HomepageBlog10 Strategi Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui 
5 min read

10 Strategi Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui 

Tayang 17 Juni 2022 Diperbarui: 17 Juni 2022
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Strategi Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui
Strategi Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui (Photo by Fox on Pexels) 

Di era serba digital seperti sekarang, memahami strategi digital marketing yang wajib kamu ketahui bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi setiap bisnis yang ingin berkembang dan memenangkan persaingan. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa menjangkau target audiens secara lebih efektif melalui berbagai channel seperti media sosial, mesin pencari, email, dan website, sekaligus meningkatkan brand awareness hingga konversi penjualan. Namun, tanpa perencanaan yang matang dan pemahaman yang jelas tentang perilaku konsumen, upaya pemasaran digital justru bisa berjalan tanpa arah dan kurang maksimal hasilnya.

Jika dibandingkan dengan strategi pemasaran tradisional, digital marketing memiliki lebih banyak keunggulan, mulai dari mempermudah brand untuk menargetkan pelanggan yang punya kecenderungan lebih tinggi untuk membeli produk atau jasa, biaya yang jauh lebih rendah dan unggul dibandingkan pemasaran tradisional, keberhasilan iklan bisa diukur dari segi performa harian, hingga dapat mengubah strategi iklan kapanpun kamu membutuhkannya. Lantas, apa saja strategi digital marketing yang wajib kamu ketahui? Simak pembahasannya berikut ini.

BACA JUGA: Mini Bootcamp Social Media Marketing Bersertifikasi BNSP di Digital Skola

Apa Itu Digital Marketing?

Apa Itu Digital Marketing?
Apa Itu Digital Marketing? (Photo by Firmbee.com on pexels)   

Digital marketing atau sering juga disebut sebagai online marketing mengacu pada seluruh upaya pemasaran yang dilakukan di internet dan memanfaatkan berbagai digital channel seperti search engine, media sosial, email, dan situs web lain yang terhubung dengan pelanggan potensial (Sumber: HubSpot). Berbeda dengan pemasaran tradisional yang cenderung satu arah, digital marketing memungkinkan terjadinya interaksi dua arah antara brand dan konsumen, sehingga komunikasi menjadi lebih personal dan relevan. 

Digital marketing terbukti efektif digunakan di semua jenis industri dan memegang peran penting dalam bisnis karena bisa menghubungkan secara langsung antara bisnis dengan potensial pelanggan secara online (Sumber: Ballantine). Melalui pendekatan berbasis data, bisnis dapat memahami perilaku konsumen, mengukur efektivitas campaign secara real-time, hingga menyesuaikan strategi dengan cepat sesuai kebutuhan pasar. 

BACA JUGA: Live Shopping: Pengertian, Contoh, Cara Kerja dan Strateginya

Kenapa Penting Menerapkan Strategi Digital Marketing? 

Kenapa Penting Menerapkan Strategi Digital Marketing? 
 Kenapa Penting Menerapkan Strategi Digital Marketing? (Photo by Pixabay on pexels)        

Berikut penjelasan lengkap terkait alasan strategi digital marketing sangat penting untuk diterapkan:

  1. Konsumen Mengandalkan Internet Sebelum Membeli

Saat ini, customer journey hampir selalu dimulai dari pencarian online. Mereka membaca review, menonton video ulasan, melihat testimoni, hingga membandingkan harga sebelum mengambil keputusan pembelian. Jika bisnis tidak hadir secara digital atau tidak memiliki strategi yang jelas, maka peluang untuk masuk dalam pertimbangan konsumen akan semakin kecil. Strategi digital marketing membantu brand tampil di momen yang tepat ketika konsumen sedang membutuhkan solusi.

  1. Meningkatkan Visibilitas dan Daya Saing Brand

Persaingan bisnis di era digital sangat ketat. Tanpa strategi yang matang, brand akan sulit ditemukan di tengah banyaknya kompetitor. Melalui strategi seperti SEO, social media marketing, dan paid ads, bisnis dapat meningkatkan visibilitasnya secara konsisten. Semakin sering brand muncul di hadapan audiens yang relevan, semakin besar pula peluang untuk membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

  1. Lebih Tepat Sasaran dan Berbasis Data

Berbeda dengan marketing tradisional yang cenderung menyasar audiens secara luas, digital marketing memungkinkan penargetan yang jauh lebih spesifik. Bisnis dapat menentukan target berdasarkan usia, lokasi, minat, hingga perilaku online. Selain itu, seluruh aktivitas dapat dianalisis melalui data dan metrik yang terukur, sehingga strategi yang dijalankan berdasarkan insight yang akurat.

