HomepageBlogApa Itu Virtual Assistant? Jenis, Skill, Hingga Bocoran Gaji
5 min read

Apa Itu Virtual Assistant? Jenis, Skill, Hingga Bocoran Gaji

Tayang 13 Juli 2026 Diperbarui: 13 Juli 2026
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Rangkuman

  • Virtual assistant adalah profesi yang memberikan layanan administrasi, operasional, maupun tugas lainnya kepada individu atau perusahaan secara jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi digital. 
  • Peluang karier virtual assistant terus meningkat seiring berkembangnya tren kerja remote. Saat ini, banyak perusahaan dari berbagai industri membutuhkan virtual assistant untuk mendukung operasional bisnis, mulai dari startup hingga perusahaan multinasional.
  • Virtual assistant memiliki beragam jenis role, seperti asisten pribadi, data entry, social media management, customer service, email manager, hingga recruiter
  • Untuk menjadi virtual assistant, kamu perlu menguasai berbagai skill, seperti komunikasi, Microsoft Office atau Google Workspace, manajemen waktu, attention to detail, serta kemampuan menggunakan media sosial dan tools digital lainnya.
  • Jika ingin memulai karier sebagai virtual assistant, kamu juga bisa mengikuti Mini Bootcamp Virtual Assistant di Digital Skola untuk mendapatkan pembelajaran yang sesuai kebutuhan industri serta bimbingan dari para praktisi berpengalaman.

Di era digital seperti saat ini, ada banyak peluang kerja yang bisa diraih oleh para talenta digital. Salah satu pekerjaan yang kini sedang booming karena dibutuhkan oleh banyak perusahaan adalah virtual assistant. Tak heran jika banyak orang mulai mencari tahu “apa itu virtual assistant?”, mengingat profesi ini ramai dibicarakan di berbagai forum yang membahas dunia pekerjaan digital. Selain sedang high demand, profesi virtual assistant juga bisa dilakukan dari jarak jauh alias work from anywhere

Fakta menariknya, profesi virtual assistant mulai menjadi tren sejak pandemi COVID-19. Pada masa itu, banyak individu maupun perusahaan mencari virtual assistant yang dapat membantu menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan tanpa harus bertemu secara langsung. Di saat yang sama, semakin banyak pula orang yang mencari peluang kerja secara remote. Namun, jika selama ini kamu berpikir bahwa pekerjaan virtual assistant sama dengan admin kantor, faktanya profesi ini menawarkan tanggung jawab yang lebih beragam dan fleksibel. Penasaran dengan profesi virtual assistant? Simak artikel ini sampai akhir!

BACA JUGA: Wajib Diasah! Ini Cara Meningkatkan Softskill untuk Jobseeker

Bagaimana Peluang Karier Virtual Assistant?

Bagaimana Peluang Karier Virtual Assistant?
Bagaimana Peluang Karier Virtual Assistant? (Photo by LinkedIn Sales Solutions on Unsplash)

Meningkatnya tren kerja jarak jauh membuat kebutuhan akan virtual assistant terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya perusahaan rintisan (startup), bisnis skala kecil, perusahaan multinasional, hingga profesional seperti konsultan dan pemilik bisnis juga mulai memanfaatkan jasa virtual assistant untuk membantu berbagai pekerjaan operasional. Fakta menariknya, mengutip dari berbagai sumber, peluang karier virtual assistant saat ini juga sangat menjanjikan. Hal ini terlihat dari berbagai data berikut:

  • 49% perusahaan global hiring lebih dari 1000 virtual assistant
  • 65% virtual assistant bekerja di private company 
  • 78% virtual assistant berusia di atas 40 tahun
  • 69,3% virtual assistant berstatus sudah menikah
  • 59% virtual assistant menjadikan profesinya sebagai full-time job
  • 97% virtual assistant mengaku bahagia dengan pekerjaannya

Data tersebut menunjukkan bahwa profesi virtual assistant tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan sampingan atau sekadar tren sesaat. Sebaliknya, profesi ini telah berkembang menjadi pilihan karier yang menjanjikan dengan peluang kerja yang luas, fleksibilitas tinggi, serta tingkat kepuasan kerja yang sangat baik. Tak heran jika semakin banyak orang mulai mencari tahu apa itu virtual assistant dan bagaimana cara memulai karier di bidang ini.

