HomepageBlogMateri Pelatihan Data Analyst Untuk Pemula
5 min read

Materi Pelatihan Data Analyst Untuk Pemula

Tayang 7 April 2023 Diperbarui: 7 April 2023
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Pelatihan Data Analyst
Materi Pelatihan Data Analyst Untuk Pemula (Photo by Myriam Jessier on Unsplash

Materi pelatihan data analyst untuk pemula adalah langkah awal penting bagi kamu yang ingin memulai karier di bidang analisis data. Saat ini hampir semua industri bergantung pada data untuk mengambil keputusan, mulai dari bisnis ritel, keuangan, hingga teknologi. Perkembangan teknologi digital membuat jumlah data terus bertambah setiap hari, dan inilah yang membuka peluang besar bagi profesi data analyst.

Dengan mempelajari materi pelatihan yang tepat, kamu bisa memahami cara mengolah data mentah menjadi informasi yang bermanfaat untuk menjawab permasalahan, menemukan peluang baru, hingga membantu pengambilan keputusan yang lebih baik. Lantas, apa saja materi pelatihan data analyst untuk pemula? Simak terus artikel ini!

BACA JUGA: Manfaat Big Data di Balik Kesuksesan Indomaret

Apakah Pemula Tanpa Background IT Bisa Jadi Data Analyst?

Apakah Pemula Tanpa Background IT Bisa Jadi Data Analyst?
Apakah Pemula Tanpa Background IT Bisa Jadi Data Analyst? (Photo by Cottonbro studio on Pexels)         

Jawabannya, tentu saja bisa! Menjadi seorang data analyst tidak selalu harus berangkat dari jurusan IT atau komputer. Faktanya, banyak orang yang justru berasal dari latar belakang ekonomi, akuntansi, bahkan ilmu sosial, tetapi berhasil berkarier di bidang ini. Hal utama yang perlu kamu lakukan adalah mempelajari skill yang dibutuhkan secara bertahap melalui kursus online, buku, atau pelatihan. 

Bahkan, banyak alumni Digital Skola yang pemula belajar dari nol tanpa background IT bisa sukses berkarier jadi data analyst, berikut diantaranya:

Pemula Tanpa Background IT Bisa Jadi Data Analyst
Pemula Tanpa Background IT Bisa Jadi Data Analyst (Photo by Digital Skola)         

Zhahrina merupakan lulusan Manajemen dengan konsentrasi Keuangan yang awalnya tidak memiliki background di bidang data. Ketertarikannya muncul saat menyusun skripsi, ketika dosennya menyebutkan bahwa belum ada mahasiswa di jurusannya yang menggunakan big data.

Setelah mencari tahu roadmap karier di bidang data, Zhahrina mantap upgrade skill di Digital Skola karena mendapatkan rekomendasi dari temannya. Didukung tutor yang responsif, materi yang langsung bisa dipraktikkan, serta career coaching yang membantu proses rekrutmen, kini ia berhasil switch career dan bekerja di bidang data sesuai passion-nya.

Switch Career Bisa Jadi Data Analyst
Switch Career Bisa Jadi Data Analyst (Photo by Digital Skola)         

Noor adalah lulusan strategi manajemen yang memulai kariernya sebagai koordinator logistik. Suatu hari, ia melihat manajer di kantornya bisa mengubah laporan menjadi visualisasi menarik yang mudah dipahami. Momen itu menginspirasi Noor untuk belajar keterampilan serupa.

Ia pun bergabung dengan Digital Skola untuk mempelajari ilmu data dari nol. Berkat kemampuannya yang terus berkembang, manajemen melihat potensinya dan menawarkan posisi data analyst. Kini, Noor sukses beralih peran dari koordinator logistik menjadi seorang data analyst.

Oleh karena itu, jika kamu pemula tanpa background IT sekalipun, jangan ragu untuk mulai belajar menjadi data analyst. Selama ada kemauan, konsistensi, dan dukungan materi pelatihan data analyst untuk pemula yang tepat, kamu juga bisa mengikuti jejak mereka yang sukses jadi data analyst.

BACA JUGA: Ini 4 Tanda Utama Kamu Harus Career Switch

Apa Saja Materi Pelatihan Data Analyst Untuk Pemula?

Materi Pelatihan Data Analyst Untuk Pemula
Materi Pelatihan Data Analyst Untuk Pemula (Photo by Mikhail Nilov on Pexels)         

Sebagai pemula, agar proses belajarmu jadi lebih terarah, kamu bisa mengikuti materi pelatihan data analyst untuk pemula ini:

  1. Data dan Database

Sebagai data analyst, kamu akan sering berhadapan dengan data dalam jumlah besar yang tersimpan di berbagai jenis database. Karena itu, memahami dasar-dasar data dan cara kerja database adalah pondasi penting sebelum masuk ke tahap analisis lebih lanjut. Beberapa hal yang biasanya dipelajari pada tahap ini antara lain:

  • Pengantar konsep data dan database
  • Dasar-dasar penggunaan database
  • Peran data analyst dalam siklus data

Dengan pemahaman ini, kamu tidak hanya tahu cara mengakses data, tetapi juga bisa mengerti konteks data tersebut dalam mendukung keputusan bisnis.

