HomepageBlogUMR Jakarta 2026: Besaran Gaji Minimum, Kenaikan, dan Aturannya
5 min read

UMR Jakarta 2026: Besaran Gaji Minimum, Kenaikan, dan Aturannya

Tayang 27 September 2026 •Diperbarui: 27 September 2026
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


UMR Jakarta

Rangkuman

  • UMR Jakarta merupakan istilah yang umum digunakan untuk menyebut UMP DKI Jakarta, yaitu batas upah minimum yang berlaku di wilayah Jakarta.
  • UMP Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan dan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
  • Besaran UMP dapat berubah setiap tahun berdasarkan formula, regulasi, dan keputusan pemerintah yang berlaku.
  • Selain memahami ketentuan upah, persiapkan kariermu dengan lebih matang melalui AI Career Counselor dari Digital Skola yang menyediakan analisis CV profesional, simulasi wawancara, dan rekomendasi karier yang relevan.

UMR Jakarta 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pekerja maupun pencari kerja untuk mengetahui besaran upah minimum yang berlaku di DKI Jakarta. 

Istilah UMR masih umum digunakan, meskipun istilah resmi yang berlaku saat ini adalah UMP atau Upah Minimum Provinsi. 

Lalu, berapa besaran UMP Jakarta 2026, bagaimana kenaikannya, dan apa saja ketentuan yang perlu diketahui pekerja? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini! 

Apa Itu UMR Jakarta?

UMR Jakarta adalah istilah yang umum digunakan untuk menyebut batas upah minimum yang berlaku bagi pekerja di wilayah DKI Jakarta. Namun, istilah resmi yang digunakan dalam regulasi ketenagakerjaan saat ini adalah UMP.

UMR vs UMP, Apa Bedanya?

UMR merupakan istilah lama yang masih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dalam regulasi saat ini, istilah tersebut telah digantikan dengan UMP untuk tingkat provinsi dan UMK untuk tingkat kabupaten atau kota.

Apa yang Dimaksud dengan UMP Jakarta?

UMP Jakarta adalah upah minimum yang berlaku di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Berapa UMR Jakarta 2026?

UMP Jakarta 2026 telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Keputusan Gubernur Nomor 1142 Tahun 2025. Besarannya mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya dan mulai berlaku pada awal 2026.

Besaran UMP Jakarta 2026

UMP Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan. Angka tersebut naik 6,17% dari UMP Jakarta 2025 yang sebesar Rp5.396.761. 

Penetapan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 sebagai pedoman nasional penetapan upah minimum.

Kapan UMP Jakarta 2026 Mulai Berlaku?

UMP Jakarta 2026 mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Ketentuan ini menjadi acuan upah minimum bagi pekerja atau buruh yang termasuk dalam cakupan penerapan UMP sesuai peraturan yang berlaku.

UMP Jakarta 2026 Naik Berapa Persen?

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, UMP Jakarta 2026 mengalami kenaikan sebesar 6,17%. Berikut perbandingannya:

TahunUMP Jakarta
2025Rp5.396.761
2026Rp5.729.876
Kenaikan6,17%

Bagaimana Cara Menghitung UMR Jakarta?

Besaran UMP Jakarta tidak ditentukan secara bebas oleh perusahaan. Penetapannya mengikuti formula dan ketentuan pemerintah yang berlaku pada tahun tersebut, kemudian ditetapkan melalui keputusan gubernur. 

Untuk UMP Jakarta 2026, dasar penetapannya tercantum dalam Keputusan Gubernur Nomor 1142 Tahun 2025.

Faktor yang Memengaruhi Penetapan UMP

Dalam menentukan upah minimum, pemerintah menggunakan formula yang telah diatur dalam regulasi pengupahan. 

Perhitungan tersebut mempertimbangkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Karena formula dapat berubah mengikuti regulasi terbaru, perhitungan UMP setiap tahun tidak selalu menggunakan angka atau mekanisme yang sama.

Untuk UMP Jakarta 2026, penetapannya mengacu pada ketentuan pemerintah yang berlaku dan kemudian dituangkan dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta.

Apakah Kenaikan UMP Berarti Gaji Semua Karyawan Naik?

Tidak selalu. UMP merupakan batas upah minimum yang menjadi acuan bagi pekerja yang termasuk dalam ketentuan penerapannya, sehingga kenaikan UMP tidak otomatis berarti seluruh karyawan mendapatkan kenaikan gaji dengan persentase yang sama.

Besaran gaji pekerja juga dapat dipengaruhi oleh masa kerja, struktur dan skala upah, jabatan, serta kebijakan perusahaan. 

Pemprov DKI Jakarta, misalnya, menjelaskan bahwa pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih perlu mengacu pada struktur dan skala upah perusahaan.

Siapa yang Berhak Mendapatkan UMP Jakarta?

UMP Jakarta tidak otomatis berlaku dengan cara yang sama untuk semua pekerja. Penerapannya perlu melihat masa kerja, status hubungan kerja, serta ketentuan pengupahan yang berlaku pada perusahaan dan periode tersebut.

Berikut ini yang berhak mendapatkan UMP Jakarta:

Pekerja dengan Masa Kerja Kurang dari Satu Tahun

Pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari satu tahun pada dasarnya menjadi salah satu kelompok yang menjadi sasaran penerapan upah minimum sesuai ketentuan yang berlaku. 

UMP dapat menjadi acuan batas upah minimum bagi pekerja dalam kelompok ini, selama memenuhi cakupan penerapan aturan pengupahan.

Bagaimana dengan Pekerja yang Masa Kerjanya Lebih dari Satu Tahun?

Untuk pekerja yang telah bekerja selama satu tahun atau lebih, pengupahan perlu memperhatikan struktur dan skala upah yang diterapkan perusahaan. 

Artinya, gaji pekerja tidak selalu hanya mengacu pada nominal UMP, tetapi juga dapat mempertimbangkan masa kerja, jabatan, kompetensi, serta tanggung jawab pekerjaan.

Ketentuan mengenai struktur dan skala upah ini penting agar pekerja dengan masa kerja dan pengalaman yang berbeda tidak diperlakukan sama hanya berdasarkan angka upah minimum. 

Untuk UMP Jakarta 2026, ketentuan penerapan upah minimum dan struktur skala upah mengacu pada regulasi pengupahan yang berlaku.

Baca Juga: Berapa Gaji Business Intelligence Analyst di Indonesia 2026? Ini Rangenya

Apakah UMR Jakarta Berlaku untuk Semua Perusahaan?

Apakah UMR Jakarta Berlaku untuk Semua Perusahaan?

Penerapan UMP Jakarta perlu melihat jenis perusahaan dan ketentuan pengupahan yang berlaku. Karena itu, tidak semua bentuk usaha dapat diperlakukan dengan aturan yang sama.

Berikut ini peraturannya:

Apakah Perusahaan Boleh Membayar di Bawah UMP?

Secara umum, perusahaan yang wajib menerapkan UMP tidak boleh membayar pekerja di bawah ketentuan upah minimum yang berlaku. 

UMP menjadi batas minimum upah bagi pekerja yang termasuk dalam cakupan penerapannya. 

Namun, terdapat ketentuan khusus untuk jenis usaha tertentu yang perlu dilihat berdasarkan regulasi yang berlaku.

Bagaimana dengan Perusahaan Kecil atau Usaha Mikro?

Usaha mikro dan usaha kecil memiliki ketentuan pengupahan khusus sehingga tidak dapat langsung disamakan dengan perusahaan pada umumnya. 

Dalam regulasi pengupahan, terdapat pengecualian tertentu bagi usaha mikro dan kecil dari ketentuan upah minimum, dengan pengaturan mengenai besaran upah berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, status usaha dan kriteria perusahaan perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum menentukan apakah UMP Jakarta berlaku secara langsung.