BACA JUGA: Roadmap dan Tips Belajar Virtual Assistant dari Nol 

Apa Itu Virtual Assistant?

Definisi Virtual Assistant 
Apa Itu Virtual Assistant? (Photo: Zapler)

Virtual assistant atau asisten virtual adalah pekerja independen yang memberikan pelayanan terkait administrasi untuk klien perorangan maupun bisnis. Sesuai dengan namanya, asisten virtual ini merupakan pekerjaan yang dilakukan secara virtual alias secara online. Semua orang bisa melakukan pekerjaan visual assistant dengan syarat memiliki skill yang diperlukan. Secara garis besar, asisten virtual bekerja untuk melakukan tugas-tugas tertentu yang diminta oleh perusahaan atau klien untuk mendukung jalannya bisnis. 

Meskipun asisten virtual awalnya muncul karena pandemi, namun hingga saat ini meskipun pandemi sudah selesai profesi asisten virtual masih terus tumbuh seiring dengan meningkatnya persentase bisnis dan wirausaha. Profesi asisten virtual ini juga jadi profesi yang banyak diminati karena menawarkan banyak keuntungan seperti:

  • Jam kerja fleksibel
  • Kesempatan bekerja secara remote 
  • Kesempatan bekerja di lebih dari 2 client
  • Kesempatan memiliki income yang besar

BACA JUGA: 20+ Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya

Apa Saja Jenis Role Virtual Assistant?

Jenis Role Virtual Assistant dan Tanggung Jawabnya
Apa Saja Jenis Role Virtual Assistant? (Photo by Estée Janssens on Unsplash)

Umumnya asisten virtual akan mengerjakan tugas administratif yang dibutuhkan oleh klien atau perusahaan. Mengutip The Balance Careers, berikut jenis role dari asisten virtual: 

  1. Asisten Pribadi

Seperti asisten pribadi pada umumnya, visual assistant yang memegang role asisten pribadi juga bertanggung jawab untuk menjadi asisten terhadap klien atau perusahaan. Umumnya, tugas dari asisten pribadi adalah:

  • Mengatur jadwal
  • Menyusun agenda
  • Melakukan panggilan telepon
  • Menyusun pertemuan atau meeting 
  1. Data Entry

Jenis pekerjaan visual assistant selanjutnya adalah data entry yaitu fokus membantu klien dalam melakukan entri data. Biasanya, tugas seorang data entry meliputi:

  • Pengumpulan data
  • Pemeriksaan data
  • Menghapus data yang tidak diperlukan
  • Entry data
  1. Social Media Management

Biasanya ada banyak juga klien atau perusahaan yang membutuhkan visual assistant untuk membantu mengelola media sosial mereka. Tugasnya meliputi:

  • Pengaturan jadwal konten
  • Membalas komentar 
  • Membalas pesan
  • Memantau insight 

Fakta menariknya, visual assistant di bidang social media management ini biasanya tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan tapi juga dibutuhkan oleh para influencer atau key opinion leader. Menarik ya?  

  1. Customer Service 

Umumnya, perusahaan yang bergerak di bidang jasa atau produk akan membutuhkan visual assistant untuk membantu melayani pelanggan seperti customer service. Jadi dalam tahap awal saat pelanggan tertarik dengan jasa atau produk yang ditawarkan, mereka akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan visual assistant ini. Biasanya, visual assistant jenis ini dibutuhkan oleh perusahaan rintisan atau perusahaan kecil yang masih belum memiliki tim customer service. 

  1. Email Manager

Selanjutnya, role visual assistant yang banyak dicari di perusahaan atau klien luar negeri atau email manager yang tanggung jawabnya adalah mengelola atau mengecek email perusahaan atau klien. Jika sekiranya ada email penting maka ia harus melaporkannya kepada perusahaan atau client. Walaupun terlihat spele, tapi faktanya bagi sebagian orang yang memiliki kesibukan agak sulit untuk mengelola atau cek email mereka. 

