
Sumber: Kompas.com
Procedure text yaitu jenis teks bahasa Inggris yang menjelaskan langkah-langkah melakukan sesuatu secara sistematis dan berurutan, serta sering digunakan dalam panduan dan instruksi kerja agar proses mudah dipahami.
Lalu, apa sebenarnya procedure text, apa tujuannya, dan bagaimana struktur penulisannya? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Procedure Text?
Procedure text adalah jenis teks dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk memberikan petunjuk atau instruksi tentang cara melakukan, membuat, atau menggunakan sesuatu secara jelas dan berurutan.
Teks ini disusun dengan langkah-langkah sistematis agar pembaca dapat mengikuti proses dengan mudah dan mencapai hasil yang diinginkan, sehingga sering digunakan dalam panduan, instruksi kerja, resep, maupun dokumentasi profesional.
Baca Juga: Perbedaan Apart dan A Part dalam Bahasa Inggris & Contohnya
Apa Tujuan Procedure Text?
Procedure text memiliki tujuan utama untuk membantu pembaca memahami dan melakukan suatu aktivitas dengan benar melalui instruksi yang jelas dan terstruktur.
Berikut tujuan procedure text secara lebih rinci:
1. Memberikan Petunjuk atau Instruksi
Procedure text berfungsi sebagai panduan yang memberikan arahan jelas kepada pembaca tentang apa yang harus dilakukan.
Instruksi disusun secara langsung dan mudah dipahami agar pembaca tidak salah langkah saat mengikuti proses yang dijelaskan.
2. Menjelaskan Langkah-Langkah Melakukan Sesuatu
Salah satu tujuan utama procedure text adalah menjelaskan setiap langkah secara runtut dan sistematis.
Dengan urutan yang jelas, pembaca dapat mengikuti proses dari tahap awal hingga akhir tanpa melewatkan bagian penting.
3. Membantu Pembaca Mencapai Hasil Tertentu
Melalui langkah-langkah yang terstruktur, procedure text membantu pembaca mencapai tujuan atau hasil yang diharapkan.
Baik dalam konteks akademik, pekerjaan, maupun aktivitas sehari-hari, teks ini memastikan proses dilakukan secara efektif dan tepat.
Struktur (Generic Structure) Procedure Text yang Perlu Dipahami
Agar procedure text mudah dipahami dan diikuti, teks ini memiliki struktur umum yang tersusun secara sistematis. Berikut struktur yang perlu dipahami:
1. Goal / Aim (Tujuan Kegiatan)
Bagian goal atau aim menjelaskan tujuan dari procedure text, yaitu apa yang akan dilakukan atau dihasilkan.
Tujuan ini biasanya ditulis secara singkat dan jelas agar pembaca langsung memahami hasil akhir yang ingin dicapai.
2. Materials / Tools (Alat dan Bahan)
Bagian materials atau tools berisi daftar alat dan bahan yang dibutuhkan sebelum memulai langkah-langkah.
Tidak semua procedure text memiliki bagian ini, namun keberadaannya membantu pembaca mempersiapkan segala keperluan agar proses dapat berjalan lancar.
3. Steps / Methods (Langkah-Langkah Berurutan)
Bagian steps atau methods merupakan inti dari procedure text yang menjelaskan langkah-langkah secara berurutan.
Instruksi disusun secara sistematis dan logis agar pembaca dapat mengikuti proses dengan mudah dan mencapai tujuan yang diinginkan.
Apa itu Language Features Procedure Text?

Sumber: RCTI+
Language features merupakan ciri kebahasaan yang digunakan dalam procedure text agar instruksi dapat disampaikan secara jelas, ringkas, dan mudah dipahami.
Berikut beberapa language features yang umum digunakan dalam procedure text:
1. Simple Present Tense
Procedure text menggunakan simple present tense karena instruksi yang diberikan bersifat umum dan dapat diterapkan kapan saja.
Tense ini membantu menyampaikan langkah-langkah secara langsung dan konsisten, sehingga teks mudah dipahami oleh pembaca.
2. Imperative Sentences (Command)
Imperative sentences digunakan untuk memberikan perintah atau instruksi secara tegas dan jelas.
Bentuk kalimat ini langsung mengarahkan pembaca pada tindakan yang harus dilakukan tanpa menyebutkan subjek, sehingga instruksi menjadi lebih efektif.
3. Action Verbs
Action verbs berfungsi untuk menunjukkan tindakan yang harus dilakukan dalam setiap langkah.
Kata kerja ini membuat instruksi menjadi lebih konkret dan membantu pembaca membayangkan serta mempraktikkan proses yang dijelaskan.
4. Connectors (First, Next, Then, Finally)
Kata penghubung seperti first, next, then, dan finally digunakan untuk menandai urutan langkah.
Connectors membantu menjaga alur instruksi tetap logis dan memudahkan pembaca mengikuti proses dari awal hingga akhir.
5. Adverbs of Manner
Adverbs of manner digunakan untuk menjelaskan cara suatu tindakan dilakukan, misalnya dengan hati-hati atau perlahan.
Penggunaan adverbs ini membuat instruksi lebih detail dan mengurangi kemungkinan kesalahan saat proses dijalankan.
Baca Juga: 100 Contoh Abstract Noun untuk Writing dan Speaking Inggris
Contoh Procedure Text dalam Bahasa Inggris
Untuk memahami penggunaan procedure text dengan lebih jelas, berikut beberapa contoh procedure text dalam bahasa Inggris yang disesuaikan dengan berbagai konteks.
1. Contoh Procedure Text Sederhana
How to Make a Cup of Tea
- Boil some water.
- Put a tea bag into a cup.
- Pour the hot water into the cup.
- Stir gently and add sugar if needed.
- Serve the tea while it is warm.
2. Contoh Procedure Text Tanpa Materials
How to Turn On a Computer
- Press the power button.
- Wait until the system starts.
- Enter your password.
- Open the application you need.
3. Contoh Procedure Text Terkait Aktivitas Kerja
How to Send a Professional Email
- Open your email application.
- Write a clear subject line.
- Type your message politely and clearly.
- Check the content for errors.
- Click the send button.
Bagaimana Cara Menulis Procedure Text yang Benar?
Menulis procedure text yang baik memerlukan struktur dan bahasa yang jelas agar instruksi mudah dipahami dan diikuti oleh pembaca.
Berikut beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan.
1. Menentukan Tujuan dengan Jelas
Pertama, tetapkan tujuan procedure text secara spesifik. Tujuan yang jelas membantu pembaca memahami hasil akhir yang ingin dicapai sebelum mengikuti langkah-langkah yang diberikan.
2. Menyusun Langkah Secara Runtut
Langkah-langkah harus disusun secara berurutan dan logis dari awal hingga akhir. Urutan yang tepat memastikan pembaca tidak melewatkan tahapan penting dalam proses.
3. Menggunakan Bahasa yang Singkat dan Jelas
Gunakan kalimat sederhana, langsung, dan mudah dipahami. Bahasa yang singkat dan jelas membuat instruksi lebih efektif serta mengurangi risiko kesalahpahaman.
4. Menghindari Kalimat Ambigu
Hindari penggunaan kata atau kalimat yang memiliki makna ganda. Instruksi harus bersifat spesifik agar pembaca dapat mengikuti setiap langkah dengan tepat tanpa kebingungan.
Apa Kesalahan Umum dalam Procedure Text?

Sumber: Quipper
Meskipun procedure text bertujuan memberi instruksi yang jelas, kesalahan penulisan masih sering terjadi dan dapat membuat langkah-langkah sulit dipahami.
Berikut kesalahan umum yang perlu dihindari:
1. Langkah Tidak Berurutan
Langkah yang tidak disusun secara runtut dapat membingungkan pembaca dan membuat proses sulit diikuti. Urutan yang keliru juga berisiko menghasilkan hasil yang tidak sesuai tujuan.
Contoh salah:
- Pour the hot water into the cup.
- Put a tea bag into the cup.
Contoh benar:
- Put a tea bag into the cup.
- Pour the hot water into the cup.
2. Menggunakan Tense yang Tidak Konsisten
Procedure text seharusnya menggunakan tense yang konsisten, biasanya simple present tense.
Perubahan tense yang tidak tepat membuat instruksi terdengar tidak profesional dan membingungkan.
Contoh salah:
- Turn on the computer.
- The system was loading.
Contoh benar:
- Turn on the computer.
- Wait until the system loads.
3. Instruksi Terlalu Panjang atau Tidak Jelas
Instruksi yang terlalu panjang atau berbelit-belit dapat membuat pembaca kesulitan memahami inti langkah yang harus dilakukan. Kalimat sebaiknya singkat, langsung, dan fokus pada tindakan.
Contoh salah:
- You should try to carefully press the button that is usually located on the side of the device so it can start working properly.
Contoh benar:
- Press the power button on the side of the device.
4. Tidak Mencantumkan Tujuan
Tanpa tujuan yang jelas, pembaca tidak mengetahui hasil akhir yang ingin dicapai dari procedure text tersebut.
Tujuan membantu memberikan gambaran awal sebelum langkah-langkah dijalankan.
Contoh salah:
- Steps: Open the application. Enter your data. Save the file.
Contoh benar:
- Goal: How to Save a File Correctly
- Steps: Open the application. Enter your data. Save the file.
Baca Juga: Perbedaan Is dan Are dalam Bahasa Inggris & Latihan Soal
Latihan
Untuk menguji pemahaman tentang procedure text, kerjakan latihan singkat berikut ini sebelum melihat jawabannya.
A. Tentukan bagian struktur procedure text berikut (Goal, Materials, atau Steps):
1. How to Make a Cup of Coffee
2. Boil the water until it is hot.
3. A cup, coffee powder, hot water
B. Pilih kalimat yang tepat untuk procedure text:
4. a. You will boil the water carefully.
b. Boil the water carefully.
5. a. First, the file was opened.
b. First, open the file.
Jawaban dan Penjelasan
A. Struktur Procedure Text:
1. Goal – Menunjukkan tujuan dari kegiatan yang akan dilakukan.
2. Steps – Berisi langkah atau instruksi yang harus diikuti.
3. Materials – Menyebutkan alat atau bahan yang dibutuhkan sebelum memulai.
B. Pilihan Kalimat yang Tepat:
4. b. Boil the water carefully.
Penjelasan: Procedure text menggunakan kalimat perintah (imperative) agar instruksi jelas dan langsung.
5. b. First, open the file.
Penjelasan: Procedure text menggunakan simple present tense dan imperative sentence, bukan bentuk pasif atau future.
Kesimpulan
Dalam komunikasi tertulis, procedure text berperan penting karena digunakan dalam panduan kerja, instruksi, dan dokumentasi yang membutuhkan kejelasan serta ketepatan.
Bagi seorang virtual assistant, kemampuan menulis procedure text sangat dibutuhkan untuk menyusun SOP, instruksi tugas, dan panduan kerja yang profesional.
Oleh karena itu, latihan menulis secara konsisten menjadi kunci agar komunikasi tertulis tetap efektif dan mendukung kinerja di dunia kerja digital.

Tingkatkan Kemampuan Menulis Procedure Text untuk Dunia Kerja Global
Kemampuan menulis teks instruksi seperti procedure text sangat penting dalam dunia kerja, terutama untuk menyampaikan panduan, alur kerja, dan instruksi secara jelas dan profesional.
Melalui kelas Bahasa Inggris dan Virtual Assistant di Digital Skola, kamu akan belajar menulis procedure text yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan kerja nyata.
Materi dirancang berbasis praktik dan studi kasus agar kamu terbiasa menyusun instruksi yang mudah dipahami oleh klien maupun tim.
Daftar sekarang dan persiapkan diri untuk berkarier sebagai virtual assistant profesional.
FAQ
1. Apa saja struktur utama dalam procedure text?
Struktur procedure text terdiri dari goal/aim, materials/tools (jika diperlukan), dan steps/methods yang disusun secara runtut.
2. Language features apa yang umum digunakan dalam procedure text?
Procedure text umumnya menggunakan simple present tense, imperative sentences, action verbs, connectors seperti first dan finally, serta adverbs of manner untuk memperjelas instruksi.
3. Apakah procedure text selalu harus mencantumkan materials?
Tidak. Materials atau tools hanya dicantumkan jika proses tersebut membutuhkan alat atau bahan tertentu. Jika tidak, procedure text bisa langsung berisi tujuan dan langkah-langkah.
4. Mengapa procedure text penting untuk pekerjaan virtual assistant?
Virtual assistant sering menulis panduan kerja, SOP, dan instruksi tugas. Kemampuan menulis procedure text membantu menyampaikan informasi secara jelas, profesional, dan mudah dipahami oleh klien atau tim.