberikan pemerintah kepada pekerja atau buruh yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan program pada periode tertentu.
  • Penyaluran BSU dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari verifikasi data, penetapan penerima, hingga penyaluran dana melalui mekanisme yang ditentukan pemerintah.
  • Pengecekan status penerima dan informasi mengenai BSU sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi pemerintah untuk menghindari informasi dan tautan palsu.
  • Persiapkan arah karier dengan lebih baik melalui AI Career Counselor dari Digital Skola yang menyediakan analisis CV profesional, simulasi wawancara, dan rekomendasi karier yang relevan.

Apa itu BSU? BSU adalah singkatan dari Bantuan Subsidi Upah, yaitu bantuan pemerintah yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang memenuhi kriteria dan ketentuan tertentu. 

Program ini bertujuan memberikan dukungan kepada pekerja, termasuk membantu menjaga daya beli. 

Lalu, siapa yang bisa menerima BSU, berapa besarannya, dan bagaimana cara mengecek status penerimanya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini! 

Apa Itu BSU?

BSU adalah singkatan dari Bantuan Subsidi Upah, yaitu bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan. 

Program ini ditujukan untuk memberikan dukungan kepada pekerja, termasuk membantu menjaga daya beli dan mendukung kondisi perekonomian.

Apa Tujuan Pemberian BSU?

Pemberian BSU memiliki beberapa tujuan, di antaranya:

  • Membantu menjaga daya beli pekerja atau buruh.
  • Memberikan dukungan ekonomi kepada kelompok pekerja yang memenuhi kriteria.
  • Mendukung perekonomian melalui pemberian bantuan kepada pekerja.

Siapa yang Bisa Menerima BSU?

Penerima BSU ditentukan berdasarkan kriteria yang berlaku pada periode penyaluran. 

Sebagai contoh, ketentuan BSU 2025 menetapkan penerima antara lain pekerja atau buruh WNI yang memiliki NIK, merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sampai April 2025, dan menerima gaji atau upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan. 

Program tersebut juga mengecualikan ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.

Syarat Penerima BSU

Berdasarkan ketentuan program 2025, beberapa persyaratan penerima BSU meliputi:

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK.
  • Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sesuai periode yang ditentukan, yaitu sampai April 2025.
  • Menerima gaji atau upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan.
  • Bukan ASN, prajurit TNI, atau anggota Polri.
  • Memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam regulasi program yang berlaku.

Catatan: 

Persyaratan di atas merupakan ketentuan BSU 2025, bukan syarat yang otomatis berlaku untuk BSU 2026. Jika terdapat program BSU pada tahun berikutnya, kriteria penerima dapat berubah sesuai regulasi pemerintah yang berlaku pada periode tersebut.

Berapa Besaran BSU?

Besaran Bantuan Subsidi Upah dapat berbeda pada setiap periode penyaluran karena nominal bantuan ditentukan berdasarkan kebijakan dan regulasi pemerintah yang berlaku. 

Karena itu, informasi mengenai besaran BSU sebaiknya selalu disesuaikan dengan tahun program yang sedang berjalan.

Besaran BSU pada Program 2025

Pada program BSU 2025, bantuan diberikan sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan dan dibayarkan sekaligus. 

Dengan demikian, setiap penerima mendapatkan total bantuan sebesar Rp600.000. Ketentuan tersebut diatur dalam Permenaker Nomor 5 Tahun 2025.

Apakah Besaran BSU Selalu Sama?

Tidak selalu. Besaran bantuan, periode pembayaran, mekanisme penyaluran, dan jumlah penerima dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah pada setiap periode program. 

Sebagai contoh, pemerintah pernah menerapkan skema BSU yang berbeda pada tahun 2022 dibandingkan program sebelumnya. 

Oleh karena itu, jangan menggunakan nominal BSU 2025 sebagai patokan untuk program pada tahun berikutnya tanpa memeriksa regulasi terbaru.

Apa Saja Manfaat BSU bagi Pekerja?

BSU diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada pekerja atau buruh yang memenuhi kriteria program. 

Bantuan ini dapat membantu pekerja menghadapi kebutuhan ekonomi, meskipun manfaat yang dirasakan setiap penerima dapat berbeda.

1. Membantu Menjaga Daya Beli

BSU dapat membantu menjaga kemampuan pekerja dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Tambahan dana yang diterima dapat digunakan untuk berbagai keperluan sesuai kondisi masing-masing penerima, sehingga dapat memberikan dukungan terhadap daya beli di tengah kebutuhan dan biaya hidup yang terus berjalan.