  1. Recruiter

Ada banyak juga visual assistant yang bertugas untuk membantu perusahaan dalam proses recruitment, mulai dari membantu menuliskan deskripsi pekerjaan, persyaratan kerja, hingga membantu mempublikasi lowongan pekerjaan di berbagai job platform. Bahkan, ada juga perusahaan yang menggunakan virtual asisten untuk membantu menilai dan melakukan review pada lamaran calon pekerja. 

BACA JUGA: 7 Contoh CV Tulis Tangan yang Baik dan Benar + Template Siap Tiru

Apa Saja Skill yang Dibutuhkan Untuk Jadi Virtual Assistant?

Apa Saja Skill yang Dibutuhkan Untuk Jadi Virtual Assistant?
Apa Saja Skill yang Dibutuhkan Untuk Jadi Virtual Assistant? (Photo by Kelly Sikkema on Unsplash)

Untuk bisa menjadi virtual assistant, kamu harus menguasai beberapa skill utama berikut ini:

  1. Komunikasi

Walaupun sehari-hari pastinya kamu sudah terbiasa komunikasi dengan banyak orang, tapi untuk bisa jadi visual assistant yang baik kamu harus menguasai skill komunikasi yang baik secara tertulis atau bahkan komunikasi secara langsung. Jika klien atau perusahaan tempat kamu bekerja ada di luar negeri, maka setidaknya kamu harus bisa komunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan baik. 

  1. Microsoft Office

Profesi visual assistant tidak akan jauh dari penggunaan tools Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Powerpoint, dan lain sebagainya. Maka dari itu, penting untuk kamu menguasai Microsoft Office agar bisa menjalankan pekerjaan dengan baik. Selain itu, kamu juga harus menguasai Google Sheets, Google Drive, Google Slides, dan lain sebagainya. 

  1. Time Management 

Skill time management juga harus kamu miliki pasalnya dalam satu hari bisa saja ada berbagai macam tugas yang harus kamu lakukan, maka dari itu kamu harus bisa mengatur waktunya sebaik mungkin. Apalagi, jika kamu memiliki klien lebih dari 1, maka kamu harus memastikan tugas dari klien-klien tersebut bisa diselesaikan dalam waktu sesuai yang diminta. 

  1. Attention to Detail

Keterampilan yang wajib dimiliki visual assistant adalah attention to detail agar menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang dampaknya besar untuk klien atau perusahaan. Contohnya, jika kamu jadi visual assistant di bidang recruitment pastikan saat mempublikasi lowongan pekerjaan tidak ada kesalahan ketik atau pesan yang kurang jelas atau sulit dipahami. 

  1. Social Media Savvy

Keterampilan media sosial akan menjadi nilai plus bagi visual assistant, apalagi kini ada banyak sekali peluang pekerjaan visual assistant di bidang media sosial. Pastikan bukan hanya bisa posting konten saja, tapi kamu juga memahami strategi-strategi atau bahkan algoritma dari masing-masing media sosial. 

BACA JUGA: Data Entry Adalah: Definisi dan Penjelasan Lengkap 

Apa Saja Keunggulan Karier Virtual Assistant?

Keunggulan Karier Virtual Assistant
Apa Saja Keunggulan Karier Virtual Assistant? (Photo by LinkedIn Sales Solutions on Unsplash)

Menjadi seorang virtual assistant memiliki banyak keunggulan yang menarik terutama untuk kamu yang mencari fleksibilitas karier. Berikut beberapa keunggulan karier sebagai virtual assistant: 

  1. Fleksibilitas Waktu

Profesi virtual assistant memiliki kendali penuh atas jadwal kerjanya. Kamu bisa bekerja dari mana saja dan kapan saja, asalkan tugas-tugas selesai sesuai dengan tenggat waktu yang disepakati dengan klien. Tentunya ini menjadi keunggulan bagi kamu yang memiliki pekerjaan lain atau tanggung jawab lain.

