HomepageBlogCareer Path Cyber Security
5 min read

Career Path Cyber Security

Tayang 8 Februari 2023 Diperbarui: 8 Februari 2023
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Career Path Cyber Security (Photo by Dan Nelson on Unsplash

Career path cyber security adalah jalur perkembangan karier di bidang cyber security. Bidang ini tidak hanya terbatas pada profesi ethical hacker atau penetration tester saja, tapi juga mencakup berbagai posisi penting lainnya seperti cyber security analyst, security architect, incident responder, system security specialist, hingga bug hunter. Setiap peran memiliki jenjang karier masing-masing, mulai dari entry-level hingga posisi manajerial atau chief level. 

Setiap career path di bidang cyber security memiliki fokus dan tanggung jawab yang berbeda, sehingga penting untuk memahami peran dan keahlian yang dibutuhkan di masing-masing posisi. Misalnya, ada yang lebih berfokus pada analisis ancaman, perencanaan sistem keamanan, pemulihan insiden, hingga pengujian celah keamanan sistem. Dengan perkembangan teknologi yang pesat dan meningkatnya cyber attack profesi di bidang ini tidak hanya makin relevan, tapi juga terus berkembang. 

Oleh karena itu, memahami berbagai pilihan career path cyber security bisa membantumu menentukan langkah yang tepat sesuai dengan minat, kemampuan teknis, dan tujuan jangka panjangmu. Simak lengkapnya di artikel ini!

BACA JUGA: Career Path Cyber Security, Wajib Tahu!

Apa Saja Role di Career Path Cyber Security?

Career Path Cyber Security
Career Path Cyber Security (Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash)

Berikut beberapa role yang umum ditemukan dalam career path cyber security:

Cyber Security Analyst

Ini adalah salah satu posisi yang paling sering dijadikan batu loncatan untuk masuk ke bidang cyber security, terutama bagi pemula. Sebagai cyber security analyst, kamu bertugas:

  • Memantau sistem keamanan
  • Menganalisis aktivitas mencurigakan
  • Membantu tim dalam menginvestigasi insiden
  • Menggunakan tools seperti SIEM (Security Information and Event Management) untuk mendeteksi potensi ancaman secara real-time

Peran ini membutuhkan kemampuan berpikir kritis, detail-oriented, dan pemahaman dasar tentang jaringan, sistem operasi, serta protokol keamanan.

System Security Specialist/Security Engineer

Role ini lebih teknis dibanding analyst dan cocok untuk kamu yang senang menyelami sistem dari dalam. Kamu akan bertanggung jawab membangun, mengelola, dan memelihara sistem keamanan jaringan dan infrastruktur IT, termasuk:

  • Konfigurasi firewall
  • Sistem deteksi intrusi (IDS/IPS)
  • Proses hardening server dan endpoint
  • Merancang arsitektur sistem yang aman
  • Melakukan pengujian dan evaluasi terhadap efektivitas kontrol keamanan. 

Penetration Tester/Ethical Hacker

Profesi ini menarik karena tugasnya ‘menyerang’ sistem layaknya hacker tapi untuk tujuan baik. Kamu akan mencoba:mengeksploitasi celah keamanan dalam sistem, aplikasi, dan jaringan yang dimiliki perusahaan, lalu melaporkan temuan tersebut agar bisa diperbaiki sebelum disalahgunakan pihak berbahaya. Role ini butuh skill teknikal yang tinggi di bidang jaringan, pemrograman, serta pengetahuan mendalam tentang kerentanan (vulnerabilities).

Incident Responder/SOC Analyst

Jika kamu adalah tipe orang yang tenang dalam situasi darurat, role ini bisa cocok buat kamu. Incident responder adalah orang pertama yang bergerak saat ada cyber attack yang bertanggung jawab untuk:

  • Menganalisis insiden
  • Menghentikan serangan
  • Melakukan mitigasi
  • Menyusun laporan untuk mencegah insiden serupa terulang

Di lingkungan yang lebih besar, kamu bisa bekerja di dalam Security Operations Center (SOC), sebagai bagian dari tim yang terus memantau dan merespons insiden keamanan. Role ini butuh kecepatan berpikir, kemampuan analisis log, serta pemahaman yang kuat terhadap cyber attack yang sedang tren.

