HomepageBlogBerapa Gaji UI/UX Designer di Indonesia?
5 min read

Berapa Gaji UI/UX Designer di Indonesia?

Tayang 13 Juli 2021 Diperbarui: 13 Juli 2021
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


gaji ui/ux designer di indonesia
Gaji UI/UX Designer di Indonesia (Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash)

Gaji UI/UX Designer di Indonesia menjadi topik yang semakin menarik perhatian, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan industri digital terhadap talenta desain yang mampu menciptakan pengalaman pengguna yang optimal. Seiring berkembangnya teknologi dan banyaknya perusahaan baik startup atau korporasi besar yang berinvestasi dalam transformasi digital, peran UI/UX Designer menjadi semakin dibutuhkan. Hal ini berdampak langsung pada permintaan tenaga kerja di bidang ini, yang akhirnya mempengaruhi penawaran gaji UI/UX Designer di pasar kerja. 

Profesi UI/UX Designer kini tidak hanya dipandang dari sisi estetika tampilan semata, tetapi juga sebagai penentu keberhasilan produk digital dalam hal kegunaan dan kenyamanan pengguna. Maka dari itu, gaji UI/UX Designer di Indonesia pun cenderung mengikuti nilai bisnis yang bisa dihadirkan oleh desainer. Namun, besarannya tetap sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti lokasi kerja, jenis industri, pengalaman, hingga tingkat spesialisasi desainer itu sendiri. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara spesifik kisaran gaji UI/UX Designer di Indonesia berdasarkan data terkini dari berbagai sumber terpercaya. Jadi, kalau kamu sedang mempertimbangkan karier di bidang ini atau ingin tahu apakah gajimu sudah sesuai standar pasar, informasi berikut akan sangat bermanfaat!

BACA ARTIKEL: Perkiraan Gaji UI/UX Designer Fresh Graduate

Berapa Gaji UI/UX Designer di Indonesia?

Gaji UI/UX Designer di Indonesia
Gaji UI/UX Designer di Indonesia (Photo by Faizur Rehman on Unsplash)

Mengutip dari Glassdoor, berikut kisaran gaji UI/UX Designer di Indonesia:

Gaji UI Designer

Profesi ini bekerja untuk mengupayakan perancangan interface dan visual bagi model navigasi yang digunakan pengguna melalui aplikasi maupun website. Umumnya, UI Designer akan memikirkan pengaplikasian tombol, warna, font, hingga kombinasi elemen lain yang mampu melengkapi dan memperkuat rancangan UX Designer terhadap pengalaman pengguna. 

Di Indonesia, mengutip Glassdoor rata-rata gaji UI Designer dilihat dari level experience-nya adalah:

  • 0-1 Tahun pengalaman = Rp 4,2-11,4jt/bulan
  • 1-3 Tahun pengalaman = Rp 4,5 – 11,7jt/bulan
  • 4-6 Tahun pengalaman = Rp 6-16,5jt/bulan

Berikut kisaran gaji UI Designer di beberapa perusahaan yang ada di Indonesia:

Mengutip Indeed, berdasarkan lokasi berikut kisaran gaji UI Designer di Indonesia:

  • Jakarta = Rp 5.531.563/bulan
  • Bandung = Rp 5.507.010/bulan
  • Tangerang = Rp 5.048.981/bulan
  • Medan = Rp 3.937.425/bulan
  • Surabaya = Rp 3.408.481/bulan
  • Denpasar = Rp 3.230.011/bulan
  • Yogyakarta = Rp 3.149.129/bulan
  • Balikpapan = Rp 3.000.000/bulan

Gaji UX Designer

UX Designer bertugas memimpin penelitian terhadap perilaku, tujuan, dan motivasi pengguna dalam menggunakan sebuah produk digital. Data yang diperoleh akan diproses secara kualitatif dan kuantitatif sebagai sarana menentukan pemecahan masalah yang ditemui pelanggan. Sebelum dieksekusi oleh UI Designer, UX Designer berkewajiban untuk membuat wireframe dan prototype suatu produk. Di Indonesia, mengutip Glassdoor rata-rata gaji UX Designer dilihat dari level experience-nya adalah:

  • 0-1 Tahun pengalaman = Rp 5.6-8.4jt/bulan
  • 1-3 Tahun pengalaman = Rp 6.3 – 10.5jt/bulan
  • 4-6 Tahun pengalaman = Rp 11.9-35.6jt/bulan

Berikut kisaran gaji UI Designer di beberapa perusahaan yang ada di Indonesia:

BACA ARTIKEL: Cara Membalas Email Interview

Faktor Penentu Gaji UI/UX Designer di Indonesia

Faktor Penentu Gaji UI/UX Designer di Indonesia
Gaji UI/UX Designer di Indonesia (Photo by Elise Bouet on Unsplash)

Gaji seorang UI/UX Designer di Indonesia tidak bisa disamaratakan, karena ada banyak variabel yang mempengaruhi nominal yang diterima oleh setiap individu. Berikut beberapa faktor penentu gaji UI/UX Designer di Indonesia:

Tingkat Pengalaman

Tingkat pengalaman merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap gaji UI/UX Designer di Indonesia. Desainer pemula, menengah, hingga senior memiliki tanggung jawab dan kompleksitas kerja yang berbeda, sehingga berpengaruh langsung pada kisaran gaji yang diterima. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, terutama dalam menangani proyek dengan dampak besar dan lintas industri, semakin tinggi pula nilai tawarnya di mata perusahaan.