  1. Hemat Biaya dan Waktu

Dengan bekerja dari rumah atau lokasi sesuai pilihan kamu, maka kamu bisa lebih menghemat biaya transportasi, makan siang, dan lain sebagainya. Selain itu, kamu juga tidak perlu menghabiskan waktu dalam perjalanan ke kantor.

  1. Kesempatan Global

Sebagai virtual assistant, kamu memiliki kesempatan yang tidak terbatas pada pasar lokal saja tapi juga bisa bekerja dengan klien dari seluruh dunia. Kamu bisa memperluas jaringan profesional serta belajar berbagai budaya bisnis yang berbeda dari berbagai negara.

  1. Diversifikasi Tugas

Biasanya virtual assistant mengerjakan berbagai jenis tugas mulai dari manajemen media sosial, administrasi, hingga layanan pelanggan. Hal ini akan memungkinkan kamu untuk mengembangkan keterampilan yang beragam dan peluang untuk mengasah kemampuan baru. 

  1. Punya Banyak Sumber Pendapatan

Meskipun penghasilan virtual assistant bervariasi tergantung pada klien dan jenis tugas, namun umumnya penghasilan yang didapatkan sangat kompetitif. Selain itu, kamu juga memiliki kesempatan untuk punya lebih dari 1 klien sehingga sumber pendapatan kamu juga bertambah.

BACA JUGA: Review Digital Skola: Dari Kerja Kantoran 9–5 Jadi Kerja Fleksibel Sebagai Virtual Assistant 

Apa Saja Industri yang Membutuhkan Virtual Assistant?

Apa Saja Industri yang Membutuhkan Virtual Assistant?
Apa Saja Industri yang Membutuhkan Virtual Assistant? (Photo by Blake Wisz on Unsplash)

Meskipun bekerja secara remote, tapi faktanya asisten virtual juga memiliki peluang yang luas jika kamu sungguh-sungguh menekuninya. Kini ada banyak industri yang membutuhkan sosok asisten virtual seperti:

  • Industri kesehatan
  • Industri real estate
  • Industri marketing agency 
  • Industri law firm
  • Selebriti, influencer, KOL

Menariknya lagi, selain bisa bekerja di perusahaan impian, kamu juga bisa bekerja sebagai asisten virtual di orang-orang ternama seperti selebriti, bos, manajerial di perusahaan tertentu dan lain sebagainya. Fakta menariknya lagi, asisten virtual ini banyak membuka peluang untuk kamu tertarik mencari side hustle atau pekerjaan freelance. 

BACA JUGA: 6 Cara Buat CV yang ATS Friendly & Contohnya

Berapa Kisaran Gaji Virtual Assistant?

Berapa Kisaran Gaji Virtual Assistant?
Berapa Kisaran Gaji Virtual Assistant? (Photo by rupixen.com on Unsplash)

Gaji asisten virtual sangat bergantung pada berbagai faktor seperti:

  • Role virtual asisten
  • Industri atau jenis perusahaan
  • Pengalaman kerja
  • Tugas kerja

Namun, mengutip dari Salary Expert, di Indonesia rata-rata gaji asisten virtual itu kisaran antara 76rb/jam kerja dan gaji tahunannya berkisar antara 150jt/tahun.

Sedangkan, di Amerika Serikat rata-rata gaji untuk asisten virtual itu berkisar antara 148rb/jam dan umumnya jam kerja per-bulannya itu 80 jam, jadi bisa disimpulkan kisaran gaji asisten virtual di Amerika Serikat berkisar antara 11jt/bulan. 

BACA JUGA: Apa Itu Inisiatif? Pengertian, Manfaat, Contoh, dan Cara Meningkatkannya

Bagaimana Cara Menjadi Virtual Assistant?

