
Pekerjaan part time sebagai staf akuntansi menawarkan fleksibilitas waktu yang cocok bagi mahasiswa, profesional yang ingin menambah penghasilan, atau mereka yang sedang mencari pengalaman di bidang keuangan. Tugas utamanya meliputi pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan keuangan sederhana, rekonsiliasi bank, hingga pengelolaan piutang dan hutang. Meskipun dilakukan secara paruh waktu, ketelitian dan konsistensi tetap menjadi kunci utama agar laporan keuangan perusahaan tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam menjalankan tugas ini, kemampuan mengoperasikan aplikasi akuntansi sangat penting, terutama platform Accounting dan ERP seperti Mekari Jurnal yang banyak digunakan oleh UMKM dan perusahaan modern. Mengenal dan menguasai Mekari Jurnal memungkinkan pekerja part time untuk bekerja lebih efisien, mengurangi kesalahan manual, serta mempercepat proses pelaporan keuangan. Dengan menguasai aplikasi ini, bukan hanya produktivitas yang meningkat, tetapi juga nilai kompetensi dan daya saing di dunia kerja akuntansi semakin kuat.
Masa kuliah bukan hanya waktu yang tepat untuk fokus pada studi, tetapi juga momen ideal untuk mulai membangun pengalaman kerja. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencoba berbagai ide pekerjaan part time untuk mahasiswa yang tidak hanya memberikan penghasilan tambahan, tapi juga bisa mengasah keterampilan dan memperluas jaringan profesional. Pengalaman dari pekerjaan part time ini nantinya akan sangat membantu ketika kamu lulus dan bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Faktanya, pengalaman kerja seperti kerja part time juga bisa menjadi value untuk kamu saat nanti memasuki dunia kerja setelah lulus. Terlepas dari nantinya kamu bekerja di bidang yang berhubungan langsung dengan jurusan kuliah atau di pekerjaan lain. Dengan bekerja part time kamu sebagai mahasiswa dapat belajar banyak skills yang relevan dengan kondisi di lingkungan kerja nyata seperti manajemen waktu, komunikasi, dan keterampilan lainnya.
Jika kamu saat ini sedang mencari ide pekerjaan part time untuk mahasiswa yang bisa menghasilkan uang tambahan dan memberikanmu banyak pengalaman, maka simak artikel ini sampai akhir!
BACA JUGA: 5 Peluang Lowongan Kerja Remote yang Wajib Kamu Lirik
Apa Keuntungan Kerja Part Time Untuk Mahasiswa?
Kerja part time semasa kuliah memiliki berbagai keuntungan, berikut diantaranya:
- Mendapatkan Penghasilan Tambahan
Keuntungan yang paling langsung bisa kamu rasakan dari kerja part time adalah mendapatkan penghasilan tambahan. Tentunya, penghasilan yang kamu peroleh ini bisa digunakan untuk berbagai macam seperti:
- Membayar uang kuliah
- Membeli buku
- Memenuhi kebutuhan sehari-hari
- Mengembangkan Keterampilan Profesional
Kerja part time bisa kamu manfaatkan untuk mengasah keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja, seperti:
- Komunikasi yang efektif
- Manajemen waktu
- Kemampuan bekerja dalam tim
- Memperluas Networking
Bekerja part time juga akan membuka peluang untuk memperluas networking profesional. Selama bekerja, kamu bisa dapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan industri. Tentunya, ini bisa jadi pintu untuk membuka banyak peluang magang atau pekerjaan full time di masa depan.
- Menambah Pengalaman Kerja
Kerja part time akan memberikan kamu pengalaman dunia kerja nyata yang sangat berharga yang sulit didapatkan hanya dengan duduk di bangku kuliah. Pengalaman kerja ini bisa kamu manfaatkan untuk melengkapi CV dan menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan setelah lulus.
- Melatih Kemampuan Manajemen Waktu
Ketika bekerja part time, kamu dituntut untuk bisa mengatur waktu antara kuliah, pekerjaan, dan aktivitas pribadi. Ini bisa jadi latihan untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu. Ketika kamu bekerja part time, maka kamu akan belajar cara:
- Memprioritaskan tugas
- Mengatur jadwal
- Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan akademik
- Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Ketika kamu berhasil kerja part time sambil tetap mempertahankan nilai akademik yang baik, maka kamu akan merasa lebih percaya diri. Keberhasilan dalam menjalani pekerjaan part time dan kuliah secara bersamaan menunjukkan kemampuan kamu dalam mengatasi tantangan dan tanggung jawab. Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya diri dan memberikan motivasi lebih untuk menghadapi tantangan lain dalam hidup.
- Mengenal Dunia Kerja Lebih Awal
Bekerja part time memberikanmu gambaran tentang dunia kerja sebelum mereka lulus. Ini memberi kamu kesempatan untuk mengenal berbagai jenis pekerjaan dan sektor industri yang mungkin belum kamu pertimbangkan sebelumnya. Selain itu, kamu bisa dapat pemahaman yang tentang dinamika pekerjaan, seperti tekanan deadline, tuntutan profesionalisme, serta ekspektasi dari atasan dan kolega..
BACA JUGA: Virtual Assistant: Penjelasan Lengkap untuk Pemula
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Pekerjaan Part Time?
Sebelum memutuskan untuk mengambil salah satu ide pekerjaan part time untuk mahasiswa, ada baiknya kamu mempertimbangkan beberapa hal penting agar pekerjaan yang dipilih tidak justru mengganggu kuliah. Berikut beberapa faktor yang sebaiknya kamu perhatikan:
- Kesesuaian dengan Jadwal Kuliah
Pastikan jam kerja part time tidak bertabrakan dengan jadwal kuliah atau kegiatan akademik lainnya. Pilih pekerjaan dengan sistem shift atau jadwal fleksibel agar kamu tetap bisa mengikuti perkuliahan dengan optimal.
- Lokasi Kerja
Lokasi juga menjadi pertimbangan penting. Pekerjaan yang terlalu jauh dari kampus atau tempat tinggal bisa memakan waktu dan tenaga, apalagi jika transportasi umum kurang mendukung. Pilih lokasi yang strategis atau kerja remote agar kamu tidak kelelahan di jalan.
- Beban Kerja
Walaupun tujuannya bukan semata-mata uang, kamu tetap perlu memastikan bahwa gaji yang ditawarkan sepadan dengan waktu dan tenaga yang kamu keluarkan. Selain itu, cek juga apakah ada benefit tambahan seperti makan, transport, atau pelatihan.
BACA JUGA: Salah Jurusan Kuliah? Jangan Panik, Ini Solusinya!
16 Ide Pekerjaan Part Time Untuk Mahasiswa di Bidang Digital

Di era digital saat ini, ada banyak pekerjaan part time untuk mahasiswa yang bisa dilakukan secara online, berikut diantaranya:
- Copywriting
Jika kamu suka menulis, menjadi freelance copywriter bisa menjadi pilihan yang sangat baik. Banyak brand yang membutuhkan:
- Konten artikel
- Konten media sosial
- Deskripsi produk, atau materi pemasaran lainnya
Kamu bisa menulis tentang topik yang kamu minati, seperti teknologi, kesehatan, atau gaya hidup, sambil mendapatkan penghasilan. Situs seperti Upwork, Freelancer, dan Fiverr menawarkan berbagai project penulisan yang bisa kamu ambil sesuai jadwalmu.
- Graphic Design
Untuk kamu yang memiliki keterampilan di bidang desain, bekerja sebagai desainer grafis part time adalah pilihan yang menjanjikan. Banyak bisnis dan individu membutuhkan desain untuk:
- Logo
- Poster
- Media sosial, atau materi promosi lainnya
Kamu bisa menggunakan platform seperti 99designs, Behance, atau Dribbble untuk memamerkan portofolio dan mendapatkan klien. Jika kamu menguasai software desain seperti Adobe Illustrator atau Canva, ini bisa menjadi peluang besar untuk menghasilkan uang.
- Social Media Specialist
Banyak bisnis kecil dan merek yang membutuhkan bantuan untuk mengelola akun media sosial mereka. Sebagai social media specialist part time, kamu bisa:
- Membuat konten
- Mengelola jadwal posting
- Berinteraksi dengan audiens
Posisi ini sangat cocok untuk kamu yang aktif di media sosial dan memahami cara meningkatkan engagement di platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, atau Twitter.
- Virtual Assistant
Seiring dengan meningkatnya jumlah bisnis online, banyak pengusaha atau perusahaan yang mencari virtual assistant untuk membantu tugas administratif seperti:
- Menjawab email
- Menjadwalkan pertemuan
- Mengelola database
Pekerjaan ini bisa dilakukan dari mana saja dan sangat fleksibel, memungkinkan kamu untuk bekerja sesuai waktu luangmu.
- Proofreader
Jika kamu memiliki kemampuan bahasa asing, pekerjaan sebagai penerjemah atau proofreader bisa menjadi pilihan yang menguntungkan. Banyak klien membutuhkan jasa penerjemahan dokumen atau konten web dari satu bahasa ke bahasa lain. Kamu bisa cari peluangnya di platform seperti ProBlogger atau Gengo.
- Tutor
Jika kamu memiliki keahlian di bidang tertentu, menjadi tutor online bisa menjadi pekerjaan part time yang fleksibel dan menguntungkan. Banyak platform seperti Preply, Chegg Tutors, atau Tutor.com menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajar mata pelajaran seperti matematika, sains, bahasa, atau tes persiapan seperti TOEFL.
- Affiliate Marketing
Jika kamu memiliki blog, YouTube, atau akun media sosial dengan banyak pengikut, kamu bisa mencoba affiliate marketing. Banyak perusahaan menawarkan program afiliasi, dan ini adalah peluang yang baik untuk menghasilkan uang secara pasif, terutama jika kamu sudah memiliki audiens yang besar.
- Data Entry
Pekerjaan data entry adalah pekerjaan digital yang dapat dilakukan dari mana saja, seringkali dengan jam kerja yang fleksibel. Meskipun mungkin tidak sekompleks pekerjaan lainnya, pekerjaan ini tetap menguntungkan bagi kamu sebagai mahasiswa yang mencari pekerjaan ringan untuk mengisi waktu luang.
- Video Editor
Mahasiswa yang memiliki keterampilan dalam editing video dapat mencari pekerjaan part time sebagai editor video freelance. Banyak konten kreator di YouTube, TikTok, atau platform media sosial lainnya yang membutuhkan
BACA JUGA: Cara Agar Kamu Bisa Kerja Remote Selamanya
7 Ide Pekerjaan Part Time Untuk Mahasiswa di Bidang Non Digital
Jika kamu seorang mahasiswa yang tertarik bekerja part time di bidang non digital, banyak pilihannya, seperti:
- Barista
Bekerja sebagai barista jadi pilihan pekerjaan part time yang populer di kalangan mahasiswa. Pekerjaan ini tidak hanya memberikan penghasilan tambahan, tetapi juga mengajarkan keterampilan komunikasi, pelayanan pelanggan, dan manajemen waktu. Selain itu, bekerja di kafe atau restoran juga memungkinkan kamu untuk belajar bekerja di bawah tekanan, terutama di jam sibuk.
- Pramusaji
Untuk mahasiswa yang tertarik bekerja di industri perhotelan, menjadi pramusaji di hotel atau di berbagai acara seperti pernikahan, seminar, atau konferensi bisa menjadi pilihan yang menarik. Selain memberikan pengalaman langsung di industri perhotelan, pekerjaan ini juga memungkinkan kamu untuk meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi dengan berbagai macam orang.
- Asisten Peneliti
Bagi mahasiswa yang suka dengan penelitian, bisa ambil asisten peneliti atau di laboratorium kampus. Pekerjaan biasanya tugasnya akan fokus membantu dosen atau peneliti dalam eksperimen, mengelola data, atau memelihara peralatan laboratorium. Selain membantu dalam pengembangan penelitian, pekerjaan ini juga dapat memperluas pengetahuan praktis yang penting untuk karier akademik.
- Kasir
Bekerja di toko atau sebagai kasir adalah pilihan pekerjaan non digital yang sering dicari oleh mahasiswa. Tugas yang dilakukan mencakup melayani pelanggan, mengelola transaksi, dan menjaga kebersihan serta keteraturan toko. Pekerjaan ini memberikan keterampilan dalam pelayanan pelanggan, manajemen uang, dan komunikasi interpersonal.
- Kurir
Pekerjaan sebagai kurir sangat cocok bagi mahasiswa yang mencari pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel dan lebih banyak bergerak. Sebagai kurir, kamu akan mengantarkan barang ke pelanggan, yang mengajarkan keterampilan dalam mengelola waktu dan berinteraksi dengan klien.
- Model atau Host Live Streaming
Bagi kamu yang memiliki percaya diri atau memiliki kemampuan berbicara di depan kamera, pekerjaan part time sebagai model atau host live streaming bisa menjadi pilihan yang menarik. Pekerjaan ini memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan penghasilan sembari mengekspresikan diri secara kreatif di depan audiens.
- Guru Les Privat
Jika kamu memiliki keahlian akademis tertentu, menjadi guru les untuk siswa SD, SMP, atau SMA bisa jadi pilihan bagus. Selain menghasilkan uang, kamu juga bisa memperkuat pemahamanmu atas materi yang diajarkan.
BACA JUGA: 10 Contoh CV Mahasiswa yang Menarik HRD dan Templatenya
4 Tips Mendapatkan Pekerjaan Part Time Untuk Mahasiswa
Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan part time untuk mahasiswa, berikut diantaranya:
- Manfaatkan Networking dengan Senior dan Alumni
Senior atau alumni kampus seringkali memiliki informasi tentang peluang kerja part time, terutama di tempat mereka pernah atau sedang bekerja. Jangan ragu untuk bergabung dengan grup alumni di media sosial atau bertanya kepada senior tentang rekomendasi pekerjaan.
- Buat Portofolio
Untuk pekerjaan part time, memiliki portofolio juga bisa memberikan nilai tambah. Misalnya, jika kamu ingin menjadi tutor, buatlah daftar pencapaian akademikmu. Jika ingin bekerja di bidang kreatif, buat contoh desain atau proyek kecil. Portofolio menunjukkan bahwa kamu serius dan profesional.
- Cari di Tempat yang Underrated
Alih-alih hanya mencari di platform populer seperti LinkedIn atau situs pencari kerja besar, jelajahi forum lokal, grup media sosial, atau bahkan papan pengumuman di kampus. Banyak bisnis kecil atau individu yang tidak menggunakan situs besar untuk mencari karyawan part time, tetapi lebih memilih cara sederhana seperti menyebarkan informasi di lingkungan sekitar mereka.
- Cari Peluang di Acara Kampus
Banyak event kampus membutuhkan tenaga part time untuk menjadi panitia, seperti seminar, konser, atau bazar. Pekerjaan ini sering kali tidak terdaftar secara formal, jadi kamu harus aktif bertanya ke organisasi atau himpunan mahasiswa.
BACA JUGA: 10 Fitur LinkedIn Terbaru 2025 untuk Optimalkan Personal dan Brand Profile
Tips Mendapatkan Pekerjaan Remote atau WFH
Berikut beberapa tips untuk menembus pekerjaan remote atau WFH:
- Perbarui CV
Perbarui CV kamu dengan menyoroti pengalaman yang relevan, terutama kemampuan bekerja secara remote atau menggunakan tools digital. Pastikan CV-mu jelas, ringkas, dan menunjukkan keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan WFH.
- Buat Profil Linkedln Professional
Optimalkan profil LinkedIn dengan menambahkan kata kunci seperti “remote work” atau “work from home” di bagian summary atau job description. Gunakan foto profesional dan tambahkan skill yang relevan. Selain itu, mintalah rekomendasi dari mantan atasan atau rekan kerja yang dapat membuktikan keahlianmu bekerja secara remote.
- Bangun Portofolio Online
Selain CV dan LinkedIn, punya portofolio digital bisa jadi pembeda besar terutama di bidang kreatif, IT, marketing, atau penulisan. Kamu bisa menggunakan platform seperti:
- Notion = Untuk CV interaktif dan showcase proyek
- GitHub = Untuk programmer dan data engineer/scientist
- Behance atau Dribbble = Untuk desainer
- Medium atau personal blog = Untuk penulis dan content creator
Portofolio membuktikan kemampuanmu secara langsung, apalagi kalau kamu pernah mengerjakan proyek secara remote atau freelance sebelumnya.
- Fokus Pada Kemampuan Komunikasi dan Kolaborasi Virtual
Perusahaan yang menawarkan posisi WFH sangat mengandalkan komunikasi online. Latih dan tunjukkan kemampuanmu berkomunikasi secara efektif melalui email, chat, atau video calls. Pastikan juga kamu terbiasa menggunakan alat kolaborasi seperti:
- Slack
- Trello
- Google Workspace
- Pelajari dan Gunakan Tools Digital
Banyak pekerjaan remote mengharuskan kamu menggunakan tools digital seperti Zoom, Slack, Google Drive, atau project management tools seperti Asana atau Monday.com. Pelajari tools ini sebelum melamar, sehingga saat interview kamu bisa menampilkan penguasaanmu terhadap teknologi yang diperlukan.
- Asah Softskills
Selain keterampilan teknis, disiplin diri dan kemampuan manajemen waktu sangat penting dalam WFH. Perekrut mencari orang yang bisa mengatur waktu dan tanggung jawab sendiri tanpa pengawasan langsung. Berikan contoh bagaimana kamu menjaga produktivitas dan menyelesaikan tugas tepat waktu saat bekerja remote.
- Cari di Platform yang Tepat
Fokuskan pencarian kerja di platform yang memang menyediakan loker WFH, seperti LinkedIn, We Work Remotely, Remote.co, atau JobStreet. Gunakan filter pencarian dengan kata kunci “remote” atau “work from home” untuk mempersempit pencarianmu pada pekerjaan yang relevan.
- Perluas Networking
Bergabung dengan komunitas pekerja remote bisa memperluas peluangmu mendapatkan informasi tentang loker WFH. Di komunitas ini, kamu juga bisa berbagi pengalaman, belajar dari orang lain yang sudah berpengalaman bekerja remote, dan bahkan mendapatkan referensi pekerjaan.
- Persiapkan Wawancara Virtual
Proses seleksi untuk loker WFH biasanya dilakukan secara virtual, baik melalui video call atau chat. Pastikan kamu siap secara teknis untuk mengikuti wawancara jarak jauh, dengan koneksi internet yang stabil, kamera dan mikrofon yang berfungsi baik, serta lingkungan yang rapi dan tenang.
- Perhatikan Zona Waktu
Saat melamar loker WFH, terutama dari perusahaan internasional, perhatikan zona waktu. Pastikan kamu siap dan mampu beradaptasi dengan jam kerja yang mungkin berbeda dari zona waktu tempat tinggalmu.
- Konsisten
Mencari loker WFH bisa jadi proses yang memakan waktu, terutama karena persaingan cukup ketat. Tetap konsisten dalam mencari peluang, melamar, dan terus tingkatkan skill-mu. Selain itu, jangan ragu untuk menerima proyek freelance sebagai batu loncatan sebelum mendapatkan posisi full–time WFH.
BACA JUGA: Cara Membalas Email Interview
Kesimpulan
Pekerjaan part time bagi mahasiswa bukan hanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi juga merupakan langkah strategis bagi untuk membangun skill, pengalaman, dan koneksi sejak dini. Dengan mencoba berbagai ide pekerjaan part time untuk mahasiswa, baik di bidang digital maupun non-digital, kamu bisa mengenal dunia kerja lebih awal, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat posisi kamu saat nanti bersaing di pasar kerja setelah lulus. Kuncinya adalah memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan jadwal kuliah agar tetap seimbang dan tidak mengganggu prioritas akademik.
Di era yang semakin fleksibel seperti sekarang, peluang kerja part time bahkan semakin luas mulai dari kerja offline seperti barista dan guru les, hingga kerja remote seperti copywriter dan virtual assistant. Dengan persiapan yang tepat, seperti memiliki portofolio, membangun jaringan, dan menguasai tools digital, kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang tak hanya bermanfaat secara finansial, tapi juga menunjang perkembangan pribadi dan profesionalmu.
BACA JUGA: 10 Contoh CV Lamaran Kerja Simple, Menarik, dan ATS-Friendly
Belajar Skills Untuk Dapat Pekerjaan Part Time Bersama Mentor Expert!
Jika kamu seorang mahasiswa yang ingin memulai kerja part time, ingatlah bahwa kunci utamanya adalah skills! Di tengah persaingan yang semakin ketat, memiliki skill yang relevan dan up-to-date menjadi modal penting untuk menembus dunia kerja terutama di bidang digital yang kini sedang naik daun dan banyak dibutuhkan oleh perusahaan dari berbagai sektor.
Banyak mahasiswa yang merasa bingung harus mulai dari mana, tapi kabar baiknya: kamu tidak harus melakukannya sendiri. Di Digital Skola, kamu bisa belajar langsung dari para tutor yang berpengalaman di industri. Kelasnya dirancang praktis, aplikatif, dan berorientasi karier, sehingga kamu bukan hanya memahami teori, tapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja nyata. Mulai dari membangun portofolio, menyusun CV yang menarik, hingga mengerjakan project langsung semuanya bisa kamu pelajari di sini. Yuk, mulai langkahmu sekarang dan tumbuhkan skill yang bikin kamu standout di dunia kerja!
FAQ
1. Apakah mahasiswa bisa kerja part time tanpa pengalaman?
Bisa. Banyak pekerjaan part time menerima mahasiswa pemula asalkan mau belajar.
2. Apakah kerja part time bisa jadi batu loncatan ke full time job?
Pengalaman part time bisa jadi nilai tambah untuk melamar kerja full time karena menunjukkan skill dan etos kerja.
3. Apakah kerja part time harus sesuai jurusan?
Tidak harus. Kamu bisa pilih pekerjaan yang sesuai minat atau fleksibel, meskipun berbeda dari jurusan.