Security Architect

Jika kamu memiliki pengalaman beberapa tahun dan ingin naik level ke peran yang lebih strategis, posisi ini bisa jadi tujuan jangka panjang. Seorang security architect bertugas mendesain sistem keamanan menyeluruh, termasuk memilih teknologi yang tepat, menetapkan kebijakan keamanan, serta memastikan semua solusi keamanan terintegrasi dengan baik dalam infrastruktur IT perusahaan. Role ini butuh kombinasi antara keahlian teknis dan kemampuan membuat keputusan bisnis yang tepat, karena kamu akan bekerja sama dengan berbagai tim lintas departemen.

GRC (Governance, Risk, and Compliance) Specialist

Jika kamu lebih tertarik dengan regulasi, kebijakan, dan manajemen risiko, posisi GRC bisa jadi pilihan. Di sini, kamu akan fokus memastikan bahwa organisasi mematuhi standar keamanan dan hukum yang berlaku. Selain itu, kamu juga terlibat dalam identifikasi risiko, audit keamanan, dan pengembangan kebijakan internal. Role ini sangat penting untuk menjaga reputasi perusahaan dan menghindari sanksi hukum.

Bug Bounty Hunter

Peran ini biasanya dilakukan secara freelance atau kontrak. Kamu akan mencari celah keamanan dalam aplikasi atau sistem yang disediakan oleh perusahaan melalui platform bug bounty, seperti HackerOne atau Bugcrowd. Jika kamu berhasil menemukan dan melaporkan bug yang valid, kamu bisa mendapatkan reward finansial. Peran ini fleksibel, cocok untuk kamu yang sudah cukup mahir dan ingin tantangan di luar jalur karier korporat. Tapi tetap perlu pemahaman teknikal yang solid dan kemampuan untuk melakukan eksplorasi mendalam terhadap sistem target.

BACA JUGA: Prospek Karier Ethical Hacking Indonesia

Mana Career Path Cyber Security yang Paling Cocok Untukmu?

Career Path Cyber Security: Penetration Tester
Career Path Cyber Security (Photo by Mohammad Rahmani on Unsplash)

Dengan banyaknya pilihan role di career path cyber security, wajar jika kamu merasa bingung harus mulai dari mana atau memilih posisi yang mana. Tapi tenang, berikut panduannya:

  • Jika kamu senang bekerja cepat, tanggap saat terjadi insiden, dan suka menganalisis situasi secara real-time, maka posisi seperti SOC Analyst atau Incident Responder bisa menjadi pilihan tepat. 
  • Jika kamu suka membongkar sistem, penasaran dengan celah keamanan, dan ingin memahami cara kerja peretas, maka kamu cocok menjadi Penetration Tester atau Security Engineer. 
  • Jika kamu lebih tertarik pada perencanaan, suka merancang sistem yang aman, dan punya kemampuan berpikir strategis, maka Security Architect adalah jalur karier yang bisa kamu pertimbangkan. 
  • Jika kamu nyaman bekerja di ranah kebijakan, audit, dan kepatuhan tanpa terlalu terlibat langsung dalam aspek teknis, maka jalur GRC (Governance, Risk, and Compliance) bisa jadi cocok. 
  • Jika kamu tertarik bekerja secara mandiri, suka eksplorasi, dan tertantang untuk mencari bug secara kreatif, kamu mungkin cocok menjadi Bug Hunter atau Security Researcher. 

BACA JUGA: Rekomendasi Kursus Hacking Langsung Praktek

Bagaimana Cara Memulai Karier di Bidang Cyber Security?

Bagaimana Cara Memulai Karier di Bidang Cyber Security?
Career Path Cyber Security (Photo by Mohammad Rahmani on Unsplash)

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu ikuti untuk memulai career path di cyber security:

Bangun Pemahaman Dasar

Sebagai awalan, penting untuk kamu memahami dulu dasar-dasar di bidang IT dan cyber security seperti:

  • Cara kerja jaringan komputer
  • Sistem operasi seperti Linux atau Windows
  • Dasar-dasar cyber security seperti confidentiality, integrity, dan availability

Pilih Jalur Karier yang Sesuai Minat

Seperti di penjelasan sebelumnya, ada banyak career path cyber security yang bisa kamu pilih, seperti analyst, engineer, incident responder, hingga GRC (governance, risk, and compliance). Kenali gaya kerja kamu, apakah kamu lebih suka menganalisis, menyusun strategi, atau hands-on di sistem? Dari situ, kamu bisa lebih mudah menentukan jalur karier yang sesuai.