Lokasi Kerja

Lokasi geografis tempat bekerja juga memainkan peran penting dalam menentukan gaji UI/UX Designer di Indonesia. Kota-kota besar yang menjadi pusat pertumbuhan teknologi digital cenderung menawarkan kompensasi yang lebih kompetitif dibandingkan daerah lainnya. Selain karena tingginya permintaan akan tenaga ahli desain, faktor biaya hidup dan eksposur terhadap pasar global juga menjadi alasan perbedaan ini muncul.

Jenis Perusahaan

Jenis dan skala perusahaan tempat desainer bekerja sangat mempengaruhi standar kompensasi yang diberikan. Perusahaan teknologi, startup digital, agensi kreatif, hingga korporasi multinasional memiliki struktur gaji yang berbeda. Oleh karena itu, gaji UI/UX Designer di Indonesia juga bervariasi tergantung pada bagaimana perusahaan tersebut memposisikan pentingnya desain dalam pengembangan produk atau layanan mereka.

Keahlian Teknik dan Tools

Kemampuan menguasai tools desain dan metode kerja terkini merupakan nilai tambah yang signifikan. Desainer yang terbiasa bekerja dengan berbagai perangkat desain, memahami proses user research, hingga mampu berkolaborasi efektif dengan tim lintas fungsi, umumnya memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan gaji UI/UX Designer di Indonesia yang lebih kompetitif. Semakin tinggi relevansi dan kedalaman keahlian yang dimiliki, semakin kuat pula posisi dalam negosiasi gaji.

Portofolio dan Dampak Desain

Portofolio yang kuat bukan hanya menampilkan visual yang menarik, tetapi juga menjelaskan proses berpikir dan dampak nyata dari setiap solusi desain. Dalam banyak kasus, gaji UI/UX Designer di Indonesia sangat dipengaruhi oleh seberapa besar kontribusi desain terhadap keberhasilan sebuah produk atau layanan. Portofolio yang menunjukkan pemahaman terhadap kebutuhan pengguna sekaligus tujuan bisnis akan meningkatkan nilai profesional seorang desainer.

Level Jabatan dan Tanggung Jawab

Tingkatan jabatan dalam dunia desain digital, mulai dari junior hingga lead, memiliki cakupan tanggung jawab yang berbeda. Ini tentu berdampak pada struktur kompensasi. Gaji UI/UX Designer di Indonesia cenderung mengikuti struktur hierarki ini, di mana semakin tinggi level dan tanggung jawabnya, semakin besar pula apresiasi yang diberikan dalam bentuk finansial maupun benefit non-materi lainnya seperti ruang untuk pengambilan keputusan atau kepemimpinan tim.

BACA JUGA: 10+ Aplikasi Jobseeker Terbaik Untuk Cari Kerja

Apakah UI/UX Designer Bisa Freelance?

Apakah UI/UX Designer Bisa Freelance?
UI/UX Designer Freelance (Photo by Faizur Rehman on Unsplash)

UI/UX designer termasuk profesi yang sangat fleksibel dan bisa dijalani secara freelance, baik secara part time, project based, maupun remote full time. Apalagi, di era digital saat ini banyak perusahaan baik startup, agensi, maupun kolaborasi global yang membuka peluang kerja sama dengan UI/UX Designer freelance untuk berbagai kebutuhan produk digital mereka. UI/UX freelance dibutuhkan untuk berbagai jenis project, seperti:

  • Mendesain tampilan dan alur aplikasi mobile atau website
  • Membuat prototype interaktif menggunakan tools seperti Figma
  • Membantu user research, usability testing, dan wireframing
  • Mendesain ulang (redesign) halaman produk untuk meningkatkan UX

Penghasilannya juga sangat bervariasi tergantung dari:

  • Skala proyek: besar atau kecil, landing page atau full app
  • Negara klien: klien dari AS atau Eropa biasanya membayar lebih tinggi
  • Pengalaman dan portofolio: desainer berpengalaman bisa memasang tarif lebih mahal
  • Durasi kerja: proyek 2 minggu vs proyek retain selama 3–6 bulan

Menariknya lagi, banyak UI/UX freelancer dari Indonesia yang mendapatkan klien dari luar negeri melalui platform seperti Upwork, Fiverr, 99Designs, Freelancer, atau bahkan melalui networking dan LinkedIn. Kalau kamu ingin mulai karier sebagai UI/UX freelancer, berikut beberapa platform populer:

  • Upwork: Banyak proyek UI/UX dari klien luar negeri
  • Fiverr:  Cocok untuk gig berbasis UI/UX design (misal: desain landing page)
  • Freelancer.com: Marketplace umum yang juga banyak proyek digital
  • Dribbble & Behance: Cocok untuk showcase portofolio, bisa dilirik klien langsung
  • LinkedIn: Banyak klien langsung menghubungi lewat postingan portofolio

BACA JUGA: Panduan Kerja Remote dari Rumah Untuk Pemula

Negara Mana yang Memberi Gaji UI/UX Tertinggi?

Gaji UI/UX Designer (Photo by Surja Sen Das Raj on Unsplash)

Berdasarkan data dari Glassdoor, Indeed, dan laporan tahunan UX Design Salary Report, negara yang memberikan gaji UI/UX Designer tertinggi itu:

  • Amerika Serikat: Kisaran $95,000 – $130,000
  • Kanada: Kisaran $70,000 – $95,000
  • Jerman: Kisaran €55,000 – €75,000
  • Australia: Kisaran AUD 85,000 – AUD 120,000
  • Inggris: Kisaran £45,000 – £70,000
  • Singapura: Kisaran SGD 60,000 – SGD 90,000

BACA JUGA: 10+ Aplikasi Jobseeker Terbaik Untuk Cari Kerja

Skill yang Membuat Gaji UI/UX Designer Lebih Tinggi

Skill yang Membuat Gaji UI/UX Designer Lebih Tinggi
Skill UI/UX Designer (Photo by Ofspace LLC on Unsplash)

Semakin banyak skill yang kamu kuasai, semakin besar pula potensi kenaikan gaji sebagai UI/UX designer. Berikut beberapa skill yang paling berdampak:

  • Figma & Prototyping Tools = Kemampuan menggunakan tools seperti Figma, Sketch, Adobe XD, hingga Framer
  • UX Research & Testing = Kemampuan user research, usability testing, dan data-driven design
  • Design Systems & Component Thinking = Kemampuan design system dan menerapkan prinsip modular design
  • Interaction Design & Animation = Kemampuan HTML, CSS, atau Webflow

BACA JUGA: Cara Membalas Email Interview

Kesimpulan

Kesimpulan
Gaji UI/UX Designer di Indonesia (Photo by LinkedIn Sales Solutions on Unsplash)

Gaji UI/UX Designer di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari tingkat pengalaman, lokasi kerja, jenis perusahaan, keahlian teknis, hingga kualitas portofolio dan level jabatan. Seiring meningkatnya kebutuhan industri digital terhadap produk yang user-friendly dan efektif, posisi UI/UX Designer pun semakin strategis dalam pengembangan bisnis, yang secara langsung berdampak pada peningkatan nilai dan standar kompensasi di bidang ini.

Meskipun terdapat kisaran rata-rata yang dapat dijadikan acuan, penting bagi setiap desainer untuk terus mengembangkan keterampilan, membangun portofolio yang relevan, dan memperluas wawasan industri agar dapat bersaing secara optimal. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi gaji, desainer dapat mengambil keputusan karier yang lebih terarah, serta lebih percaya diri dalam proses negosiasi gaji maupun saat mencari peluang kerja baru.

BACA JUGA: 6 Cara Bikin CV yang ATS Friendly + Contoh

Yuk, Belajar UI/UX Design Bersama Ahlinya!

Yuk, Belajar UI/UX Design Bersama Ahlinya!
Gaji UI/UX Designer di Indonesia (Photo by LinkedIn Sales Solutions on Unsplash)

Perlu diingat bahwa nominal tersebut tidak paten dan bisa berbeda di tiap perusahaan atau negara. Daftar gaji di atas bisa menjadi gambaran saat mempertimbangkan jenjang karier yang ingin kamu ambil. Namun, perlu diingat bahwa untuk mendapatkan gaji yang besar, kamu juga wajib menguasai keterampilan dan skill yang dibutuhkan agar banyak dilirik oleh perusahaan nasional maupun internasional.

Tertarik untuk bergabung menjadi tenaga kerja UI/UX Designer? Belajar sekarang melalui Digital Learning dari Digital Skola, ada banyak pilihan topik terkait UI/UX Design yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan belajar kamu, diantaranya:

  • UI/UX Design Fundamentals and Product Management
  • Design Thinking: Empathize
  • Design Thinking: Define, Ideation, and Creative Thinking
  • User Flow and Wireframe
  • UI Fundamentals
  • Bundling: Fullstack UI/UX Design + Portfolio
  • User Experience, Designing for Multiple Platforms & Usability Test