HomepageBlog5 Perbedaan Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate Penjual, Mana yang Tepat Untukmu?
5 min read

5 Perbedaan Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate Penjual, Mana yang Tepat Untukmu?

Tayang 28 Juli 2025 Diperbarui: 28 Juli 2025
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


perbedaan shopee affiliate dan shopee affiliate penjual

Shopee memiliki dua jenis program afiliasi, yaitu Shopee Affiliate untuk creator dan Shopee Affiliate Penjual untuk seller. Meski sama-sama memberi komisi, keduanya punya tujuan, cara kerja, dan keuntungan yang berbeda. Apa perbedaan Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate Penjual?

Kalau kamu masih bingung, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Shopee Affiliate (Creator)?

Shopee Affiliate untuk creator adalah program terbuka bagi semua pengguna, baik influencer, kreator konten, atau individu biasa. Kamu tidak perlu memiliki toko untuk ikut program ini. 

Cara kerjanya cukup mempromosikan produk apa saja yang ada di Shopee melalui link affiliate. Jika ada orang yang membeli lewat link tersebut, kamu akan mendapatkan komisi.

Keuntungan utamanya:

  • Bebas memilih produk dari berbagai toko
  • Tidak perlu stok barang atau kirim produk
  • Cocok untuk kreator yang ingin cuan dari review atau rekomendasi

Namun, komisi program ini biasanya relatif kecil, sekitar 2,5% per transaksi.

Baca Juga: Apa Itu Live Streaming: Panduan Lengkap untuk Pemula

Apa Itu Shopee Affiliate Penjual (Seller)?

Berbeda dengan program di atas, Shopee Affiliate Penjual ditujukan khusus untuk pemilik toko di Shopee. Program ini membantu seller mempromosikan produknya sendiri dan mendapatkan komisi tambahan dari setiap transaksi yang terjadi melalui link affiliate.

Keuntungan utamanya:

  • Komisi lebih tinggi, hingga 10% per produk
  • Meningkatkan penjualan dan eksposur produk toko sendiri
  • Cocok untuk seller yang ingin memperluas promosi

Namun, komisi ini memiliki batas maksimal, biasanya sekitar Rp10.000 per item, dan hanya berlaku untuk produk yang ada di toko milikmu sendiri.

5 Perbedaan Shopee Affiliate dan Affiliate Penjual

perbedaan shopee affiliate dan shopee affiliate penjual

Meski sama-sama memberi komisi, keduanya punya tujuan, cara kerja, dan keuntungan yang berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Peserta Program

Shopee Affiliate terbuka untuk semua pengguna, baik kreator konten, influencer, maupun individu biasa yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Kamu tidak perlu punya toko untuk bergabung. 

Affiliate Penjual hanya bisa diikuti oleh pemilik toko aktif di Shopee dengan minimal dua produk yang sudah terdaftar. Jadi, program ini lebih ditujukan untuk seller yang ingin memperluas promosi produk mereka sendiri.

2. Produk yang Dipromosikan

Sebagai Shopee Affiliate (Creator), kamu bebas memilih produk dari berbagai toko di Shopee sesuai niche kontenmu. Misalnya, jika fokus pada konten beauty, kamu bisa mempromosikan skincare dari berbagai brand. 

Sedangkan pada Affiliate Penjual, produk yang dipromosikan hanya terbatas pada produk dari toko yang kamu miliki. Artinya, fokusnya lebih ke meningkatkan penjualan produk sendiri, bukan produk dari toko lain.

3. Besaran Komisi yang Diterima

Komisi di Shopee Affiliate Creator biasanya relatif kecil, sekitar 2,5% per transaksi, karena kamu hanya berperan sebagai perantara. 

Sebaliknya, Affiliate Penjual menawarkan komisi lebih tinggi, bisa mencapai 10% per transaksi, meski tetap ada batas maksimal, biasanya sekitar Rp10.000 per produk. 

4. Tujuan Program

Shopee Affiliate ditujukan untuk menghasilkan cuan dari rekomendasi produk secara umum tanpa harus memiliki toko. Program ini cocok untuk kreator yang ingin memonetisasi konten media sosial mereka. 

Sementara itu, Affiliate Penjual lebih fokus untuk meningkatkan traffic dan penjualan toko milik sendiri, sekaligus memperluas jangkauan produk melalui berbagai channel promosi.

5. Strategi Promosi yang Digunakan

Shopee Affiliate biasanya memanfaatkan konten review, tutorial, atau rekomendasi produk di media sosial untuk menarik pembeli. Karena fleksibel, mereka bisa membuat konten sesuai tren yang sedang viral. 

