
Sumber: Liputan6.com
Rangkuman
- Kata serapan bahasa Indonesia dari bahasa Inggris adalah kata yang telah diadaptasi dari segi ejaan, pengucapan, dan penggunaan.
- Contoh kata serapan banyak ditemukan di berbagai bidang seperti teknologi, bisnis, pendidikan, hingga media sosial, seperti aplikasi, sistem, database, meeting, deadline, kurikulum, dan konten.
- Penggunaan kata serapan membawa dampak positif dalam memperkaya kosakata, namun perlu digunakan secara bijak agar tidak menggeser bahasa asli.
- Memahami dan menggunakan kata serapan dengan tepat bisa meningkatkan kemampuan komunikasi, kamu bisa mengembangkan skill ini lebih lanjut di Digital Skola.
Kata serapan bahasa Indonesia dari bahasa Inggris semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era digital dan globalisasi.
Banyak di antaranya sudah terasa familiar tanpa disadari. Lalu, apa saja contoh dan bagaimana proses kata-kata tersebut bisa masuk ke dalam bahasa Indonesia?
Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Kata Serapan?
Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain dan telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia, baik dari segi ejaan, pengucapan, maupun penggunaannya.
Mengapa bahasa Indonesia menyerap kata dari bahasa lain:
- Untuk memenuhi kebutuhan kosakata baru
- Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
- Mempermudah komunikasi dalam konteks global
- Mengadopsi istilah yang belum memiliki padanan dalam bahasa Indonesia
Peran bahasa Inggris dalam perkembangan kosakata Indonesia:
- Menjadi sumber utama istilah modern di era digital
- Banyak digunakan di bidang bisnis, teknologi, dan pendidikan
- Memengaruhi bahasa sehari-hari, terutama di kalangan anak muda
- Membantu memperkaya kosakata dengan istilah global yang relevan
Baca Juga: 8 Rekomendasi Kamus Bahasa Inggris Terbaik untuk Belajar Lebih Efektif
Apa Ciri-Ciri Kata Serapan dari Bahasa Inggris?
Kata serapan dari bahasa Inggris biasanya mengalami beberapa penyesuaian agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Perubahan ini bisa dilihat dari bentuk tulisan, cara pengucapan, hingga maknanya.
Berikut beberapa ciri utama yang bisa kamu kenali:
1. Perubahan Ejaan (Adaptasi Spelling)
Kata serapan sering mengalami perubahan ejaan agar sesuai dengan aturan bahasa Indonesia.
Misalnya, huruf atau kombinasi huruf tertentu disesuaikan sehingga lebih mudah dibaca dan ditulis oleh penutur bahasa Indonesia.
Perubahan ini biasanya mengikuti pola tertentu, seperti “-tion” menjadi “-si” atau “-ty” menjadi “-tas”.
2. Penyesuaian Pengucapan (Pronunciation)
Selain ejaan, cara pengucapan kata juga disesuaikan dengan kebiasaan pelafalan dalam bahasa Indonesia.
Meskipun asal katanya dari bahasa Inggris, pengucapannya sering dibuat lebih sederhana dan mengikuti bunyi yang familiar bagi penutur lokal, sehingga tidak selalu sama dengan pelafalan aslinya.
3. Perubahan Makna atau Tetap Sama
Beberapa kata serapan memiliki makna yang tetap sama seperti dalam bahasa Inggris, tetapi ada juga yang mengalami perubahan atau penyempitan makna.
Hal ini terjadi karena penyesuaian dengan konteks penggunaan di Indonesia, sehingga arti kata bisa berbeda dari makna aslinya.
Contoh Kata Serapan Bahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia
Kata serapan dari bahasa Inggris bisa ditemukan dalam berbagai bentuk, mulai dari yang hampir tidak berubah hingga yang sudah disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.
Berikut beberapa contoh yang bisa kamu kenali:
1. Kata Serapan yang Tidak Berubah Banyak
Beberapa kata diserap hampir tanpa perubahan, baik dari segi ejaan maupun bentuknya. Biasanya ini terjadi karena kata tersebut sudah umum digunakan secara global.
- internet
- software
- hardware
Dalam penggunaan sehari-hari, kata-kata ini langsung digunakan dalam kalimat tanpa perubahan signifikan, misalnya “Saya sedang memperbaiki software di laptop” atau “Koneksi internet sedang lambat”.
2. Kata Serapan dengan Perubahan Ejaan
Sebagian kata mengalami penyesuaian ejaan agar sesuai dengan aturan bahasa Indonesia, terutama pada akhiran atau struktur kata.
- aktivitas (activity)
- komunikasi (communication)
- manajemen (management)
Pola perubahan yang umum terjadi antara lain:
- Akhiran -tion menjadi -si (communication → komunikasi)
- Akhiran -ty menjadi -tas (activity → aktivitas)
- Penyesuaian huruf agar sesuai pelafalan lokal
3. Kata Serapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Kata serapan juga banyak digunakan dalam berbagai konteks kehidupan, mulai dari teknologi hingga percakapan santai.