Sumber: PP Nomor 49 Tahun 2025 dan JDIH Provinsi DKI Jakarta.

Apakah UMR Jakarta Sama dengan Gaji Bersih?

Tidak selalu. UMP Jakarta merupakan batas minimum upah, sedangkan gaji bersih adalah jumlah yang benar-benar diterima pekerja setelah dikurangi potongan yang berlaku. 

Sementara itu, gaji yang tercantum dalam perjanjian kerja dapat mencakup komponen upah tertentu sesuai kesepakatan dan ketentuan perusahaan.

Artinya, nominal UMP tidak otomatis sama dengan jumlah uang yang masuk ke rekening setiap bulan. Perbedaan tersebut dapat terjadi karena adanya potongan atau komponen lain dalam penghasilan pekerja.

Apa Saja yang Bisa Memengaruhi Gaji Bersih?

Jumlah gaji bersih yang diterima pekerja dapat berbeda dari nominal upah sebelum potongan. Beberapa hal yang dapat memengaruhinya antara lain:

  • Iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, sesuai kepesertaan dan ketentuan iuran yang berlaku.
  • Pajak Penghasilan (PPh 21), jika penghasilan pekerja memenuhi ketentuan perpajakan.
  • Potongan lain yang sah, misalnya berdasarkan ketentuan perusahaan atau kesepakatan dalam hubungan kerja.

Karena itu, saat membandingkan UMP dengan gaji yang diterima, penting untuk membedakan antara upah sebelum potongan dan gaji bersih yang diterima setelah seluruh potongan yang berlaku. 

Ketentuan mengenai komponen upah dan potongan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pekerja.

Bagaimana Jika Gaji di Bawah UMR Jakarta?

Jika gaji yang diterima terlihat lebih rendah dari UMP Jakarta, jangan langsung menyimpulkan bahwa perusahaan melanggar ketentuan.

Perlu dilihat terlebih dahulu status pekerja, masa kerja, komponen upah, serta ketentuan yang berlaku pada hubungan kerja tersebut.

1. Periksa Kontrak dan Slip Gaji

Periksa kembali perjanjian kerja dan slip gaji untuk mengetahui bagaimana upah kamu dihitung.

Perhatikan komponen seperti upah pokok, tunjangan, serta potongan yang tercantum.

Perbedaan antara jumlah yang diterima di rekening dengan nominal upah sebelum potongan juga perlu diperhatikan agar tidak keliru membandingkannya dengan UMP.

2. Diskusikan dengan HR atau Perusahaan

Jika setelah memeriksa dokumen masih terdapat perbedaan yang belum jelas, kamu dapat mendiskusikannya dengan HR atau pihak perusahaan.

Tanyakan dasar perhitungan upah, komponen yang digunakan, serta alasan jika nominalnya berbeda dari UMP yang berlaku.

Langkah ini dapat membantu memastikan apakah perbedaan tersebut berasal dari potongan, struktur pengupahan, atau ketentuan lain yang berlaku.

3. Gunakan Kanal Pengaduan Resmi

Jika persoalan belum menemukan kejelasan setelah dibicarakan dengan perusahaan, kamu dapat menggunakan kanal pengaduan resmi ketenagakerjaan.

Sampaikan informasi dan dokumen yang relevan agar kondisi pekerjaan dapat diperiksa berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pastikan informasi yang diberikan sesuai dengan kondisi sebenarnya dan gunakan kanal resmi pemerintah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Bagaimana Jika Gaji di Bawah UMR Jakarta?

Jika gaji yang diterima terlihat lebih rendah dari UMP Jakarta, jangan langsung menyimpulkan bahwa perusahaan melanggar ketentuan.

Perlu dilihat terlebih dahulu status pekerja, masa kerja, komponen upah, serta ketentuan yang berlaku pada hubungan kerja tersebut.

