HomepageBlogApa Itu Digital Marketing? Jenis, Cara, & Manfaatnya
5 min read

Apa Itu Digital Marketing? Jenis, Cara, & Manfaatnya

Tayang 27 September 2022 Diperbarui: 27 September 2022
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Apa Itu Digital Marketing?
Apa Itu Digital Marketing (Photo by benzoix on Freepik

Apa itu digital marketing? Digital marketing adalah strategi pemasaran yang dilakukan melalui berbagai platform digital seperti media sosial, mesin pencari, email, dan website untuk menjangkau audiens secara lebih luas dan efisien. Di era serba digital seperti sekarang, pemahaman tentang cara kerja digital marketing menjadi sangat penting, terutama bagi talenta digital yang ingin berkarier di bidang ini. Meski perannya sangat besar dalam membangun brand dan meningkatkan penjualan, masih banyak yang belum benar-benar memahami proses dan strategi di baliknya. Padahal, pengetahuan yang tepat tentang digital marketing bisa menjadi kunci utama untuk sukses di dunia bisnis modern.

Tak bisa dipungkiri, kini konsumen mulai ada perubahan perilaku yaitu lebih banyak menghabiskan waktu di dunia digital, hal ini mendorong perusahaan untuk mulai menyesuaikan pendekatannya. Perusahaan kini tak hanya mengandalkan iklan konvensional, tapi strategi pemasaran kini mulai menyentuh berbagai platform seperti media sosial, mesin pencari, hingga email. Bisa dibilang, digital marketing bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan bisnis modern. 

Menariknya, digital marketing itu bukan hanya tentang promosi, tetapi juga tentang cara membangun relasi jangka panjang dengan audiens. Setiap klik, komentar, hingga data yang dikumpulkan semuanya bisa bermanfaat untuk menciptakan strategi yang lebih personal dan efektif. Oleh karena itu, sebelum terjun lebih dalam, penting untuk kamu mengetahui cara kerja digital marketing. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

BACA JUGA: Apa Itu SEO? Panduan Dasar untuk Pemula

Apa Itu Digital Marketing?

Apa Itu Digital Marketing?
Apa Itu Digital Marketing? (Photo by freepik on Freepik

Sebelum kita membahas cara kerja digital marketing, ada baiknya kamu pahami dulu  pengertian dari digital marketing. Sederhananya, digital marketing adalah strategi promosi yang memanfaatkan teknologi dan perangkat digital sebagai medianya. Tapi jangan bayangkan ini hanya soal pasang iklan di internet, lebih dari itu digital marketing adalah ekosistem pemasaran yang terjadi secara online, mencakup berbagai platform dan perangkat seperti smartphone, laptop, tablet, hingga smart TV.

Contohnya, ketika kamu membuka email, scroll media sosial, atau mencari sesuatu lewat Google, di setiap aktivitas itu kamu bisa saja sedang bersentuhan dengan strategi digital marketing. Bentuknya pun sangat beragam, mulai dari email otomatis yang dikirim saat kamu daftar di sebuah website, iklan yang muncul sesuai minatmu, sampai artikel di blog yang secara halus mengarahkanmu ke sebuah produk atau layanan. Semua itu adalah bagian dari digital marketing yang dirancang agar bisa menjangkau audiens secara lebih tepat, personal, dan efektif.

BACA JUGA: Salah Jurusan Kuliah? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Jenis-Jenis Digital Marketing

Jenis-Jenis Digital Marketing
Jenis-jenis Digital Marketing (Image by rawpixel.com on Freepik)  

Sebagai pengguna aktif perangkat seperti smartphone dan laptop, kamu mungkin tanpa sadar sudah sering berinteraksi dengan berbagai bentuk digital marketing. Mulai dari email promosi yang mampir ke inbox, hasil pencarian Google saat kamu mengetik kata kunci tertentu, hingga iklan di Instagram, Facebook, atau bahkan video bersponsor dari influencer favoritmu di TikTok. 

Semua itu adalah bagian dari strategi digital marketing yang luas dan terus berkembang. Setiap bentuknya punya pendekatan dan tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada target audiens dan platform yang digunakan. Tapi secara umum, digital marketing bisa dirangkum ke dalam tujuh jenis utama berikut ini:

Search Engine Optimization (SEO)

SEO adalah strategi untuk mengoptimasi konten dan struktur sebuah website agar bisa muncul di posisi teratas hasil pencarian Google (SERP). Tujuannya agar website mudah ditemukan oleh orang-orang yang mencari informasi menggunakan kata kunci tertentu. SEO mencakup banyak hal mulai dari riset keyword, pembuatan konten berkualitas, hingga pengoptimalan kecepatan situs.