Sedangkan penjual yang ikut Affiliate Penjual akan lebih banyak mengoptimalkan katalog produk, diskon, serta membagikan link langsung ke komunitas, grup chat, atau akun bisnis untuk meningkatkan konversi.

Berikut perbandingan dalam tabel agar kamu lebih mudah memahaminya:

AspekShopee Affiliate (Creator)Shopee Affiliate Penjual
PesertaSemua pengguna, termasuk non-penjualHanya pemilik toko aktif
ProdukDari berbagai toko di ShopeeProduk toko sendiri
Komisi± 2,5% per transaksiHingga 10% per transaksi
TargetCuan dari rekomendasi produk umumTingkatkan penjualan toko
ModalTidak perlu modalPerlu punya toko aktif

Kelebihan dan Kekurangan Shopee Affiliate dan Affiliate Penjual

Setiap program memiliki keunggulan dan keterbatasannya masing-masing. Berikut gambaran kelebihan dan kekurangan keduanya agar lebih mudah dipahami:

Shopee Affiliate untuk Creator

Kelebihan:

  • Bebas memilih berbagai produk dari banyak toko di Shopee, sehingga fleksibel untuk berbagai niche konten.
  • Tidak perlu memiliki toko atau stok barang sendiri, cukup fokus pada pembuatan konten promosi.

Kekurangan:

  • Komisi yang didapatkan relatif kecil, rata-rata hanya sekitar 2,5% per transaksi sehingga butuh volume penjualan yang tinggi untuk hasil maksimal.

Shopee Affiliate Penjual

Kelebihan:

  • Komisi lebih besar, bisa mencapai 10% per transaksi meski ada batas maksimum per produk.
  • Dapat membantu meningkatkan branding dan penjualan toko sendiri karena semua promosi terfokus pada produk milikmu.

Kekurangan:

  • Hanya terbatas pada produk yang dijual di toko milik sendiri, sehingga pilihan promosi lebih sempit dibandingkan creator.

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan ROI di Media Sosial dan Strateginya

Bagaimana Cara Menentukan Program Shopee Affiliate yang Tepat?

Memilih antara Shopee Affiliate dan Affiliate Penjual sebenarnya bergantung pada peran dan tujuanmu. Berikut panduan singkat agar lebih mudah memutuskan:

1. Jika Kamu Kreator atau Influencer

Bagi kreator konten yang aktif di media sosial namun tidak memiliki toko, Shopee Affiliate (Creator) adalah pilihan terbaik. 

Program ini fleksibel karena kamu bisa mempromosikan produk dari berbagai kategori dan toko. Ini cocok untuk membangun penghasilan pasif melalui review, tutorial, atau rekomendasi produk tanpa modal awal.

2. Jika Kamu Pemilik Toko di Shopee

Bagi seller yang ingin meningkatkan traffic, penjualan, dan branding toko sendiri, Affiliate Penjual lebih tepat. 

Selain mendapat profit dari penjualan, kamu juga mendapatkan komisi tambahan dari setiap transaksi yang datang melalui link afiliasi. 

Program ini efektif untuk mendorong repeat buyer dan memperluas jangkauan promosi produk.

3. Kalau Punya Dua Peran Sekaligus

Jika kamu seorang kreator sekaligus penjual, tidak ada salahnya mendaftar keduanya. Kamu bisa mempromosikan produk toko sendiri lewat Affiliate Penjual, sambil tetap menghasilkan tambahan komisi dari produk lain melalui Shopee Affiliate Creator.

Cara Daftar Shopee Affiliate dan Affiliate Penjual

perbedaan shopee affiliate dan shopee affiliate penjual

Setelah mengetahui perbedaan, kelebihan, dan kekurangannya, langkah berikutnya memahami cara mendaftar masing-masing program. Prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan langsung melalui aplikasi atau website Shopee sebagai berikut:

Shopee Affiliate (Creator)

  • Masuk ke halaman resmi Shopee Affiliate Program berikut ini: https://shopee.co.id/m/affiliates 
  • Klik Daftar Sekarang dan login dengan akun Shopee.
  • Lengkapi data diri serta akun media sosial yang akan digunakan untuk promosi.
  • Setujui syarat dan ketentuan program.
  • Tunggu proses verifikasi, biasanya 1–3 hari kerja, lalu mulai pilih produk untuk dipromosikan.

Shopee Affiliate Penjual

  • Pastikan sudah memiliki toko aktif di Shopee dengan minimal dua produk yang terdaftar.
  • Login ke Seller Center: https://seller.shopee.co.id menggunakan akun penjual.
  • Masuk ke menu Program Afiliasi Penjual lalu pilih Daftar.
  • Lengkapi informasi toko dan channel promosi yang akan digunakan.
  • Submit pendaftaran dan tunggu persetujuan sebelum mulai mempromosikan produk toko sendiri.