- aplikasi
- data
- sistem
- meeting
- target
- deadline
- update
- download
- login
Di bidang teknologi, kata seperti “aplikasi” dan “data” sering digunakan. Di dunia kerja, istilah seperti “meeting” dan “deadline” sudah sangat umum.
Sementara dalam percakapan sehari-hari, kata seperti “update” atau “login” sering dipakai tanpa diterjemahkan.
Apa Saja Daftar Kata Serapan Bahasa Inggris yang Sering Digunakan?

Sumber: adjar.ID
Kata serapan dari bahasa Inggris sangat banyak digunakan dalam berbagai bidang kehidupan. Mulai dari teknologi hingga percakapan sehari-hari, kata-kata ini sudah menjadi bagian dari bahasa Indonesia modern.
Berikut beberapa contoh berdasarkan bidang penggunaannya:
1. Kata Serapan di Bidang Teknologi
Kata-kata ini sering digunakan dalam konteks teknologi dan perkembangan digital, baik dalam pekerjaan maupun penggunaan sehari-hari.
- aplikasi
- sistem
- database
- server
- digital
- internet
- software
- hardware
- platform
2. Kata Serapan di Bidang Bisnis & Kerja
Istilah ini umum digunakan di lingkungan kerja, terutama dalam komunikasi profesional dan aktivitas bisnis.
- meeting
- target
- deadline
- proyek
- klien
- manajemen
- strategi
- marketing
- bisnis
3. Kata Serapan di Bidang Pendidikan
Kata-kata ini sering ditemukan dalam dunia akademik, baik di sekolah maupun perguruan tinggi.
- universitas
- kurikulum
- modul
- presentasi
- seminar
- edukasi
- akademik
- literatur
Baca Juga: 6 Cara Mengekspresikan Happy dalam Bahasa Inggris dengan Lebih Variatif
4. Kata Serapan dalam Media Sosial & Pop Culture
Di era digital, kata-kata ini banyak digunakan di media sosial dan sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.
- konten
- viral
- followers
- trending
- influencer
- upload
- download
- streaming
- subscribe
Apa Perbedaan Kata Serapan dan Kata Asing?
Kata serapan dan kata asing sering digunakan dalam bahasa Indonesia, tetapi keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas.
Berikut perbedaan utama antara keduanya:
| Aspek | Kata Serapan | Kata Asing |
| Definisi | Kata dari bahasa lain yang sudah diadaptasi | Kata dari bahasa lain yang belum diadaptasi |
| Ejaan | Sudah disesuaikan dengan bahasa Indonesia | Masih menggunakan ejaan asli |
| Penggunaan | Umum digunakan dalam bahasa sehari-hari | Biasanya digunakan dalam konteks tertentu |
| Contoh | aktivitas, komunikasi, manajemen | download, meeting, deadline |
1. Pengertian Kata Asing
Kata asing adalah kata yang berasal dari bahasa lain dan belum mengalami penyesuaian ke dalam bahasa Indonesia.
Kata ini biasanya masih mempertahankan ejaan dan pengucapan aslinya, serta sering digunakan dalam konteks informal, teknis, atau ketika belum ada padanan resmi dalam bahasa Indonesia.
2. Contoh Kata yang Belum Diserap
Beberapa contoh kata asing yang masih sering digunakan antara lain:
- download
- meeting
- deadline
- feedback
- update
Kata-kata ini sering digunakan apa adanya, terutama dalam percakapan sehari-hari atau lingkungan kerja.
3. Cara Membedakannya dalam Penggunaan Sehari-hari
Untuk membedakan kata serapan dan kata asing, kamu bisa melihat dari ejaan dan penggunaannya.
Jika kata tersebut sudah mengikuti aturan bahasa Indonesia dan bisa ditemukan di KBBI, kemungkinan besar itu adalah kata serapan.
Sebaliknya, jika masih menggunakan bentuk asli bahasa Inggris dan belum disesuaikan, maka termasuk kata asing.
Apa Dampak Penggunaan Kata Serapan dalam Bahasa Indonesia?
Penggunaan kata serapan dari bahasa Inggris membawa pengaruh besar dalam perkembangan bahasa Indonesia. Dampaknya bisa bersifat positif maupun negatif, tergantung bagaimana kata tersebut digunakan.
Berikut beberapa dampak yang perlu kamu pahami:
1. Dampak Positif (Memperkaya Kosakata)
Kata serapan membantu memperkaya kosakata bahasa Indonesia, terutama untuk istilah yang sebelumnya belum ada padanannya.
Hal ini membuat bahasa Indonesia lebih fleksibel dan mampu mengikuti perkembangan zaman, khususnya di bidang teknologi, bisnis, dan pendidikan.
Selain itu, penggunaan kata serapan juga mempermudah komunikasi global karena banyak istilah yang bersifat universal.
2. Dampak Negatif (Pergeseran Bahasa Asli)
Di sisi lain, penggunaan kata serapan yang berlebihan bisa menyebabkan pergeseran bahasa asli.
Beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang sebenarnya sudah ada menjadi jarang digunakan karena tergantikan oleh istilah asing.
Jika tidak digunakan secara bijak, hal ini bisa mengurangi kekayaan bahasa lokal dan membuat penggunaan bahasa menjadi kurang konsisten.
3. Kapan Sebaiknya Menggunakan Kata Serapan
Kata serapan sebaiknya digunakan ketika memang belum ada padanan yang tepat dalam bahasa Indonesia atau ketika istilah tersebut sudah umum dipahami.
Dalam konteks formal, penting untuk memastikan bahwa kata yang digunakan sudah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Sementara itu, dalam percakapan sehari-hari, penggunaan kata serapan bisa lebih fleksibel, selama tetap jelas dan tidak membingungkan.
Bagaimana Tips Menggunakan Kata Serapan dengan Benar?

Sumber: Kumparan
Penggunaan kata serapan perlu dilakukan dengan bijak agar tidak menimbulkan kesalahan makna atau kesan yang kurang tepat.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
1. Gunakan Sesuai Konteks Formal atau Informal
Penting untuk menyesuaikan penggunaan kata serapan dengan situasi.
Dalam konteks formal seperti penulisan akademik atau dokumen resmi, sebaiknya gunakan kata yang sudah baku atau memiliki padanan dalam bahasa Indonesia.
Sementara itu, dalam percakapan informal, penggunaan kata serapan bisa lebih fleksibel selama tetap mudah dipahami.
2. Perhatikan Ejaan Sesuai KBBI
Pastikan kata serapan yang digunakan sudah sesuai dengan ejaan yang benar menurut kaidah bahasa Indonesia.
Banyak kata serapan yang telah mengalami penyesuaian ejaan, sehingga penting untuk tidak menggunakan bentuk campuran antara bahasa Inggris dan Indonesia agar tulisan tetap konsisten dan profesional.
3. Hindari Penggunaan Berlebihan
Menggunakan terlalu banyak kata serapan dalam satu kalimat bisa membuat komunikasi menjadi kurang efektif dan sulit dipahami.
Sebaiknya gunakan secukupnya dan hanya ketika memang diperlukan, agar pesan yang disampaikan tetap jelas dan tidak terkesan berlebihan.
Baca Juga: Cara Membedakan To dan For dalam Bahasa Inggris dengan Mudah dan Contohnya
Kesimpulan
Kata serapan bahasa Indonesia dari bahasa Inggris merupakan bagian penting dalam perkembangan bahasa yang membantu memperkaya kosakata dan mempermudah komunikasi di berbagai bidang.
Namun, penting untuk memahami cara penggunaannya agar tetap sesuai konteks dan tidak menggeser penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Jika ingin meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus skill digital untuk kebutuhan karier, kamu bisa belajar lebih lanjut di Digital Skola.

Upgrade Skill Komunikasi & Siap Bersaing di Dunia Kerja Bersama Digital Skola
Memahami penggunaan kata serapan dengan tepat bisa membantu kamu berkomunikasi lebih profesional, terutama dalam konteks kerja dan kolaborasi global. Skill ini penting untuk menunjang karier di era digital.
Di Digital Skola, kamu bisa mengembangkan:
- Communication skill untuk presentasi, diskusi, dan kerja tim
- Kemampuan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks profesional
- Berbagai digital skill yang relevan, seperti data, digital marketing, hingga tech
Yuk, tingkatkan skill kamu agar lebih siap menghadapi dunia kerja digital. Daftar sekarang di Digital Skola!
FAQ
1. Apakah semua kata dari bahasa Inggris bisa menjadi kata serapan?
Tidak semua kata bisa langsung menjadi kata serapan. Biasanya, kata yang diserap adalah yang sering digunakan dan belum memiliki padanan dalam bahasa Indonesia, serta sudah disesuaikan dengan kaidah bahasa.
2. Apakah kata serapan harus selalu mengikuti ejaan bahasa Indonesia?
Ya, jika sudah resmi menjadi kata serapan, penulisannya harus mengikuti ejaan bahasa Indonesia yang baku. Ini penting agar penggunaan bahasa tetap konsisten dan sesuai aturan.
3. Kenapa masih banyak orang menggunakan kata asing dibanding kata serapan?
Karena kata asing sering dianggap lebih praktis atau sudah terbiasa digunakan, terutama di lingkungan kerja dan media sosial. Selain itu, tidak semua orang mengetahui padanan kata dalam bahasa Indonesia.
4. Apakah penggunaan kata serapan diperbolehkan dalam tulisan formal?
Diperbolehkan, selama kata tersebut sudah baku dan sesuai dengan KBBI. Dalam tulisan formal, justru disarankan menggunakan kata serapan dibanding kata asing.
5. Bagaimana cara mengetahui apakah sebuah kata sudah termasuk kata serapan?
Kamu bisa mengeceknya di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jika kata tersebut sudah terdaftar dengan ejaan bahasa Indonesia, berarti sudah termasuk kata serapan.