  1. Efisiensi Anggaran dan Fleksibilitas Strategi

Strategi digital marketing memberikan fleksibilitas yang tinggi dalam pengelolaan anggaran. Bisnis dapat memulai dengan biaya yang relatif kecil dan meningkatkan investasi seiring dengan hasil yang diperoleh. Jika suatu campaign tidak berjalan optimal, strategi dapat segera diubah atau disesuaikan tanpa harus menunggu waktu lama. Fleksibilitas inilah yang membuat digital marketing lebih adaptif terhadap dinamika pasar.

  1. Membantu Bisnis Lebih Adaptif terhadap Perubahan Pasar

Perkembangan tren digital dan perilaku konsumen dapat berubah dengan cepat. Melalui strategi digital marketing, bisnis dapat dengan mudah menyesuaikan konten, kampanye, maupun pendekatan pemasaran sesuai kondisi pasar. Fleksibilitas ini membantu bisnis tetap kompetitif dan mampu merespons perubahan secara lebih cepat dibandingkan metode pemasaran tradisional.

BACA JUGA: 4 Cara Mengirim CV Lewat WA, Format, dan Contoh Pesannya

Apa Saja Strategi Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui?

Apa Saja Strategi Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui?
Apa Saja Strategi Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui? (Photo by Canva Studio  on pexels)  

Berikut beberapa strategi digital marketing yang bisa kamu terapkan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan bisnis:

  1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO adalah strategi untuk mengoptimalkan website agar muncul di peringkat teratas hasil pencarian organik di mesin pencari seperti Google. Ketika calon pelanggan mencari produk atau solusi yang relevan dengan bisnis kamu, SEO membantu website tampil di waktu yang tepat tanpa harus membayar biaya iklan.

Strategi SEO tidak hanya memasukkan keyword ke dalam konten, tapi juga menjaga kualitas dan relevansi konten, struktur website yang rapi, kecepatan loading, pengalaman pengguna, hingga kredibilitas domain melalui link building. Jika dilakukan secara konsisten, SEO mampu mendatangkan traffic yang stabil dalam jangka panjang serta membangun kepercayaan audiens terhadap brand.

  1. Search Engine Marketing (SEM)

SEM adalah strategi pemasaran melalui iklan berbayar yang muncul di halaman hasil pencarian. Dengan SEM, bisnis dapat langsung menempati posisi teratas untuk keyword tertentu, sehingga sangat efektif untuk meningkatkan visibilitas dalam waktu singkat. Keunggulan SEM terletak pada kemampuannya dalam menargetkan audiens secara spesifik berdasarkan lokasi, perangkat, waktu tayang, hingga perilaku pencarian. 

Namun, strategi ini memerlukan pengelolaan anggaran yang cermat serta optimasi rutin seperti riset keyword, pengujian copy iklan, dan evaluasi performa agar biaya yang dikeluarkan sebanding dengan hasil yang diperoleh.

  1. Social Media Marketing

Social media marketing adalah strategi memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, LinkedIn, dan lainnya untuk membangun brand awareness, meningkatkan engagement, serta memperluas jangkauan pasar. Media sosial memungkinkan interaksi dua arah yang membuat brand lebih dekat dengan audiens.

Strategi ini tidak hanya berfokus pada promosi produk, tetapi juga membangun komunikasi yang autentik dan konsisten. Konten yang menarik, visual yang kuat, serta pemahaman terhadap karakteristik setiap platform menjadi kunci keberhasilan social media marketing. Dengan pendekatan yang tepat, media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk membangun loyalitas pelanggan.

  1. Content Marketing

Content marketing adalah strategi pembuatan dan distribusi konten yang relevan, bernilai, dan konsisten untuk menarik serta mempertahankan audiens. Konten yang dibuat dapat berupa artikel blog, video, infografis, podcast, hingga e-book yang memberikan solusi atas permasalahan target pasar.

Tujuan utama content marketing bukan hanya meningkatkan penjualan secara langsung, tetapi membangun kepercayaan dan positioning brand sebagai sumber informasi yang kredibel. Ketika audiens merasa terbantu oleh konten yang kamu sajikan, mereka akan lebih mudah mempertimbangkan produk atau layanan yang ditawarkan.

  1. Email Marketing

Email marketing merupakan strategi mengirimkan pesan komersial maupun informatif secara langsung ke inbox pelanggan. Strategi ini efektif untuk membangun hubungan jangka panjang, menjaga komunikasi dengan pelanggan lama, serta mendorong repeat purchase.