Paid Advertising

Jika kamu pernah melihat iklan muncul di bagian atas hasil pencarian atau di tengah feed media sosial, itulah contoh paid advertising. Bentuknya bisa berupa paid search advertising di Google atau paid social advertising di platform seperti Instagram, Facebook, dan YouTube. Strategi ini memungkinkan brand bersaing dengan konten lainnya untuk mendapatkan perhatian pengguna secara cepat.

Email Marketing

Email marketing adalah strategi mengirimkan pesan pemasaran melalui email, bukan hanya newsletter atau promo diskon, tapi juga email otomatis seperti welcome email, abandoned cart reminder, hingga campaign berkelanjutan yang ditargetkan secara spesifik. Jika dilakukan dengan strategi yang matang, email marketing bisa membangun hubungan jangka panjang dengan audiens.

Content Marketing

Ini adalah strategi digital marketing yang mengandalkan kekuatan konten untuk menarik dan mempertahankan perhatian audiens. Bentuknya sangat bervariasi, bisa berupa:

  • Blog post
  • Infografis
  • Video
  • E-book
  • Podcast

Affiliate Marketing

Affiliate marketing melibatkan pihak ketiga, seperti KOL atau influencer, yang mempromosikan produk atau layanan milik suatu brand. Sebagai imbalannya, mereka akan menerima komisi berdasarkan tindakan tertentu seperti penjualan, pendaftaran, atau langganan yang berasal dari referral link mereka. Strategi ini efektif menjangkau pasar baru melalui audiens yang sudah dimiliki oleh para afiliasi.

Mobile Marketing

Dengan jumlah pengguna smartphone yang terus meningkat, mobile marketing menjadi strategi penting. Fokusnya adalah menjangkau pengguna melalui perangkat mobile dengan metode seperti:

  • Push notification
  • Mobile-friendly email
  • Post media sosial
  • SMS marketing
  • Aplikasi khusus brand

Social Media Marketing

Strategi ini memanfaatkan platform media sosial untuk membangun brand awareness, berinteraksi dengan audiens, hingga meningkatkan konversi. Konten yang digunakan pun sangat beragam, dari video, reels, memes, testimoni pelanggan, hingga konten viral yang mengikuti tren. 

BACA JUGA: Social Media Marketing: Penjelasan dan Study Case 

Cara Kerja Digital Marketing

pemasaran digital
Cara Kerja Digital Marketing (Image by mamewmy on Freepik)  

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai cara kerja digital marketing:

Menentukan Tujuan dan Target Audiens

Langkah pertama dalam cara kerja digital marketing adalah menentukan apa tujuan dari kampanye yang ingin kamu jalankan. Tujuan ini bisa berupa:

  • Meningkatkan brand awareness
  • Mendapatkan leads
  • Meningkatkan penjualan
  • Menumbuhkan loyalitas pelanggan

Setelah tujuan jelas, kamu harus mengidentifikasi target audiensmu. Ini mencakup data demografis, minat, perilaku online, hingga platform yang mereka gunakan. Data ini jadi dasar untuk menentukan strategi dan konten yang relevan.

Memilih Platform dan Strategi yang Tepat

Setiap jenis digital marketing memiliki cara kerja dan peran masing-masing. Misalnya:

  • SEO berfungsi untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari
  • Social media marketing fokus membangun relasi dan interaksi
  • Email marketing efektif untuk nurturing leads dan customer retention
  • Paid ads (seperti Google Ads dan Instagram Ads) memberi hasil instan dengan target audiens yang spesifik

Dalam praktiknya, cara kerja digital marketing jarang berdiri sendiri. Kamu bisa mengombinasikan beberapa jenis untuk hasil yang lebih maksimal. Misalnya, artikel blog (konten marketing + SEO) yang dibagikan melalui media sosial dan ditindaklanjuti lewat email marketing.

Merancang dan Menjalankan Campaign

Setelah kanal dipilih, langkah berikutnya dalam cara kerja digital marketing adalah merancang campaign secara menyeluruh. Ini mencakup:

  • Membuat kalender konten
  • Menentukan format konten (video, artikel, infografis, dll)
  • Menyusun copywriting dan visual yang sesuai target
  • Menentukan CTA (Call to Action) yang jelas

Mengukur dan Menganalisis Hasil

Salah satu keunggulan digital marketing adalah kemampuannya untuk dilacak dan diukur secara realtime. Setiap campaign harus dievaluasi menggunakan metrik seperti:

  • Jumlah klik
  • Konversi
  • Engagement rate
  • Cost per click
  • Return on investment

Dari hasil analisis ini, kamu bisa tahu mana strategi yang efektif dan aspek yang perlu diperbaiki. Di sinilah siklus cara kerja digital marketing menjadi berkelanjutan: data menjadi strategi lalu  eksekusi lanjut evaluasi dan optimasi.

