HomepageBlog15 Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik
5 min read

15 Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik

Tayang 12 Juli 2023 Diperbarui: 12 Juli 2023
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Formula Copywriting
Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik (Photo by Fabian Irsara on Unsplash)  

Formula copywriting bikin tulisan makin menarik biasanya digunakan oleh copywriter sebagai pedoman untuk menulis copy atau teks yang digunakan oleh brand untuk mempromosikan atau menjual sesuatu dengan baik, benar, dan menarik. Dengan menggunakan formula copywriting, pekerjaan copywriter akan lebih mudah dan proses menulis juga bisa lebih cepat. Bisa disimpulkan, formula copywriting adalah struktur penulisan yang bisa membuat target audience lebih mudah mengerti pesan yang ingin kamu sampaikan dan melakukan tindakan yang kamu inginkan. 

Kita juga bisa mengibaratkan copywriting formula seperti resep masakan, misalnya saat kamu memasak steak ada banyak resep di internet yang memiliki variasi yang berbeda-beda dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau preferensi masing-masing, sama halnya dengan copywriting formula yang ada di internet ada banyak variasinya, kamu bisa menggunakannya sesuai dengan kebutuhan tulisan yang akan dibuat. Salah satu contoh formula yang banyak digunakan oleh orang adalah formula AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Mengutip dari Indeed, ada banyak manfaat jika kamu menulis menggunakan formula copywriting, diantaranya adalah: 

  • Proses menulis jadi lebih cepat
  • Tulisan menjadi lebih persuasif
  • Tulisan menjadi lebih menarik saat dibaca oleh audience 
  • Struktur tulisan jadi lebih jelas
  • Tulisan jadi lebih konsisten

Kalau kamu saat ini sedang mempelajari lebih banyak mengenai ilmu copywriting, simak artikel ini untuk tahu lebih lengkap mengenai formula copywriting hingga rekomendasi tempat belajar copywriting!

BACA JUGA: Cara Mulai Karier Freelance Writing Untuk Pemula

Apa Itu Formula Copywriting dan Bagaimana Cara Menulisnya?

Apa Itu Formula Copywriting dan Bagaimana Cara Menulisnya?
Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik (Photo by Thirdman on Pexels)  

Formula copywriting adalah struktur atau pola penulisan yang membantu copywriter menyampaikan pesan dengan lebih efektif dan mudah dipahami oleh audiens. Formula ini terdiri dari urutan elemen yang dirancang untuk:

  • Menarik perhatian
  • Membangun minat
  • Menciptakan keinginan
  • Mendorong pembaca untuk melakukan tindakan tertentu seperti membeli, mendaftar, atau klik

Dalam praktiknya, formula copywriting bisa digunakan untuk berbagai jenis teks promosi, mulai dari iklan online, landing page, email marketing, hingga caption media sosial. Dengan menggunakan formula, penulisan menjadi lebih sistematis dan pesan yang ingin disampaikan pun bisa tersampaikan dengan lebih jelas dan terstruktur. 

Cara kerja formula copywriting bisa diibaratkan seperti blueprint dalam desain. Ia tidak menentukan warna atau detail akhir, tapi memberi arah dan struktur agar hasil akhirnya punya bentuk yang jelas dan bisa berfungsi sesuai tujuannya. Contohnya, saat kamu menggunakan formula AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk menulis iklan produk minuman kesehatan, maka urutan penulisannya bisa seperti ini:

  • Attention (Menarik perhatian) = “Sering merasa lelah walau sudah cukup tidur?”
  • Interest (Membangun minat) = “Mungkin tubuhmu kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk tetap bugar sepanjang hari.”
  • Desire (Membangun keinginan) = “Minuman X diformulasikan dengan vitamin dan superfood alami yang bisa bantu kamu tetap segar dan aktif.”
  • Action (Mendorong tindakan) = “Coba sekarang dan rasakan bedanya dalam 7 hari!”

BACA JUGA: 8 Tips Menulis Caption yang Bikin Audiens Berhenti Scroll

Seberapa Penting Penggunaan Formula Copywriting?

