HomepageBlogAsking and Giving Opinion: Cara Efektif Mengungkapkan Pendapat dalam Bahasa Inggris
5 min read

Asking and Giving Opinion: Cara Efektif Mengungkapkan Pendapat dalam Bahasa Inggris

Tayang 29 Januari 2026 Diperbarui: 29 Januari 2026
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


asking and giving opinion

Sumber: Hobi Guru

Asking and giving opinion yaitu keterampilan penting dalam bahasa Inggris yang memungkinkan kita menanyakan pendapat orang lain dan menyampaikan pendapat sendiri dengan jelas dan sopan. 

Kemampuan ini berguna baik dalam percakapan sehari-hari, diskusi kelompok, maupun presentasi formal. 

Untuk menguasainya, kita perlu memahami frasa-frasa umum, etika, serta tips praktis dalam bertanya dan memberi opini yang akan dijelaskan di bawah ini. 

Apa Itu Asking and Giving Opinion?

Asking opinion adalah tindakan menanyakan pendapat, pandangan, atau saran orang lain, sedangkan giving opinion yaitu menyampaikan pendapat atau pandangan sendiri dengan jelas dan sopan. 

Keterampilan ini penting untuk komunikasi efektif, baik dalam situasi sehari-hari, seperti berdiskusi dengan teman atau keluarga, maupun dalam konteks formal, misalnya rapat, presentasi, atau debat akademik. 

Baca Juga: Recount Text: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Apa Saja Frasa Umum yang Digunakan untuk Asking Opinion?

Menanyakan pendapat orang lain membutuhkan frasa yang tepat agar komunikasi terdengar sopan dan jelas. Berikut beberapa frasa umum yang bisa digunakan:

1. Pertanyaan Formal

Dalam situasi formal, seperti rapat, presentasi, atau diskusi akademik, gunakan frasa yang sopan dan profesional. Beberapa contohnya antara lain:

  • What is your opinion on…? → Menanyakan pandangan secara umum tentang suatu topik.
  • How do you feel about…? → Meminta pendapat dengan menekankan perasaan atau perspektif lawan bicara.
  • What do you think about…? → Frasa umum yang tetap formal jika digunakan dalam konteks resmi.

Menggunakan pertanyaan formal membantu lawan bicara merasa dihargai dan mendorong jawaban yang lebih mendalam.

2. Pertanyaan Informal

Dalam percakapan santai atau dengan teman, frasa yang lebih sederhana dan natural bisa digunakan:

  • What do you think? → Frasa paling umum untuk meminta pendapat secara santai.
  • How about…? → Digunakan untuk menanyakan pendapat tentang sesuatu yang baru saja disebutkan.
  • Do you agree? → Menanyakan apakah lawan bicara setuju dengan pendapat yang telah diutarakan.

Frasa informal ini membuat percakapan lebih mengalir dan nyaman, terutama dalam diskusi sehari-hari.

Apa Saja Frasa Umum yang Digunakan untuk Giving Opinion?

Apa Saja Frasa Umum yang Digunakan untuk Giving Opinion

Sumber: SUN English

Menyampaikan pendapat dengan tepat dan sopan membutuhkan frasa yang sesuai konteks, baik untuk percakapan santai maupun formal. 

Berikut beberapa frasa umum yang bisa digunakan saat giving opinion:

1. Pendapat Pribadi

Untuk menyampaikan pendapat secara jelas dan langsung, beberapa frasa yang umum dipakai antara lain:

  • I think… / I believe… / In my opinion… → Menyatakan pendapat secara langsung dan tegas.
  • From my perspective… / As far as I’m concerned… → Memberikan pendapat dari sudut pandang pribadi, terdengar profesional dan sopan.

Contoh:

  • I think this strategy will improve our team’s performance.
  • From my perspective, we should prioritize customer feedback first.

Frasa-frasa ini efektif dalam situasi formal maupun informal karena menekankan opini pribadi tanpa terdengar memaksa.

2. Menyampaikan Pendapat dengan Hati-hati

Kadang, kita perlu menyampaikan pendapat secara hati-hati, misalnya ketika ingin bersikap diplomatis atau tidak terlalu menekan lawan bicara. Beberapa frasa yang bisa digunakan:

  • It seems to me that… → Memberikan opini dengan nada lembut.
  • I would say that… → Terdengar seperti saran atau pertimbangan.
  • I’m not sure, but… → Cocok untuk menunjukkan keraguan atau membuka diskusi lebih lanjut.

Contoh:

  • It seems to me that we might need more data before making a decision.
  • I’m not sure, but perhaps we could try a different approach.

Menggunakan frasa hati-hati membantu menjaga percakapan tetap sopan dan profesional, terutama dalam diskusi kelompok atau rapat formal.

Baca Juga: Apa itu Pronoun: Jenis-Jenis & Contoh Penggunaannya

Bagaimana Tips dan Etika Asking and Giving Opinion?

Mengajukan dan menyampaikan pendapat bukan hanya soal kata-kata, tapi juga soal cara komunikasi yang sopan dan efektif. Berikut beberapa tips dan etika yang perlu diperhatikan:

1. Gunakan Bahasa Sopan dan Sesuai Konteks (Formal vs Informal)

Pemilihan frasa yang tepat sangat penting. Dalam percakapan formal, gunakan frasa seperti What is your opinion on…? atau From my perspective….

Sedangkan dalam percakapan santai bisa memakai What do you think? atau I think…. Memilih bahasa yang sesuai konteks membuat percakapan terdengar profesional dan nyaman.

2. Dengarkan Lawan Bicara Sebelum Memberi Tanggapan

Salah satu etika penting yaitu mendengarkan terlebih dahulu sebelum memberi pendapat.

Dengan memahami sudut pandang lawan bicara, kamu bisa merespon lebih relevan, menghindari kesalahpahaman, dan membangun diskusi yang interaktif.

3. Hindari Memaksakan Pendapat, Gunakan Softening Phrases

Saat memberikan opini, hindari terdengar terlalu memaksa atau dominan. Gunakan softening phrases seperti It seems to me that…, I would say that…, atau I’m not sure, but…

Cara ini membuat diskusi tetap terbuka, sopan, dan menghargai pendapat orang lain.

Contoh Dialog Asking and Giving Opinion

Untuk memahami asking and giving opinion dengan lebih mudah, melihat contoh percakapan nyata bisa sangat membantu. Berikut beberapa contoh dalam situasi informal dan formal:

1. Contoh Percakapan Informal

Percakapan santai antara teman sering menggunakan frasa sederhana dan natural.

A: What do you think about the new cafe in town?

B: I think it’s really cozy and the coffee tastes great.

A: Really? I haven’t tried it yet. Maybe I’ll go this weekend.

Penjelasan:

  • Frasa What do you think about…? digunakan untuk menanyakan pendapat secara santai.
  • Jawaban menggunakan I think… untuk menyampaikan opini pribadi.

2. Contoh Percakapan Formal

Dalam rapat atau presentasi, bahasa harus lebih sopan dan profesional.

Manager: What is your opinion on the new marketing strategy?

Employee: From my perspective, we should focus more on digital channels to reach younger audiences.

Manager: That’s a good point. Does anyone else have a suggestion?

Penjelasan:

  • Pertanyaan menggunakan frasa formal What is your opinion on…?
  • Jawaban menggunakan From my perspective… untuk menyampaikan pendapat secara profesional dan sopan.

Apa Saja Kesalahan Umum dalam Asking and Giving Opinion?

Apa Saja Kesalahan Umum dalam Asking and Giving Opinion

Sumber: Jagoan Bahasa Inggris

Meski terlihat mudah, banyak orang sering melakukan kesalahan saat menanyakan atau menyampaikan pendapat. Berikut beberapa kesalahan yang perlu kamu pahami:

1. Memberi Pendapat Tanpa Mendengar Lawan Bicara

Kesalahan paling umum adalah langsung menyampaikan opini tanpa terlebih dahulu memahami sudut pandang lawan bicara. 

Hal ini bisa membuat percakapan terdengar tidak sopan dan membingungkan.

Tips: Dengarkan sepenuhnya, catat poin penting, lalu sampaikan pendapatmu dengan relevan.

2. Menggunakan Frasa yang Terlalu Informal di Konteks Formal

Menggunakan frasa santai seperti What do you think? atau I think… dalam rapat resmi atau presentasi bisa terdengar kurang profesional.

Tips: Pilih frasa formal seperti What is your opinion on…? atau From my perspective… agar komunikasi terdengar sopan dan sesuai konteks.

3. Tidak Menyesuaikan Struktur Kalimat Saat Bertanya atau Memberi Opini

Kesalahan lain yaitu struktur kalimat yang salah, misalnya tidak menambahkan kata pengantar (reporting phrase) atau langsung memberi opini tanpa konteks. Ini dapat membuat lawan bicara bingung atau mengurangi kejelasan pesan.

Tips: Gunakan struktur yang tepat, misalnya I think… / From my perspective… / What do you think about…? sesuai konteks percakapan.

Baca Juga: Past Perfect Tense: Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat

Latihan & Praktik

Supaya lebih mahir dalam menanyakan dan menyampaikan pendapat, cara terbaik yaitu langsung mempraktikkannya. 

Coba ubah kalimat berikut menjadi pertanyaan untuk asking opinion atau pernyataan untuk giving opinion, lalu cek jawaban di bawah.

Soal Latihan

1. Ubah kalimat menjadi pertanyaan untuk asking opinion:

  • Kalimat: We should try the new restaurant this weekend.

2. Ubah pernyataan menjadi giving opinion dengan frasa berbeda:

  • Kalimat: I think we need more time to finish the project.

3. Quiz mini:

  • Ubah kalimat berikut menjadi formal asking opinion: You like this plan.
  • Ubah kalimat berikut menjadi giving opinion dengan hati-hati: The idea is good.

Jawaban & Penjelasan

1. Asking Opinion

Jawaban: What do you think about trying the new restaurant this weekend?

Penjelasan: Kalimat diubah menjadi pertanyaan menggunakan frasa informal What do you think about…? untuk menanyakan pendapat teman secara santai.

2. Giving Opinion dengan Frasa Berbeda

Jawaban: From my perspective, we might need more time to finish the project.

Penjelasan: Menggunakan frasa formal dan profesional From my perspective… untuk menyampaikan opini dengan nada sopan.

3. Quiz Mini

  • Asking opinion (formal): What is your opinion on this plan?
  • Giving opinion (hati-hati): It seems to me that the idea is good.

Penjelasan:

  • Frasa What is your opinion on…? sesuai konteks formal.
  • Frasa It seems to me that… memberikan opini secara hati-hati dan sopan.

Kesimpulan

Menguasai asking and giving opinion membantu kamu bertanya dan menyampaikan pendapat dengan jelas, sopan, dan efektif, baik dalam percakapan sehari-hari maupun konteks profesional. 

Dengan rutin berlatih, kemampuan komunikasi ini akan semakin lancar, sekaligus mempersiapkanmu untuk pekerjaan sebagai virtual assistant, di mana kemampuan mendengar, merespons, dan menyampaikan informasi secara tepat sangat dibutuhkan.

Asah Skill Komunikasi dan Siap Berkarier sebagai Virtual Assistant bersama Digital Skola

Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu, khususnya dalam asking and giving opinion, melalui kelas-kelas praktis di Digital Skola yang dirancang sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kamu akan mengasah kemampuan penting seperti komunikasi profesional, menyampaikan pendapat dengan sopan, memahami sudut pandang klien, serta merespons instruksi secara efektif.

Materi disusun berbasis situasi kerja nyata, sehingga membantumu lebih siap menghadapi peran sebagai Virtual Assistant, mulai dari koordinasi dengan klien, diskusi tim, hingga komunikasi bisnis sehari-hari.

Yuk, daftar sekarang dan kembangkan skill komunikasimu untuk membuka peluang karier sebagai virtual assistant yang profesional dan dipercaya!

FAQ

1. Apakah asking and giving opinion hanya digunakan dalam percakapan lisan?

Tidak. Asking and giving opinion juga sering digunakan dalam komunikasi tertulis seperti email, chat kerja, laporan, dan diskusi online, terutama dalam konteks profesional dan bisnis.

2. Bagaimana cara memberi pendapat jika tidak setuju tanpa terdengar kasar?

Gunakan softening phrases seperti I see your point, but…, From my perspective…, atau It seems to me that…. Frasa ini membantu menyampaikan perbedaan pendapat secara sopan dan profesional.

3. Seberapa penting skill asking and giving opinion untuk pekerjaan sebagai virtual assistant?

Sangat penting. Virtual assistant perlu memahami pendapat klien, mengajukan pertanyaan yang tepat, serta menyampaikan ide atau klarifikasi dengan jelas agar komunikasi berjalan efektif dan pekerjaan tidak salah arah.