Melalui segmentasi database yang tepat, bisnis dapat mengirimkan pesan yang lebih personal dan relevan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan. Dengan subject line yang menarik dan call to action yang jelas, email marketing dapat menjadi salah satu strategi dengan tingkat konversi yang cukup tinggi jika dikelola secara konsisten.

  1. Mobile Marketing

Mobile marketing adalah strategi pemasaran yang difokuskan pada pengguna perangkat seluler seperti smartphone dan tablet. Mengingat sebagian besar pengguna internet saat ini mengakses informasi melalui perangkat mobile, strategi ini menjadi semakin penting.

Pendekatan mobile marketing dapat berupa website yang responsif, aplikasi mobile, SMS marketing, hingga iklan berbasis lokasi. Dengan memahami perilaku pengguna mobile, bisnis dapat menciptakan pengalaman yang lebih praktis dan cepat sehingga meningkatkan peluang terjadinya konversi.

  1. Influencer Marketing

Influencer marketing adalah strategi bekerja sama dengan influencer atau content creator yang memiliki audiens sesuai dengan target pasar bisnis kamu. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan brand sekaligus membangun kepercayaan melalui rekomendasi dari figur yang sudah memiliki kredibilitas.

Strategi ini efektif karena audiens cenderung lebih percaya pada rekomendasi dari seseorang yang mereka ikuti dibandingkan iklan biasa. Pemilihan influencer yang tepat dan relevan dengan niche bisnis menjadi faktor utama keberhasilan strategi ini.

  1. Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah strategi kerja sama dengan pihak ketiga yang membantu mempromosikan produk atau layanan dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang berhasil dilakukan melalui link mereka. Strategi ini berbasis performa, sehingga bisnis hanya membayar ketika terjadi hasil yang nyata.

Keuntungan dari affiliate marketing adalah memperluas jaringan pemasaran tanpa harus menambah biaya tetap yang besar. Dengan sistem tracking yang baik, bisnis dapat memantau performa masing-masing affiliate secara transparan dan terukur.

  1. Marketing Automation

Marketing automation adalah pemanfaatan teknologi dan tools untuk mengotomatisasi proses pemasaran seperti pengiriman email, penjadwalan konten, lead nurturing, hingga retargeting iklan. Strategi ini membantu bisnis bekerja lebih efisien tanpa harus melakukan semuanya secara manual.

Dengan automation yang tepat, komunikasi dengan pelanggan dapat tetap berjalan secara konsisten dan personal, meskipun jumlah audiens terus bertambah. Selain meningkatkan efisiensi, marketing automation juga membantu menjaga konsistensi strategi dalam jangka panjang.

  1. Video Marketing

Video marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan konten video untuk menarik perhatian, membangun engagement, dan meningkatkan konversi. Format video kini menjadi salah satu jenis konten yang paling banyak dikonsumsi, baik melalui YouTube, TikTok, Instagram Reels, maupun platform lainnya.

Keunggulan video marketing terletak pada kemampuannya menyampaikan pesan secara lebih visual, emosional, dan mudah dipahami. Video dapat digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari edukasi produk, tutorial, testimonial pelanggan, hingga campaign branding. Selain itu, algoritma banyak platform digital saat ini cenderung memprioritaskan konten video, sehingga peluang jangkauan organiknya lebih besar dibandingkan format konten lainnya. 

BACA JUGA: Digital Marketing Itu Apa? Simak Penjelasannya di Sini

Bagaimana Cara Menyusun Strategi Digital Marketing yang Efektif?

Bagaimana Cara Menyusun Strategi Digital Marketing yang Efektif?
Bagaimana Cara Menyusun Strategi Digital Marketing yang Efektif? (Photo by Yan Krukau  on pexels) 

Berikut cara untuk bisa menyusun strategi digital marketing yang efektif:

  1. Menentukan Tujuan dan Sasaran yang Jelas

Langkah pertama dalam menyusun strategi digital marketing adalah menetapkan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan ini harus selaras dengan target bisnis secara keseluruhan, misalnya untuk meningkatkan brand awareness, menghasilkan leads, meningkatkan penjualan, atau membangun loyalitas pelanggan.

Agar lebih terarah, gunakan pendekatan SMART yaitu Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound. Selain itu, tentukan indikator keberhasilan atau Key Performance Indicator (KPI) seperti jumlah traffic, conversion rate, engagement rate, atau pertumbuhan penjualan. Dengan tujuan yang jelas, setiap aktivitas digital marketing akan memiliki arah yang terukur.

  1. Mengidentifikasi Target Audiens

Strategi yang efektif selalu dimulai dari pemahaman terhadap target pasar kamu. Identifikasi karakteristik audiens berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi, minat, perilaku online, hingga platform yang paling sering mereka gunakan.