Seberapa Penting Penggunaan Formula Copywriting?
Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik (Photo by SHVETS production on Pexels)  

Penggunaan formula copywriting penting jika kamu ingin menulis dengan struktur yang jelas dan hasil yang lebih terarah. Namun, bukan berarti semua tulisan promosi harus selalu mengikuti formula tertentu secara kaku. Formula ini bisa menjadi alat bantu untuk menyusun ide dengan lebih rapi, terutama saat kamu merasa bingung memulai tulisan atau ketika ingin memastikan pesan tersampaikan secara utuh. Beberapa copywriter profesional mungkin sudah terbiasa menulis tanpa secara sadar mengikuti formula tertentu, tapi sebenarnya, struktur yang digunakan sering kali tetap merujuk pada pola yang sama seperti PAS, AIDA, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, bagi kamu yang masih belajar atau sedang menyusun copy untuk kebutuhan brand atau bisnis, penggunaan formula copywriting bisa membantu proses menulis menjadi lebih sistematis dan efisien. Formula juga berfungsi sebagai pengingat agar elemen penting dalam copy tidak terlewat, seperti:

  • Membuka dengan hook yang menarik
  • Membangun kebutuhan atau keinginan
  • Menyampaikan solusi
  • Mengajak pembaca untuk mengambil tindakan

Bisa disimpulkan, memahami dan menerapkan formula copywriting akan sangat membantu jika kamu ingin menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan menarik perhatian target audience.

BACA JUGA: 4 Cara Menggunakan Storytelling di Media Sosial untuk Content Marketing

15 Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik

Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik
Formula Copywriting Bikin Tulisan Makin Menarik (Photo by Christina Morillo on Pexels)  

Formula copywriting bisa kamu gunakan di berbagai jenis media tulisan baik itu media digital seperti website, media sosial, landing page, dan lain sebagainya atau juga di media cetak seperti billboard atau koran. Berbagai copywriting formula ini juga bisa kamu utak-atik atau sesuaikan dengan kecocokan dan karakteristik produk dan target audience. Bahkan, akan lebih baik jika kamu melalukan A/B testing menggunakan lebih dari satu formula agar tau keefektivitasan  dari masing-masing formula yang ada. Berikut beberapa contoh formula copywriting yang bisa kamu gunakan:

Formula Copywriting AIDA 

AIDA
Formula AIDA (Photo by GrowthMarketer)

Copywriting formula yang pertama dan paling populer adalah AIDA yaitu singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action. Berikut penjelasan lengkapnya: 

Pertama, attention kamu harus membuat headline yang menarik perhatian pembaca, contoh: Ini 3 Rekomendasi Skincare Untuk Kulit Berminyak. 

Kedua, buat pembaca makin tertarik untuk membaca lebih lanjut dengan formula interest yang bisa membuat pembaca merasa “Ini aku banget!”, biasanya formula interest akan masuk ke bagian body copy. Berikut bahan tulisan yang bisa kamu tulis di body copy untuk meningkatkan interest: 

  1. Fakta tentang produk
  2. Unique selling point produk
  3. Benefit jika menggunakan produk tersebut
  4. Statistik yang berkaitan dengan produk

Contohnya: Menurut data dari statistik A, aloe vera sangat cocok untuk kulit berminyak.

Ketiga, tumbuhkan rasa desire pembaca dengan menunjukkan keunggulan, manfaat, hingga nilai yang bisa didapatkan jika mereka membeli produk yang kamu jual. Contohnya: Kulit berminyak ini bisa kamu atasi jika menggunakan produk aloe vera setiap hari sebelum beraktifitas.  

Keempat, tahap terakhir yaitu mendorong pembaca untuk melakukan tindakan, kamu bisa memberikan call to action seperti: Stok terbatas, beli sekarang juga!

Formula Copywriting PPPP 

Formula kedua yang bisa kamu gunakan adalah PPPP yaitu Picture, Promise, Proven, dan Push. Berikut penjelasan detailnya:  

Pertama, picture kamu harus memberikan gambaran di headline berupa solusi yang bisa menyelesaikan masalah pembaca. Contoh: Mau Belajar UI/UX Design Tapi Terhalang Biaya? Ini Solusinya!

Kedua, promise yaitu menjanjikan bahwa solusi di body copy yang kamu berikan bisa menyelesaikan masalah konsumen. Contoh: Tenang, kamu bisa belajar UI/UX gratis dengan mengikuti beasiswa Digital Skola. Ada beasiswa bagi 100 orang dengan total bantuan pendidikan senilai ratusan juta rupiah, lho! 

Ketiga, prove yaitu bukti. Di bagian ini kamu bisa menampilkan testimoni dari pelanggan sebelumnya. Contoh: Ini kata mereka yang pernah ikut beasiswa UI/UX Design di Digital Skola. 

Keempat, push yaitu dorongan agar konsumen benar-benar yakin dan akhirnya melakukan tindakan sesuai yang kamu harapkan. Contoh: Kamu bisa konsultasi dulu mengenai beasiswa UI/UX Design ini dengan klik link di bio, ya! 

Formula Copywriting BAB 

Copywriting formula ketiga adalah BAB yaitu Before, After, dan Bridge. Berikut penjelasan lengkapnya: 

Pertama, before kamu harus menunjukkan di bagian headline kondisi ketika konsumen memiliki masalah. Contoh: Sudah Belajar Analisis Data Sendiri, Tapi Masih Stuck

Kedua, after yaitu menunjukkan kondisi pada konsumen saat masalah mereka teratasi. Contoh: Ternyata, analisis data itu gampang lho kalau kamu menguasai Excel dan Google Sheets!

Ketiga, bridge yaitu menjembatani konsumen dari keadaan sebelum menggunakan produk dan sesudah menggunakan produk yang kamu jual. Contoh: Makanya, belajar teknik analisis data pakai Excel dan Google Sheet bareng tutor expert Digital Skola. Selama 4 sesi, kamu akan belajar dengan metode yang fokus pada praktik dan bimbingan langsung dari tutor praktisi ahli, cari tahu infonya di sini!

Formula Copywriting PAS 

PAS
Formula PAS (Photo by Chandana Pitta)

Formula keempat yang bisa kamu gunakan adalah PAS yaitu Problem, Agitate, Solution. Berikut penjelasan detailnya:  

Pertama, problem kamu harus memberikan gambaran di headline mengenai masalah yang dialami oleh konsumen. Contoh: Udah coba segala jenis obat untuk asam lambung, tapi masih aja sering kambuh? 

Kedua, agitate yaitu memberikan rasa gelisah kepada konsumen terkait masalah yang sedang dihadapi. Contoh: Bahaya! Penyakit asam lambung jika dibiarkan terus akan membawa dampak yang buruk terhadap kesehatan kamu, lho! 

Ketiga, solution yaitu menawarkan solusi dari masalah dan kegelisahan yang dialami konsumen. Contoh: Jangan biarkan asam lambung terus kambuh, konsumsi madu XX secara rutin untuk menghindari asam lambung, beli sekarang klik di bawah ini! 

Formula ACCA

Formula kelima yang bisa kamu gunakan adalah ACCA yaitu Awareness, Comprehension, Conviction, Action. Berikut penjelasan detailnya:  

Pertama, awareness kamu harus menciptakan kesadaran pembaca mengenai masalah yang bisa diatasi oleh produk kamu. Contoh: Udah Pasang Banyak Iklan, Tapi Konversinya Gak Sesuai Harapan?

Kedua, comprehension yaitu membantu pembaca untuk memahami dari masalah tersebut. Contoh: Ternyata, masih banyak business owner atau ads specialist yang masih sering mengalami kesalahan-kesalahan seperti ini. 

Ketiga, conviction yaitu meyakinkan pembaca untuk mengatasi masalah tersebut. Contoh: Faktanya, ada banyak hal yang harus diperhatikan kalau mau hasil iklan lebih maksimal, mulai dari cara atur budget, cara atur settingan iklan, sampai melakukan A/B testing. 

Keempat, action yaitu mengajak pembaca melakukan tindakan Contoh: Makanya, ini udah waktunya untuk kamu upskill mempelajari cara optimasi digital ads bareng mentor expert di Digital Skola. Klik link di bawah ini untuk info lengkapnya!

Formula PADS

Copywriting formula selanjutnya adalah PADS yaitu singkatan dari Problem, Agitate, Discredit, Solution. Berikut penjelasan lengkapnya: 

Pertama, problem kamu harus membuat headline yang menjelaskan terkait masalah yang dihadapi oleh pembaca. Contoh: Ingin Switch Career Karena Stuck di Pekerjaan Sekarang? 

Kedua, di bagian agitate kamu harus memberikan  emotional feel dari masalah yang mereka hadapi. Contoh: Jangan sampai berujung penyesalan karena buru-buru  switch career tanpa punya modal skill yang sesuai dengan kebutuhan industri! 

Ketiga, di bagian discredit kamu harus memberikan solusi awal untuk masalah yang mereka hadapi.  Contoh: Kalau mau switch career, kamu bisa mulai dengan belajar skill sesuai kebutuhan industri bareng mentor expert di Digital Skola.

Keempat, tahap terakhir solution yaitu memberikan solusi yang lengkap terkait masalah yang audiens hadapi. Contoh: Digital Skola menyediakan pelatihan untuk berbagai bidang yang sedang dicari industri mulai dari digital marketing, data science, data engineer, dan lain sebagainya yang bisa kamu sesuaikan dengan karier impianmu! Dengan kurikulum komprehensif dan bimbingan mentor expert kamu bisa belajar dari nol sampai berhasil switch career. 

Formula 4-U

Formula Copywriting: 4-U
Source: Medium

Selanjutnya, copywriting formula 4-U yaitu Useful, Unique, Ultra Specific, dan Urgent. Berikut penjelasannya: 

Pertama, useful kamu harus membuat headline yang bisa menjawab permasalahan pembaca. Contoh: Sulit Membedakan Madu Asli dan Palsu? Ini Cara Membedakannya! 

Kedua, di bagian unique kamu harus memberikan copy yang menarik atau fakta yang belum banyak diketahui pembaca. Contoh: Taukah kamu? Di madu asli kamu tidak akan menemukan semut karena hewan tidak menyukai aroma enzimnya, sedangkan madu palsu disukai oleh semut karena tidak ada aroma enzimnya.

Ketiga, di bagian ultra specific kamu harus memberikan detail spesifik terkait headline yang kamu tulis. Jika di awal kamu membuat headline terkait cara membedakan madu asli dan palsu, maka di bagian ultra specific ini kamu harus menjelaskan lebih detail poin-poin yang relevan.

Keempat, tahap terakhir urgent yaitu mendorong pembaca untuk bertindak, jika kamu ingin mengarahkan pembaca untuk membeli madu asli di brand yang kamu kelola, maka kamu bisa memberikan copy yang persuasif seperti ‘Jangan sampai salah membeli madu! Beli madu yang terjamin asli di brand A sekarang juga!’

Formula 4-C

Selain 4-U ada juga copywriting formula 4-C yaitu clear, concise, compelling, dan credible. Berikut penjelasannya: 

Pertama, clear kamu harus membuat copy yang jelas sehingga pembaca bisa langsung memahami maksud yang kamu berikan. Contohnya: Serum Wajah yang Mengandung Vitamin C dan Terbukti Bisa Mencerahkan

Kedua, di bagian concise kamu harus memberikan copy yang padat dan ringkas. Contoh: Dapatkan kulit cerah hanya dalam 1 bulan! 

Ketiga, di bagian compelling kamu harus memberikan copy menarik yang bisa memunculkan rasa ingin tahu dari pembaca. Contoh: Transformasi kulit dalam waktu singkat yang akan bikin kamu lebih percaya diri!

Keempat, di bagian credible kamu harus mendorong trust pembaca terkait produk yang kamu tawarkan. Contoh: Sudah terbukti mencerahkan lebih dari 1jt wanita Indonesia!