Baca Juga: 4 Cara Menggunakan Storytelling di Media Sosial Efektif

Tips Sukses Menjalankan Shopee Affiliate dan Affiliate Penjual

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar promosi lebih efektif dan hasilnya maksimal, baik untuk kreator maupun penjual:

1. Pilih Produk yang Relevan dan Berkualitas

Pastikan produk yang dipromosikan sesuai dengan niche audiensmu agar lebih mudah dipercaya dan meningkatkan peluang pembelian. 

Hindari mempromosikan produk yang kualitasnya meragukan, karena bisa menurunkan kredibilitas jangka panjang.

2. Buat Konten yang Menarik dan Informatif

Konten review, tutorial, atau storytelling akan lebih menarik perhatian audiens. Jelaskan manfaat produk, pengalaman penggunaan, atau solusi yang ditawarkan, sehingga audiens merasa memiliki kebutuhan untuk membeli.

3. Manfaatkan Tren dan Hashtag Populer

Ikuti tren viral di media sosial untuk meningkatkan potensi jangkauan konten. Gunakan hashtag yang relevan agar algoritma lebih mudah merekomendasikan kontenmu kepada audiens yang tepat.

4. Gunakan Promo dan CTA yang Jelas

Tambahkan ajakan langsung seperti “Cek link di bio” atau “Klik untuk dapat promo khusus.” Jika memungkinkan, tawarkan promo tambahan seperti voucher atau diskon untuk menarik lebih banyak pembeli.

5. Sebarkan Link di Berbagai Channel

Jangan hanya mengandalkan satu platform. Bagikan link affiliate di Instagram, TikTok, YouTube, blog pribadi, atau grup komunitas online untuk memperbesar peluang konversi.

6. Pantau Performa Secara Rutin

Gunakan dashboard analitik Shopee untuk melihat produk mana yang paling laku, konten mana yang paling efektif, serta kapan audiens paling aktif. Dari data ini, kamu bisa terus mengoptimalkan strategi promosi.

Kesimpulan

Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate Penjual sama-sama menguntungkan, tapi target pesertanya berbeda. Supaya hasilnya optimal, ikuti Program Social Media Marketing AI-Powered Digital Skola dan kuasai teknik promosi digital yang efektif!

Dapatkan Cuan Maksimal dari Shopee Affiliate: Belajar Strateginya di Digital Skola

Melalui program Social Media Marketing AI-Powered Digital Skola, kamu akan mempelajari strategi lengkap untuk meningkatkan penjualan melalui program afiliasi seperti Shopee Affiliate, TikTok Affiliate, hingga Tokopedia Affiliate.

Yang akan kamu pelajari:

  • Teknik storytelling untuk membuat konten lebih menarik dan persuasif
  • Optimasi SEO media sosial agar konten mudah ditemukan audiens
  • Strategi distribusi konten lintas platform untuk menjangkau lebih banyak pembeli
  • Cara membaca dan memanfaatkan analitik untuk meningkatkan performa promosi
  • Tips mengelola kampanye affiliate agar lebih efisien dan menghasilkan lebih banyak konversi

Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis dan mulai tingkatkan skill promosi digitalmu bersama Digital Skola.

FAQ

1. Bagaimana cara mendapatkan komisi dari Shopee Affiliate?

Komisi didapatkan ketika seseorang melakukan pembelian melalui link affiliate yang kamu bagikan. Setelah transaksi selesai dan divalidasi, komisi akan otomatis masuk ke saldo akun affiliate.

2. Apakah harus punya banyak followers untuk bergabung?

Tidak perlu. Baik Shopee Affiliate Creator maupun Affiliate Penjual bisa diikuti meski tanpa followers besar, asalkan kamu aktif membagikan link produk dan membuat konten yang menarik.

3. Berapa lama komisi cair ke saldo akun?

Komisi biasanya masuk ke saldo affiliate dalam waktu 7–14 hari setelah transaksi selesai, tergantung proses verifikasi dari Shopee.

4. Bisakah mengikuti Shopee Affiliate dan Affiliate Penjual sekaligus?

Bisa. Jika kamu memiliki toko sekaligus aktif sebagai kreator, kamu dapat menjalankan keduanya untuk memaksimalkan peluang penghasilan.

5. Bagaimana cara melihat performa link affiliate yang sudah dibagikan?

Kamu bisa memantau performa melalui dashboard Shopee Affiliate, yang menampilkan jumlah klik, transaksi valid, hingga komisi yang diperoleh.