1. Periksa Kontrak dan Slip Gaji

Periksa kembali perjanjian kerja dan slip gaji untuk mengetahui bagaimana upah kamu dihitung. 

Perhatikan komponen seperti upah pokok, tunjangan, serta potongan yang tercantum. 

Perbedaan antara jumlah yang diterima di rekening dengan nominal upah sebelum potongan juga perlu diperhatikan agar tidak keliru membandingkannya dengan UMP.

2. Diskusikan dengan HR atau Perusahaan

Jika setelah memeriksa dokumen masih terdapat perbedaan yang belum jelas, kamu dapat mendiskusikannya dengan HR atau pihak perusahaan. 

Tanyakan dasar perhitungan upah, komponen yang digunakan, serta alasan jika nominalnya berbeda dari UMP yang berlaku. 

Langkah ini dapat membantu memastikan apakah perbedaan tersebut berasal dari potongan, struktur pengupahan, atau ketentuan lain yang berlaku.

3. Gunakan Kanal Pengaduan Resmi

Jika persoalan belum menemukan kejelasan setelah dibicarakan dengan perusahaan, kamu dapat menggunakan kanal pengaduan resmi ketenagakerjaan. 

Sampaikan informasi dan dokumen yang relevan agar kondisi pekerjaan dapat diperiksa berdasarkan ketentuan yang berlaku. 

Pastikan informasi yang diberikan sesuai dengan kondisi sebenarnya dan gunakan kanal resmi pemerintah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Business Intelligence vs Data Analyst: Perbedaan, Tugas, Skill, dan Gajinya

Apa Saja Komponen Upah?

Apa Saja Komponen Upah?

Upah yang diterima pekerja tidak selalu hanya terdiri dari satu komponen. Karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara upah pokok, tunjangan, serta pendapatan tambahan agar tidak menyamakan seluruh penghasilan dengan UMP.

1. Upah Pokok

Upah pokok merupakan imbalan dasar yang diberikan kepada pekerja berdasarkan pekerjaan atau jabatan yang dijalankan. 

Besarannya biasanya tercantum dalam perjanjian kerja dan menjadi salah satu komponen utama dalam perhitungan upah.

2. Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap adalah pembayaran yang diberikan secara rutin kepada pekerja dan tidak bergantung pada kehadiran atau pencapaian tertentu. 

Contohnya dapat berupa tunjangan keluarga atau tunjangan jabatan, sesuai kebijakan dan ketentuan perusahaan.

3. Tunjangan Tidak Tetap

Tunjangan tidak tetap merupakan pembayaran yang pemberiannya dapat dipengaruhi oleh kondisi tertentu, seperti kehadiran atau pencapaian persyaratan tertentu. 

Karena sifatnya tidak selalu diterima dengan jumlah atau waktu yang sama, tunjangan ini perlu dibedakan dari tunjangan tetap.

4. Bonus dan Insentif

Bonus dan insentif merupakan pembayaran tambahan yang dapat diberikan berdasarkan kinerja, pencapaian target, keuntungan perusahaan, atau kondisi tertentu sesuai kebijakan perusahaan. 

Komponen ini tidak selalu diterima setiap bulan sehingga tidak dapat langsung disamakan dengan upah minimum.

Baca Juga: Berapa Gaji AI Engineer di Indonesia 2026? Ini Kisaran dan Faktornya

Apakah UMR Jakarta Berubah Setiap Tahun?

Besaran UMP Jakarta dapat berubah dari tahun ke tahun karena penetapannya mengikuti mekanisme dan regulasi pengupahan yang berlaku. 

Karena itu, nominal UMP pada satu tahun tidak otomatis sama dengan tahun berikutnya. 

Perubahan besaran juga perlu dilihat berdasarkan keputusan resmi pemerintah pada masing-masing periode.

Siapa yang Menetapkan UMP Jakarta?

UMP Jakarta ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi dan ketentuan yang ditetapkan dalam regulasi pemerintah. 

Sebelum ditetapkan, prosesnya melibatkan pembahasan dan perhitungan sesuai formula pengupahan yang berlaku.

Kapan UMP Tahun Berikutnya Ditetapkan?

Waktu penetapan UMP mengikuti jadwal yang ditentukan dalam regulasi pengupahan yang berlaku pada tahun tersebut. 

Untuk UMP 2026, misalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkannya melalui Keputusan Gubernur Nomor 1142 Tahun 2025 sebelum mulai berlaku pada 1 Januari 2026. 

Karena jadwal dan mekanisme dapat mengalami perubahan mengikuti regulasi, informasi mengenai UMP tahun berikutnya sebaiknya selalu diperiksa melalui Pemprov DKI Jakarta dan JDIH Provinsi DKI Jakarta.

Kesimpulan

UMR Jakarta merupakan istilah yang umum digunakan untuk menyebut UMP DKI Jakarta, yaitu batas upah minimum yang berlaku di wilayah Jakarta. 

Pada 2026, UMP Jakarta ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan dan mulai berlaku 1 Januari 2026. 

Besaran UMP dapat berubah setiap tahun sesuai regulasi dan mekanisme penetapan pemerintah, sehingga informasi terbaru sebaiknya selalu dicek melalui kanal resmi Pemprov DKI Jakarta. 

Setelah Tahu UMR Jakarta, Yuk Siapkan Kariermu Bersama Digital Skola

AI Career Counselor dari Digital Skola membantu mahasiswa mempersiapkan diri melalui berbagai fitur yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui AI Career Counselor, kamu bisa mendapatkan:

  • Analisis CV profesional untuk membantu mengevaluasi dan meningkatkan CV.
  • Simulasi wawancara realistis sebagai latihan sebelum menghadapi proses rekrutmen.
  • Rekomendasi yang relevan untuk membantu memahami pilihan dan pengembangan karier.

Coba AI Career Counselor dan persiapkan diri dengan lebih percaya diri untuk mengenali potensi serta mengembangkan kariermu bersama AI Career Counselor dari Digital Skola.

FAQ 

1. Apakah UMR Jakarta berlaku untuk pekerja yang bekerja dari luar kantor?

UMP Jakarta tetap berkaitan dengan lokasi perusahaan dan ketentuan hubungan kerja, bukan semata-mata tempat pekerja menyelesaikan pekerjaannya. Untuk pekerja remote, penerapannya perlu dilihat berdasarkan lokasi perusahaan, perjanjian kerja, serta ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

2. Apakah UMR Jakarta berlaku untuk pekerja freelance?

Tidak semua pekerja freelance otomatis berada dalam hubungan kerja yang sama dengan karyawan. Penerapan upah minimum perlu melihat status dan hubungan kerja yang disepakati serta karakter pekerjaan yang dijalankan.

3. Apakah UMP Jakarta sudah termasuk tunjangan?

UMP merupakan batas upah minimum sehingga cara penerapannya perlu melihat komponen upah yang diperbolehkan dalam regulasi. Karena itu, jangan langsung menyamakan nominal UMP dengan seluruh komponen penghasilan atau gaji bersih yang diterima pekerja.

4. Apakah perusahaan boleh memberikan gaji lebih tinggi dari UMP Jakarta?

Boleh. UMP merupakan batas minimum, bukan batas maksimum. Perusahaan dapat memberikan upah di atas UMP berdasarkan jabatan, kompetensi, masa kerja, struktur dan skala upah, maupun kebijakan perusahaan.

5. Apakah UMP Jakarta berlaku untuk pekerja paruh waktu?

Penerapan upah minimum pada pekerja paruh waktu perlu melihat ketentuan pengupahan dan status hubungan kerja yang berlaku. Perhitungan upahnya tidak selalu dapat disamakan dengan pekerja penuh waktu, sehingga perlu melihat aturan dan perjanjian kerja yang digunakan.