  1. Statistik

Selanjutnya, statistik jadi salah satu skill utama yang wajib dipahami seorang data analyst. Dengan statistik, kamu bisa membaca pola dalam data, menguji dugaan, sampai menarik kesimpulan yang valid untuk mendukung keputusan bisnis. Beberapa hal penting yang dipelajari di tahap ini meliputi:

  • Statistik deskriptif dan tipe data statistik
  • Korelasi vs kausalitas
  • Konsep distribusi dan probabilitas
  • Sampling dan uji hipotesis
  • A/B Testing dan penerapannya dalam bisnis
  • Interpretasi hasil statistik
  1. SQL

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa utama yang digunakan data analyst untuk mengambil dan mengolah data dari database. Hampir semua perusahaan menyimpan datanya dalam sistem database, sehingga kemampuan SQL menjadi skill wajib bagi pemula yang ingin berkarier sebagai data analyst. Dalam materi ini, kamu bisa mempelajari:

  • Operasi dasar SQL
  • Klausa dan fungsi dasar
  • Fungsi string dalam SQL
  • Fungsi agregat
  • Join dan subquery
  • Struktur tabel serta ekspor/impor data
  1. Pemrograman Dasar

Selain SQL, seorang data analyst juga perlu memahami dasar-dasar pemrograman, terutama dengan Python yang menjadi salah satu bahasa paling populer di dunia data. Python banyak digunakan karena sintaksnya sederhana dan memiliki library yang mendukung analisis data. Dalam materi ini, kamu akan mempelajari:

  • Alur logika dan pengambilan keputusan
  • Kondisi bertingkat dan alternatif logika
  • Struktur data dasar dalam Python
  1. Functions in Basic Programming

Setelah memahami logika dasar pemrograman, langkah berikutnya adalah mempelajari fungsi dalam Python. Fungsi membantu kamu menulis kode yang lebih rapi, efisien, dan mudah digunakan kembali. Bagi seorang data analyst, skill ini penting agar analisis data bisa dilakukan lebih cepat dan terstruktur. Dalam materi ini, kamu bisa mempelajari:

  • Konsep functional programming dan cara membuat fungsi di Python:
  • Modularisasi dan reusabilitas kode
  • Penggunaan library dasar
  1. Visualisasi Data

Seorang data analyst tidak hanya dituntut untuk mengolah data, tetapi juga menyajikan hasil analisis agar mudah dipahami oleh orang lain, terutama tim bisnis dan manajemen. Di sinilah keterampilan visualisasi data sangat penting. Google Data Studio adalah salah satu tools yang ramah pemula dan banyak digunakan untuk membuat laporan interaktif. Dalam materi ini, kamu akan mempelajari:

  • Pengantar Google Data Studio
  • Membuat grafik dan tabel sederhana
  • Mendesain dashboard interaktif
  • Interpretasi hasil visualisasi
  1. Data Cleaning

Materi pelatihan data analyst selanjutnya data cleaning yaitu cara menghapus/memodifikasi data yang salah, tidak lengkap, tidak relevan, atau terduplikasi. Setidaknya, ada beberapa materi yang harus diberikan kepada karyawan untuk menguasai data cleaning, diantaranya:

  • Menghapus duplicate entries
  • Filter outlier values
  • Memperbaiki kesalahan struktural
  1. Microsoft Excel

Microsoft Excel atau biasa disebut Excel adalah salah satu tools yang banyak digunakan untuk pemrosesan dan analisis data. Excel menyediakan banyak fungsi bagan seperti analisis, VBA, makro, filter, dan berbagai fungsi lainnya yang sering digunakan oleh para data analyst. Setidaknya dalam pelatihan data analyst, karyawan diberikan pemahaman mengenai: 

  • SUM = Cara menambahkan nilai individual, referensi sel atau rentang, atau campuran ketiganya
  • VLookup = Cara mencari data di kolom pertama tabel data dan mengambil nilai dari sel mana pun di baris yang sama dari tabel data tersebut
  • HLookup =  Cara menemukan data secara horizontal pada suatu tabel

BACA JUGA: Contoh Sukses Penerapan Big Data di Halodoc

7 Tips Belajar Data Analyst Untuk Pemula

7 Tips Belajar Data Analyst Untuk Pemula
 Tips Belajar Data Analyst Untuk Pemula (Photo by Campaign Creators on Unsplash) 

Supaya perjalanan belajarmu lebih terarah, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

  1. Mulai dari Dasar

Jangan buru-buru ingin langsung jago Python atau SQL. Pahami dulu konsep data, statistik sederhana, serta cara kerja database. Dengan pondasi yang kuat, kamu akan lebih mudah memahami materi lanjutan.

  1. Konsisten Belajar Sedikit Demi Sedikit

Daripada belajar banyak materi sekaligus lalu cepat lupa, lebih baik sisihkan waktu rutin setiap hari atau beberapa kali seminggu. Konsistensi akan membuat progresmu terasa signifikan dalam beberapa bulan.

  1. Praktik dengan Data Nyata

Teori memang penting, tapi tanpa praktik kamu tidak akan benar-benar menguasainya. Coba ambil dataset gratis dari internet misalnya Kaggle lalu latih dirimu membuat query SQL, membersihkan data, hingga memvisualisasikan hasilnya.

  1. Kuasai Satu Tools Sebagai Permulaan

Ada banyak tools analisis data, tapi untuk pemula sebaiknya fokus ke satu dulu. Misalnya Excel atau SQL. Setelah cukup percaya diri, baru lanjutkan ke Python atau tools visualisasi seperti Google Data Studio atau Power BI.

  1. Bangun Portofolio Sederhana

Portofolio bisa berupa dashboard, laporan analisis, atau hasil proyek kecil yang kamu kerjakan. Ini akan sangat berguna saat melamar kerja karena perusahaan bisa langsung melihat kemampuanmu secara nyata.

  1. Jangan Belajar Sendiri

Gabung dengan komunitas, forum, atau ikut pelatihan agar kamu bisa berdiskusi, tanya jawab, dan termotivasi. Belajar bersama orang lain akan membuat perjalananmu jadi lebih menyenangkan.

  1. Jangan Takut Gagal

Kesalahan saat menulis query atau error di Python itu hal biasa. Justru dari trial and error inilah kamu akan belajar lebih cepat. Ingat, semua data analyst berpengalaman juga pernah mengalami hal yang sama.

BACA JUGA: 10 Karakteristik Big Data Serta Contoh dan Manfaatnya

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan (Photo by Tim van der Kuip on Unsplash) 

Sebagai pemula, menjadi seorang data analyst mungkin terlihat menantang karena ada banyak hal baru yang harus dipelajari, mulai dari statistik, SQL, hingga visualisasi data. Namun, dengan materi pelatihan yang tepat dan langkah belajar yang terarah, siapa pun bisa menguasai keterampilan ini bahkan tanpa latar belakang IT sekalipun. Kisah sukses mereka yang berhasil switch career jadi bukti bahwa peluang ini terbuka luas untuk semua orang yang mau konsisten belajar.

Pada akhirnya, kunci utama untuk memulai karier di bidang data adalah kemauan dan konsistensi. Jangan ragu untuk mencoba, praktik dengan data nyata, serta terus mengasah skill melalui pelatihan dan komunitas. Dengan bekal keterampilan tersebut, kamu bisa membuka pintu menuju karier menjanjikan sebagai data analyst yang berperan penting dalam membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data.

BACA JUGA: Apa Itu Walk In Interview? Persiapan, Contoh Pertanyaan, dan Tips Menghadapinya

Rekomendasi Kursus Data Analyst Terbaik 

Rekomendasi Kursus Data Analyst Terbaik 

Jika tertarik untuk memulai karier sebagai data analyst, kamu bisa belajar bersama di Bootcamp Data Science dari Digital Skola. Kelas Bootcamp Data Science ini cocok untuk pemula dan bisa diikuti oleh siapa saja tanpa latar belakang IT sekalipun. Nantinya kamu akan belajar skill dari basic hingga advanced dengan fasilitas lengkap mulai dari modul belajar komprehensif, pembuatan portofolio, penyaluran magang secara real experience ke perusahan mitra Digital Skola, hingga bantuan penyaluran kerja.

Di kelas Bootcamp Data Science Digital Skola kamu akan akan belajar skill terupdate sesuai kebutuhan industri bersama para tutor expert. Berikut beberapa outline materinya:

  • Essentials of Data and Database
  • SQL
  • Statistics
  • Google Data Studio
  • Python
  • Basic Programming, dll

Untuk kamu yang ingin berkarier jadi data analyst, tidak perlu khawatir karena di kelas Bootcamp Data Science Digital Skola kamu akan dapat ilmu yang dibutuhkan untuk data analyst bahkan kamu akan mendapatkan pelatihan softskill, bantuan professional branding, hingga career mentoring secara eksklusif dan unlimited dengan HR Expert untuk mempersiapkan dirimu sebagai data talent yang siap kerja.

FAQ 

1. Apakah pemula tanpa background IT bisa jadi data analyst?

Bisa! Asal konsisten belajar skill yang dibutuhkan seperti SQL, statistik, dan Python.

2. Apakah harus jago matematika untuk jadi data analyst?

Tidak harus jago, cukup paham konsep dasar statistik dan logika berpikir analitis.