HomepageBlogKurikulum Digital Marketing Untuk Pemula
5 min read

Kurikulum Digital Marketing Untuk Pemula

Tayang 4 Desember 2022 Diperbarui: 4 Desember 2022
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Kurikulum Digital Marketing
Kurikulum Digital Marketing (Photo by Mailchimp on Unsplash)

Kurikulum digital marketing yang tepat akan membekali kamu dengan keterampilan untuk mengoptimalkan pengenalan merek hingga penjualan melalui media digital yang dapat menjangkau konsumen dengan efektif. Digital marketing sendiri saat ini menjadi salah satu bidang profesi yang paling dicari oleh perusahaan, sehingga banyak talenta digital yang tertarik untuk berkarier di bidang ini. Agar bisa memulai karier dengan baik, kamu perlu mengikuti kurikulum digital marketing yang sesuai dengan perkembangan industri.

Kurikulum merupakan seperangkat atau suatu sistem rencana mengenai bahan pembelajaran yang dapat dipedomani dalam aktivitas belajar. Singkatnya, kurikulum adalah rencana pembelajaran.  Dengan adanya kurikulum, kamu bisa mengetahui kemana tujuan sebuah pendidikan dijalankan. Saat kamu mempelajari digital marketing secara otodidak atau dengan mengikuti pelatihan seperti bootcamp atau mini bootcamp, kamu harus memastikan kurikulum yang kamu pelajari sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh pemula.

Lantas, apa saja fungsi kurikulum digital marketing dan apa saja kurikulum digital marketing yang cocok untuk pemula? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

BACA JUGA: Kenali Media Digital Marketing dan Cara Menggunakannya

Fungsi Kurikulum Digital Marketing Untuk Pemula

Fungsi Kurikulum Digital Marketing
Kurikulum Digital Marketing (Photo by Alexander Shatov on Unsplash)

Secara umum, fungsi kurikulum adalah untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum berperan sebagai alat atau model yang digunakan oleh institusi pendidikan, baik formal maupun non-formal, untuk memberikan pembelajaran yang terstruktur. Bagi talenta digital yang sedang belajar digital marketing, kurikulum berfungsi sebagai panduan dalam memahami target pembelajaran yang harus dicapai serta sebagai alat untuk mengukur perkembangan kemampuan selama proses belajar. 

Dengan adanya kurikulum, pemula dapat lebih mudah memetakan materi yang harus dipelajari serta menyusun jadwal belajar yang lebih efektif. Selain itu, bagi lembaga training atau bootcamp, kurikulum berperan penting dalam menentukan metode pengajaran. Kurikulum yang terstruktur akan membantu tutor dalam menyampaikan materi secara sistematis, sehingga peserta bisa belajar dengan lebih optimal. 

Oleh karena itu, saat memilih bootcamp atau kursus digital marketing, pastikan kurikulum yang ditawarkan sudah lengkap dan sesuai dengan kebutuhan industri agar pembelajaran lebih relevan dan aplikatif.

BACA JUGA: Tips Terbaik Mengoptimalkan AI Copywriting

Kurikulum Digital Marketing Untuk Pemula

Kurikulum Digital Marketing Untuk Pemula
Kurikulum Digital Marketing (Photo by NordWood Themes on Unsplash)

Digital marketing umumnya menjadi tiga bagian yaitu social media, digital ads, dan SEO (Search Engine Optimization). Masing-masing bagian memiliki kurikulum yang berbeda-beda, diantaranya:

Social Media

Bagian pertama yaitu social media atau biasa disebut social media management. Bagian ini berfokus pada membuat, menerbitkan, hingga menganalisis konten di berbagai social media seperti Twitter, Instagram, Facebook, dll. Untuk menguasai social media management, tak cukup hanya mempelajari cara posting konten saja, tapi kamu juga mengikuti kurikulum yang berkaitan dengan social media seperti: 

  1. Research and strategy for social media
  2. Social media content creation
  3. Creative copywriting for social media content and campaign
  4. Social media campaign and run-through ideation
  5. Creative design for social media content and campaign
  6. KOL and influencers management
  7. Social media analytics