Bagaimana Cara Menjadi Virtual Assistant?
Bagaimana Cara Menjadi Virtual Assistant? (Photo by Sincerely Media on Unsplash)

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjadi asisten virtual dan mendapatkan klien. Jika dirangkum kurang lebih seperti ini:

  1. Pelajari Skill

Untuk mempelajari skill virtual assistant kamu bisa secara otodidak dengan mengandalkan materi-materi di internet seperti Blog, YouTube, dan lain sebagainya atau kamu bisa mengikuti pelatihan virtual assistant yang diselenggarakan oleh lembaga non-formal seperti Digital Skola. 

  1. Siapkan Portfolio Skill

Selanjutnya, kamu harus menyiapkan portofolio sesuai dengan role virtual assistant yang ingin kamu geluti. Kamu bisa menggunakan fake brief dan membuat fake project untuk jadi sample pertama yang bisa ditampilkan kepada client. 

  1. Cari Klien

Untuk mencari klien kamu bisa menggunakan tiga cara ini:

  1. Cari klien di situs lowongan pekerjaan seperti Linkedin, Jobstreet, Upwork, Jooble, dan lain sebagainya
  2. Approach koneksi kamu untuk menawarkan jasa virtual assistant
  3. Minta koneksi kamu untuk mereferensikan kamu ke orang yang mereka kenal

Pastikan kamu juga sudah membangun personal branding sebagai virtual assistant agar klien lebih tertarik untuk bekerjasama dengan kamu. 

BACA JUGA: Apa Itu Karir? Pengertian, Jenis, dan Cara Membangunnya

Kesimpulan

Profesi virtual assistant menjadi salah satu pilihan karier yang semakin menjanjikan di era digital. Tingginya permintaan dari berbagai perusahaan, fleksibilitas kerja, hingga peluang untuk bekerja dengan klien dari berbagai negara membuat profesi ini semakin diminati. Selain itu, virtual assistant juga memiliki beragam jenis peran, mulai dari administrasi, data entry, social media management, customer service, hingga recruiter, sehingga setiap orang dapat memilih bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Jika kamu tertarik menjadi virtual assistant, mulailah dengan mengasah keterampilan yang dibutuhkan, membangun portofolio, serta aktif mencari peluang kerja melalui berbagai platform profesional. Dengan persiapan yang tepat dan kemauan untuk terus belajar, profesi virtual assistant dapat menjadi pilihan karier yang tidak hanya menawarkan fleksibilitas, tetapi juga kesempatan untuk berkembang dan memperoleh penghasilan yang kompetitif.

BACA JUGA: 4 Cara Mengirim CV Lewat WA, Format, dan Contoh Pesannya

Yuk, Mulai Karier Jadi Virtual Assistant Bersama Digital Skola!

Yuk, Mulai Karier Jadi Virtual Assistant Bersama Digital Skola!

Nah, jika kamu tertarik untuk menjadi virtual assistant namun tidak memiliki skill dan portofolio, kamu bisa ikut kelas Digital Skola yaitu Mini Bootcamp Virtual Assistant. Di kelas ini, kamu akan dibimbing langsung oleh para expert dengan fasilitas lengkap seperti:

  • 6 personal projects for portfolio
  • Unlimited career consultation
  • Portfolio hacks from tutor
  • Review project 1-on-1
  • Best practice handle multiple clients
  • Real study case
  • Hands-on tools
  • e-Certificate 

FAQ 

1. Apakah virtual assistant harus bisa bahasa Inggris?

Tidak selalu. Namun, kemampuan bahasa Inggris akan menjadi nilai tambah, terutama jika ingin bekerja dengan klien luar negeri atau perusahaan internasional.

2. Apakah virtual assistant bisa memiliki lebih dari satu klien?

Bisa. Banyak virtual assistant menangani lebih dari satu klien selama mampu mengatur waktu dan menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat yang telah disepakati.

3. Apa perbedaan virtual assistant dan admin?

Virtual assistant bekerja secara jarak jauh dan dapat menangani berbagai tugas sesuai kebutuhan klien, sedangkan admin umumnya bekerja di dalam perusahaan dengan tanggung jawab yang lebih spesifik dan jam kerja yang telah ditentukan.