2. Membantu Memenuhi Kebutuhan Rumah Tangga

Bagi pekerja yang memiliki kebutuhan rumah tangga, BSU dapat menjadi tambahan dukungan untuk memenuhi pengeluaran tertentu. 

Dana bantuan dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima, misalnya untuk kebutuhan sehari-hari, transportasi, pendidikan, atau keperluan rumah tangga lainnya.

3. Memberikan Dukungan Finansial

BSU dapat memberikan tambahan dukungan finansial bagi pekerja yang memenuhi kriteria penerima. 

Bantuan ini bukan pengganti penghasilan utama, tetapi dapat membantu memberikan ruang tambahan bagi penerima dalam mengelola kebutuhan finansial sesuai kondisi masing-masing.

Baca Juga: Apa Itu Demosi? Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Menghadapinya

Bagaimana Mekanisme Penyaluran BSU?

Bagaimana Mekanisme Penyaluran BSU?

Penyaluran BSU dilakukan melalui beberapa tahapan untuk memastikan bantuan diberikan kepada pekerja yang memenuhi kriteria. Berikut ini prosesnya:

1. Data Calon Penerima Diverifikasi

Data pekerja diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan kriteria penerima BSU yang berlaku pada periode program. Data yang dapat menjadi dasar verifikasi meliputi:

  • Status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Data identitas dan NIK.
  • Data upah atau gaji.
  • Kriteria penerima lainnya sesuai ketentuan program.

2. Pemerintah Menetapkan Penerima

Setelah data diverifikasi, pemerintah menetapkan pekerja yang memenuhi seluruh kriteria sebagai penerima BSU. 

Penetapan ini dilakukan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku pada periode penyaluran.

3. Dana Disalurkan kepada Penerima

Setelah penerima ditetapkan, dana BSU disalurkan melalui mekanisme yang ditentukan pemerintah. 

Penyaluran dapat dilakukan melalui bank atau lembaga penyalur yang ditunjuk sesuai ketentuan program.

4. Penerima Mengikuti Prosedur Jika Diperlukan

Pada kondisi tertentu, penerima mungkin perlu mengikuti prosedur tambahan agar dana dapat diterima, seperti aktivasi rekening jika memang dipersyaratkan. 

Jika ada prosedur yang harus dilakukan, pastikan mengikuti petunjuk dan batas waktu yang tercantum pada kanal resmi pemerintah.

Bagaimana Cara Cek Penerima BSU?

Kamu dapat mengecek status penerima BSU melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah. 

Karena mekanisme pengecekan dapat berubah sesuai periode program, pastikan kamu menggunakan informasi dan situs resmi yang berlaku saat melakukan pengecekan.

Berikut ini caranya:

1. Cek melalui Kanal Resmi Kemnaker

Pengecekan status penerima BSU sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). 

Hindari menggunakan situs atau tautan yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah untuk memastikan informasi yang kamu dapatkan tetap valid.

2. Siapkan Data yang Dibutuhkan

Sebelum melakukan pengecekan, siapkan data yang diperlukan sesuai mekanisme yang berlaku. Data yang dapat digunakan dalam proses pengecekan antara lain:

  • NIK.
  • Data identitas sesuai yang diminta pada kanal pengecekan.
  • Informasi lain yang diperlukan sesuai ketentuan program.

Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi agar proses pengecekan dapat berjalan dengan benar.

3. Pastikan Data Sesuai

Jika status penerima belum muncul, jangan langsung menyimpulkan bahwa kamu tidak memenuhi syarat. 

Status penerima dapat bergantung pada proses verifikasi dan periode pemutakhiran data yang dilakukan pemerintah.

Jika terdapat perbedaan atau kendala dalam pengecekan, periksa kembali data yang dimasukkan dan ikuti informasi atau prosedur yang tersedia pada kanal resmi Kemnaker.

Apakah BSU 2026 Sudah Cair?

Informasi mengenai BSU 2026 perlu diperhatikan berdasarkan tanggal dan sumber resminya karena kebijakan pemerintah dapat berubah. 

Berdasarkan pernyataan Kemnaker pada Januari 2026, saat itu belum ada informasi atau kebijakan resmi mengenai penyaluran BSU 2026.

Berikut informasi lengkapnya:

  • Pada Januari 2026, Kemnaker menyatakan belum ada kebijakan resmi terkait penyaluran BSU 2026.
  • Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi yang mengarahkan ke tautan pendaftaran atau pengisian data BSU yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
  • Kemnaker menegaskan bahwa informasi mengenai kebijakan BSU akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah apabila terdapat kebijakan baru.
  • Status dan kebijakan BSU dapat berubah, sehingga informasi terbaru perlu diperiksa kembali melalui kanal resmi Kemnaker sebelum melakukan pendaftaran atau memberikan data pribadi.

Catatan: Pernyataan di atas mengacu pada informasi Kemnaker pada Januari 2026. Untuk mendapatkan informasi terbaru, kamu dapat mengeceknya kembali melalui website resmi Kemnaker.

Apakah BSU Harus Daftar Sendiri?

BSU tidak selalu menggunakan mekanisme pendaftaran mandiri. Pada klarifikasi terkait BSU 2026, Kemnaker justru mengingatkan masyarakat bahwa BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. 

Proses penentuan penerima dilakukan berdasarkan data yang digunakan pemerintah dan ketentuan program yang berlaku.

Beberapa hal yang perlu kamu ketahui terkait mekanisme pendaftaran dan penetapan penerima BSU yaitu:

  • Pada klarifikasi Kemnaker pada Januari 2026, masyarakat diingatkan untuk tidak mengikuti tautan pendaftaran BSU yang tidak resmi karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri.
  • Data calon penerima dapat berasal dari sumber data yang digunakan pemerintah sesuai dengan ketentuan program. Pada program BSU 2025, misalnya, data calon penerima berasal dari BPJS Ketenagakerjaan.
  • Jika terdapat kebijakan atau mekanisme baru pada periode berikutnya, prosedur yang berlaku dapat berubah sesuai ketentuan pemerintah.
  • Pastikan informasi mengenai BSU selalu diperiksa melalui kanal resmi Kemnaker agar kamu tidak terjebak informasi atau tautan pendaftaran palsu.

Bagaimana Cara Menghindari Hoaks BSU?

Informasi mengenai BSU dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan atau informasi palsu. Berikut cara menghindarinya:

1. Periksa Informasi dari Kanal Resmi

Pastikan informasi mengenai BSU berasal dari kanal resmi pemerintah, terutama Kemnaker. 

Kamu dapat mengecek informasi mengenai syarat, mekanisme, jadwal, dan penerima BSU melalui website resmi serta akun media sosial pemerintah yang terverifikasi. 

Jika mendapatkan informasi dari sumber lain, cocokkan terlebih dahulu dengan pengumuman resmi sebelum mempercayainya.

2. Jangan Sembarangan Membuka Link

Hindari membuka tautan BSU yang dikirim melalui pesan pribadi, grup, atau media sosial jika sumbernya tidak jelas. 

Tautan palsu dapat mengarahkan kamu ke halaman yang menyerupai website pemerintah dan meminta data pribadi. 

Sebelum mengaksesnya, pastikan alamat website berasal dari kanal resmi pemerintah dan tidak meminta informasi yang mencurigakan.

3. Jangan Memberikan Data Sensitif

Jangan sembarangan memberikan informasi yang dapat digunakan untuk mengakses akun atau rekening. Data yang perlu dijaga antara lain:

  • Password
  • Kode OTP
  • PIN
  • Nomor rekening
  • Data perbankan lainnya

4. Periksa Informasi Sebelum Membagikannya

Sebelum membagikan informasi mengenai BSU kepada orang lain, pastikan informasi tersebut memiliki sumber yang jelas dan sesuai dengan pengumuman pemerintah. 

Kemnaker juga telah mengingatkan masyarakat mengenai informasi hoaks BSU dan tautan pendaftaran yang tidak resmi.

Jika menemukan informasi yang mencurigakan, jangan langsung mengikuti instruksi atau menyebarkannya sebelum memastikan kebenarannya melalui kanal resmi pemerintah.

Baca Juga: UMR Bandung 2026: Besaran Gaji Minimum, Kenaikan, dan Aturannya 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Belum Menerima BSU?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Belum Menerima BSU?

Jika kamu merasa memenuhi kriteria tetapi belum menerima BSU, tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa ada kesalahan dalam proses penyaluran. Ada beberapa hal yang bisa diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui status dan kemungkinan kendalanya.

1. Periksa Status Penerima

Langkah pertama adalah mengecek status penerima melalui kanal resmi yang ditetapkan pemerintah. 

Pastikan data yang kamu masukkan sudah benar dan sesuai dengan identitas yang terdaftar.

Jika status belum muncul, perhatikan juga periode pemutakhiran data karena informasi penerima dapat diperbarui secara bertahap.

2. Periksa Data Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Pastikan data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kamu sesuai dengan ketentuan program pada periode yang berlaku. 

Periksa status kepesertaan dan pastikan data seperti NIK serta informasi pekerjaan tercatat dengan benar. 

Jika terdapat perbedaan data, kamu dapat menanyakan prosedur perbaikannya melalui kanal resmi yang tersedia.

