
Sumber: Grammarly
Perbedaan fair dan fare dalam bahasa Inggris sering membingungkan karena keduanya terdengar sama saat diucapkan, padahal maknanya berbeda jauh. Kata fair biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang adil, cerah, atau bahkan sebuah pameran, sementara fare lebih berkaitan dengan biaya perjalanan atau hasil suatu perjalanan.
Supaya kamu tidak keliru lagi, yuk pelajari perbedaan fair dan fare dalam bahasa Inggris lengkap dengan contoh penggunaannya!
Apa Arti “Fair” dalam Bahasa Inggris?
Fair adalah kata sifat (adjective) yang memiliki beberapa makna tergantung konteks, yaitu:
- Adil (just, reasonable).
- Cerah (bright or clear — untuk cuaca).
- Berkulit terang (light-skinned).
- Pameran (noun: event or exhibition).
Contoh:
- The teacher was fair to all students. (Guru itu adil kepada semua murid.)
- It’s a fair day today. (Hari ini cerah.)
- She has fair skin. (Dia memiliki kulit terang.)
- We visited a science fair. (Kami mengunjungi pameran sains.)
Baca Juga: 10 Contoh CV Bahasa Inggris Lengkap & Tips Menulisnya
Apa Arti “Fare” dalam Bahasa Inggris?
Fare biasanya digunakan sebagai kata benda (noun) atau kata kerja (verb). Makna utamanya berkaitan dengan biaya perjalanan atau makanan yang disajikan. Berikut perbedaannya:
- Sebagai noun: biaya perjalanan (ticket or transport cost).
- Sebagai verb: berarti berjalan atau melakukan perjalanan dengan cara tertentu.
Contoh:
- The bus fare is $2.50. (Biaya bus adalah $2,50.)
- He didn’t fare well in the competition. (Dia tidak berhasil dalam kompetisi itu.)
Apa Perbedaan “Fair” vs “Fare”?
Kata fair dan fare adalah contoh homophones, yaitu dua kata yang terdengar sama tapi memiliki makna dan fungsi yang berbeda. Karena pengucapannya identik, banyak orang sering tertukar saat menulis atau menggunakannya dalam kalimat.
Supaya lebih mudah, perhatikan tabel berikut yang merangkum perbedaan utama antara fair dan fare.
| Aspek | Fair | Fare |
| Jenis Kata | Adjective / Noun | Noun / Verb |
| Makna Utama | Adil, cerah, atau pameran | Biaya perjalanan atau hasil perjalanan |
| Konteks Penggunaan | Moral, cuaca, warna kulit, acara | Transportasi, makanan, atau perjalanan |
| Contoh | That’s not fair! | The bus fare is expensive. |
1. Jenis Kata
Fair
Kata fair bisa berfungsi sebagai adjective (kata sifat) dan noun (kata benda). Sebagai adjective, fair berarti adil atau cerah. Sebagai noun, fair bisa berarti sebuah pameran atau acara besar.
Contoh:
- The teacher was fair to all students. (Guru itu adil kepada semua murid.)
- We visited a science fair last week. (Kami mengunjungi pameran sains minggu lalu.)
Fare
Sementara itu, fare dapat menjadi noun dan verb. Sebagai noun, artinya biaya perjalanan atau makanan yang disajikan. Sebagai verb, fare berarti “berhasil” atau “berjalan dengan cara tertentu.”
Contoh:
- The taxi fare is quite high. (Biaya taksi cukup mahal.)
- He fared well in the competition. (Dia berhasil dengan baik dalam kompetisi.)
2. Makna Utama
Fair
Makna utama fair berkaitan dengan keadilan, kondisi cerah, atau penampilan fisik. Kata ini fleksibel digunakan dalam berbagai konteks, dari sifat seseorang hingga cuaca.
Contoh:
- Be fair when making decisions. (Bersikaplah adil saat mengambil keputusan.)
- It’s a fair and sunny day. (Hari ini cerah dan menyenangkan.)
Fare
Makna utama fare berhubungan dengan biaya perjalanan atau hasil dari suatu perjalanan atau situasi. Jadi, konteksnya lebih sering muncul dalam transportasi atau perjalanan hidup seseorang.
Contoh:
- The bus fare to Jakarta is affordable. (Biaya bus ke Jakarta terjangkau.)
- He didn’t fare well after moving abroad. (Dia tidak berhasil setelah pindah ke luar negeri.)
3. Konteks Penggunaan
Fair
Digunakan untuk konteks moral (adil), cuaca (cerah), warna kulit (fair skin), atau acara (career fair). Jadi, maknanya lebih luas dan sering muncul dalam kehidupan sehari-hari maupun situasi formal.
Contoh:
- She has fair skin and blue eyes. (Dia memiliki kulit terang dan mata biru.)
- They organized a job fair for students. (Mereka mengadakan pameran pekerjaan untuk mahasiswa.)
Fare
Dipakai dalam konteks transportasi, makanan, atau perjalanan hidup. Kamu akan sering menemukannya di situasi yang melibatkan biaya perjalanan atau hasil dari suatu usaha.
Contoh:
- I forgot to pay my train fare. (Aku lupa membayar ongkos kereta.)
- How did you fare in the exam? (Bagaimana hasil ujianmu?)
Baca Juga: 10+ Contoh Kalimat Pembuka Presentasi Inggris Profesional
Perbedaan “Fair” vs “Fare” Berdasarkan Konteks Kalimat

Sumber: Dictionary.com
1. Fair dalam Konteks Karakter dan Cuaca
Menunjukkan sifat adil, situasi cerah, atau penampilan seseorang.
Contoh:
- Be fair when judging others. (Bersikaplah adil saat menilai orang lain.)
- It was a fair and sunny morning. (Pagi itu cerah dan menyenangkan.)
2. Fare dalam Konteks Transportasi dan Perjalanan
Biasanya merujuk pada harga tiket atau biaya perjalanan. Kadang juga digunakan untuk menggambarkan hasil seseorang dalam suatu situasi.
Contoh:
- How much is the train fare to London? (Berapa biaya kereta ke London?)
- He fared better this time. (Kali ini dia berhasil lebih baik.)
Bagaimana Cara Mudah Mengingat Perbedaan “Fair” dan “Fare”?
Kata fair dan fare sering membingungkan karena pengucapannya sama, tapi maknanya sangat berbeda. Untungnya, ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu gunakan untuk membedakan keduanya dengan cepat. Yuk, simak cara mudahnya berikut ini!
1. Ingat Konteksnya
Fair
Gunakan fair kalau kamu berbicara tentang sesuatu yang adil, cerah, atau acara/pameran. Bayangkan situasi positif dan seimbang, itulah makna fair.
Contoh:
- The judge was fair to everyone. (Hakim bersikap adil kepada semua orang.)
- It’s a fair day to go out. (Hari ini cuacanya cerah untuk keluar rumah.)
Fare
Sementara fare digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan perjalanan, ongkos, atau hasil dari sesuatu. Jadi, kalau kamu sedang membahas biaya transportasi, gunakan fare.
Contoh:
- I need money for the bus fare. (Aku butuh uang untuk ongkos bus.)
- He didn’t fare well in the race. (Dia tidak berjalan dengan baik di perlombaan itu.)
2. Gunakan Asosiasi Gambar
Fair
Kaitkan kata fair dengan “balance” atau “light”. Misalnya, timbangan yang seimbang atau langit cerah. Ini akan membantu kamu mengingat arti “adil” dan “cerah.”
Fare
Bayangkan tiket bus atau makanan di pesawat. Fare sering digunakan untuk konteks perjalanan atau sajian makanan (meal fare), jadi mudah diingat lewat gambar transportasi.
3. Perhatikan Huruf “E” Tambahan di “Fare”
Huruf “E” di akhir fare bisa kamu jadikan pengingat bahwa kata ini sering berhubungan dengan expense (biaya) atau expense of travel (biaya perjalanan). Jadi, setiap kali kamu melihat kata fare, pikirkan uang atau perjalanan.
4. Gunakan Kalimat Pembeda
Coba hafalkan dua kalimat sederhana ini untuk mengingat perbedaannya:
- That’s not fair! → tentang keadilan atau sesuatu yang tidak seimbang.
- The taxi fare is high! → tentang biaya atau ongkos.
Baca Juga: Perbedaan Bahasa Inggris Bisnis vs Bahasa Inggris Umum
Apa Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan “Fair” dan “Fare”?

Sumber: Engram Blog
Karena terdengar sama saat diucapkan, fair dan fare sering menimbulkan kebingungan, terutama dalam tulisan. Banyak orang keliru menempatkannya karena tidak memperhatikan konteks makna dan jenis katanya. Berikut beberapa kesalahan umum yang perlu kamu hindari:
1. Menulis “That’s Not Fare!” Padahal Maksudnya “Fair”
Kesalahan paling sering yaitu menggunakan fare untuk menyatakan sesuatu yang tidak adil. Padahal, kata yang benar untuk makna “adil” adalah fair.
Contoh salah: That’s not fare!
Contoh benar: That’s not fair!
2. Mengira Keduanya Punya Makna Sama
Banyak yang menganggap fair dan fare adalah kata yang bisa saling menggantikan karena bunyinya mirip. Padahal, fair berarti “adil” atau “cerah,” sedangkan fare berarti “ongkos perjalanan” atau “hasil.” Jadi, keduanya tidak pernah bisa ditukar.
Contoh:
- The bus fare is expensive. (Biaya bus mahal.)
- The teacher is fair to all students. (Guru itu adil kepada semua murid.)
3. Menggunakan “Fair” untuk Biaya Perjalanan
Beberapa penutur non-native sering menulis bus fair saat yang dimaksud adalah bus fare. Kesalahan kecil ini bisa mengubah makna karena fair tidak pernah digunakan untuk menyebut biaya perjalanan.
Contoh salah: I forgot to pay the bus fair.
Contoh benar: I forgot to pay the bus fare.
4. Tidak Memahami Fungsi Kata
Fair bisa menjadi adjective (adil, cerah) atau noun (pameran). Sedangkan fare bisa menjadi noun (ongkos, makanan) atau verb (berhasil). Tidak mengenali jenis katanya sering membuat kalimat terdengar janggal.
Contoh:
- We went to the food fair. (noun: pameran makanan)
- The train fare to London is cheap. (noun: ongkos kereta)
5. Tidak Konsisten dalam Penggunaan di Tulisan Formal
Dalam konteks profesional atau akademik, salah menulis fair dan fare bisa mengubah arti dan menunjukkan kurang teliti dalam grammar. Jadi, selalu cek konteks kalimat sebelum menulis, apakah sedang bicara soal keadilan, atau biaya perjalanan.
Kesimpulan
Fair dan fare memang terdengar sama, tapi memiliki makna dan fungsi yang berbeda. Memahami perbedaan kecil seperti ini bisa membuat komunikasi kamu lebih akurat dan profesional.
Kemampuan ini penting dimiliki, terutama jika kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk karier digital. Kalau begitu, yuk bergabung di Bootcamp Virtual Assistant Digital Skola dan pelajari bahasa bisnis yang relevan untuk dunia kerja global!

Kuasai Grammar dan Bahasa Inggris Profesional dengan Bootcamp Virtual Assistant!
Di Bootcamp Virtual Assistant Digital Skola, kamu akan belajar bahasa Inggris praktis sekaligus menguasai keterampilan digital yang relevan dengan industri modern.
Kenapa ikut Bootcamp Virtual Assistant di Digital Skola?
- Belajar grammar dan vocabulary yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja.
- Dapat praktik menulis email, laporan, dan komunikasi profesional dalam bahasa Inggris.
- Kurikulum berbasis proyek dengan bimbingan mentor berpengalaman.
- Akses ke komunitas pembelajar dan peluang karier setelah lulus.
- Sertifikat resmi yang diakui oleh industri digital.
Ingin tahu bagaimana cara memulai karier sebagai Virtual Assistant? Hubungi tim Digital Skola sekarang untuk konsultasi gratis dan temukan jalur belajar terbaik buat kamu!
FAQ
1. Apakah fair dan fare punya pengucapan yang sama?
Ya, keduanya diucapkan dengan cara yang sama /feər/, sehingga termasuk homophones. Perbedaannya hanya terlihat dalam penulisan dan maknanya, bukan pengucapannya.
2. Apa perbedaan bus fare dan bus fee?
Bus fare berarti biaya perjalanan dengan bus, sementara bus fee kurang umum digunakan karena fee biasanya mengacu pada biaya jasa profesional seperti biaya kursus atau administrasi.
3. Apakah fare bisa digunakan sebagai kata kerja?
Bisa. Sebagai kata kerja, fare berarti berjalan atau berhasil dalam suatu situasi. Contoh: He fared well in his new job. (Dia berhasil dengan baik di pekerjaan barunya.)
4. Apa arti idiom fair and square?
Idiom fair and square berarti jujur dan adil, biasanya digunakan dalam konteks kemenangan atau persaingan. Contoh: She won the game fair and square. (Dia memenangkan permainan secara jujur dan adil.)
5. Bagaimana cara cepat membedakan kata fair dan fare saat menulis?
Ingat konteksnya: kalau berbicara tentang keadilan, cuaca, atau acara, gunakan fair. Tapi kalau menyangkut biaya perjalanan atau hasil perjalanan, gunakan fare.