HomepageBlog10 Manfaat Big Data Untuk Perusahaan dan Contohnya
5 min read

10 Manfaat Big Data Untuk Perusahaan dan Contohnya

Tayang 5 Oktober 2022 •Diperbarui: 5 Oktober 2022
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Manfaat Big Data untuk Bisnis
 Manfaat Big Data untuk Bisnis (Photo by Markus Spiske on Unsplash)

Manfaat big data untuk perusahaan bisa dirasakan oleh perusahaan dari berbagai sektor industri mulai dari kesehatan, pemasaran, retail, perbankan, dll. Fungsi utama yang ditawarkan big data adalah perusahaan dapat mengelola informasi dari berbagai sumber dan hasilnya bisa langsung didapatkan perusahaan untuk mengetahui kondisi pasar, mengenal lebih jauh data konsumen, hingga bisa membantu perusahaan untuk memutuskan strategi atau keputusan bisnis yang efektif.  

Berbicara mengenai big data dalam bisnis, bisa digambarkan seperti sekumpulan data yang sangat besar dengan bentuk yang terstruktur dan tidak terstruktur, namun bisa diolah dengan kecepatan dan ketepatan yang optimal sehingga data tersebut bisa disajikan secara terorganisir untuk keperluan berbagai analisis bisnis. Hal ini menjadi salah satu alasan banyak perusahaan mulai mengadopsi big data untuk memberikan kemudahan perusahaan dalam menganalisis dan merumuskan strategi secara masif dan otomatis. 

Fakta menariknya, segala jenis aktivitas bisnis dapat ditingkatkan dengan menggunakan big data. Bahkan, big data bisa membantu perusahaan mengoptimalkan semua proses bisnis untuk membantu penghematan biaya, meningkatkan produktivitas, meningkatkan kepuasan pelanggan, dll (Sumber: Tech Target). Selama beberapa tahun terakhir, big data sudah terbukti mengubah cara perusahaan beroperasi, big data juga mampu membantu operasional bisnis skala kecil, menengah, hingga besar (Sumber: business.com). Penasaran apa saja manfaat big data untuk perusahaan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Manfaat Big Data Untuk Perusahaan

BACA JUGA: Apa Itu Data: Mengenal Jenis-Jenis Data di Era Digital

Apa Itu Big Data?

Apa Itu Big Data?
Apa Itu Big Data? (Photo by Mika Baumesiter on Unsplash) 

Big data adalah kumpulan data yang besar, kompleks, dan berasal dari berbagai sumber untuk membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih baik. Faktanya, konsep big data tercipta karena banyaknya kebutuhan bisnis untuk menganalisis dan memahami tren, preferensi, dan pola pembeli dalam database besar. Pada dasarnya, big data merupakan hasil pengembangan dari teknologi sistem database. Namun, bedanya database memiliki tingkat kecepatan, volume, dan variasi jenis data yang jauh lebih tinggi. 

Bukan tentang seberapa besar data yang dimiliki, big data adalah bagaimana cara mengumpulkan data secara tepat dan signifikan sehingga hasil pengolahannya bisa dijadikan referensi atau acuan untuk keputusan bisnis. Singkatnya, big data adalah konsep tentang kemampuan bisnis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengerti berbagai data yang datang setiap hari dari traffic internet, data transaksi penjualan, aktivitas pengguna media sosial, dll.

BACA JUGA: Mau Jadi Data Scientist? Bootcamp adalah Jawabannya!

Apa Contoh Penggunaan Big Data di Perusahaan?

Berikut beberapa contoh penggunaan big data di perusahaan yang paling umum:

  1. Analisis Perilaku Pelanggan

Perusahaan dapat mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti riwayat pembelian, aktivitas website, klik iklan, hingga interaksi media sosial. Data ini kemudian dianalisis untuk memahami preferensi pelanggan, kebiasaan belanja, dan kebutuhan mereka. Dengan insight tersebut, perusahaan bisa:

  • Memberikan rekomendasi produk yang relevan
  • Menentukan waktu terbaik untuk promosi
  • Membuat segmentasi pelanggan lebih akurat
  • Meningkatkan customer experience
  1. Prediksi Penjualan dan Permintaan Pasar

Big data memungkinkan perusahaan memprediksi permintaan pasar berdasarkan data historis, tren musiman, dan perilaku konsumen. Analisis ini membantu perusahaan menghindari overstock maupun kekurangan stok. Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Perencanaan produksi lebih akurat
  • Manajemen inventori lebih efisien
  • Mengurangi biaya penyimpanan
  • Menghindari kehilangan penjualan
  1. Personalisasi Marketing

Big data juga digunakan untuk membuat kampanye pemasaran yang lebih personal. Perusahaan dapat menyesuaikan konten, penawaran, dan iklan berdasarkan karakteristik masing-masing pelanggan. Contohnya:

  • Email marketing berdasarkan riwayat pembelian
  • Rekomendasi produk di homepage
  • Iklan yang disesuaikan dengan minat pengguna
  • Promo khusus pelanggan loyal
  1. Deteksi Fraud dan Manajemen Risiko

Di sektor keuangan dan e-commerce, big data digunakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time. Sistem akan menganalisis pola transaksi dan menandai aktivitas yang tidak biasa. Misalnya:

  • Transaksi dalam jumlah besar secara tiba-tiba
  • Login dari lokasi berbeda dalam waktu singkat
  • Pola pembelian tidak wajar
  • Aktivitas kartu kredit mencurigakan
  1. Optimasi Operasional Perusahaan

Big data juga membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional. Data dari proses produksi, logistik, dan supply chain dianalisis untuk menemukan bottleneck dan peluang perbaikan. Manfaatnya meliputi:

  • Mengurangi downtime produksi
  • Optimasi rute pengiriman
  • Efisiensi penggunaan sumber daya
  • Menekan biaya operasional
  1. Pengambilan Keputusan Bisnis Secara Real-Time

Selain untuk analisis historis, big data juga memungkinkan perusahaan mengambil keputusan secara real-time. Data yang terus diperbarui dapat langsung dianalisis untuk menentukan langkah bisnis dengan cepat. Contohnya seperti:

  • Menyesuaikan harga berdasarkan permintaan pasar
  • Mengubah strategi iklan saat performa menurun
  • Mengatur stok berdasarkan penjualan harian
  • Menentukan promo berdasarkan tren saat ini
  1. Peningkatan Layanan Pelanggan

Big data membantu perusahaan memahami masalah pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan. Data dari chatbot, call center, email, dan media sosial dapat dianalisis untuk menemukan pola keluhan yang sering muncul. Beberapa penerapannya:

  • Menyediakan customer support yang lebih cepat
  • Mengidentifikasi masalah produk lebih awal
  • Membuat FAQ berdasarkan pertanyaan populer
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan

BACA JUGA: Portofolio Data Scientist: Rekomendasi untuk Job Seeker

Apa Saja Manfaat Big Data Untuk Perusahaan?

Apa Saja Manfaat Big Data Untuk Perusahaan?
Apa Saja Manfaat Big Data Untuk Perusahaan? (Photo by Tim van der Kuip on Unsplash)    

Big data bisa memberikan dampak positif di berbagai aspek dalam perusahaan. Apabila kamu sedang mengembangkan status bisnis atau perusahaan, maka setidaknya kamu harus tau apa saja manfaat big data untuk kemajuan bisnis atau perusahaan, diantaranya:

  1. Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Analisis big data terbukti bisa mengurangi biaya kegagalan bisnis hingga 35% (Sumber: Business Wire). Artinya, perusahaan bisa menghemat biaya olah data dan database secara signifikan. Apalagi, jika kamu memanfaatkan big data menggunakan platform seperti Amazon Web Services, Hadoop, dan Tableau bisa memberi keuntungan biaya yang signifikan dalam hal penyimpanan data. Tak hanya itu, teknologi tersebut juga bisa mengidentifikasi cara berbisnis yang lebih efisien.

  1. Memahami Tren Pasar

Informasi mengenai tren pasar bisa membantu bisnis untuk mengembangkan produk atau jasa yang sedang populer dan disukai oleh konsumen. Keberadaan big data bisa membantu pebisnis untuk menganalisis jenis produk atau jasa apa yang bisa memancing ketertarikan konsumen. 

Saat ini kegiatan marketing sangat bergantung pada data untuk menganalisis dan memahami perilaku konsumen sekaligus memberikan informasi yang jelas mengenai tren kepada pebisnis. Alhasil, bisnis akan bisa mengambil keputusan lebih cepat dan tepat jika memahami tren pasar. 

  1. Mengidentifikasi Kekurangan Kompetitor

Manfaat big data untuk perusahaan lainnya adalah bisa membantu perusahaan untuk mengidentifikasi kekurangan kompetitor. Big data bisa memberikan manfaat kepada perusahaan untuk mengembangkan produk dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan kompetitor dan tentunya sesuai dengan keinginan pasar.

  1. Meningkatkan Interaksi dengan Konsumen

Peran big data selanjutnya adalah mengumpulkan data konsumen mulai dari nomor telepon, email, dan sebagainya. Tujuannya, agar perusahaan bisa melakukan berbagai pendekatan langsung kepada konsumen seperti memberikan hadiah sebagai apresiasi kepada konsumen saat mereka ulang tahun. Selain itu, data konsumen yang dikelola menggunakan big data juga digunakan oleh perusahaan untuk mengetahui profil konsumen secara real-time agar bisa menyesuaikan tawaran berdasarkan preferensi dan ketertarikan konsumen.

  1. Menganalisis Risiko

Menggunakan big data, perusahaan bisa melakukan analisis prediktif untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Hal ini bisa dilakukan karena big data berukuran besar dan bersifat real-time, sehingga hasil prediksi akan lebih spesifik dan kemungkinan kesalahannya akan lebih rendah. Tools yang dimiliki sistem big data juga mampu menempatkan seluruh data sesuai tujuan agar bisa membantu pemilik bisnis atau perusahaan untuk menganalisis keberadaan ancaman dari internal perusahaan. 

  1. Data Sharing

Ketika bisnis mulai berkembang, biasanya perusahaan akan memperhatikan produk hingga situasi yang akan datang. Data sharing yang dikelola big data akan membantu perusahaan untuk melakukan proses inovasi secara cepat, yaitu dengan menghubungkan bisnis pada kumpulan data yang dibutuhkan untuk menghasilkan inovasi yang baru.

  1. Memaksimalkan Customer Service

Big data juga bisa membantu meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memberikan panduan dan membantu merancang produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dari data yang dikumpulkan customer service, bisnis bisa menganalisis dan mengetahui fitur-fitur yang paling disukai oleh konsumen dan fitur yang perlu dihilangkan. Menggunakan big data kamu juga bisa mengelola data survey, history, atau teknologi tracking.

  1. Mendorong Inovasi

Perusahaan besar seperti Netflix menggunakan big data untuk mewujudkan keinginan konsumen. Menggunakan big data, mereka melihat kebiasaan konsumen saat memakai Netflix kemudian dikembangkan menjadi inovasi baru untuk produk dan layanan mereka. Kehadiran big data bisa membantu kamu berinovasi dengan mempelajari hubungan antara manusia, entitas, dan berbagai proses lainnya hingga akhirnya kamu bisa menentukan inovasi baru.

  1. Menentukan Strategi Marketing

Dengan data yang dimiliki, kamu bisa dengan mudah membangun strategi marketi