
Ayuni Dwitasya adalah salah satu alumni Bootcamp Virtual Assistant di Digital Skola yang kini mantap menjajaki karir sebagai Virtual Assistant for Social Media. Sebelumnya, Ayuni sudah punya background di bidang social media, tetapi ia merasa jenuh dengan rutinitas kerja kantoran 9–5. Selain itu, ia mulai memikirkan masa depannya sebagai seorang ibu yang ingin tetap bekerja, tapi dengan cara yang lebih fleksibel dan bisa dilakukan dari rumah.
Dalam pencariannya, Ayuni sempat mendengar pengalaman seseorang yang sukses berkarier sebagai Virtual Assistant berkat kelas Digital Skola. Dari situlah ia semakin yakin untuk ikut belajar dan membangun karier baru yang sesuai dengan passion sekaligus impiannya.
Penasaran bagaimana Ayuni akhirnya bisa membuka jalan karier yang fleksibel dan menjanjikan lewat Digital Skola? Simak cerita lengkapnya di artikel ini!

BACA JUGA: 9 Skill Virtual Assistant yang Wajib Dikuasai
Tantangan Karir yang Dihadapi Ayuni Sebelum Ikut Mini Bootcamp
Sebelum bergabung dengan Mini Bootcamp Virtual Assistant Digital Skola, Ayuni menghadapi dilema yang cukup besar. Di satu sisi, ia ingin terus mengembangkan karier di bidang social media. Namun di sisi lain, ia merasa sistem kerja kantoran 9–5 membuatnya cepat jenuh dan tidak memberi fleksibilitas yang ia butuhkan.
“Aku sempat ngerasa capek banget kerja 9–5, rasanya monoton dan kurang berwarna. Aku juga mulai mikir, kalau nanti jadi ibu, pengennya bisa kerja dari rumah,” ungkap Ayuni.
Kondisi ini membuatnya mulai mencari alternatif karier yang tetap relevan dengan background social media, tapi juga menawarkan fleksibilitas. Setelah banyak riset, ia menemukan peluang di bidang Virtual Assistant, terutama spesialisasi Social Media Management yang saat ini sedang tinggi permintaannya.
BACA JUGA: Contoh Portofolio Virtual Assistant yang Dilirik Rekruter
Pengalaman Belajar di Mini Bootcamp Virtual Assistant Digital Skola
Keputusan Ayuni untuk ikut bootcamp Virtual Assistant Digital Skola berawal dari cerita positif orang lain. “Aku gabung ke komunitas gratis milik content creator. Suatu hari, ada yang share pengalaman jadi VA dan udah sukses dapet klien. Ternyata dia lagi ikut kelas Virtual Assistant dari Digital Skola dan bilang kelasnya worth it banget. Dari situ aku jadi tertarik dan akhirnya coba ikut juga,” jelasnya.
Saat menjalani kelas, Ayuni merasakan banyak hal positif. Materi yang diberikan tersusun rapi melalui LMS, tutor yang berpengalaman selalu siap membimbing, dan ada class representative yang aktif mengingatkan peserta soal tugas maupun project. Semua itu membuat proses belajar lebih terarah dan efektif.
“Jujur, aku terkesan banget dengan para tutor di kelas ini. Mereka bukan sekadar menyampaikan materi, tapi benar-benar mengajar dengan hati,” kata Ayuni.
Selain itu, kualitas kurikulum yang ditawarkan juga membuat Ayuni semakin yakin bahwa keputusannya tepat. “Menurutku, sistem belajar di Digital Skola tuh bagus banget. Dengan harga yang terjangkau, kualitasnya gak main-main,” tambahnya.
BACA JUGA: Roadmap Cara Menjadi Virtual Assistant
Transformasi & Hasil Setelah Lulus Mini Bootcamp Digital Skola
Setelah menyelesaikan Mini Bootcamp Virtual Assistant, Ayuni kini mantap menapaki karier jangka panjang sebagai Virtual Assistant di bidang social media. Keputusan untuk fokus di niche ini bukan tanpa alasan, karena sesuai dengan latar belakangnya yang sudah terbiasa dengan dunia social media sejak kuliah.
Bagi Ayuni, menjadi VA bukan sekadar pekerjaan sementara, tapi karier jangka panjang yang bisa terus berkembang. Dengan bekal ilmu dari Digital Skola, ia kini merasa lebih percaya diri untuk mengelola social media client secara profesional, sekaligus tetap punya fleksibilitas untuk bekerja dari rumah.
BACA JUGA: Virtual Assistant: Penjelasan Lengkap untuk Pemula
Pesan untuk Calon Peserta Mini Bootcamp Digital Skola
Ayuni berpesan agar setiap peserta tidak sekadar ikut kelas, tapi juga benar-benar memaksimalkan setiap project yang diberikan. Menurutnya, project inilah yang nantinya bisa menjadi portofolio dan daya tarik utama di mata recruiter.
“Kalau memang benar-benar mau ikut bootcamp dan sudah bergabung, kerjakan projectnya sampai selesai secara maksimal. Project tersebut sangat membantu untuk boosting CV, karena menjadi cara bagi user melihat sejauh mana skill kita,” ungkapnya.

BACA JUGA: 16 Tools Virtual Assistant yang Membantu Pekerjaan Cepat Selesai
Yuk, Mulai Karir Mu Jadi Virtual Assistant Seperti Ayuni!

Dari perjalanan Ayuni, kita belajar bahwa keinginan untuk berubah harus diikuti dengan langkah nyata. Dengan niat kuat, kemauan belajar, serta arahan dari tutor expert di Digital Skola, Ayuni berhasil memulai langkah untuk mempersiapkan karier barunya yang fleksibel dan sesuai passion-nya. Ingin mengikuti jejak Ayuni dan membangun karier sebagai Virtual Assistant? Yuk, daftar Mini Bootcamp Virtual Assistant.
Di kelas ini, kamu akan dibimbing langsung oleh para expert dengan fasilitas lengkap seperti:
- 6 personal projects for portfolio
- Unlimited career consultation
- Portfolio hacks from tutor
- Review project 1-on-1
- Best practice handle multiple clients
- Real study case
- Hands-on tools
- e-Certificate