Formula FAB

Jika kamu ingin lebih menekankan feature dari produk atau jasa yang kamu tawarkan, maka kamu bisa menggunakan copywriting formula FAB yaitu feature, advantage, dan benefit. Berikut penjelasannya:

Pertama, feature kamu harus membuat copy yang menjelaskan spesifikasi dari produk atau jasa yang kamu tawarkan. Contohnya: Shampoo dengan Kandungan Keratin yang Akan Menjaga Rambut Sehat dan Berkilau Seharian

Kedua, di bagian advantage kamu harus memberikan copy yang mendeskripsikan fungsi dari feature produk kamu. Contoh: Taukah kamu? Keratin adalah protein alami yang diproduksi oleh tubuh untuk menjaga rambut agar tetap sehat, kuat, dan lembut. 

Ketiga, di bagian benefit kamu harus memberikan penjelasan terkait manfaat atau value dari produk yang kamu tawarkan. Contoh: Say no to rambut lepek dan always ready dengan rambut sehat dan berkilau!

Formula AIDCA

Formula Copywriting: AIDCA
Source: share365

Terakhir, formula copywriting AIDCA yaitu attention, interest, desire, conviction, dan action. Berikut penjelasannya:

Pertama, attention kamu harus membuat copy yang bisa menarik perhatian pembaca. Contoh:  1,8-2,1 juta orang memiliki penyakit gerd! 

Kedua, di bagian interest kamu harus meningkatkan ketertarikan yang membuat pembaca merasakan ‘Wow, gue banget nih..’. Contoh: Sering merasa dada terbakar atau mulas setelah makan? Bisa jadi, kamu juga mengidap gerd!  

Ketiga, di bagian desire kamu harus menumbuhkan keinginan pembaca untuk mengetahui produk kamu lebih lanjut. Contoh: Jangan dibiarkan begitu saja! Segera konsultasikan keluhan kamu dengan dokter ahli!

Keempat, di bagian conviction kamu harus meyakinkan pembaca terkait produk atau jasa yang kamu tawarkan. Contoh: Kamu bisa konsultasi GRATIS dengan dokter siaga kami dan mendapatkan free ongkir untuk obat-obatan yang kamu butuhkan.

Kelima, di bagian action kamu harus membuat dorongan agar pembaca membeli produk atau jasa yang kamu tawarkan. Contoh: HANYA BERLAKU UNTUK HARI INI! Buruan klik link konsultasi di bawah.

Formula GRAB

Formula copywriting GRAB. yaitu Gain Attention, Relate to Problem, Agitate Pain, dan Bridge to Solution. Berikut penjelasannya:

Pertama, gain attention kamu harus membuat headline atau kalimat pembuka yang langsung menarik perhatian pembaca.

Contoh: Gaji naik tiap tahun, tapi isi tabungan masih segitu-gitu aja?

Kedua, relate to problem yaitu menunjukkan bahwa kamu paham permasalahan yang sedang mereka hadapi dan mengajak pembaca merasa terhubung.

Contoh: Banyak orang merasa sulit menabung karena gak tahu ke mana perginya uang setiap bulan.

Ketiga, agitate pain yaitu menggali kegelisahan atau ketidaknyamanan yang muncul akibat masalah tersebut.

Contoh: Kalau terus dibiarkan, kamu bisa kesulitan saat butuh dana mendadak atau gagal capai tujuan keuangan jangka panjang.

Keempat, bridge to solution yaitu menawarkan solusi yang bisa membantu mereka mengatasi masalah tersebut.

Contoh: Yuk, mulai atur keuanganmu dengan belajar budgeting bareng mentor keuangan profesional di kelas Financial Planning Digital Skola. Belajar online, fleksibel, dan langsung praktik!

Formula PASTOR

formula pastor
Source: Credible Content

Formula copywriting PASTOR yaitu Person, Aspiration, Story, Testimony, Offer, dan Request. Berikut penjelasannya:

Pertama, person kamu harus menyebutkan siapa target audiens-mu dan menggambarkan kondisi atau masalah yang mereka hadapi.

Contoh: Kamu sering merasa stuck di karier tapi bingung harus mulai dari mana buat upgrade skill?

Kedua, aspiration yaitu mengangkat keinginan atau impian audiens agar merasa tulisan ini relevan dengan tujuan mereka.

Contoh: Kamu pasti pengen punya karier yang berkembang dan bisa kerja di bidang yang kamu minati, kan?