Jika bisnismu berbasis B2B, maka analisis bisa mencakup jenis industri, skala perusahaan, lokasi, serta anggaran yang dimiliki. Semakin spesifik target yang ditentukan, semakin mudah kamu menyusun pesan dan memilih channel yang tepat untuk menjangkau mereka.

  1. Memilih Channel Digital yang Tepat

Tidak semua channel harus digunakan sekaligus. Pilih platform yang paling relevan dengan target audiens dan tujuan bisnis. Jika fokus pada pencarian informasi, maka SEO dan SEM bisa menjadi prioritas. Jika ingin membangun interaksi dan komunitas, media sosial mungkin lebih efektif. Pemilihan channel yang tepat akan membantu  mengoptimalkan anggaran dan tenaga sehingga strategi yang dijalankan lebih fokus dan efisien.

  1. Menyusun Perencanaan Konten dan Campaign

Setelah channel ditentukan, langkah berikutnya adalah menyusun rencana konten dan campaign secara terstruktur. Buat kalender konten, tentukan tema, format, serta frekuensi publikasi agar strategi berjalan konsisten.

Perencanaan ini juga mencakup pesan utama yang ingin disampaikan, positioning brand, hingga call to action yang jelas. Konsistensi dan relevansi konten menjadi kunci dalam membangun hubungan jangka panjang dengan audiens.

  1. Menentukan Tim dan Pembagian Peran

Strategi digital marketing membutuhkan koordinasi berbagai peran seperti content creator, performance marketer, social media specialist, hingga customer relation. Pastikan setiap orang memahami tanggung jawabnya agar eksekusi berjalan efektif. Prinsip right person in the right place sangat penting untuk memaksimalkan hasil. 

  1. Melakukan Monitoring dan Evaluasi Secara Berkala

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah melakukan evaluasi terhadap seluruh aktivitas digital marketing. Analisis performa campaign melalui data seperti traffic website, conversion rate, engagement, hingga ROI. Dari hasil evaluasi tersebut, kamu dapat mengetahui strategi mana yang efektif dan mana yang perlu diperbaiki. 

BACA JUGA: 4 Cara Menggunakan Storytelling di Media Sosial untuk Content Marketing

Kesimpulan

Strategi digital marketing bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan utama bagi bisnis yang ingin bertahan dan berkembang di era digital. Dengan memahami berbagai strategi seperti SEO, SEM, social media marketing, content marketing, hingga video marketing, bisnis dapat menjangkau audiens secara lebih luas, terukur, dan tepat sasaran. Setiap strategi memiliki keunggulan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan tujuan bisnis, target pasar, serta anggaran yang dimiliki.

Namun, keberhasilan digital marketing tidak hanya ditentukan oleh banyaknya channel yang digunakan, melainkan oleh perencanaan yang matang dan eksekusi yang konsisten. Menentukan tujuan yang jelas, memahami karakteristik audiens, memilih channel yang tepat, hingga melakukan evaluasi secara berkala adalah kunci agar strategi berjalan efektif dan memberikan hasil maksimal. Dengan pendekatan yang terarah dan berbasis data, digital marketing dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

BACA JUGA: Jadwal FYP TikTok 2026 Terbaru untuk Meningkatkan Reach

Yuk, Pelajari Bidang Digital Marketing di Digital Skola!

Yuk, Pelajari Bidang Digital Marketing di Digital Skola!

Kalau kamu ingin mendalami dan mempraktikkan langsung berbagai strategi digital marketing secara terarah, kamu bisa mulai belajar bersama Digital Skola. Di Digital Skola, tersedia berbagai kelas yang dirancang khusus untuk membantu kamu melakukan spesialisasi di bidang digital marketing sesuai minat dan kebutuhan kariermu:

  • SEO Mastery AI-Optimized, mengajarkan strategi SEO dari dasar hingga mahir dengan dukungan teknologi AI
  • Social Media Marketing AI-Powered, membekali kamu dengan kemampuan merancang, mengeksekusi, dan menganalisis strategi media sosial secara profesional
  • KOL Management AI-Driven, mempersiapkanmu menjadi ahli dalam mengelola kolaborasi dengan influencer dan membangun kampanye digital berbasis data

FAQ 

1. Apa saja contoh strategi digital marketing?

Contohnya adalah SEO, SEM, social media marketing, content marketing, email marketing, influencer marketing, hingga video marketing.

2. Berapa lama hasil digital marketing bisa terlihat?

Hasilnya tergantung pada strategi yang digunakan. SEM bisa terlihat dalam hitungan hari, sedangkan SEO biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan.