HomepageBlog10 Ide Pekerjaan Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga
5 min read

10 Ide Pekerjaan Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga

Tayang 7 September 2024 Diperbarui: 7 September 2024
Ditulis oleh:
digitalskola

Digital Skola Content Team

Share


Menjadi seorang ibu tentu bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi, bagi mereka yang awalnya adalah seorang profesional, bisa kembali bekerja sembari mengurus rumah tangga tentu bisa memberi kesenangan tersendiri karena bisa tetap melakukan aktualisasi diri. Seiring kemajuan teknologi yang ada, itu bukan hal yang mustahil. Saat ini ada banyak ide pekerjaan sampingan untuk ibu rumah tangga yang tidak terpaku lagi pada jam kerja nine to five atau lokasi kerja yang terbatas. Cukup modal koneksi internet dan perangkat yang memadai, siapa pun bisa bekerja sebagai freelancer di rumah. 

niche virtual assistant

Bahkan, potensi penghasilan yang bisa didapatkan juga sangat menjanjikan, alias tidak kalah dengan orang-orang yang bekerja secara work from office atau kerja tatap muka. Salah satu pilihan menarik untuk ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan adalah menjadi virtual assistant. Pekerjaan ini menawarkan fleksibilitas waktu yang sangat cocok bagi kamu yang memiliki tanggung jawab mengurus rumah tangga. Niche virtual assistant juga beragam, mulai dari mengelola email, mengatur jadwal, hingga melakukan riset data. Prospek karier sebagai virtual assistant pun sangat menjanjikan, mengingat semakin banyaknya bisnis yang membutuhkan asisten virtual untuk membantu mengelola berbagai tugas administratif.

Jika kamu saat ini sedang mencari ide kerja sampingan di rumah untuk ibu rumah tangga, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

BACA JUGA: Cara Agar Kamu Bisa Kerja Remote Selamanya

Apakah Ibu Rumah Tangga Bisa Punya Pekerjaan dari Rumah?

Apakah Ibu Rumah Tangga Bisa Punya Pekerjaan dari Rumah?
Apakah Ibu Rumah Tangga Bisa Punya Pekerjaan dari Rumah? (Photo by Ketut Subiyanto on Pexels)

Jawabannya tentu saja bisa. Apalagi faktanya, menurut data Katadata, sekitar 77% perempuan di Indonesia mampu bekerja sekaligus mengurus rumah tangga dengan baik. Artinya, menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pekerja bukanlah hal yang mustahil. Banyak ibu yang berhasil membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, bahkan tetap produktif tanpa harus meninggalkan rumah.

Di era digital seperti sekarang, peluang untuk mendapatkan penghasilan dari rumah semakin terbuka lebar. Teknologi membuat banyak pekerjaan yang dulunya harus dilakukan di kantor, kini bisa dikerjakan secara fleksibel hanya dengan bermodal laptop, ponsel, dan koneksi internet. Bahkan, ada banyak pekerjaan yang tidak membutuhkan modal besar dan bisa dimulai dari skill yang sudah kamu miliki. Dengan kombinasi kemauan, keterampilan, dan dukungan teknologi, ibu rumah tangga bisa tetap berdaya secara finansial sekaligus hadir untuk keluarga.

BACA JUGA: Ide Kerja Online dari Rumah Untuk Pemula

4 Tips Memilih Pekerjaan Sampingan yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

4 Tips Memilih Pekerjaan Sampingan yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga
Tips Memilih Pekerjaan Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga (Photo by Ketut Subiyanto on Pexels)         

Memilih pekerjaan sampingan bagi ibu rumah tangga tidak bisa sembarangan. Selain mempertimbangkan potensi penghasilan, kamu juga harus memikirkan bagaimana pekerjaan itu bisa selaras dengan rutinitas dan tanggung jawab di rumah. Berikut tipsnya:

  1. Pilih Pekerjaan dengan Waktu Fleksibel

Fleksibilitas waktu adalah kunci utama bagi ibu rumah tangga yang ingin punya pekerjaan sampingan. Dengan jam kerja yang bisa kamu atur sendiri, kamu dapat menyesuaikan antara mengurus keluarga dan menyelesaikan pekerjaan tanpa bentrok jadwal. Pekerjaan dengan sistem remote atau freelance biasanya menawarkan fleksibilitas ini, sehingga kamu bisa bekerja di pagi hari setelah anak sekolah, atau malam hari ketika pekerjaan rumah sudah selesai.

  1. Sesuaikan dengan Skill yang Dimiliki

Mulailah dari keterampilan yang sudah kamu kuasai, entah itu menulis, mengelola media sosial, memasak, atau mengatur administrasi. Memilih pekerjaan yang sesuai skill akan membuat proses adaptasi lebih cepat dan mengurangi stres di awal. Jika ingin mencoba bidang baru, pastikan skill tersebut mudah dipelajari dalam waktu singkat. Misalnya, jika kamu tertarik menjadi Virtual Assistant, kamu bisa belajar dasar-dasar manajemen email, pembuatan laporan, atau penjadwalan melalui kursus.

  1. Pertimbangkan Modal dan Tools yang Dibutuhkan

Sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan yang membutuhkan modal besar kadang terasa memberatkan. Karena itu, pilihlah pekerjaan yang bisa dimulai dengan modal minim, seperti laptop dan koneksi internet. Virtual assistant adalah salah satu profesi yang modalnya relatif kecil tapi potensinya besar. Kamu tidak perlu kantor fisik, cukup ruang kerja yang nyaman di rumah dan perangkat kerja standar untuk memulai.

  1. Pilih Pekerjaan yang Memiliki Peluang Berkembang

Pekerjaan sampingan yang baik adalah yang bisa berkembang seiring waktu. Contohnya, sebagai virtual assistant awalnya kamu mungkin hanya mengerjakan tugas administratif sederhana seperti membalas email atau membuat jadwal. Namun, seiring bertambahnya pengalaman dan skill, kamu bisa menawarkan layanan tambahan seperti manajemen media sosial, riset pasar, atau koordinasi proyek. Semakin luas layanan yang kamu tawarkan, semakin tinggi pula tarif dan peluang klien yang bisa kamu dapatkan.

BACA JUGA: Pertimbangkan Ini Sebelum Menerima Offering Letter

10 Ide Pekerjaan Sampingan untuk Ibu Rumah Tangga

10 Ide Pekerjaan Sampingan untuk Ibu Rumah Tangga
  Ide Pekerjaan Sampingan untuk Ibu Rumah Tangga (Photo by RDNE Stock project on Pexels)        

Bicara mengenai pekerjaan sampingan untuk ibu rumah tangga, pilihannya memang banyak. Ada yang bisa dikerjakan secara online seperti content writer, reseller produk, atau tutor daring, hingga pekerjaan offline seperti menjual makanan rumahan. Tapi kalau mencari yang paling fleksibel dan punya banyak variasi jenis pekerjaan, jawabannya adalah menjadi Virtual Assistant (VA). Berikut adalah beberapa niche pekerjaan virtual assistant yang bisa jadi inspirasi:

  1. Manajemen Email

Sebagai virtual assistant yang mengelola email, ibu rumah tangga dapat membantu klien dengan menyortir, merespons, dan mengatur email agar tetap rapi dan terorganisir. Contohnya, kamu bisa mengatur inbox klien, menjawab pertanyaan umum dari pelanggan, dan memprioritaskan email penting untuk segera ditindaklanjuti.

Bagi ibu rumah tangga yang teliti dan terorganisir, pekerjaan ini sangat cocok karena tidak memakan waktu terlalu lama setiap harinya, tapi dampaknya besar bagi klien. Contohnya, kamu bisa membantu pemilik bisnis kecil tetap fokus pada pekerjaan inti mereka tanpa terganggu oleh email menumpuk.

  1. Social Media Management

Jika kamu aktif di media sosial, niche ini bisa jadi pilihan menyenangkan sekaligus menghasilkan. Sebagai Social Media VA, tugasmu meliputi:

  • Membuat dan menjadwalkan posting
  • Membalas komentar atau pesan
  • Memantau interaksi audiens
  • Menganalisis performa akun

Banyak pemilik usaha ingin akun mereka aktif dan interaktif, tapi tidak punya waktu mengelolanya. Nah, di sinilah peranmu untuk menjaga kehadiran online mereka tetap konsisten. Misalnya, kamu bisa membantu UMKM posting konten promosi setiap hari, sehingga penjualan mereka meningkat tanpa mereka harus repot sendiri.

  1. Penjadwalan dan Kalender

Tugas virtual assistant ini meliputi:

  • Mengatur janji temu
  • Meeting
  • Pengingat untuk klien

Tugasnya sederhana tapi vital misalnya memastikan rapat daring tidak bentrok, atau mengatur pengingat otomatis untuk deadline penting. Profesi ini cocok untuk kamu yang rapi, detail, dan suka memastikan semuanya berjalan sesuai rencana.

  1. Pembuatan Konten

Jika kamu merupakan ibu rumah tangga yang suka menulis, maka kamu bisa membantu blogger atau perusahaan menulis:

  • Artikel
  • Blog
  • Konten media sosial

Pekerjaan ini bisa dilakukan sepenuhnya dari rumah dan waktunya fleksibel. Misalnya, kamu bisa menulis artikel blog saat anak tidur siang, lalu mengeditnya malam hari. Selain itu, keterampilan menulis yang terus diasah akan memperluas peluangmu di dunia digital.

  1. Desain Grafis Sederhana

Jika kamu memiliki ketertarikan dalam desain, maka kamu bisa membuat konten visual untuk postingan Instagram klien. Kamu bisa membuat desain sederhana seperti:

  • Poster
  • Infografis
  • Gambar untuk media sosial

Tidak perlu kemampuan desain tingkat profesional, yang penting kamu punya rasa estetika dan mau belajar. Misalnya, membantu klien membuat template Instagram Story yang menarik sehingga branding mereka terlihat konsisten dan profesional.

  1. Manajemen Data  

Jika kamu memiliki ketertarikan dalam mengelola data, maka kamu bisa fokus ke niche manajemen data. Tugasnya meliput:

  • Input data
  • Pemeliharaan database
  • Pengolahan data dalam spreadsheet

Banyak bisnis kecil membutuhkan orang yang teliti untuk menjaga data mereka tetap rapi dan terorganisir. Pekerjaan ini biasanya bisa dilakukan kapan saja, sehingga fleksibel untuk disesuaikan dengan jadwal rumah tangga.

  1. Riset Pasar

Sebagai Market Research VA, tugasmu adalah mengumpulkan informasi tentang tren industri, pesaing, atau calon pelanggan. Misalnya, membantu toko online menemukan produk yang sedang populer atau mengidentifikasi target pasar yang tepat. Pekerjaan ini cocok untuk ibu rumah tangga yang suka mencari informasi di internet, karena membutuhkan rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan menganalisis data sederhana.

  1. Transkripsi

Jika kamu mahir mengetik cepat dan akurat, niche ini bisa jadi pilihan. Tugasnya mengubah rekaman audio atau video menjadi teks. Misalnya, mengerjakan transkrip wawancara, webinar, atau podcast. Pekerjaan ini bisa dilakukan kapan saja, asalkan kamu punya waktu fokus untuk mendengarkan dan mengetik. Cocok untuk ibu rumah tangga yang ingin pekerjaan tenang tanpa banyak interaksi langsung dengan orang lain.

  1. Customer Support

Banyak bisnis online memerlukan layanan pelanggan cepat tanggap untuk menjaga kepuasan konsumen. Jika kamu sabar, komunikatif, dan ramah, niche ini bisa jadi pilihan yang tepat. Sebagai VA di bidang ini, kamu akan berinteraksi langsung dengan pelanggan melalui email atau chat. Tugasnya mencakup menjawab pertanyaan, menangani keluhan, atau memberikan informasi produk.

  1. Penerjemahan

Jika kamu memiliki kemampuan bahasa asing, maka kamu bisa menawarkan jasa penerjemahan dokumen atau konten untuk klien. Contohnya, jika kamu fasih berbahasa Inggris, kamu bisa menerjemahkan artikel atau materi pemasaran dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, atau sebaliknya.

BACA JUGA: Remote Working Indonesia: 18 Situs Terbaik        

Mengapa Pekerjaan Sampingan Virtual Assistant Menarik Untuk Ibu Rumah Tangga?

Mengapa Pekerjaan Sampingan Virtual Assistant Menarik Untuk Ibu Rumah Tangga?    
Mengapa Pekerjaan Sampingan Virtual Assistant Menarik Untuk Ibu Rumah Tangga? (Photo by Andrea Piacquadio on Pexels)         

Profesi ini sangat cocok untuk jadi kerja sampingan di rumah untuk ibu rumah tangga karena:

  1. Waktu yang Fleksibel

Sebagai virtual assistant, ibu rumah tangga bisa menentukan sendiri kapan waktu untuk bekerja sehingga bisa disesuaikan dengan jadwal keluarga, seperti mengurus anak atau keperluan rumah tangga. Contohnya, sebagai ibu rumah tangga kamu bisa bekerja sebagai VA pada malam hari setelah anak-anak tidur, atau saat anak-anak sedang sekolah di pagi hari.

  1. Bekerja dari Rumah

Pekerjaan virtual assistant umumnya dilakukan secara remote, sehingga kamu sebagai ibu rumah tangga tidak perlu keluar rumah dan dapat bekerja dari mana saja, termasuk dari kenyamanan rumah sendiri. Misalnya, jika kamu adalah seorang ibu yang harus mengawasi anak, kamu bisa bekerja dari rumah dengan hanya bermodalkan laptop dan koneksi internet, tanpa perlu mencari tempat penitipan anak.

  1. Pilihan Niche yang Beragam

VA memiliki beragam niche tugas seperti yang sudah dijabarkan di pembahasan sebelumnya. Maka dari itu, sebagai ibu rumah tangga kamu bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan minatmu. Contohnya, jika kamu memiliki keahlian dalam administrasi, maka kamu bisa mengambil pekerjaan sebagai virtual assistant untuk mengatur jadwal meeting dan manajemen dokumen bagi klien.

  1. Dapat Penghasilan Tambahan

Menjadi virtual assistant memungkinkan ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan rumah atau mengorbankan waktu dengan keluarga. Bahkan, kamu bisa memperoleh penghasilan per jam atau per proyek, yang dapat digunakan untuk kebutuhan keluarga atau tabungan.

  1. Pengembangan Keterampilan

Pekerjaan virtual assistant memungkinkan ibu rumah tangga untuk mengembangkan keterampilan baru atau mempertahankan keterampilan yang sudah dimiliki, seperti komunikasi, manajemen waktu, dan teknologi. Contohnya, jika kamu ingin memperdalam keterampilan di bidang digital marketing bisa memilih pekerjaan virtual assistant yang terkait dengan pengelolaan media sosial atau pembuatan konten, sehingga keterampilan tersebut terus terasah.

  1. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Dengan berhasil menyelesaikan tugas-tugas dari klien, kamu akan merasa lebih percaya diri. Contohnya, ketika kamu berhasil membuat laporan yang memuaskan klien, atau ketika klien memberikan feedback positif atas pekerjaanmu, hal ini akan sangat meningkatkan rasa percaya dirimu.

  1. Cocok Untuk Pemula

Menjadi virtual assistant tidak memerlukan modal besar. Ibu rumah tangga bisa memulai dengan peralatan yang umumnya sudah dimiliki, seperti laptop dan koneksi internet. Selain itu, ada banyak platform online yang menyediakan kesempatan untuk mendapatkan klien, sehingga mempermudah langkah awal.

BACA JUGA: Salah Jurusan Kuliah? Jangan Panik, Ini Solusinya!

5 Cara Memulai Pekerjaan Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga

5 Cara Memulai Pekerjaan Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga
Cara Memulai Pekerjaan Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga (Photo by RDNE Stock project on Pexels)      

Untuk kamu ibu rumah tangga yang ingin punya pekerjaan sampingan, berikut ada beberapa tips yang bisa diikuti:

  1. Pilih Niche Sesuai dengan Keahlian

Fokuslah pada niche yang sesuai dengan keahlian dan minatmu. Ini akan mempermudah dalam menemukan klien yang sesuai dan menyelesaikan tugas dengan baik. Contohnya, jika kamu memiliki pengalaman di bidang administrasi, pilihlah niche seperti manajemen email atau penjadwalan, yang dapat dikerjakan dengan efisien dari rumah.

  1. Buat Portofolio yang Menarik

Buat portfolio online yang menampilkan hasil kerja terbaikmu. Ini akan membantu menarik calon klien yang tertarik dengan layanan yang kamu tawarkan. Kalau kamu baru mulai dan belum punya klien, jangan khawatir, kamu tetap bisa membuat portofolio dengan cara membuat sample project. Misalnya, jika kamu ingin fokus di manajemen media sosial, buatlah contoh kalender konten dan desain postingan untuk brand fiktif. 

  1. Manfaatkan Platform Freelance 

Platform freelance seperti Upwork, Freelancer, dan Fiverr adalah “pasar” besar tempat bertemunya para pencari jasa dan pemberi jasa. Dengan mendaftar di platform ini, kamu bisa menjangkau klien dari berbagai negara tanpa perlu repot mencari secara manual.

Saat membuat profil, pastikan kamu menuliskan deskripsi diri yang jelas, menunjukkan keahlian spesifik yang kamu tawarkan, serta melampirkan portofolio terbaik. Gunakan foto profil yang profesional dan bahasa yang ramah tapi tetap sopan. 

  1. Jaga Profesionalitas

Reputasi adalah aset terbesar seorang. Mulai dari cara berkomunikasi, ketepatan waktu menyelesaikan pekerjaan, hingga kualitas hasil kerja semua akan dinilai oleh klien. Gunakan bahasa yang sopan dan jelas saat berinteraksi, selalu konfirmasi jika ada perubahan jadwal, dan pastikan setiap tugas diselesaikan sesuai permintaan.

  1. Jangan Takut Belajar Hal Baru

Semakin banyak keterampilan yang kamu kuasai, semakin besar peluang untuk mendapatkan klien dan menaikkan tarif jasa. Manfaatkan kursus online atau platform gratis seperti YouTube untuk belajar skill baru tanpa harus keluar rumah. Ingat, setiap keterampilan baru adalah investasi untuk masa depan kariermu.

BACA JUGA: 9 Skill Virtual Assistant yang Wajib Dikuasai

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan (Photo by Nataliya Vaitkevich on Pexels

Pekerjaan sampingan untuk ibu rumah tangga kini semakin beragam dan fleksibel berkat kemajuan teknologi. Dengan modal koneksi internet, perangkat kerja sederhana, dan skill, ibu rumah tangga bisa tetap produktif dan berdaya secara finansial tanpa harus meninggalkan rumah. Peluangnya pun tidak terbatas, mulai dari pekerjaan kreatif, administrasi, hingga layanan digital, yang semuanya bisa disesuaikan dengan rutinitas keluarga.

Salah satu contoh pekerjaan sampingan yang cukup populer dan cocok untuk ibu rumah tangga adalah menjadi virtual assistant. Profesi ini menawarkan banyak pilihan niche, dari manajemen email, media sosial, hingga riset data, sehingga bisa dipilih sesuai minat dan kemampuan. Namun, apapun jenis pekerjaannya, kunci suksesnya tetap sama yaitu pilih yang sesuai skill, buat portofolio menarik, manfaatkan platform freelance, jaga profesionalitas, dan terus belajar hal baru agar peluang terus terbuka lebar.

BACA JUGA: 6 Cara Bikin CV yang ATS Friendly & Contohnya

Yuk, Belajar Skill Untuk Jadi Ibu Rumah Tangga yang Berpenghasilan!

Yuk, Belajar Skill Untuk Jadi Ibu Rumah Tangga yang Berpenghasilan!
Belajar Skill Untuk Kerja Sampingan (Photo by Polina Zimmerman on Pexels)         

Untuk ibu rumah tangga yang ingin mencoba pekerjaan sampingan seperti Virtual Assistant, ada cara cepat untuk mempelajari skill-nya yaitu ikut Mini Bootcamp Virtual Assistant dari Digital Skola. Dalam 8 sesi intensif, kamu akan dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman yang sudah terjun di industri, sehingga belajar nggak cuma teori, tapi juga praktik yang benar-benar relevan dengan kebutuhan klien. Selama kelas, kamu akan mendapatkan fasilitas lengkap yang bisa langsung menunjang kariermu:

  • ​​6 personal projects for portfolio
  • Unlimited career consultation
  • Portfolio hacks from tutor
  • Review project 1-on-1
  • Best practice handle multiple clients
  • Real study case
  • Hands-on tools
  • e-Certificate

FAQ 

1. Apakah ibu rumah tangga bisa tetap produktif sambil mengurus keluarga?

Bisa. Kuncinya adalah memilih pekerjaan dengan waktu fleksibel dan manajemen waktu yang baik.

2. Apakah kerja sampingan harus sesuai dengan skill yang sudah ada?

Tidak harus. Kamu bisa memulai dari skill yang ada atau belajar skill baru sesuai minat dan peluang pasar.