Melakukan Optimasi Secara Berkelanjutan

Digital marketing itu dinamis perilaku audiens bisa berubah, algoritma platform bisa diperbarui, dan tren bisa berganti dalam hitungan minggu. Karena itu, bagian akhir (dan berkelanjutan) dari cara kerja digital marketing adalah melakukan optimasi berdasarkan data dan feedback yang diterima.

Campaign yang sukses bukan yang langsung viral, tapi yang terus-menerus diimprovisasi dan disesuaikan dengan kebutuhan audiens serta perkembangan platform.

BACA JUGA: Contoh Search Engine Optimization Terlengkap

Manfaat Digital Marketing

Manfaat Digital Marketing
Manfaat Digital Marketing (Image by coolvector on Freepik

Sejak bidang ini jadi semakin populer dan mulai diterapkan oleh berbagai bisnis di segala industri dan skala yang bervariasi, kamu bisa amati sendiri bahwa hasil yang ditawarkan oleh digital marketing telah terbukti. Ditambah lagi, masyarakat di seluruh dunia juga telah mengalami perubahan gaya hidup, di mana mereka jadi menghabiskan lebih banyak waktu untuk online. Karena itu, tentu tak heran jika brand yang juga “hadir” secara online akan lebih familiar bagi mereka.

Bagi orang-orang yang masih awam dengan dunia pemasaran online, digital marketing bisa jadi topik yang asing dan rumit. Akan tetapi, sudah banyak yang membuktikan bahwa cara kerja digital marketing memang mampu bantu dorong pertumbuhan bisnis, terlebih lagi dengan strategi dan penerapan yang cermat. Dengan begitu, manfaat digital marketing pun akan dapat dinikmati secara optimal, seperti:

  • Jangkauan audiens yang lebih luas
  • Menjangkau target pelanggan yang lebih tepat
  • Efisiensi biaya pemasaran yang lebih baik dibandingkan metode pemasaran tradisional

Maka dari itu, rasanya tak heran kalau lebih dari 60% marketer telah beralih dari pemasaran tradisional ke digital marketing (sumber: Lyfe Marketing).

BACA JUGA: SEO Off Page Adalah: Pengertian dan Contoh Terlengkap   

Kesimpulan

Kesimpulan Digital Marketing (Image by freepik on Freepik

Cara kerja digital marketing mencakup berbagai proses strategis yang saling terhubung mulai dari penentuan tujuan dan target audiens, pemilihan platform, perancangan campaign, hingga evaluasi dan optimasi berkelanjutan. Digital marketing bukan sekadar soal promosi, tapi juga strategi membangun hubungan yang relevan dan berkelanjutan dengan audiens melalui berbagai platform digital.

Dengan semakin banyaknya konsumen yang beraktivitas di platform digital, pemahaman tentang cara kerja digital marketing menjadi bekal penting bagi siapa pun yang ingin berkecimpung di dunia pemasaran digital, baik sebagai profesional maupun pelaku bisnis. Strategi yang tepat tidak hanya akan membantu brand menjangkau target pasar secara efektif, tapi juga mampu meningkatkan engagement, penjualan, hingga loyalitas pelanggan. 

Jadi, kalau kamu tertarik membangun karier di bidang ini atau ingin memaksimalkan potensi bisnismu lewat dunia digital, tak ada salahnya mulai mendalami lebih jauh strategi digital marketing dan terus mengikuti perkembangan tren serta tools terbaru.

BACA JUGA: Tips Terbaik Mengoptimalkan AI Copywriting   

Yuk, Belajar Digital Marketing Bareng Ahlinya!

Yuk, Belajar Digital Marketing Bareng Ahlinya!
Belajar Digital Marketing (Image by freepik on Freepik

Tertarik jadi digital marketer yang siap bersaing di era AI? Yuk, upgrade skill-mu lewat Kursus Social Media Marketing AI-Powered dari Digital Skola! Di sini, kamu akan belajar strategi social media marketing secara menyeluruh mulai dari copywriting, konten visual & video, perencanaan campaign, KOL marketing, hingga social media ads. Plus, kamu juga akan diajarkan cara memanfaatkan AI secara efektif untuk mengoptimalkan performa konten dan campaign-mu.

Belajar langsung bareng tutor expert dan praktisi industri, sambil praktik langsung di tiap sesi supaya kamu bukan cuma tahu cara kerja digital marketing, tapi juga siap terapin ilmunya di dunia nyata!