Ketiga, story atau solution yaitu memberikan narasi atau solusi nyata yang bisa dijalani audiens.

Contoh: Banyak orang berhasil switch career setelah mereka mulai belajar skill digital yang relevan dengan kebutuhan industri.

Keempat, testimoni yaitu menampilkan testimoni dari orang yang sudah berhasil atau merasakan manfaat solusi yang ditawarkan.

Contoh: “Aku dulu kerja admin, sekarang udah kerja sebagai data analyst berkat pelatihan intensif yang aku ikuti.”

Kelima, offer yaitu menjelaskan penawaran spesial atau benefit yang bisa mereka dapatkan.

Contoh: Kamu bisa ikut kelas digital skill bareng mentor expert dan dapat akses materi seumur hidup.

Keenam, request yaitu mengajak pembaca untuk ambil tindakan dengan ajakan yang halus dan jelas.

Contoh: Kalau kamu juga mau upgrade karier, cek info kelasnya di sini, ya.

Formula QUEST

Formula QUEST yaitu Qualify, Understand, Educate, Stimulate, dan Transition. Berikut penjelasannya:

Pertama, qualify kamu harus menyasar audiens yang tepat dan buat mereka merasa tulisan ini ditujukan untuk mereka.

Contoh: Untuk kamu yang baru mulai belajar digital marketing dan merasa masih bingung mulai dari mana…

Kedua, understand yaitu tunjukkan bahwa kamu paham kesulitan atau tantangan yang mereka hadapi.

Contoh: Belajar dari banyak sumber kadang malah bikin tambah bingung karena gak tahu mana yang harus dipelajari dulu.

Ketiga, educate yaitu berikan penjelasan, insight, atau langkah-langkah yang bisa membantu audiens.

Contoh: Langkah paling efektif adalah mulai dari pemahaman fundamental, seperti mengenal channel digital dan cara kerja kampanye.

Keempat, stimulate yaitu bangun motivasi dan dorong mereka untuk bergerak lebih lanjut.

Contoh: Dengan bekal yang tepat, kamu bisa punya pondasi kuat buat lanjut ke jenjang karier yang kamu inginkan.

Kelima, transition yaitu arahkan mereka untuk mengambil tindakan atau menuju solusi yang kamu tawarkan.

Contoh: Kamu bisa mulai dengan ikut kelas pemula Digital Marketing ini. Cek info lengkapnya di sini.

Formula SLAP

Formula copywriting SLAP yaitu Stop, Look, Act, dan Purchase. Berikut penjelasannya:

Pertama, stop kamu harus membuat headline atau pembuka yang menghentikan scroll pembaca.

Contoh: Kamu kerja 8 jam sehari tapi masih belum bisa beli rumah?

Kedua, look yaitu buat audiens tertarik untuk lanjut baca dan memperhatikan isi copy.

Contoh: Kamu gak sendirian. Banyak orang yang merasa kerja keras tapi belum lihat hasil nyata karena kurang perencanaan keuangan.

Ketiga, act yaitu berikan ajakan tindakan awal yang mudah dilakukan.

Contoh: Coba pelajari strategi mengatur keuangan untuk usia 20–30-an yang udah dipakai ribuan orang.

Keempat, purchase yaitu dorong audiens untuk melakukan aksi konversi seperti beli, daftar, atau klik.

Contoh: Dapatkan akses kelas pengelolaan keuangan untuk pemula sekarang juga. Promo terbatas!

Formula AICPBSAWN

Formula AICPBSAWN cukup panjang karena terdiri dari: Attention, Interest, Credibility, Proof, Benefit, Scarcity, Action, Warn, dan Now. Berikut penjelasannya:

Pertama, attention kamu harus membuka dengan kalimat yang bisa menarik perhatian pembaca.

Contoh: Tahukah kamu bahwa lebih dari 70% bisnis online gagal dalam 1 tahun pertama?

Kedua, interest yaitu buat pembaca ingin tahu lebih banyak karena merasa topik ini relevan.

Contoh: Mungkin kamu juga sedang merintis bisnis online dan belum yakin dengan strategi pemasaran yang kamu jalani.