Ikut Kursus dan Ambil Sertifikasi

Ikut pelatihan dan sertifikasi bisa jadi pintu masuk ke bidang cyber security, terutama jika kamu belum punya pengalaman kerja. Beberapa sertifikasi entry-level yang populer:

  • CompTIA Security+ 
  • CEH (Certified Ethical Hacker) 
  • SSCP (Systems Security Certified Practitioner) 
  • CompTIA Network+

Praktik Langsung dan Bangun Portofolio

Tahapan paling penting adalah praktik langsung dan membangun portofolio. Berikut beberapa caranya:

  • Ikut CTF (Capture The Flag) atau platform seperti TryHackMe dan Hack The Box
  • Kontribusi ke proyek open-source keamanan
  • Simulasi lab pribadi di rumah menggunakan VM

Ikut Komunitas dan Update Trend Terbaru

Dengan bergabung di komunitas lokal maupun online seperti komunitas cyber security di Discord, Reddit, atau LinkedIn, kamu bisa membuka banyak peluang belajar dan networking. Jangan lupa juga untuk selalu mengikuti tren dan isu keamanan terbaru, karena dunia cyber terus berubah setiap saat.

Apply ke Posisi Entry-Level

Setelah kamu punya bekal dasar, jangan ragu untuk mulai melamar posisi entry-level. Beberapa posisi yang cocok untuk pemula:

  • Security Analyst
  • SOC (Security Operations Center) Analyst
  • IT Support dengan fokus keamanan
  • Junior Penetration Tester 

BACA JUGA: Benarkah Hard Skill Adalah Kunci Sukses di Era Digital? 

Skill dan Sertifikasi Apa yang Dibutuhkan di Bidang Cyber Security?

Skill dan Sertifikasi Apa yang Dibutuhkan di Bidang Cyber Security?
Career Path Cyber Security (Photo by Mohammad Rahmani on Unsplash)

Berikut skill dan sertifikasi yang harus kamu kuasai untuk bisa berkarier di bidang ini:

Hard Skill Cyber Security

Sebagian besar role di cyber security membutuhkan beberapa skill teknis dasar berikut:

  • Pemahaman jaringan dari IP address, DNS, firewall, hingga protokol seperti TCP/IP dan SSL/TLS
  • Familiar dengan command line, permission, serta konfigurasi keamanan di Linux dan Windows 
  • Tools seperti Wireshark, Nmap, Burp Suite, hingga platform SIEM seperti Splunk dan ELK Stack
  • Scripting dan pemrograman
  • Pemahaman terkait serangan dan cara mengatasinya

Soft Skill Cyber Security

Selain hard skill, soft skill juga tidak kalah penting. Berikut diantaranya:

  • Analytical thinking untuk bantu kamu menganalisis pola serangan atau log file 
  • Problem solving untuk ambil keputusan cepat saat insiden terjadi
  • Komunikasi untuk menyampaikan informasi teknis ke pihak non-teknis dengan cara yang mudah dipahami
  • Attention to detail karena satu celah kecil bisa jadi risiko besar bagi organisasi

Sertifikasi

Beberapa sertifikasi yang cukup dikenal di bidang ini antara lain:

  • CompTIA Security+ 
  • CEH (Certified Ethical Hacker) 
  • SSCP (Systems Security Certified Practitioner) 
  • CompTIA Network+

BACA JUGA: Cara Menjadi Cyber Security Untuk Pemula

Seberapa Menjanjikan Karier di Cyber Security?