Digital Ads

Digital advertising adalah upaya perusahaan untuk mempromosikan produk atau brand menggunakan berbagai digital channel. Digital ads berfokus pada mengajak target konsumen untuk melakukan pembelian yang dilakukan melalui media sosial, web, atau media digital lainnya. Untuk menguasai digital ads, kamu harus mengikuti kurikulum yang akan menunjang kamu untuk mempersiapkan dan memasang berbagai jenis ads secara digital serta membuat laporan analisis digital ads, diantaranya:

  1. Research and strategy digital ads
  2. Create landing age
  3. Google ads
  4. Facebook ads setup
  5. Search engine marketing setup
  6. Fundamentals of TikTok & Twitter ads
  7. Owned channel & social commerce in organic & paid
  8. Google Analytics for campaign targeting
  9. Marketing analysis for paid ads
  10. YouTube Ads
  11. Reporting and data visualization

SEO

Bagian terakhir yaitu SEO (Search Engine Optimization) yaitu pengoptimalan kinerja website agar muncul di peringkat utama mesin pencari seperti Google dan bersifat organik yang artinya kamu tidak perlu membayar atau menggunakan ads untuk berada di peringkat atas mesin pencari  (Sumber: Neil Patel). Untuk menguasai SEO, kamu harus belajar mengikuti kurikulum:

  1. SEO research
  2. Technical SEO
  3. SEO off-page
  4. SEO utilization
  5. Build a website
  6. Content marketing
  7. SEO strategy
  8. SEO analytics using Google

BACA JUGA: Bocoran Pertanyaan Interview HRD dan Cara Menjawabnya 

Panduan Sukses Belajar Digital Marketing Untuk Pemula

Panduan Sukses Belajar Digital Marketing Untuk Pemula
Kurikulum Digital Marketing (Photo by Piotr Cichosz on Unsplash)

Berikut adalah langkah-langkah sukses untuk belajar digital marketing dari nol:

Pahami Konsep Dasar Digital Marketing

Sebelum terjun ke dunia digital marketing, penting untuk memahami konsep dasarnya. Beberapa elemen utama yang perlu dipahami meliputi:

  • Search Engine Optimization (SEO) = Strategi untuk meningkatkan peringkat situs web di hasil pencarian Google secara organik
  • Search Engine Marketing (SEM) = Iklan berbayar di mesin pencari seperti Google Ads untuk meningkatkan visibilitas bisnis
  • Content Marketing = Pembuatan dan distribusi konten yang relevan untuk menarik dan mempertahankan audiens
  • Social Media Marketing = Pemasaran melalui platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan LinkedIn
  • Email Marketing = Penggunaan email sebagai media komunikasi untuk membangun hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan konversi
  • Affiliate Marketing = Strategi pemasaran di mana seseorang mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk atau layanan orang lain

Memilih Sumber Belajar Dasar yang Tepat

Sebagai permulaan, kamu bisa memanfaatkan platform gratis seperti:

  • Google Digital Garage = Google menawarkan lebih dari 80 kursus online gratis yang mencakup berbagai topik, termasuk digital marketing
  • HubSpot Marketing Blog = Menyediakan panduan dan strategi pemasaran yang komprehensif, mulai dari dasar-dasar hingga teknik lanjutan
  • Neil Patel’s Blog = Dikelola oleh Neil Patel, blog ini menawarkan wawasan mendalam tentang SEO, pemasaran konten, dan periklanan digital
  • Buffer Blog = Fokus pada pemasaran media sosial, Buffer Blog memberikan tips, strategi, dan analisis terbaru untuk meningkatkan kehadiran merek di platform sosial

Mempraktikkan Ilmu yang Dipelajari

Teori saja tidak cukup untuk menguasai digital marketing. Penting untuk langsung menerapkan ilmu yang telah dipelajari, seperti:

  • Membuat blog atau website pribadi untuk memahami cara kerja SEO dan content marketing
  • Mengelola akun media sosial dan menerapkan strategi social media marketing
  • Mencoba iklan berbayar di Google Ads atau Facebook Ads untuk memahami cara kerja SEM

Menguasai SEO dan Content Marketing

SEO dan content marketing adalah dua elemen utama dalam digital marketing yang memiliki dampak jangka panjang. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam SEO meliputi:

  • Riset kata kunci untuk mengetahui keyword yang dicari pengguna di Google
  • Optimasi on-page SEO seperti penggunaan heading, meta description, dan internal linking
  • Optimasi off-page SEO seperti membangun backlink berkualitas
  • Pembuatan konten berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan audiens

Tetap Update dengan Perkembangan Digital Marketing

Dunia digital marketing terus berkembang dengan perubahan algoritma dan tren baru. Untuk tetap relevan, penting untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dengan cara:

  • Membaca berita digital marketing dari sumber terpercaya seperti Search Engine Journal, HubSpot, dan SEMrush
  • Mengikuti komunitas digital marketing di LinkedIn, Facebook Groups, atau forum seperti Reddit
  • Mengikuti webinar dan seminar digital marketing yang diselenggarakan oleh para ahli di industri ini

Bangun Portofolio dan Networking

Jika ingin berkarier di bidang digital marketing, memiliki portofolio yang kuat sangat penting. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah:

  • Mengerjakan proyek kecil secara mandiri, seperti membuat kampanye pemasaran untuk bisnis lokal
  • Menawarkan jasa digital marketing secara freelance untuk mendapatkan pengalaman
  • Membangun koneksi dengan profesional lain di bidang ini melalui LinkedIn atau acara networking

BACA JUGA: Pentingnya KOL Marketing Untuk Strategi Bisnis 

Kesimpulan

Kesimpulan
Kurikulum Digital Marketing (Photo by Marvin Meyer on Unsplash)

Kurikulum digital marketing sangat penting bagi pemula karena berfungsi sebagai panduan pembelajaran yang terstruktur, membantu memahami materi dengan sistematis, serta memastikan kesesuaian dengan kebutuhan industri. Kurikulum ini umumnya mencakup tiga aspek utama, yaitu social media management, digital ads, dan SEO. 

Untuk sukses dalam digital marketing, pemula perlu memahami konsep dasarnya seperti SEO, SEM, social media marketing, dan email marketing. Sumber belajar gratis seperti Google Digital Garage, HubSpot, dan Neil Patel dapat dimanfaatkan sebagai referensi. Selain itu, teori saja tidak cukup, sehingga penting untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari dengan membuat blog, mengelola akun media sosial, atau mencoba iklan digital. 

Selain itu, karena dunia digital marketing terus berkembang, pemula harus tetap mengikuti tren terbaru dengan membaca berita industri, bergabung dalam komunitas, serta mengikuti seminar atau webinar. Terakhir, membangun portofolio dan networking menjadi langkah krusial dalam memulai karier di bidang ini. Pemula bisa mengerjakan proyek kecil secara mandiri, menawarkan jasa digital marketing sebagai freelancer, serta membangun koneksi dengan profesional di industri ini melalui LinkedIn atau acara networking

BACA JUGA: Digital Writing Camp Indonesia Pertama by Digital Skola

Rekomendasi Kelas dengan Kurikulum Digital Marketing Terlengkap

Kurikulum Digital Marketing (Photo by Christin Hume on Unsplash)

Tentunya, cukup sulit untuk bisa mempelajari digital marketing sesuai dengan kurikulum industri secara otodidak. Oleh karena itu, kamu bisa mengambil jalan pintas dengan mengikuti kelas di Digital Skola. Dengan belajar bersama Digital Skola kamu akan mendapatkan kurikulum pembelajaran sesuai dengan industri saat ini dan bimbingan dari tutor expert.  Ada banyak pilihan kelas bidang digital marketing yang bisa kamu pilih sesuai dengan karier impian:

  • KOL Specialist = Belajar strategi pengelolaan KOL untuk influencer marketing mulai dari pemilihan KOL hingga reporting
  • Social Media Marketing = Belajar teknik dan strategi optimasi social media, hingga optimasi AI untuk socmed marketing
  • SEO Specialist = Belajar dari SEO dari basic hingga integrasi AI serta praktik tools AI untuk strategi dan optimasi SEO 
  • Digital Writing Camp = Belajar copywriting, content writing, SEO content writing, UX Writing

Tunggu apa lagi? Mulai karier di bidang digital marketing sekarang! Klik tombol di bawah ini untuk informasi lengkapnya: