
Gabby Devita Fachristianty adalah seorang Social Media Specialist freelance di salah satu instansi pemerintahan. Awalnya, ia hanya ingin mendapatkan sertifikasi tambahan untuk menunjang pekerjaannya. Namun, keputusannya mengikuti Mini Bootcamp Social Media Marketing AI-Powered Digital Skola justru memberikan pengalaman belajar yang lebih luas.
Ia tidak hanya pulang dengan sertifikat, tapi juga dengan skill praktikal yang bisa langsung diterapkan di dunia kerja, sekaligus portofolio yang memperkuat profil kariernya. Simak cerita lengkap perjalanan Gabby bersama Digital Skola di artikel ini!

BACA JUGA: 14 Skill Social Media Specialist yang Wajib Dikuasai
Tantangan Karier yang Dihadapi Gabby Sebelum Ikut Mini Bootcamp
Sebelum memutuskan ikut Mini Bootcamp Social Media Marketing AI-Powered di Digital Skola, Gabby menghadapi realita bahwa dunia social media marketing sangat kompetitif. Ia sadar, hanya mengandalkan pengalaman saja tidak cukup untuk bersaing. “Saat ini, kesibukan saya adalah sebagai Social Media Specialist di salah satu instansi pemerintahan. Saya mengikuti kelas Social Media Marketing di Digital Skola karena sedang membutuhkan sertifikasi untuk mendukung switch career,” jelasnya.
Masalahnya, mencari pelatihan yang sesuai kebutuhan bukan hal mudah. Banyak kelas menawarkan sertifikat, tapi Gabby ingin sesuatu yang lebih yaitu pembelajaran yang aplikatif, tutor berpengalaman, dan materi yang bisa langsung dipakai di dunia kerja. Di sinilah ia akhirnya menemukan Digital Skola.
BACA JUGA: 9 Jenis-Jenis Media Sosial dan Contohnya untuk Bisnismu
Pengalaman Belajar di Mini Bootcamp Social Media Marketing AI-Powered Digital Skola
Saat bergabung, Gabby merasa pilihannya tidak salah. Ia menilai Digital Skola berbeda dibanding tempat lain karena menghadirkan konten media sosial yang engaging, informatif, dan selalu mengikuti tren. “Aku tertarik ikut kelas di Digital Skola karena konten media sosialnya engaging, informatif, dan selalu riding the wave. Cocok banget buat aku yang Gen Z. Selain itu, harga kelasnya juga terjangkau dan durasi belajarnya singkat, pas banget buat aku yang sedang butuh sertifikasi dalam waktu cepat,” ungkapnya.
Proses belajar di Digital Skola ternyata seru sekaligus menantang. Materi yang diberikan sudah “daging” sejak sesi pertama. Tutor yang expert tidak hanya mengajar teori, tetapi juga membagikan tips, trik, dan tools yang memang dipakai di industri. Ditambah lagi, class representative selalu aktif mengingatkan soal project, sehingga pembelajaran terasa lebih terarah.
“Dari awal sesi, materi kelasnya sudah daging banget. Tutornya berpengalaman, dan class representative-nya juga super helpful. Selain menjelaskan materi secara detail, tutor juga membagikan tips, trik, serta tools yang digunakan di industri. Yang paling aku suka, setiap pertemuan selalu ada tugas yang menantang dan bisa banget dijadikan portofolio,” katanya.
Bukan cuma itu, Digital Skola juga memberikan sesi pengembangan karier. Bagi Gabby, sesi ini jadi ruang aman untuk bertanya tentang arah karier dan langkah-langkah yang bisa ditempuh. “Di Digital Skola juga ada sesi pengembangan karier, jadi kita bisa tanya-tanya seputar rencana karier ke depannya. Sesi ini sangat bermanfaat, baik untuk aku maupun teman-teman lainnya,” tambahnya.
BACA JUGA: 4 Cara Menggunakan Storytelling di Media Sosial Efektif
Transformasi & Hasil Setelah Lulus Mini Bootcamp Digital Skola
Dari niat awal yang hanya ingin sertifikat, Gabby justru mendapatkan pengalaman yang jauh lebih berharga. Ia kini memiliki portofolio nyata dari tugas-tugas kelas, insight baru dari para tutor, serta keberanian untuk mengembangkan diri lebih jauh. Sertifikasi memang berhasil ia dapatkan, tetapi yang paling penting adalah skill praktikal yang bisa langsung dipakai di dunia kerja.
Kini Gabby semakin percaya diri sebagai seorang Social Media Specialist. Ia menyadari bahwa untuk bisa outstanding di bidang ini, tidak cukup hanya paham cara posting konten. “Untuk menjadi social media specialist yang outstanding, dibutuhkan skill kreatif dan kemampuan untuk riding the wave. Kita harus peka terhadap tren yang sedang berlangsung dan bisa melihat celah konten seperti apa yang disukai audiens. Dengan begitu, kita bisa membuat konten yang sesuai dengan objektif dan membantu meningkatkan awareness terhadap akun media sosial yang kita kelola,” jelasnya.
BACA JUGA: Apa Saja Tugas Social Media Specialist?
Pesan untuk Calon Peserta Mini Bootcamp Digital Skola
Bagi Gabby, pengalaman di Digital Skola adalah investasi jangka panjang. “Buat teman-teman yang masih ragu untuk ikut kursus di Digital Skola, sebenarnya Digital Skola tuh sangat recommended dan wajib banget dicoba! Kursusnya bermanfaat banget mulai dari bisa upgrade skill, nambah networking, sampai punya portofolio yang bisa jadi modal karier. Jadi, jangan ragu, mulai aja dulu!”

BACA JUGA: Social Media Marketing: Penjelasan dan Study Case
Yuk, Mulai Kariermu Jadi Social Media Specialist Seperti Gabby!

Perjalanan Gabby menunjukkan bahwa upgrade skill bukan hanya tentang menambah sertifikasi, tetapi juga tentang membuka peluang baru, membangun portofolio, dan memperluas networking. Ingin mengikuti jejak Gabby dan membangun karier di bidang social media marketing yang sukses? Yuk, daftar Mini Bootcamp Social Media Marketing AI-Powered di Digital Skola! Di sini, kamu akan belajar:
- Teknik copywriting dan storytelling yang bikin audiens tertarik
- Cara merancang dan menjalankan campaign media sosial yang terukur dan berdampak
- Cara bikin konten grafis dan video yang eye-catching dan mudah dibagikan
- Cara enyusun strategi KOL & influencer marketing biar promosi makin luas
- Teknik optimasi iklan digital di Meta Ads & TikTok Ads untuk hasil maksimal
- Cara pakai AI tools untuk efisiensi dalam pembuatan konten dan analisis performa