
Photo by: Glints
Contoh CV tulis tangan masih sering dibutuhkan untuk melamar kerja di perusahaan tertentu, khususnya yang masih memprioritaskan dokumen manual sebagai syarat administrasi. Meski terlihat sederhana, CV tulis tangan tetap harus disusun dengan rapi, jelas, dan profesional agar dilirik oleh HRD.
Jika kamu belum pernah membuatnya, simak panduan dan contohnya di bawah ini.
Apa Kelebihan dan Kekurangan CV Tulis Tangan?
Meski di era digital sebagian besar CV dibuat secara ketik, beberapa perusahaan masih menerima atau bahkan meminta CV tulis tangan. Ini karena ada kelebihan tersendiri dari segi personalisasi, meskipun tetap ada keterbatasannya.
Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan CV tulis tangan yang perlu kamu ketahui:
Kelebihan CV tulis tangan:
- Terlihat lebih personal dan menunjukkan karakter pelamar melalui tulisan tangan.
- Menunjukkan effort dan keseriusan karena membutuhkan waktu dan ketelitian lebih.
- Kadang dianggap lebih jujur dan autentik, terutama dalam konteks lamaran kerja manual.
Kekurangan CV tulis tangan:
- Tidak efisien, terutama jika harus mengirim ke banyak perusahaan.
- Rawan kesalahan penulisan, seperti typo, coretan, atau tata bahasa yang kurang tepat.
- Sulit dibaca jika tulisan tidak rapi atau terlalu kecil.
- Kurang fleksibel untuk diperbarui atau disesuaikan dengan posisi berbeda.
Baca Juga: 6 Cara Bikin CV yang ATS Friendly & Contohnya
Bagaimana Struktur CV Tulis Tangan yang Benar?
Membuat CV tulis tangan tidak boleh asal-asalan. Meskipun ditulis manual, isi dan urutan informasi tetap harus terstruktur agar mudah dipahami oleh perekrut. Berikut bagian-bagian penting dalam struktur CV tulis tangan yang perlu kamu sertakan:
1. Identitas Diri
Cantumkan data pribadi secara jelas dan lengkap, seperti:
- Nama lengkap
- Tempat, tanggal lahir
- Alamat domisili
- Nomor telepon aktif
- Alamat email (jika ada)
Ini menjadi bagian pembuka yang penting agar HRD bisa mengenali siapa kamu dan menghubungimu jika dibutuhkan.
2. Riwayat Pendidikan
Tuliskan riwayat pendidikan dari jenjang tertinggi ke terendah. Sertakan:
- Nama instansi pendidikan
- Jurusan (jika ada)
- Tahun masuk dan lulus
Contoh:
SMA Negeri 1 Bandung – IPA (2018–2021)
3. Pengalaman Kerja / Magang
Jika kamu sudah pernah bekerja atau magang, cantumkan pengalaman tersebut. Tulis:
- Nama perusahaan
- Posisi/jabatan
- Tahun bekerja
- Tugas utama (opsional, jika relevan)
Bagi fresh graduate, bagian ini bisa diisi dengan pengalaman organisasi atau volunteer.
4. Keterampilan
Sebutkan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Misalnya:
- Microsoft Office
- Public Speaking
- Desain Canva
- Bahasa Inggris dasar
Hindari mencantumkan skill yang tidak relevan atau terlalu umum.
5. Prestasi
Masukkan prestasi akademik maupun non-akademik yang mendukung nilai tambahmu. Misalnya:
- Juara 1 Lomba Debat SMA Se-Kota
- Karyawan Terbaik Bulan Maret 2024
Pastikan prestasi yang disebutkan relevan dan benar-benar pernah kamu raih.
6. Tujuan Karier / Pernyataan Motivasi (Opsional)
Bagian ini bisa ditambahkan untuk memberi gambaran motivasi dan keseriusanmu melamar. Contohnya: “Saya memiliki minat besar di bidang administrasi dan ingin mengembangkan karier di perusahaan Bapak/Ibu.”
7. Penutup dan Tanda Tangan
Tutup CV dengan ucapan terima kasih atau harapan untuk proses selanjutnya. Tambahkan tempat, tanggal penulisan, dan tanda tangan di bagian akhir sebagai bentuk pernyataan keaslian dokumen.
Baca Juga: Panduan Membuat CV Untuk Fresh Graduate
Kumpulan Contoh CV Tulis Tangan
Setelah mengetahui struktur dan tips menulis CV tulis tangan, sekarang saatnya melihat contoh nyatanya. Contoh berikut bisa kamu jadikan referensi saat menulis manual di kertas folio bergaris. Simak kumpulan contohnya di bawah ini:
1. CV Tulis Tangan untuk Lulusan SMA/SMK

Photo by: Glints
2. CV Tulis Tangan untuk Fresh Graduate

Photo by: Glints
3. CV Tulis Tangan Tanpa Pengalaman Kerja

Photo by: Glints
4. CV Tulis Tangan dengan Pengalaman Kerja

Photo by: Glints
5. CV Tulis Tangan untuk Magang

Photo by: Glints
6. CV Tulis Tangan untuk Posisi Kasir

Photo by: Glints
7. CV Tulis Tangan untuk Posisi Operator Pabrik

Photo by: Glints
Template Kosong CV Tulis Tangan (Siap Diisi Sendiri)
Kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana, berikut kami sediakan template CV tulis tangan yang bisa langsung kamu salin ke kertas folio. Tinggal isi sesuai data dirimu, pastikan tulis dengan rapi dan hindari coretan agar terlihat profesional.
Curriculum Vitae
1. Identitas Diri
Nama: ……………………………………….
Tempat, Tanggal Lahir: ……………………………………….
Alamat: ……………………………………….
No. HP: ……………………………………….
Email: ……………………………………….
2. Riwayat Pendidikan
- …………………………………………………
- …………………………………………………
3. Pengalaman Kerja / Magang
- Nama Perusahaan: ……………………………………….
- Posisi: ……………………………………….
- Tahun: ……………………………………….
4. Keterampilan
- …………………………………………………
- …………………………………………………
- …………………………………………………
5. Prestasi
- …………………………………………………
- …………………………………………………
6. Tujuan Karier / Motivasi (Opsional)
Saya berminat untuk bergabung di [Nama Perusahaan] karena ………………………………….
Saya yakin dapat memberikan kontribusi melalui ………………………………………………….
7. Penutup
Demikian CV ini saya buat dengan sebenar-benarnya.
Semoga dapat menjadi pertimbangan untuk bergabung di perusahaan Bapak/Ibu.
Tempat, Tanggal: …………………………………………………
Tanda Tangan:
(……………………………)
Baca Juga: Masih Bingung? Ketahui Perbedaan CV vs Resume di Sini!
Apa Saja Kesalahan Umum dalam Membuat CV Tulis Tangan?
Meski terlihat sederhana, membuat CV tulis tangan tetap membutuhkan ketelitian. Kesalahan kecil bisa membuat HRD melewatkan lamaranmu. Berikut ini beberapa kesalahan umum yang perlu kamu hindari saat menulis CV secara manual:
1. Tulisan Tidak Terbaca
Tulisan yang terlalu kecil, miring, atau tidak konsisten membuat HRD kesulitan membaca isi CV. Gunakan huruf cetak yang rapi dan jelas, serta hindari tulisan sambung.
2. Informasi Terlalu Sedikit atau Terlalu Panjang
CV yang terlalu singkat terkesan tidak serius, sementara yang terlalu panjang bisa membingungkan. Pastikan hanya mencantumkan informasi penting dan relevan sesuai posisi yang dilamar.
3. Format Tidak Rapi
Penempatan teks yang tidak sejajar, jarak antar paragraf tidak konsisten, atau ada coretan akan membuat CV tampak asal-asalan. Gunakan kertas folio bergaris, dan beri jarak yang cukup antar bagian agar tampak profesional.
Tips Membuat CV Tulis Tangan yang Profesional
Agar CV tulis tanganmu terlihat meyakinkan dan mudah dibaca oleh perekrut, penting untuk memperhatikan cara penulisannya. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar hasilnya lebih rapi dan profesional:
1. Gunakan Kertas Folio Bergaris
Kertas folio bergaris membantu menjaga tulisan tetap sejajar dan terstruktur. Hindari menggunakan kertas polos karena bisa membuat tulisan tampak berantakan. Pastikan juga kertas bersih dan tidak kusut agar memberi kesan profesional sejak awal.
2. Tulis dengan Huruf Cetak Rapi (Hindari Sambung)
Gunakan huruf cetak kapital-kecil yang rapi dan konsisten. Tulisan sambung seringkali sulit dibaca, terutama jika tidak terbiasa menulis manual. Ukuran tulisan jangan terlalu kecil atau terlalu besar agar nyaman dibaca oleh HRD.
3. Hindari Coretan dan Gunakan Tinta Hitam/Biru
Gunakan pulpen tinta hitam atau biru karena lebih formal dan mudah terbaca. Jika terjadi kesalahan, sebaiknya hindari mencoret karena akan membuat CV terlihat kotor. Jika perlu, lebih baik ulangi di lembar baru daripada mempertahankan naskah yang penuh koreksi.
4. Periksa Ejaan dan Tata Bahasa
Sebelum menyerahkan CV, pastikan kamu sudah memeriksa kembali ejaan, tanda baca, dan tata bahasanya.
Kesalahan kecil seperti penulisan nama perusahaan atau jabatan bisa mencerminkan ketidaktelitian dan mengurangi kesan profesional.
Baca ulang dengan cermat atau minta orang lain mengeceknya untuk hasil yang lebih optimal.
Kesimpulan
CV tulis tangan masih relevan di era digital, terutama untuk posisi entry-level atau perusahaan yang masih mengandalkan proses seleksi manual. Meski demikian, kamu tetap perlu menyusun CV dengan rapi, informatif, dan profesional agar menarik perhatian HRD.
Untuk meningkatkan peluang kerja, lengkapi juga dengan skill yang relevan melalui pelatihan digital di Digital Skola agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Tingkatkan Skill dan Siap Kerja Bersama Digital Skola
Ingin peluang kerja lebih terbuka lebar? Jangan hanya andalkan CV yang menarik, lengkapi dirimu dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja saat ini. Digital Skola siap membimbingmu melalui program pelatihan yang praktis dan sesuai kebutuhan industri.
Kenapa pilih Digital Skola?
- Belajar langsung dari mentor berpengalaman di bidangnya
- Materi up-to-date, fokus pada praktik dan studi kasus nyata
- Akses komunitas, job support, dan portofolio proyek
- Cocok untuk pemula maupun pencari kerja yang ingin upgrade skill
Ingin tahu program yang paling sesuai untukmu? Hubungi tim Digital Skola sekarang dan dapatkan konsultasi gratis!
FAQ
1. Apakah CV tulis tangan masih diterima perusahaan?
Ya, beberapa perusahaan, terutama di sektor industri atau yang masih menggunakan proses seleksi manual, masih menerima dan bahkan meminta CV tulis tangan untuk menilai karakter dan keseriusan pelamar.
2. Apa beda CV tulis tangan dan CV ketik?
CV tulis tangan dibuat manual di atas kertas menggunakan tulisan tangan, sementara CV ketik dibuat secara digital menggunakan komputer. CV ketik lebih umum di era sekarang, tetapi CV tulis tangan masih digunakan untuk menunjukkan effort dan keaslian pelamar.
3. Apakah boleh menulis CV dengan pulpen merah?
Tidak disarankan. Gunakan pulpen tinta hitam atau biru karena terlihat lebih profesional dan formal. Warna merah sering dianggap kurang sopan atau terlalu mencolok untuk dokumen resmi seperti CV.
4. Apakah CV tulis tangan harus pakai bahasa Indonesia formal?
Ya, sebaiknya gunakan bahasa Indonesia yang baku dan sopan agar terlihat profesional. Hindari bahasa sehari-hari atau singkatan yang tidak lazim digunakan dalam dokumen resmi.