Seberapa Menjanjikan Karier di Cyber Security?
Career Path Cyber Security (Photo by Van Tay Media on Unsplash)

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan terhadap profesional cyber security terus meningkat, seiring makin kompleksnya ancaman siber yang dihadapi oleh perusahaan, institusi, hingga pemerintahan. Dunia makin terdigitalisasi, dan setiap sistem digital butuh perlindungan. Oleh karena itu, career path cyber security terus tumbuh, bahkan sering dianggap sebagai salah satu bidang dengan prospek jangka panjang terbaik di industri teknologi. Berikut penjelasan lengkapnya:

Permintaan Tenaga Kerja Tinggi

Menurut berbagai laporan industri global, termasuk dari LPU saat ini cyber security jadi salah satu bidang yang high demand dengan gaji yang menjanjikan. Menariknya, ada banyak posisi cyber security yang belum terisi. Banyak perusahaan kesulitan mencari kandidat yang kompeten, bahkan untuk posisi entry-level. Ini berarti peluang untuk masuk dan berkembang di bidang ini terbuka sangat lebar.

Gaji Kompetitif

Data dari Glassdoor menunjukkan bahwa rata-rata gaji cyber security di Indonesia itu Rp 14.5jt – Rp 32.6jt/bulan. Bisa dibilang, cyber security memiliki rata-rata gaji di atas banyak bidang IT lainnya. Selain itu, jika kamu terus mengembangkan skill dan pengalaman, jalur kenaikan karier ke posisi manajerial atau chief-level (seperti CISO) juga sangat memungkinkan.

Dibutuhkan di Banyak Industri

Cyber security tidak terbatas hanya pada perusahaan teknologi. Perbankan, kesehatan, pemerintahan, pendidikan, hingga sektor e-commerce semuanya butuh perlindungan data dan sistem. Artinya, kamu punya banyak opsi tempat bekerja, baik di perusahaan lokal, multinasional, maupun sebagai freelancer atau konsultan independen.

BACA JUGA: Cara Belajar Cyber Security untuk Pemula

Kesimpulan

Career Path Cyber Security
Career Path Cyber Security (Photo by Van Tay Media on Unsplash)

Career path cyber security adalah salah satu jalur karier yang sangat menjanjikan di era digital saat ini. Dengan banyaknya pilihan role seperti analyst, engineer, architect, hingga GRC specialist, kamu bisa menyesuaikan jalur karier sesuai minat, keahlian, dan tujuan jangka panjangmu. Bidang ini tidak hanya menawarkan gaji kompetitif, tapi juga peluang berkembang yang luas, karena kebutuhan akan profesional cyber security terus meningkat di berbagai industri. 

Jadi, jika kamu sedang mencari bidang karier yang dinamis, penuh tantangan, dan berdampak besar terhadap keberlangsungan teknologi di masa depan, cyber security bisa jadi pilihan yang tepat. Mulailah dari memahami dasar-dasar IT, pilih jalur karier yang sesuai, dan bangun portofolio lewat praktik langsung atau komunitas. Dengan pendekatan yang tepat, career path cyber security bukan hanya bisa memberimu pekerjaan, tapi juga arah karier yang menjanjikan.

BACA JUGA: Rekomendasi Kampus dan Pelatihan Jurusan Cyber Security

Mulai Career Path Cyber Security-mu Hari Ini!

Mulai Career Path Cyber Security-mu Hari Ini!
Career Path Cyber Security (Photo by Jexo on Unsplash)

Jika kamu ingin mengembangkan hard skill dan soft skill di bidang cyber security sekaligus membangun portofolio lewat praktik langsung, kamu bisa mulai lewat program seperti Mini Bootcamp Cyber Security: Penetration Testing for Beginner. Di kelas ini, kamu akan belajar dari nol bersama tutor expert yang akan membimbingmu sampai siap kerja. Kamu juga akan dapat fasilitas lengkap yang bisa membantu karier kamu seperti:

  1. CompTIA PenTest+ Sertifikasi
  2. Bug Bounty report portfolio
  3. 3 mini projects
  4. 1 final project Pwn the Machine (custom room)
  5. Job connector
  6. Bug Hunting community

FAQ 

1. Saya belum punya background IT, apakah bisa masuk ke bidang cyber security? 

Bisa, banyak profesional cyber security memulai karirnya dari nol, bahkan dari jurusan non-IT. 

2. Karier cyber security itu cuma buat hacker aja ya?

Cyber security punya banyak role, tidak terbatas pada hacker saja. 

3. Perlu sertifikasi tidak untuk kerja di bidang cyber security?

Tidak wajib, tapi bisa jadi nilai tambah dan bukti kemampuanmu.