3. Periksa Rekening atau Mekanisme Penyaluran

Jika kamu sudah ditetapkan sebagai penerima, periksa kembali mekanisme penyaluran yang berlaku pada periode tersebut. 

Pastikan rekening atau informasi penyaluran yang digunakan sudah sesuai dan perhatikan apakah terdapat prosedur tambahan yang perlu dilakukan sebelum bantuan dapat diterima.

4. Hubungi Kanal Resmi Jika Ada Masalah

Jika status penerima sudah sesuai tetapi bantuan belum diterima atau terdapat ketidaksesuaian data, gunakan layanan resmi pemerintah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 

Sampaikan kendala berdasarkan data yang kamu miliki agar dapat memperoleh arahan sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga: UMR Jakarta 2026: Besaran Gaji Minimum, Kenaikan, dan Aturannya

Apakah BSU Kena Pajak?

Ketentuan mengenai pajak atas BSU perlu dilihat berdasarkan regulasi yang berlaku pada setiap periode penyaluran. 

Karena aturan perpajakan maupun ketentuan program dapat berubah, status pajak BSU tidak sebaiknya disimpulkan secara umum untuk semua periode.

Pada program BSU 2025, bantuan diberikan sebagai bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah dalam bentuk uang berdasarkan Permenaker Nomor 5 Tahun 2025.

Berikut ini ketentuannya:

  • Ketentuan perpajakan perlu dilihat berdasarkan dasar hukum yang berlaku pada periode BSU tersebut.
  • Jangan menyamakan BSU dengan penghasilan berupa gaji atau upah yang diterima dari pemberi kerja karena BSU merupakan bantuan pemerintah.
  • Jika terdapat perubahan program atau regulasi perpajakan, ketentuan yang berlaku juga dapat berubah.

Kesimpulan

BSU atau Bantuan Subsidi Upah merupakan bantuan pemerintah yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan program pada periode tertentu. 

Mulai dari syarat penerima, besaran bantuan, mekanisme penyaluran, hingga cara pengecekan status dapat berubah sesuai kebijakan yang berlaku. 

Karena itu, pastikan kamu selalu memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi pemerintah agar mendapatkan informasi yang akurat dan terhindar dari hoaks atau tautan palsu.

Lengkapi Persiapan Karier dengan AI Career Counselor dari Digital Skola

AI Career Counselor dari Digital Skola membantu mahasiswa mempersiapkan diri melalui berbagai fitur yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui AI Career Counselor, kamu bisa mendapatkan:

  • Analisis CV profesional untuk membantu mengevaluasi dan meningkatkan CV.
  • Simulasi wawancara realistis sebagai latihan sebelum menghadapi proses rekrutmen.
  • Rekomendasi yang relevan untuk membantu memahami pilihan dan pengembangan karier.

Coba AI Career Counselor dan persiapkan diri dengan lebih percaya diri untuk mengenali potensi serta mengembangkan kariermu bersama AI Career Counselor dari Digital Skola.

FAQ 

1. Apakah BSU bisa diterima bersamaan dengan bantuan pemerintah lainnya?

Kemungkinan menerima bantuan lain bergantung pada ketentuan masing-masing program. Karena setiap bantuan memiliki kriteria yang berbeda, kamu perlu memeriksa persyaratan BSU dan program bantuan terkait pada periode yang berlaku.

2. Apakah pekerja yang berganti perusahaan masih bisa menerima BSU?

Status penerima bergantung pada data dan kriteria yang digunakan pemerintah pada periode penyaluran. Jika kamu berganti perusahaan, pastikan data kepesertaan dan informasi pekerjaan sudah sesuai dengan data yang tercatat.

3. Apakah BSU bisa diterima lebih dari satu kali?

Penerimaan BSU bergantung pada kebijakan yang berlaku pada setiap periode. Pernah menerima BSU pada satu periode tidak otomatis membuat seseorang menjadi penerima pada periode berikutnya karena kriteria dan ketentuan program dapat berubah.

4. Bagaimana jika NIK tidak ditemukan saat mengecek status BSU?

Periksa kembali NIK dan data lain yang dimasukkan untuk memastikan semuanya sudah sesuai. Jika data sudah benar tetapi status tetap tidak ditemukan, gunakan kanal resmi pemerintah untuk mencari informasi mengenai kemungkinan kendala pada data atau proses verifikasi.

5. Apakah informasi BSU yang beredar di media sosial bisa dipercaya?

Tidak semua informasi mengenai BSU di media sosial berasal dari sumber resmi. Sebelum mempercayai atau membagikannya, cocokkan informasi tersebut dengan pengumuman dari Kemnaker atau kanal resmi pemerintah, terutama jika terdapat tautan pendaftaran atau permintaan data pribadi.