
Azhura Chisha Maye kini bekerja sebagai Ecommerce Data Analyst di Unilever, tapi perjalanan menuju karier ini bukan hal yang instan. Setelah lulus dari jurusan Statistika, Azhura merasa perlu memperkuat skill teknis sekaligus mendapatkan sertifikasi resmi untuk bisa bersaing di dunia kerja. Ia sempat mencari jalur yang tepat, hingga akhirnya memilih bootcamp Data Science Digital Skola karena menawarkan kurikulum terstruktur sekaligus sertifikasi BNSP yang diakuinya sangat penting sebagai validasi skill.
Penasaran bagaimana skill dan sertifikasi dari Digital Skola bisa menjadi tiket Azhura menembus karier data di salah satu FMCG terbesar di dunia? Simak kisah lengkapnya di artikel ini!

BACA JUGA: Mengapa Data Analyst Profesi yang Dicari di Era Digital?
Tantangan Karier yang Dihadapi Azhura Sebelum Ikut Bootcamp
Meski sudah menyelesaikan pendidikan di jurusan Statistika, Azhura merasa belum cukup siap untuk langsung bersaing di dunia kerja. Ia sadar bahwa dunia data membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan akademis. Perusahaan apalagi perusahaan besar umumnya menuntut kandidat dengan skill teknis yang relevan, portofolio nyata, serta sertifikasi resmi sebagai bukti kemampuan.
Dalam masa pencarian kerja, Azhura juga menghadapi tantangan untuk membangun portofolio. Ia sempat merasa bingung harus mulai dari mana agar bisa menampilkan kemampuannya secara konkret. Hambatan inilah yang membuatnya semakin yakin bahwa ia membutuhkan bimbingan, kurikulum yang jelas, dan sertifikasi yang diakui industri.
BACA JUGA: Tips Membuat Portofolio Kerja yang Menarik
Pengalaman Belajar Azhura di Bootcamp Digital Skola
Mengikuti bootcamp Data Science di Digital Skola menjadi langkah penting bagi Azhura untuk memperkuat fondasi kariernya. Awalnya ia ingin mengejar sertifikasi BNSP Data Science, namun ternyata ia juga mendapat banyak hal lain selama proses belajar.
Azhura bercerita, “Awalnya aku sedang mengincar sertifikasi BNSP Data Science, tapi sekaligus juga ingin mempertajam ilmu sambil mencari kerja. Karena itu aku memilih Digital Skola, selain materinya terstruktur juga memberikan sertifikat BNSP.”
Salah satu hal yang paling berkesan bagi Azhura adalah kesempatan untuk membangun portofolio. Sebelum bergabung, ia sempat bingung harus mulai dari mana. Namun melalui proyek nyata yang diberikan selama bootcamp, ia berhasil menyusun portofolio yang rapi dan siap digunakan untuk melamar kerja.
Menurut Azhura, “Tujuan aku ikut Digital Skola juga supaya bisa sekaligus menyusun portofolio. Awalnya aku cukup clueless harus mulai dari mana, tapi lewat bootcamp ini aku bisa mengerjakan project yang sudah tertata jelas dan siap dipakai untuk melamar kerja.”
Selain itu, Azhura juga merasakan bagaimana metode belajar di Digital Skola mendukung fleksibilitas. Dengan adanya LMS yang terstruktur dan live class malam hari, ia bisa belajar dengan ritme yang sesuai.
Ia menambahkan, “Menurutku, kelas di Digital Skola itu tertata rapi banget. Ada website LMS yang udah terstruktur sehingga kita bisa belajar mandiri dengan fleksibel. Selain itu, live class-nya juga diadakan malam hari, jadi tetap cocok buat yang sudah bekerja.”
Hal lain yang ia soroti adalah relevansi materi dengan kebutuhan industri. Mulai dari advanced SQL, Postgre, machine learning, Python, hingga data visualization tools seperti Power BI dan Tableau, semuanya terbukti terpakai di dunia kerja.
Azhura menegaskan, “Ilmu yang aku dapetin di Digital Skola bener-bener kepake di dunia kerja. Terutama waktu belajar advanced SQL dan Postgre, itu sangat berguna karena kebanyakan perusahaan menyimpan data di MySQL database dan Databricks.”
BACA JUGA: Data Analyst Profesi Menjanjikan Masa Depan
Transformasi Setelah Ikut Bootcamp Digital Skola
Perjalanan Azhura di Digital Skola membuahkan hasil yang nyata. Ia tidak hanya berhasil mendapatkan sertifikasi BNSP Data Science sebagai validasi resmi kemampuannya, tetapi juga mampu membangun portofolio yang menjadi kunci saat melamar ke perusahaan besar.
Menurut Azhura, portofolio adalah faktor penting yang membedakan kandidat ketika bersaing di dunia kerja. “Dari pengalamanku, perusahaan besar biasanya minta portofolio untuk memvalidasi kemampuan kita di bidang tersebut. Untungnya sejak zaman magang aku sudah menyiapkan portofolio, dan itu jadi kunci penting selain skill.” ungkapnya.
Selain sertifikasi dan portofolio, Azhura juga merasakan bagaimana skill yang ia pelajari di bootcamp benar-benar relevan dan langsung terpakai. Kombinasi antara pembelajaran terstruktur, pengalaman praktik, dan sertifikasi resmi akhirnya mengantarkannya meraih posisi sebagai Ecommerce Data Analyst di Unilever, salah satu FMCG terbesar di dunia.
BACA JUGA: 13 Cara Belajar Data Analyst yang Efektif Untuk Pemula
Pesan untuk Calon Peserta Bootcamp Digital Skola
Azhura percaya bahwa latar belakang pendidikan bukanlah penghalang untuk berkarier di bidang data. Ia melihat sendiri bagaimana banyak rekan kerjanya datang dari jurusan yang tidak berhubungan dengan data, namun tetap bisa sukses karena mempersiapkan diri dengan baik. Ia berbagi, “Aku punya rekan kerja dengan background yang jauh dari bidang data, tapi tetap bisa berkarir di sini. Kuncinya ada di persiapan sebelum masuk kerja, terutama bagi yang switch career, misalnya dengan ikut bootcamp untuk memperdalam ilmu.”
Pesan ini jadi pengingat penting bahwa siapapun bisa memulai perjalanan karier data, asalkan mau membekali diri dengan skill, sertifikasi, dan portofolio yang relevan.

BACA JUGA: 7 Roadmap Belajar Data Analyst: Panduan Untuk Pemula
Yuk, Mulai Kariermu di Bidang Data Seperti Azhura!

Ingin mengikuti jejak Azhura dan membangun karier data di perusahaan besar? Yuk, daftar Bootcamp Data Science Digital Skola sekarang dan wujudkan impianmu! Di bootcamp ini, kamu tidak hanya mendapatkan materi Data Science sesuai kebutuhan industri, tapi juga belajar langsung bersama tutor expert yang sudah berpengalaman. Berikut bocoran materi yang akan kamu pelajari:
- Data Science Methodology
- SQL
- Python
- Statistics
- Data Visualization
- Git & Version Control System
- Machine Learning
Selain itu, kamu juga akan mengasah hardskill dan softskill, plus praktik langsung mengerjakan project dengan berbagai tools data science untuk membangun portofolio yang bisa jadi modal kuat dalam karir mu. Sebagai nilai tambah, kamu juga akan dipersiapkan untuk mengikuti sertifikasi resmi sesuai pilihanmu:
- Sertifikasi Microsoft Azure Data Fundamentals = salah satu syarat utama di banyak lowongan Data Scientist global, terutama yang berfokus pada cloud & AI
- Sertifikasi Profesi Data Scientist dari BNSP = pengakuan resmi berskala nasional yang memvalidasi kemampuanmu.
Kedua sertifikasi ini akan meningkatkan value profilmu, membuka peluang karier lebih luas, dan memberikan daya saing lebih tinggi di industri.