HomepageBlogBerapa Gaji Cyber Security Specialist?
5 min read

Berapa Gaji Cyber Security Specialist?

Tayang 31 Oktober 2022 Diperbarui: 31 Oktober 2022
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Apakah kamu tertarik berkarier di dunia cyber security? Jika iya, kamu tentunya juga ingin tahu berapa besar gaji cyber security. Untuk menjawab pertanyaan tadi, kamu bisa simak dulu ulasan di bawah ini mengenai berapa besar gaji yang berpotensi kamu dapatkan dengan berkarier di bidang cyber security specialist sekaligus apa saja spesialisasi profesinya. Selamat membaca!

Berkarier di Dunia Cyber Security

Profesi Cyber Security
Profesi Cyber Security (Photo by Dan Nelson)

Sebenarnya, istilah cyber security adalah istilah yang sangat luas. Cyber security mencakup perangkat, jaringan, aplikasi, maupun transaksi e-commerce. Tak hanya itu saja, istilah ini juga bisa kamu temukan dalam dunia otomotif, seperti autonomous vehicle (AV). Artinya, kalau kamu berencana untuk berkarier di bidang ini, kamu juga perlu mengerucutkan fokus atau spesialisasimu.

Di samping itu, cyber security juga bisa mencakup best practice dan best process. Dulunya, fungsi ini berada di bawah divisi IT dalam sebuah perusahaan. Hanya saja, seiring dengan perkembangan hardware dan software saat ini, dunia cyber security juga mengalami perubahan.

Sebagai contoh, adanya cloud platform dan paradigma “as-a-service” seperti Infrastructure-as-a-Service (IaaS) dan Software-as-a-Service (SaaS) menggeser tanggung jawab aspek keamanan kepada penyedia layanan atau provider. Dengan begitu, dibutuhkan yang namanya kebijakan cyber security.

Kebijakan cyber security dibuat tentu saja untuk melindungi data. Perlindungan data di sini berarti bahwa cyber security diimplementasikan untuk pengamanan jaringan, aplikasi, dan perangkat yang mengandung informasi penting dan rahasia, termasuk informasi data pribadi, data finansial, atau kekayaan intelektual.

Artinya, akses yang tidak terotorisasi atau adanya pengungkapan data — bahkan yang tidak disengaja sekalipun — dapat meningkatkan risiko timbulnya konsekuensi negatif. Misalnya tuntutan hukum, denda, hingga kebangkrutan.

Karena ada begitu banyak data yang perlu diamankan serta banyak teknologi yang dipergunakan untuk dalam penggunaan data, ada banyak pilihan jalur atau spesialisasi karier yang bisa kamu pilih di bidang cyber security. Kalau begitu, apa saja ya pilihan spesialisasi dalam profesi cyber security specialist?

Berapa Besar Gaji Cyber Security?

gaji cyber security
Gaji cyber security (Foto: Photo by Ahsanjaya)

Hanya saja, pertama kamu bisa ketahui terlebih dahulu berapa besar gaji cyber security. Kalau menurut data yang dikumpulkan oleh Payscale, rata-rata gaji untuk skill cyber security di Indonesia adalah sebesar Rp 121 juta per tahun, dan angka tersebut masih berupa gaji pokok.

Sedangkan untuk rata-rata gaji masing-masing profesi terkait cyber security per tahunnya, Payscale melaporkan data sebagai berikut:

  • Security Engineer: Rp 123 juta.
  • Chief Information Security Officer: Rp 690 juta.
  • Penetration Tester: Rp 150 juta.
  • Security Analyst: Rp 66,6 juta.
  • Cyber Security Analyst: Rp 144 juta.
  • Information Security Analyst: Rp 86,4 juta.
  • Information Technologi Auditor: Rp 180 juta.

Untuk angka pastinya, besar gaji cyber security bergantung pada berbagai faktor. Di samping kebijakan perusahaan, variasi angka gajinya juga dapat dipengaruhi oleh pengalaman, skill set yang dimiliki, dan faktor-faktor lainnya.

Profesi Terkait dalam Cyber Security

Secara garis besar, ada 5 (lima) job role atau spesialisasi khusus untuk profesi cyber security specialist. Kelimanya adalah sebagai berikut.

IT Security Consultant

Profesi IT Security Consultant adalah salah satu contoh dari peran cyber security specialist yang mensyaratkan kualifikasi lebih dari kualifikasi teknis saja. Soalnya, manajemen risiko juga merupakan bagian penting dalam profesi yang satu ini.

Secara garis besar, seorang IT Security Consultant bertugas untuk memastikan bahwa pembobolan data tidak terjadi di perusahaan atau kliennya. IT Security Consultant juga dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru, termasuk manajemen enkripsi dan beragam jenis ancaman terhadap data di berbagai platform yang berbeda-beda.

Tugas seorang IT Security Consultant meliputi identifikasi penilaian, pengembangan, dan penerapan solusi keamanan untuk perusahaan ataupun klien. 

Information Security Engineer

Sementara itu, Information Security Engineer mengombinasikan skill teknis dengan analitis. Perannya adalah untuk melindungi jaringan dan sistem komputer dengan cara merencanakan dan melaksanakan tindakan keamanan untuk memonitor dan melindungi data dan sistem penting, termasuk implementasi dan testing.

Sebagai bagian dari tim IT yang melapor langsung ke manajemen tingkat atas, Information Security Engineer bertanggung jawab untuk mengembangkan rencana dan kebijakan keamanan informasi. Seorang Information Security Engineer juga menetapkan dan mengelola standar serta best practice untuk pencegahan insiden keamanan, sambil menjalankan rencana untuk mengatasi pembobolan saat terjadi. Di samping itu, profesi ini juga bertanggung jawab mengedukasi karyawan mengenai keamanan informasi.

Forensic Computer Analyst

Sebagai seorang Forensic Computer Analyst, kamu akan perlu mengombinasikan ilmu komputer dengan skill forensik dengan tujuan memulihkan informasi dari komputer ataupun perangkat penyimpanan. Profesi Forensic Computer Analyst juga dapat bekerja sama dengan penegak hukum.

Kalau mayoritas profesi di bidang cyber security berkaitan dengan strategi pencegahan, Forensic Computer Analyst justru fokus pada penanganan pasca kejadian. Misalnya mencari file dan informasi yang disembunyikan, dihapus, atau hilang. Soalnya, Forensic Computer Analyst fokus untuk mencari cara agar data dapat dipulihkan dan mencegah kehilangan ataupun pembobolan data di kemudian hari.

Chief Information Security Officer (CISO)

Peran seorang CISO ini berada di level atas untuk divisi atau fungsi cyber security dalam sebuah organisasi. Pada dasarnya, peran ini menjadi ujung tombak dalam tata kelola seluruh kebijakan, prosedur, desain, jaringan, penerapan aplikasi, dan implementasi keamanan organisasi secara keseluruhan.

Dalam menjalankan tugasnya, CISO tak hanya bekerja sama dengan para developer dan engineer terkait masalah keamanan jaringan dan project aplikasi, tapi juga harus memastikan bahwa strategi yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan bisnis. Dengan begitu, aspek keamanan cyber perusahaan akan bisa membantu perusahaan mencapai tujuan dan targetnya.

Berkarier di Bidang Cyber Security

Melihat informasi tentang gaji cyber security plus peluang kariernya di atas, tentu bisa kamu simpulkan bahwa karier di bidang ini sangat menjanjikan. Apalagi jika mempertimbangkan fakta bahwa era digital saat ini menuntut organisasi di berbagai sektor dan skala untuk lebih memerhatikan aspek keamanan digital atau cyber.

Untuk berkarier di bidang cyber security, kamu tidak harus memiliki background pendidikan di bidang ini ataupun di bidang IT, lho! Karena kamu juga bisa mengikuti program Mini Bootcamp Cyber Security dari Digital Skola.

Selain masa belajar yang lebih singkat, lewat program ini kamu juga bisa mendapatkan sertifikasi CompTIA PenTest+ untuk penetration testing yang penting di bidang karier satu ini.

Ditambah lagi, kamu juga bisa menggarap mini project sekaligus membangun portofolio Bug Bounty Report-mu sendiri. Soalnya, program ini menggunakan kurikulum berbasis industri agar kamu tak hanya paham teori, tapi juga memiliki skill praktis yang dibutuhkan di dunia kerja.Jadi, tunggu apa lagi? Yuk mulai kariermu sekarang juga di bidang cyber security bersama Digital Skola! Klik tombol di bawah untuk info lengkap Mini Bootcamp Cyber Security, ya!