HomepageBlogUMR Jogja Terbaru: Daftar UMK Kota dan Kabupaten di DIY
5 min read

UMR Jogja Terbaru: Daftar UMK Kota dan Kabupaten di DIY

Tayang 30 Oktober 2026 •Diperbarui: 30 Oktober 2026
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


UMR Jogja

Rangkuman

  • UMR Jogja atau UMK di Daerah Istimewa Yogyakarta ditetapkan berbeda untuk setiap kabupaten/kota, dengan nominal tertinggi di Kota Yogyakarta sebesar Rp2.827.593 dan terendah di Gunungkidul sebesar Rp2.468.378.
  • Kenaikan UMK 2026 dibandingkan tahun sebelumnya berkisar antara 5,93% hingga 6,52%, dengan besaran yang berbeda di setiap wilayah.
  • Perlu memahami perbedaan UMP dan UMK. UMP berlaku di tingkat provinsi, sedangkan UMK berlaku di tingkat kabupaten/kota. Penetapannya mempertimbangkan ketentuan pengupahan dan kondisi ekonomi.
  • Selain memahami standar upah, kamu juga perlu mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. AI Career Counselor dapat membantu melalui analisis CV profesional, simulasi wawancara realistis, dan rekomendasi karier yang relevan.

UMR Jogja menjadi informasi penting bagi pencari kerja dan pekerja yang ingin mengetahui standar upah minimum di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Besarannya berbeda di setiap kabupaten dan kota, termasuk Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul. 

Lantas, berapa nominal UMR Jogja 2026 dan bagaimana kenaikannya dibandingkan tahun sebelumnya? Simak daftar lengkapnya berikut ini.

Berapa UMR Jogja Terbaru?

UMR Jogja secara resmi mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Istilah UMR masih umum digunakan masyarakat, tetapi istilah resmi yang berlaku saat ini adalah Upah Minimum Provinsi (UMP) dan UMK. 

Berdasarkan Keputusan Gubernur DIY Nomor 443 Tahun 2025, pemerintah menetapkan besaran UMK 2026 untuk lima kabupaten/kota di DIY.

Baca Juga: UMR Bandung 2026: Besaran Gaji Minimum, Kenaikan, dan Aturannya 

Daftar UMR Jogja 2026 di Setiap Wilayah

Berikut daftar UMK 2026 di Kota Yogyakarta dan empat kabupaten lainnya. Besaran ini mulai berlaku pada 1 Januari 2026.

Kabupaten/KotaUMK 2026
Kota YogyakartaRp2.827.593
Kabupaten SlemanRp2.624.387
Kabupaten BantulRp2.509.001
Kabupaten Kulon ProgoRp2.504.520
Kabupaten GunungkidulRp2.468.378

Berapa Kenaikan UMR Jogja 2026 Dibandingkan 2025?

UMK di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami kenaikan pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. 

Berdasarkan perbandingan nominal UMK 2025 dan 2026, kenaikannya berkisar antara 5,93% hingga 6,52% di lima kabupaten/kota. 

Data ini merujuk pada keputusan gubernur tentang UMK 2025 dan 2026 serta pemberitaan pemerintah daerah.

Kenaikan UMK Kota Yogyakarta

UMK Kota Yogyakarta naik dari Rp2.655.041,81 pada 2025 menjadi Rp2.827.593 pada 2026. 

Berdasarkan perhitungan dari kedua nominal tersebut, kenaikannya sekitar Rp172.551,19 atau 6,50%. Penetapan UMK 2026 ini berlaku mulai 1 Januari 2026.

Kenaikan UMK Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul

Selain Kota Yogyakarta, empat kabupaten lainnya juga mengalami kenaikan UMK pada 2026. 

Berikut perbandingan nominal UMK 2025 dan 2026, termasuk selisih kenaikan serta persentasenya.

Kabupaten/KotaUMK 2025UMK 2026Kenaikan nominalKenaikan (%)
Kota YogyakartaRp2.655.041,81Rp2.827.593Rp172.551,196,50%
SlemanRp2.466.514,86Rp2.624.387Rp157.872,146,40%
BantulRp2.360.533,00Rp2.509.001Rp148.468,006,29%
Kulon ProgoRp2.351.239,85Rp2.504.520Rp153.280,156,52%
GunungkidulRp2.330.263,67Rp2.468.378Rp138.114,335,93%

Wilayah Mana dengan UMR Tertinggi dan Terendah di Jogja?

Wilayah Mana dengan UMR Tertinggi dan Terendah di Jogja?

Besaran UMR atau UMK 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta berbeda di setiap kabupaten/kota. 

Berdasarkan Keputusan Gubernur DIY Nomor 443 Tahun 2025, Kota Yogyakarta memiliki UMK tertinggi, sedangkan Kabupaten Gunungkidul memiliki UMK terendah.

Kota Yogyakarta Memiliki UMK Tertinggi

UMK Kota Yogyakarta pada 2026 ditetapkan sebesar Rp2.827.593 per bulan. 

Nominal ini merupakan yang tertinggi di DIY, lebih besar Rp203.206 dibandingkan Kabupaten Sleman yang berada di posisi kedua dengan UMK Rp2.624.387.

Gunungkidul Memiliki UMK Terendah

Sebaliknya, Kabupaten Gunungkidul memiliki UMK 2026 sebesar Rp2.468.378 per bulan, terendah di antara lima kabupaten/kota di DIY. 

Selisihnya dengan Kota Yogyakarta mencapai Rp359.215 per bulan. Perbedaan ini menunjukkan bahwa standar upah minimum di DIY bervariasi sesuai wilayah penetapannya.

Apa Perbedaan UMR, UMP, dan UMK?

Istilah UMR, UMP, dan UMK sering digunakan saat membahas gaji minimum pekerja. Meski kerap dianggap sama, ketiganya memiliki perbedaan dari segi istilah dan cakupan wilayah. 

Memahami perbedaannya membantu pencari kerja mengetahui standar upah minimum yang berlaku di daerah tempat mereka bekerja.

1. UMR (Upah Minimum Regional)

UMR merupakan istilah lama yang masih sering digunakan masyarakat untuk menyebut upah minimum. 

Dalam aturan ketenagakerjaan, istilah UMR telah digantikan oleh UMP dan UMK. 

Karena itu, ketika mencari informasi UMR Jogja, penting untuk memastikan apakah yang dimaksud adalah UMP DIY atau UMK di kabupaten/kota tertentu.

2. UMP (Upah Minimum Provinsi)

UMP adalah upah minimum yang berlaku di tingkat provinsi dan ditetapkan oleh gubernur. 

Untuk DIY, UMP menjadi acuan upah minimum pada tingkat provinsi. 

Besarannya dapat berbeda dari UMK yang berlaku di kabupaten atau kota tertentu.

3. UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota)

UMK adalah upah minimum yang berlaku di wilayah kabupaten atau kota tertentu. Di DIY, UMK ditetapkan untuk Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul. 

Karena besarannya berbeda di setiap wilayah, pekerja perlu memeriksa UMK sesuai lokasi kerjanya.

Siapa yang Berhak Mendapatkan UMK Jogja 2026?

Ketentuan UMK Jogja 2026 mengacu pada aturan pengupahan nasional yang membedakan penerapan upah minimum berdasarkan masa kerja pekerja. 

Secara umum, upah minimum berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun, sedangkan pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih menggunakan struktur dan skala upah perusahaan sebagai pedoman pengupahan.

Baca Juga: UMR Jakarta 2026: Besaran Gaji Minimum, Kenaikan, dan Aturannya

Ketentuan UMK bagi Pekerja dengan Masa Kerja Kurang dari Satu Tahun

Pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun di perusahaan yang bersangkutan berhak mendapatkan upah minimum sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah kerjanya. 

Artinya, perusahaan perlu memperhatikan UMK kabupaten/kota tempat pekerja bekerja sebagai acuan upah minimum. 

Pekerja dengan kualifikasi tertentu yang disyaratkan untuk jabatannya juga dapat diberikan upah lebih tinggi dari upah minimum.

Bagaimana dengan Pekerja yang Sudah Bekerja Lebih dari Satu Tahun?

Bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengupahan berpedoman pada struktur dan skala upah yang diterapkan perusahaan. 

Penyusunannya perlu mempertimbangkan kemampuan dan produktivitas perusahaan, golongan jabatan, masa kerja, pendidikan, serta kompetensi pekerja. 

Karena itu, kenaikan upah pekerja yang lebih lama bekerja tidak otomatis mengikuti persentase kenaikan UMK, tetapi perlu mengacu pada struktur dan skala upah serta ketentuan yang berlaku.

Faktor Apa yang Memengaruhi Penetapan UMR Jogja?

Penetapan UMR Jogja atau UMK di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti ketentuan pengupahan nasional dan mempertimbangkan kondisi ekonomi serta ketenagakerjaan. 

Berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2025, penghitungan upah minimum mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu yang mencerminkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi.

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi penetapan upah minimum:

  • Inflasi: Perubahan harga barang dan jasa menjadi salah satu pertimbangan untuk menjaga daya beli pekerja.
  • Pertumbuhan ekonomi: Menggambarkan perkembangan ekonomi daerah yang menjadi bagian dari perhitungan penyesuaian upah minimum.
  • Indeks tertentu dan kondisi ketenagakerjaan: Mempertimbangkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi serta keseimbangan kepentingan pekerja dan perusahaan.
  • Peran dewan pengupahan: Dewan pengupahan provinsi atau kabupaten/kota berperan dalam menentukan nilai indeks tertentu dengan mempertimbangkan keseimbangan kepentingan pekerja dan perusahaan serta perbandingan upah minimum dengan kebutuhan hidup layak.

Apakah UMR Jogja Cukup untuk Biaya Hidup?

Apakah UMR Jogja Cukup untuk Biaya Hidup?

UMR Jogja 2026, khususnya UMK Kota Yogyakarta sebesar Rp2.827.593 per bulan, bisa menjadi acuan untuk memperkirakan kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Namun, cukup atau tidaknya nominal tersebut bergantung pada biaya tempat tinggal, pola konsumsi, transportasi, dan kebutuhan pribadi masing-masing pekerja.

Sebagai gambaran, salah satu estimasi biaya hidup mahasiswa di Kota Yogyakarta mencakup kos sekitar Rp750.000, makan Rp1.000.000, transportasi Rp150.000, dan komunikasi Rp100.000 per bulan. 

Angka ini bukan standar biaya hidup untuk semua pekerja, tetapi bisa menjadi referensi awal untuk menyusun anggaran.

Komponen Pengeluaran Bulanan di Jogja

Sebelum menentukan apakah gaji cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan, berikut beberapa komponen pengeluaran yang perlu diperhitungkan:

  • Biaya kos bergantung pada lokasi, fasilitas, dan apakah biaya listrik serta internet sudah termasuk dalam harga sewa.
  • Anggarkan biaya makan, air minum, perlengkapan mandi, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Memasak sendiri atau makan di warung lokal bisa menjadi pilihan untuk mengendalikan pengeluaran.
  • Pertimbangkan ongkos transportasi umum, bensin, parkir, atau layanan transportasi daring sesuai jarak tempat tinggal ke kantor.
  • Sisihkan dana untuk paket data, pulsa, dan biaya internet jika belum termasuk dalam fasilitas kos.
  • Usahakan menyisihkan sebagian penghasilan untuk kebutuhan mendadak, biaya kesehatan, atau pengeluaran tak terduga lainnya.

Cara Mengatur Gaji Sesuai Kebutuhan

Agar gaji bulanan dapat digunakan secara lebih terencana, pekerja bisa mencoba beberapa langkah berikut:

  • Alokasikan dana untuk kos, makan, transportasi, dan tagihan rutin sebelum membelanjakan uang untuk kebutuhan tambahan.
  • Catat pengeluaran selama satu bulan untuk mengetahui pos yang paling banyak menyerap pendapatan.
  • Kos yang lebih dekat ke kantor dapat membantu mengurangi ongkos dan waktu perjalanan, meskipun harga sewanya perlu tetap dibandingkan.
  • Tetapkan batas untuk jajan, pesan makanan daring, hiburan, dan belanja impulsif agar tidak mengganggu kebutuhan utama.
  • Tentukan nominal yang realistis sesuai kondisi keuangan, lalu sisihkan saat menerima gaji, bukan hanya dari sisa uang di akhir bulan.

Salah satu metode yang bisa dicoba adalah pembagian anggaran 50/30/20, yaitu 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan serta investasi. 

Namun, pembagian ini bukan aturan mutlak. Jika biaya kos dan kebutuhan wajib sudah menyerap sebagian besar gaji, persentasenya dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Baca Juga: 7 Perbedaan UMK dan UMR serta Cara Mengetahuinya di Daerahmu

Kesimpulan

UMR Jogja 2026 atau UMK di Daerah Istimewa Yogyakarta ditetapkan sebesar Rp2.827.593 untuk Kota Yogyakarta, Rp2.624.387 untuk Sleman, Rp2.509.001 untuk Bantul, Rp2.504.520 untuk Kulon Progo, dan Rp2.468.378 untuk Gunungkidul. 

Kota Yogyakarta menjadi wilayah dengan UMK tertinggi, sedangkan Gunungkidul memiliki nominal terendah. Penting untuk memahami bahwa UMP berlaku di tingkat provinsi, sementara UMK berlaku di tingkat kabupaten atau kota. 

Untuk memastikan informasi pengupahan yang akurat, selalu merujuk pada ketentuan resmi pemerintah, termasuk Keputusan Gubernur DIY Nomor 443 Tahun 2025 tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026. 

Persiapkan Karier agar Lebih Siap Bersaing di Dunia Kerja

Melalui AI Career Counselor di Digital Skola, kamu dapat mempersiapkan karier melalui teknologi AI yang menyediakan analisis CV profesional, simulasi wawancara realistis, serta rekomendasi karier yang relevan.

Berikut manfaat yang bisa didapatkan melalui AI Career Counselor:

  • Analisis CV profesional untuk membantu mahasiswa meningkatkan kualitas CV.
  • Simulasi wawancara realistis untuk melatih kepercayaan diri menghadapi rekrutmen.
  • Rekomendasi karier yang relevan untuk membantu mahasiswa merencanakan langkah karier berikutnya.

Saatnya tingkatkan layanan karier dengan AI Career Counselor agar kamu lebih siap menghadapi persaingan dunia kerja!

FAQ

1. Apakah perusahaan wajib membayar gaji sesuai UMK Jogja 2026?

Pada prinsipnya, pengusaha wajib mengikuti ketentuan upah minimum yang berlaku bagi pekerja sesuai peraturan pengupahan. Namun, penerapannya perlu memperhatikan ketentuan mengenai masa kerja dan struktur serta skala upah.

2. Apakah UMK Jogja 2026 berlaku untuk pekerja kontrak dan outsourcing?

Ketentuan upah minimum pada dasarnya juga berlaku bagi pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) maupun pekerja outsourcing, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku. Status kontrak tidak serta-merta menghilangkan hak pekerja atas upah minimum.

3. Apakah UMK Jogja 2026 berlaku untuk pekerja paruh waktu?

Pekerja paruh waktu memiliki ketentuan pengupahan tersendiri. Upah per jam dapat digunakan untuk pekerja dengan waktu kerja paruh waktu sesuai peraturan yang berlaku, sehingga perhitungannya tidak selalu sama dengan upah bulanan pekerja penuh waktu.

4. Bagaimana jika perusahaan membayar gaji di bawah UMK Jogja 2026?

Pekerja dapat terlebih dahulu memeriksa ketentuan upah yang berlaku dan bukti pembayaran gaji. Jika terdapat dugaan pelanggaran, pekerja dapat berkonsultasi atau melaporkannya kepada instansi ketenagakerjaan setempat untuk memperoleh penjelasan dan menindaklanjuti sesuai prosedur.

5. Di mana bisa mengecek informasi resmi UMK Jogja 2026?

Informasi resmi UMK Jogja 2026 dapat diperiksa melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Daerah Istimewa Yogyakarta serta kanal resmi Pemerintah Daerah DIY. Pastikan dokumen yang dirujuk merupakan keputusan gubernur tentang penetapan UMK tahun 2026.