Ketiga, credibility yaitu tunjukkan kredibilitas kamu atau brand-mu.

Contoh: Kami sudah membantu lebih dari 500 UMKM meningkatkan penjualan online dalam 6 bulan.

Keempat, proof yaitu berikan bukti seperti testimoni atau data.

Contoh: “Penjualan saya naik 3x lipat setelah ikut kelas ini.”

Kelima, benefit yaitu jelaskan keuntungan utama yang bisa mereka dapat.

Contoh: Kamu bisa pelajari strategi promosi digital yang terbukti efektif dan langsung bisa diterapkan.

Keenam, scarcity yaitu tambahkan rasa terbatas atau eksklusif.

Contoh: Slot hanya tersedia untuk 100 peserta pertama.

Ketujuh, action yaitu ajakan untuk bertindak sekarang.

Contoh: Klik tombol di bawah untuk daftar.

Kedelapan, warn yaitu berikan peringatan halus tentang risiko jika tidak bertindak.

Contoh: Kesempatan ini belum tentu dibuka lagi di bulan depan.

Kesembilan, now yaitu buat urgensi agar mereka bertindak sekarang juga.

Contoh: Daftar sekarang sebelum kuota habis!

BACA JUGA: Cara Menjadi Penulis Lepas Sukses Hasilkan Cuan

Kesimpulan

Formula copywriting
Kesimpulan (Photo by Derek Coleman on Unsplash) 

Formula copywriting adalah alat bantu penting yang bisa membuat tulisan promosi jadi lebih terarah, menarik, dan persuasif. Seperti menulis, kamu bisa memilih formula yang paling sesuai dengan jenis produk, karakter audiens, dan media yang digunakan. Ada banyak formula populer seperti AIDA, PAS, BAB, hingga AICPBSAWN, dan semuanya bisa kamu gunakan sesuai kebutuhan. Dengan memahami struktur dasar dari formula-formula ini, kamu akan lebih mudah membuat copy yang:

  • Menarik perhatian sejak awal
  • Menyampaikan manfaat produk dengan jelas
  • Dan mendorong audiens untuk melakukan tindakan

Namun perlu diingat, formula bukan aturan kaku. Kamu tetap bisa mengembangkan gaya menulismu sendiri, asal tetap mengutamakan pesan yang jelas, relevan, dan mudah dipahami oleh audiens.

BACA JUGA: 6 Cara Bikin CV yang ATS Friendly & Contohnya

Yuk, Belajar Copywriting Bersama Ahlinya!

Setelah memahami formula copywriting, kamu mungkin penasaran untuk mendalaminya lebih lanjut. Jika tertarik untuk mengasah skill copywriting secara lebih intensif, kamu bisa bergabung di kelas Strategic Copywriting for Digital Platforms and AI Automation dari Digital Skola. Di sini, kamu akan belajar langsung dari praktisi ahli dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Menariknya lagi, ada sesi khusus Practice AI Prompt Engineering for Copywriting yang pastinya akan memperkaya kemampuan kamu dalam memanfaatkan AI untuk copywriting:

  • Memahami tentang konsep dan kegunaan prompt engineering
  • Memahami tentang kelebihan dan kekurangan dalam penulisan prompt
  • Memahami struktur prompt engineering
  • Tips penulisan prompt engineering untuk copywriting
  • Memahami penggunaan ChatGPT untuk copywriting
  • Demo dan praktik membuat prompt engineering menggunakan ChatGPT untuk menulis copywriting

Gabung sekarang dan mulai perjalananmu menjadi copywriter Profesional yang siap menghadapi dunia kerja dengan portofolio dan skill yang dicari industri!

FAQ 

1. Bagaimana cara memilih formula yang tepat untuk jenis konten saya?

Sesuaikan dengan tujuan dan jenis audiens.

2. Formula mana yang paling cocok untuk promosi di media sosial?

Format seperti AIDA cocok untuk storytelling pendek; SLAP untuk punchy ads; PPPP untuk promosi yang butuh urutan logis.

3.  Apakah saya harus selalu mengikuti satu formula copywriting saja?

Tidak harus, formula hanya alat bantu.